MAHASISWA BERSUARA: Limbah Makanan, Waste Accounting, dan Ketahanan Pangan

PENULIS
Madeleine Sharlene Suhariawan
Limbah makanan atau food waste sebenarnya bukan hanya soal makanan yang masuk ke tempat sampah. Ada biaya dan sumber daya yang ikut hilang di dalamnya.
MAHASISWA BERSUARA: Ketika Komitmen pada Ruang Publik Aman Berhenti di Atas Panggung

Penulis
Fauziansyah Hartadi
Ruang publik yang aman bukanlah ruang yang paling banyak memasang tanda “tolak kekerasan seksual”.
DAPUR API KARTINI #1: Memasak Tahu Berontak ala Gerwani

Penulis
Deuis Raniarti
Dapur hadir sebagai bagian dari keseharian perempuan yang juga bisa menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman.
Mengapa Desil Program Bansos Mengundang Curiga?

Penulis
Mang Sawal
Bantuan sosial (bansos) yang tepat sasaran adalah bentuk solidaritas negara. Bantuan yang salah sasaran adalah sumber kekisruhan.
Kalender Tradisional dan Adaptasi Sistem Huma Orang Baduy Menghadapi Perubahan Iklim

Penulis
Johan Iskandar
Kolényér, sistem pananggalan Baduy, masih kokoh dipertahankan untuk berladang (ngahuma) dengan menerapkan sistem agroforestri tradisional.
Mengorbankan Buku demi Andesit: Ironi Kosmetik Kota di Jantung Bandung

Penulis
Sukmawati
Pemerintah yang selalu mengimbau warganya untuk gemar membaca justru menjadi pihak pertama yang merobohkan rumah bagi buku-buku!
SISI SELATAN BANDUNG: Terkungkung di Zona Nyaman Sinumbra

Penulis
Dava McCabal
Yang rileks dan lambat itu bukanlah sebuah pilihan gaya hidup yang merdeka, melainkan cermin dari keterkungkungan yang sudah mengakar.
MALIPIR #57: Kisah Odysseus, dari Yunani ke Tatar Sunda

Penulis
Hawe Setiawan
Setiap orang toh bisa seperti Odysseus: menempuh perjalanan panjang, sempat "kasarung" alias tersesat, lalu bersusah payah mencari jalan pulang.
SUDUT LAIN BANDUNG: Kebudayaan, Sebuah Proyek yang Kebetulan Berbudaya

Penulis
Abah Omtris
Bandung memiliki sejarah panjang sebagai ruang tumbuh musik, sastra, seni rupa, teater, desain, arsitektur, dan berbagai eksperimen kebudayaan.
CATATAN DARI BANDUNG TIMUR #100: Ketika Cicalengka Belum Siap Merayakan Dirinya

Penulis
Nurul Maria Sisilia
Ketika ruang perayaan saat karnaval Hari Kemerdekaan dibuka lebar-lebar, kita justru menyaksikan sebuah kegagalan kolektif dalam menafsirkan identitas daerah.











