Patung Emma Poeradiredja dan Raden Dewi Sartika berdiri di depan Museum Kota Bandung. (Foto: Prima Mulia/BandungBergerak)

Emma Poeradiredja dan Jejak Politik Perempuan Sunda


Kisah Emma Poeradiredja seabad lalu membangun ruang politik perempuan di titik yang paling akar: dari kursus keterampilan, sekolah, dan koperasi simpan pinjam.


CATATAN SI BOB #46: Nasib Adalah Kesunyian Masing-masing

Penulis

Bob Anwar


Lewat kumpulan puisi Rumah dalam Tas, Kamal Arusatu mengingatkan kita untuk berani membawa "rumah" itu dalam dada, sepanjang sunyi nasib, ke mana pun bergerak.

MAHASISWA BERSUARA: CCTV Merekam, Belum Cukup Menjamin Keamanan Kampus

Penulis

Fatih Abyanti


Kamera CCTV tidak secara otomatis menghentikan pelaku pencurian motor , memastikan adanya respons segera, atau menjamin kendaraan korban kembali.

Surat untuk Balita di Palaran yang Meninggal Gegara Asap Pembakaran Hutan

Penulis

Sastra Wijaya


Apa arti "Generasi Emas" jika anak-anak terus dibiarkan menghirup abu dan asap kebakaran, bahkan sebelum ia bisa mengeja namanya sendiri?

MALIPIR #59: Subjek Kalimat dan Tokoh Novel

Penulis

Hawe Setiawan


Tokoh dan pencerita dalam novel Pulang karya Toha Mohtar seperti berbagi suratan nasib yang serupa. Menyuguhkan cerita tentang pulang yang tak mudah.

KABANDANG LEMBANG #4: Mata Air yang Tak Pernah Kering di Kampung Andir


Kampung Andir, Lembang, memiliki jaringan sumber air yang tersebar dan masih diandalkan. Dari mata air di lereng Bukit Pangjebolan hingga Pancuran Tujuh.

Pengemudi Ojol di Bawah Bayang-bayang Jerat Utang


Dari berbagai persoalan yang dihadapi pengemudi ojek online (ojol), jeratan utang menjadi salah satu risiko serius terhadap kesejahteraan mereka.

MAHASISWA BERSUARA: Jangan Lupakan Tragedi Kanjuruhan


Konsistensi masyarakat sipil, mahasiswa, dan komunitas suporter merawat ingatan Tragedi Kanjuruhan menegaskan bahwa tuntutan pada keadilan tak pernah padam.

Mesin Aspal, Critical Mass, dan Kota yang Membenci Kegembiraan: Catatan dari Pinggir atas Jalan yang Hilang

Penulis

JIM


Kota-kota hari ini tidak sedang merancang tempat hidup; mereka sedang mengecor pabrik raksasa.

Harusnya Sepak Bola Bisa Bersuara

Penulis

Lekasmati


Sepak bola tak berdiri di luar masyarakat. Sepak bola tak pernah bisa lepas dari kenyataan sosial para pendukungnya.

Lihat Semua
image
//