Ilustrasi. Ilmu pengetahuan mesti bermanfaat bagi kehidupan manusia dan lingkungannya. (Ilustrasi: Bawana Helga Firmansyah/BandungBergerak)

Pilih Bayar atau yang Gratis?

PENULIS

Mang Sawal


Pembajakan muncul bukan karena konsumen tidak mau membayar, tetapi karena akses legal tidak menyediakan pilihan yang terjangkau.


DARI BERANDA PUSTAKA JAYA #2: Buku Terbitan Pertama

Penulis

Hafidz Azhar


Roman Orang Buangan (1971) karya Harijadi S. Hartowardojo adalah buku pertama yang diterbitkan Pustaka Jaya.

CATATAN DARI BANDUNG TIMUR #96: Berjilid-jilid Kasus Pencurian di Cicalengka


Ketika pencurian terjadi, banyak warga justru memilih melaporkannya ke ruang media sosial ketimbang ke aparat setempat.

Mitos Orang Sunda Pemalas: Stereotipe Budaya, Kabayan, dan Warisan Kapitalisme Kolonial

Penulis

Hilman


Stigma “orang Sunda Pemalas” tidak lahir secara alamiah. Ia dikonstruksi melalui relasi kuasa yang timpang dan berlangsung dalam proses sejarah yang panjang.

In This Economy, Apa Salahnya Merayakan Valentine dengan Seikat Kangkung?

Penulis

Tofan Aditya


Romantisisme di era ”in this economy" haruslah bersifat pragmatis, berkelanjutan, dan sadar kelas. Cinta di era neoliberalisme adalah tentang solidaritas.

Mendaras Ajengan Anjing, Menyalak dari Sisi Harak


Pengantar diskusi novel Ajengan Anjing karya Ridwan Malik di Bunga di Tembok, Bandung. Dogma hadir tidak menghardik, ia hadir dengan bercerita.

MALIPIR #48: Membaca Lokatmala

Penulis

Hawe Setiawan


Antologi puisi Lokatmala (2024) mengabadikan jejak kepenyairan Nita Widiati Éfsa pada puisi Sunda dalam masa hampir tiga dasawarsa.

SUDUT LAIN BANDUNG: Keberlanjutan Pembangunan Bandung yang Tersandera Politik Tanpa Imajinasi

Penulis

Abah Omtris


Politik dijalankan seperti panggung kompetisi citra. Sementara itu, krisis ekologis terus berjalan tanpa jeda.

MAHASISWA BERSUARA: Alam Tak Lagi Bertuan Ketika Mitos Dihancurkan

Penulis

Muhamad Seha


Kita perlu berpikir ulang apakah modernitas benar-benar membuat kita lebih bijak atau justru lebih bebal merusak lingkungan.

MAHASISWA BERSUARA: Terburu-buru Menjadi Hijau, Tergesa-gesa Mengabaikan Alam


Perdagangan karbon menjadi cara untuk mengalihkan rasa bersalah alih-alih mengubah arah pembangunan negara dalam sektor ekologi menjadi lebih baik.

Lihat Semua
image
//