Ilustrasi. Salah satu kelompok yang hidup di masyarakat adalah kalangan feminis. (Ilustrator: Bawana Helga Firmansyah/BandungBergerak.id)

PELAJAR BERSUARA: Feminisme antara Pengistimewaan yang Disalahartikan dan Kesetaraan yang Belum Tercapai


Feminisme bukan tentang pengistimewaan perempuan. Inti dari gerakan ini adalah kesetaraan hak, kesempatan, dan tanggung jawab antara perempuan dan laki-laki.


Disarankan Di Bandung: Negara Kecil di Bibir Jurang

Penulis

Mang Aqli


Para musisi dan seniman mungkin tak bermaksud ironis. Lokasi syuting video klip Disarankan Di Bandung di Lembur Katumbiri menjadi ironi dalam bingkai estetik.

Hilangnya Burung Jalak Suren di Ekosistem Perdesaan

Penulis

Johan Iskandar


Burung Jalak Suren masih bisa ditemukan di pasar-pasar burung dan penggemar burung. Namun, jenis burung tersebut diduga telah punah di alam.

MAHASISWA BERSUARA: LGBTIQ+, Ambiguitas Negara, dan Hidup dalam Kebebasan Bersyarat


Kebebasan dalam kehidupan sosial tidak selalu hadir sebagai hak yang utuh. Masyarakat membingkainya sehingga tampak wajar, namun sempit dan penuh tekanan.

MAHASISWA BERSUARA: Digital Taylorism dan Urgensi Pekerja Kategori Ketiga


Jutaan pekerja gig tidak sedang menikmati kebebasan berwirausaha, melainkan sedang tunduk pada rezim Digital Taylorism dalam kontrol algoritma presisi.

MAHASISWA BERSUARA: Tanah yang Meredakan Rasa Lapar dan Negara yang Tak Pernah Mau Belajar


Masyarakat adat dan petani kecil menanggung dampak ekologis, sosial, dan ekonomi dari proyek-proyek pemerintah berskala besar.

DARI BERANDA PUSTAKA JAYA #4: Buku Saduran Pertama

Penulis

Hafidz Azhar


Kisah Djudar Bersaudara karya Mochtar Lubis terbut tahun 1971 menjadi buku saduran pertama yang diterbitkan Pustaka Jaya.

Kedaulatan Negara dalam Jebakan Struktur Global

Penulis

Mugi Muryadi


Perjanjian dagang Indonesia-Amerika Serikat membentuk relasi asimetris. Relasi dagang yang semula bersifat ekonomis perlahan berubah menjadi relasi struktural.

Mudik sebagai Dongeng Pembangunan

Penulis

Jejen Jaelani


Pembangunan yang tidak merata dilihat bukan sebagai kegagalan kapitalisme; ia merupakan bagian dari logika kapitalisme.

MAHASISWA BERSUARA: Setara di Layar, Timpang di Kehidupan Nyata: Kesetaraan Gender dan Generasi yang Terlalu Cepat Merasa Selesai


Kesetaraan tampil sebagai simbol modernitas, bukan sebagai praktik sosial yang sungguh sungguh dihidupi.

Lihat Semua
image
image
//