Alarm untuk demokrasi. (Ilustrasi: Bawana Helga Firmansyah/BandungBergerak)

Menguliti Standar Ganda Kartel Filantropi dan Dampak Kooptasi Masyarakat Sipil


Kedermawanan dalam bentuk filantropi tidak selalu berwajah tulus, sering kali membawa agenda pengendalian sosial yang halus.


CATATAN SI BOB #45: Puisi Menunda Api

Penulis

Bob Anwar


Kumpulan puisi Magma karya Ratna Ayu Budhiarti mengingatkan bahwa kata-kata dan tindakan akan memiliki bobot jika lahir dari ketenangan batin yang diendapkan.

Bertaruh Nyawa Menembus Seluk-beluk Bandung: Realitas Kelam Pengemudi Ojek Online Perempuan


Seorang driver ojol perempuan harus siap menerima tumpukan diskriminasi dan kerawanan sosial yang berlapis-lapis setiap harinya.

Ketika Pemerintah Menyepelekan Kemampuan Menalar Publik


Komunikasi pemerintah yang demokratis tidak semestinya memperlakukan masyarakat sebagai wadah kosong yang hanya perlu diisi dengan informasi resmi.

Ketika Kabel Publik Dicuri, Satu Kota Ikut Terhenti


Satu tindakan pencurian pada fasilitas publik di Kota Bandung tidak hanya menghasilkan kerugian material. Ada biaya sosial yang ikut muncul di belakangnya.

MAHASISWA BERSUARA: Evolusi Pemikiran Feminisme, dari Kesetaraan Hak hingga Kritik pada Patriarki


Feminisme tidak dapat dipahami sebagai satu pemikiran yang homogen. Persoalan gender bersifat kompleks dan berkaitan dengan berbagai aspek kehidupan sosial.

MAHASISWA BERSUARA: Jembatan Cincin dan Catatan Perihal dari Mana Kita Bisa Memandang


Apresiasi dan rasa memiliki cagar budaya menuntut kesadaran konsep kapital, ruang, dan tanggung jawab dari banyak pihak yang tidak dapat didikotomikan.

Parrhesia dan Tragedi Kemanusiaan di Bulan September


September menjadi saat paling tepat merenungkan kemanusiaan kita sebagai bangsa Indonesia. Di sana, rentetan tragedi kemanusiaan terjadi di luar nalar kemanusiaan.

SUDUT LAIN BANDUNG: Penggusuran Kios Buku Cihapit, di antara Kebanalan Bahasa dan Demokrasi

Penulis

Abah Omtris


Penertiban kios buku Cihapit seharusnya tidak dilihat semata sebagai persoalan PKL. Ia adalah cermin kecil bagaimana sebuah kota memperlakukan ingatannya sendiri.

Bagja, Buku, dan Puing-puing di Trotoar Cihapit


Dari kios buku lawas di Cihapit hingga Perpustakaan Gasibu, ruang literasi menyusut. Namun, di sudut-sudut kota, warga terus menghidupkan tradisi membaca.

Lihat Semua
image
//