• Budaya
  • Percaya dari Rakensu: Tawaran Mengejar Impian

Percaya dari Rakensu: Tawaran Mengejar Impian

Rakensu merilis single perdana Percaya yang memuat pesan tentang usaha tak kenal lelah dan pikiran yang terus fokus pada tujuan.

Rakensu, baru saja merilis single perdananya berjudul Percaya. Beranggotakan empat orang yakni Giant Prayudha, Nabil Adesya, Romi Alfredo dan Aji Suheri. (Foto: Dokumentasi Syarif Maulana)*

Penulis Syarif Maulana24 Maret 2023


BandungBergerak.id – Kelompok musik domisili Bandung, Rakensu, baru saja merilis single perdananya berjudul Percaya. Beranggotakan empat orang yakni Giant Prayudha, Nabil Adesya, Romi Alfredo dan Aji Suheri, Rakensu merupakan gabungan dari dua grup musik yakni Prayash dan Swest. Percaya telah tayang di Spotify sejak Desember 2022 lalu. Di Youtube, klipnya telah ditonton oleh hampir 1.500 viewers (per 18 Maret 2023).

Lirik lagu Percaya bercerita tentang perjuangan yang pasti berbuah manis, meski harus menunggu sekian lama. Dibuka dengan barisan kalimat: “Letih mu tlah menyiksa/ Dan yang kau kejar apa/ Mata mu yang kan bangga/ Atau kata tetangga?”, lagu yang proses produksinya dilakukan di Pray Music, Bandung ini, seolah mempertanyakan motif atau niat seseorang dalam berjuang habis-habisan. Apa yang dikejar di sini adalah mimpinya, cita-citanya, yang tergambarkan pada kalimat berikutnya: “Mimpi mu tak terbendung”.

Secara aransemen musik, Rakensu dapat dikatakan mengusung genre pop ballad yang memang bertempo lambat dengan alunan yang agak mendayu. Dengan empat vokalis laki-laki yang diberi porsi seimbang, plus balutan nuansa instrumen akustik beserta kesan orkestrasi sebagai penebal, membuat warna yang ditawarkan oleh Rakensu menjadi cukup unik.

Adapun di tengah belantara lagu cinta mendayu-dayu yang sedang hits di berbagai kanal, Percaya ternyata tidak membatasi arti perjuangan dalam lagunya hanya pada perkara cinta romantis a la pemuda pemudi atau kisah seorang remaja yang tengah mengejar ambisi. Dalam klipnya, justru ditampilkan bagaimana seorang anak perempuan merasa bangga pada ayahnya karena telah bekerja keras.

Baca Juga: Seni Rupa Tiga Dimensi untuk Menyuarakan Peduli Lingkungan
Tarawangsa dalam Panggung Modern Pidangan Rumawat Padjadjaran
Berkenalan dengan Delapan Desa Wisata Jawa Barat melalui Urban Village D’Fest 2022

Dalam pengakuan Rakensu sendiri, lagu ini merupakan kegelisahan dari para personelnya yang rata-rata berusia seperempat abad oleh fenomena psikologis yang disebut sebagai quarter life crisis. Pada usia mereka yang baru saja melepas masa remaja dan baru mengarungi kehidupan nyata sebagai pekerja profesional, pergulatan terjadi antara pencarian jati diri dan usaha mencari rezeki – yang sering kali harus banyak berkompromi dengan keinginan orang lain sehingga mengabaikan passion pribadi. Kedua kutub tersebut senantiasa bertegangan dan mesti disikapi dengan kepribadian yang seimbang: antara sikap optimis dan bumbu realistis, supaya ekspektasi bisa ditahan dan tidak jatuh pada depresi.

Rakensu, melalui Percaya, memuat pesan tentang usaha tak kenal lelah dan pikiran yang terus fokus pada tujuan. Mereka rajin mengingatkan bahwa dalam meraih impian, rintangan selalu ada dan maka itu fokus kita akan membuat segala energi akan selalu terpusat untuk mencarikan jalan alternatif, solusi yang lain. Karena selama kita berusaha, pasti ada kenikmatan menanti, tergantung dari bagaimana kita memaknainya.

Editor: Ahmad Fikri

COMMENTS