Persib Sudah Juara, Lantas Kota Bandung Kapan?

PENULIS
Acep Saepulloh
Kita terlalu sering menggunakan kejayaan Persib sebagai candu untuk melupakan bobroknya fasilitas publik, hingga lupa menuntut hak kita sebagai warga kota.
MAHASISWA BERSUARA: Jalan Parakanmuncang Sumedang yang Tak Aman Bagi Pejalan Kaki

Penulis
Akmal Fauzan
Sepanjang koridor Jalan Parakanmuncang Sumedang berdiri berbagai fasilitas publik dan institusi pendidikan dari berbagai jenjang, mulai dari TK hingga SMA.
Stigma Suanggi, Persekongkolan Dukun, dan Cacat Intelektual

Penulis
Yuliana Wuwur
Suanggi dan dukun adalah dua sisi yang kontras dalam kehidupan sosial budaya masyarakat Desa Katakeja di Lembata, Nusa Tenggara Timur.
Burung Migrasi dan Ancaman Kehidupannya di Ekosistem

Penulis
Johan Iskandar
Aneka ragam tipe ekosistem di kawasan Bandung Raya dan sekitarnya menjadi kawasan penting untuk lintasan berbagai jenis burung migrasi.
SUDUT LAIN BANDUNG: Sampah dan Kegagalan Membangun Peradaban Kota

Penulis
Abah Omtris
Sampah adalah cermin peradaban. Dan cara sebuah kota memperlakukan sampahnya sering kali menunjukkan seberapa jauh kota itu berhasil membangun kesadaran warganya.
NGABANDUNGAN: Pak Yanyan dan Guru Oemar Bakrie

Penulis
Iman Herdiana
Suara dari Sukamiskin untuk guru honorer. Catatan terakhir Yanyan Herdiyan tentang profesi yang disebut pahlawan, tetapi terlalu lama dibiarkan berjuang sendiri.
Kampus Bukan Dapur Negara: Menolak Reduksi Fungsi Perguruan Tinggi

Penulis
Enaldi
Jika negara ingin program Makan Bergizi Gratis (MBG) berhasil, jangan kecilkan peran kampus menjadi sekadar tempat memasak makanan.
PELAJAR BERSUARA: Tentang Pedal yang Menolak Tepi

Penulis
Ilmam Rahmaan Devanda
Critical Mass menjadi ajang silaturahmi, sekaligus sebentuk “unjuk rasa” dalam gerakan menuntut hak keselamatan bersepeda yang selama ini masih terabaikan.
MAHASISWA BERSUARA: Saat Plastik Menjadi Hijau, Benarkah Bioplastik Ramah Lingkungan?

Penulis
Selina Purnomo
Di balik citra hijaunya, bioplastik masih menyimpan berbagai persoalan yang jarang dibicarakan secara serius.
Untung Wardojo: Sesosok Puisi yang Keluyuran di Kota Bandung

Penulis
Beni Anwar Z
Untung Wardojo banyak menulis puisi tentang kritik sosial, eksistensial, bahkan spiritual. Tapi di sini saya tidak akan membahas puisinya.











