Bukan bencana alam, tapi bencana regulasi. (Ilustrasi: Bawana Helga Firmansyah/BandungBergerak)

MAHASIWA BERSUARA: Krisis Iklim dan Tanggung Jawab Negara terhadap Warga


Ukuran keberhasilan kebijakan iklim tidak boleh berhenti pada jumlah program, anggaran, atau proyek yang selesai.


Membantah Mitos Orang Sunda Malas


Label “malas” adalah senjata kuno kekuasaan untuk menertibkan tubuh, waktu, dan juga imajinasi agar kelas pekerja tunduk pada etos kerja kapitalistik.

CERITA GURU: Ibu dan Bapak Guru Sekalian, Ayo Menulis!

Penulis

Hafidz Azhar


Menulis dapat menjadi medium untuk menampung keresahan guru-guru yang tidak terwadahi, sekaligus mengukuhkan fondasi dasar perjuangan guru agar semakin menguat.

CATATAN SI BOB #42: Kisah Peta Naga

Penulis

Bob Anwar


Ahmad Faisal Imron dalam buku Alis Sritimu bercerita tentang tubuh kekasih sebagai lanskap sebuah peta, disketsa ulang di setiap puisi dengan wajah berbeda-beda.

Ensiklopedia Ki Sunda dan Homogenisasi Kultur Jawa Barat

Penulis

Akhmad Jauhari


Mengapa tidak mengakui saja keragaman Jawa Barat yang tidak sepenuhnya Sunda karena sekarang sudah ada kultur Cirebonan dan Melayu Betawi?

KABANDANG LEMBANG #1: Menjadi Warga Baru Kampung Andir


Sejak hari pertama, aroma hutan perlahan menghapus bau hangus yang sesekali masih datang mengganggu.

SISI SELATAN BANDUNG: Dari Kabupaten Menuju Kota

Penulis

Dinda Aina


Yang melelahkan adalah ketika banyak kebutuhan hidup akhirnya mengharuskan kami pergi ke kota.

Pangan Lokal: Dekat dari Rumah, Jauh dari Piring Kita

Penulis

Yuliana Wuwur


Pangan lokal hari ini masih terjebak dalam stereotipe sebagai praktik yang lekat dengan kemiskinan.

SUDUT LAIN BANDUNG: Merayakan Bandung, Mempertanyakan Arah Kota

Penulis

Abah Omtris


Hari Jadi Bandung seharusnya menjadi kesempatan untuk mempertanyakan apa yang belum selesai, apa yang mulai hilang, dan apa yang berpotensi mengancam masa depan.

MENEMUKAN PERSIB DI PERANTAUAN: Catatan Seorang Bobotoh yang Pergi Jauh dari Bandung

Penulis

Dodi Rokhdian


Persib hanya menjadi pintu masuk. Setelahnya kami berbicara tentang kampung halaman, pekerjaan, keluarga, perjalanan, dan kehidupan masing-masing.

Lihat Semua
image
//