Buku Puspa Mega karya Sanusi Pane yang diterbitkan ulang oleh Pustaka Jaya. (Foto: Hafidz Azhar)

DARI BERANDA PUSTAKA JAYA #6: Kumpulan Puisi Pertama

PENULIS

Hafidz Azhar


Buku Puspa Mega berisi 35 puisi karya Sanusi Pane menjadi buku puisi pertama yang diterbitkan Pustaka Jaya.


Gentengisasi dan Punahnya Kearifan Lokal


Secara tradisional orang Indonesia lebih mengenal ijuk atau sirep dan atap-atap yang tidak bersinggungan dengan elemen tanah.

MAHASISWA BERSUARA: Melihat Peran Driver Ojol yang menjadi Tulang Punggung Peradaban Jatinangor


Driver ojek online (ojol) memprotes pembatasan akses masuk kampus Universitas Padjadjaran (Unpad) di Jatinangor, Sumedang. Membuat mahasiswa parno.

SUDUT LAIN BANDUNG: Reformasi Jilid II #4: Gerakan Kebudayaan dan Masa Depan Republik

Penulis

Abah Omtris


Apakah ruang-ruang kebudayaan masih mampu menjaga tradisi yang menjadi napasnya, menjadi ruang di mana gagasan dipertarungkan dan pikiran kritis diperbaiki?

Literatur Terkait Indonesia di Masa Uni Sovyet, Cerminan Apa?

Penulis

Anton Solihin


Anggaplah tulisan ini semacam pengantar untuk hal-hal umum menyangkut literasi Uni Sovyet hingga Rusia yang terkait Indonesia pada rentang (1922-1991).

Serpihan Pengalaman Batin dan Genealogi “Ketika Senja Jatuh di Nara”

Penulis

Zaky Yamani


Kemiripan struktur non-linear, suasana surealis, atau kehadiran arwah justru menunjukkan sastra sebagai dialog panjang antarkarya, bukan plagiarisme.

Perang Amerika Serikat-Israel vs. Iran #1: Ancaman, Perubahan Rezim, dan Intervensi Kemanusiaan

Penulis

Syahrul Fauzul


Amerika Serikat-Israel memutuskan untuk menyerang Iran di tengah proses perundingan terkait program nuklir Iran.

Menata Ulang Ruang Publik Penyiaran di Era Digital

Penulis

Mang Sawal


Ruang komunikasi digital tidak sepenuhnya identik dengan konsep ruang publik pada sistem penyiaran. Lebih tepat dipahami sebagai ruang privat yang berdampak publik.

Tokécang dan Dunia yang Rakus, Membaca Ketidakadilan Global dari Kearifan Tradisi Sunda


Dari lagu Tokécang hingga kritik sosial, tradisi Sunda mengingatkan bahwa kerakusan menjadi sumber ketimpangan, krisis sosial, hingga kerusakan ekologis hari ini.

NGABANDUNGAN: Tertib di Ruang Publik

Penulis

Iman Herdiana


Dorongan ketertiban dalam ruang publik mengikis tradisi polemik, padahal sejarah menunjukkan bahwa perdebatan terbuka adalah inti dari kehidupan demokratis.

Lihat Semua
image
image
//