Di 93 Tahun Persib Bandung Hari Ini: Thank God I’m Bobotoh!

PENULIS
Ilham Gunawan
Dan mungkin jika bukan karena Persib, banyak hal tidak akan pernah dipahami: tentang pertemanan, pengkhianatan, dan kerasnya kehidupan sosial.
SUDUT LAIN BANDUNG: Reformasi Jilid II, Pikiran Kritis, dan Konsolidasi Generasi Baru

Penulis
Abah Omtris
Oposisi tidak dibungkam, tetapi dilebur dalam kompromi. Demokrasi berjalan, tetapi daya koreksinya melemahkan.
Seruan Warga kepada Indonesia untuk Hengkang dari Board of Peace

Penulis
Ariyodhani Muhammad
Kita harus keluar dari Board of Peace. Karena pеrdаmаiаn tаnpа kеdаulаtаn hаnyаlаh nаmа lаin dаri pеrbudаkаn yаng dikеmаs sеcаrа еstеtik.
Letusan Gunung Ciremai dan Upaya Penanggulangan Bencana di Priangan Timur pada Era Kolonial (1937-1938)

Penulis
Chelsa Ornela Pakpahan
Gunung Ciremai masih menjadi salah satu gunung yang mempunyai status gunung api aktif setelah letusan terbesarnya terakhir kali terjadi pada tahun 1937-1938.
Represi Selektif: Membaca Strategi Negara Meredam Gelombang Protes Agustus

Penulis
Rolip Saptamaji
Represi selektif bekerja dengan membedakan aktor mana yang perlu dihancurkan dan mana yang cukup dikooptasi. Ia tidak membabi buta, melainkan menghitung untung rugi.
MAHASISWA BERSUARA: Matinya Partai Politik dan Bayang-bayang Populisme

Penulis
Diaz Fatkhur Rohman
Sejarah Indonesia telah memperlihatkan bahwa citra pemimpin masih sangat ampuh digunakan untuk kepentingan politik.
MAHASISWA BERSUARA: Memoria Passionis Papua, Ingatan Kolektif Tentang Penderitaan di Atas Tanah Sendiri

Penulis
Zhaafir Kautsar Yuristiawan
Sejarah tidak pernah berpihak pada Papua. Pertarungan antar bangsa hanyalah harga yang terpaksa ditanggung oleh Papua.
Mencari Ruang Katarsis di Zaman yang Serba Tak Sabar

Penulis
Joel Roberto Dos Santos
Masyarakat memerlukan cukup ruang untuk memproses konflik dan frustrasi tanpa harus saling melaporkan, membungkam, atau meledak dalam kemarahan tak terkendali.
CERITA GURU: Kesejahteraan Guru dalam Siklus Janji Politik

Penulis
Insan Faisal Ibrahim
Sudah saatnya persoalan kesejahteraan guru dilepaskan dari kepentingan politik jangka pendek. Guru tidak seharusnya menjadi objek janji politik lima tahun sekali.
PELAJAR BERSUARA: Feminisme antara Pengistimewaan yang Disalahartikan dan Kesetaraan yang Belum Tercapai

Penulis
Adiya Rafa Nugraha
Feminisme bukan tentang pengistimewaan perempuan. Inti dari gerakan ini adalah kesetaraan hak, kesempatan, dan tanggung jawab antara perempuan dan laki-laki.









