Menghargai pilihan menjadi berbeda. (Ilustrasi: Bawana Helga Firmansyah/BandungBergerak)

Misogini Terselubung: Mengapa Semua hal yang Feminin Disebut Boti?

PENULIS

Febrian


Kata boti dijadikan sebagai alat bahasa untuk merendahkan dan mendisiplinkan ekspresi gender yang dianggap menyimpang dari sistem yang dipercayai.


MAHASISWA BERSUARA: Komodifikasi dan Simulakra pada Tren Pilates Princess di Era Digital


Fenomena Pilates Princess berisiko mengubah olahraga pilates menjadi barang mewah yang eksklusif, sehingga fungsi asli untuk menyehatkan tubuh justru terabaikan.

BULAN ASIA-AFRIKA #3: Palestina sebagai Cermin yang Menguji Bandung Hari ini

Penulis

Abah Omtris


Narasi tentang Palestina bergerak di antara simpati dan kepentingan. Ia mengajarkan bahwa keadilan tidak pernah bisa dinegosiasikan tanpa konsekuensi.

Bandung Smart City dan Realitas Jalur Sepeda


Di balik visi Smart City, jalur sepeda di Kota Bandung masih terputus dan belum menjamin keselamatan penggunanya. Tantangan mewujudkan mobilitas berkelanjutan.

MAHASISWA BERSUARA: Menggugat Paradigma Pemenjaraan, dari Krisis Lapas hingga Kriminalisasi Ekspresi Politik


Penjara gagal merehabilitasi penghuninya. Asumsi atas pemenjaraan sebagai sarana efektif untuk menanggulangi kejahatan patut dipertanyakan secara mendasar.

Menelusuri Toponimi Koridor 250 Meter Sesar Lembang


Toponimi mestinya menjadi pengetahuan dasar bagi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana.

Renovasi Plaza Gedung Sate-Gasibu Bandung: Tidak Tepat dan Tidak Perlu


Lanskap Gedung Sate-Gasibu telah menyimpan problematika spasialnya sendiri. Sebagai ruang publik skala kota, Gasibu minim ketersediaan fasilitas parkir yang memadai.

Spiral Kekerasan dan Hegemonisasi Ruang Hidup Bersama


Negara telah menciptakan kondisi yang menyuburkan kekerasan terhadap kelompok minoritas.

Ilusi Nol Persen Kemiskinan

Penulis

Mugi Muryadi


“Buku Saku 0%” adalah refleksi dari ambisi besar negara dalam mengatasi kemiskinan. Kebijakan publik tidak bisa hanya bertumpu pada optimisme.

MAHASISWA BERSUARA: Menilik Tengkes dalam Sempadan Kemiskinan

Penulis

Ridwan


Membiarkan stunting subur di tengah kelimpahan alam adalah malpraktik kebijakan.

Lihat Semua
image
image
//