Menggali dan Menghadirkan Kembali Toponimi Gunung Burangrang untuk Kebutuhan Mitigasi Bencana

PENULIS
Anna Joestiana
Toponimi Gunung Burangrang bukan soal mitologis semata, tapi juga terkait erat dengan peristiwa vulkanik dan tektonik ribuan tahun lalu. Penanda risiko bencana.
Bupati Cianjur yang Terhormat, Sampai Kapan Jalan Kami Gelap dan Berlubang?
Penulis
Reza Khoerul Iman
Berkendara di Cianjur kayak main tebak-tebakan, tapi ini nyawa taruhannya.
Letusan Gunung Ciremai dan Upaya Penanggulangan Bencana di Priangan Timur pada Era Kolonial (1937-1938)

Penulis
Chelsa Ornela Pakpahan
Gunung Ciremai masih menjadi salah satu gunung yang mempunyai status gunung api aktif setelah letusan terbesarnya terakhir kali terjadi pada tahun 1937-1938.
Hilangnya Burung Jalak Suren di Ekosistem Perdesaan

Penulis
Johan Iskandar
Burung Jalak Suren masih bisa ditemukan di pasar-pasar burung dan penggemar burung. Namun, jenis burung tersebut diduga telah punah di alam.
ESAI TERPILIH JANUARI 2026: dari Warisan Dunia hingga Kurikulum Sekolah

Penulis
Tim Redaksi
Ada empat esai terpilih bulan Januari 2026. Tema yang dibahas mulai dari Konferensi Asia Afrika, pendidikan, kesehatan, hingga literasi.
Harimau dan Jati Diri Sunda

Penulis
Firall Ar Dunda
Kisah-kisah tentang harimau di tanah Sunda tumbuh dan menjadi bagian dari jati diri masyarakat Sunda.
Perubahan Iklim dan Erosi Varietas Padi Lokal

Penulis
Johan Iskandar
Berbagai varietas padi lokal di Tatar Sunda sudah banyak yang punah terdesak oleh varietas padi unggul.
Sebelum Kritik Mati: Pertanggungjawaban Juri Sayembara Esai Mahasiswa Bersuara 2025

Penulis
Tim Redaksi
Sayembara Esai Kritis Mahasiswa Bersuara boleh jadi adalah sebuah usaha mungil untuk merawat kritik. Ada 380 naskah esai dari 331 orang mahasiswa di 90 kampus.
Keberadaan Ayam Kampung yang Kian Terdesak

Penulis
Johan Iskandar
Berbagai ras ayam kampung dibudidayakan penduduk perdesaan secara tradisional dengan pengetahuan lokal yang berkelindan dengan tradisi, seperti kepercayaan.
Menunggu dalam Siaga di Sukahaji

Penulis
Firall Ar Dunda
Konflik tanah di Sukahaji memaksa warganya beradaptasi dengan kebiasaan baru: hidup dalam siaga.











