Para pembesar mau dipandang dan dikenang sebagai orang baik, tapi tindak-tanduk dan ucapan mereka seperti menganulir narasinya sendiri. (Ilustrasi: Bawana Helga Firmansyah/Bandungbergerak)

Pemimpin dan Keaksaraan

PENULIS

Wildan Nugraha


Sekarang, hal-hal hakiki tergerus terus, disadari atau tidak, oleh pragmatisme dan materialisme. Pemimpin “gagasan” pun terpinggirkan.


MAHASISWA BERSUARA: Penerapan Doktrin FPIC Sebagai Syarat Perjanjian Pemanfaatan Tanah Ulayat oleh Korporasi


Pemanfaatan lahan ulayat oleh korporasi di Indonesia melibatkan ketegangan antara kepentingan pembangunan ekonomi dan hak adat.

Mengenali Wajah Kapitalisme Mulai dari Seteguk Air di Pagi Hari

Penulis

Asri Widayati


Demikianlah kapitalisme tidak membayar “kerja-kerja perawatan”, jauh sebelum buruh dieksploitasi di tempat kerja.

Jatinangor 25 Tahun Pertama di Abad ke-21

Penulis

Anton Solihin


Bila tahun 1918/1919 Kerkhoff memuji Jatinagor sebagai “surga” lalu pada 1983 penyair Itjang menyebutnya “neraka”, Jatinangor sekarang harus kita sebut apa?

MALIPIR #56: Biar tidak Mati Gaya Saat Menulis

Penulis

Hawe Setiawan


Kita berupaya memahami cara sang penulis mengolah anasir-anasir literer seperti pilihan kata, tata kalimat, majas, dan sebagainya. Kita membaca sebagai penulis.

ESAI TERPILIH JUNI 2026: Dari MBG hingga Bersepeda di Bandung

Penulis

Tim Redaksi


Beragam tema yang mengulas pelbagai isu telah ditayangkan di kanal esai BandungBergerak. Mengisi ruang kritis di tengah demokrasi yang menyempit.

Ketika Warga Dijadikan Ancaman: Polarisasi Anti-LGBT dan Retaknya Rasa Aman di Bandung


Lama-lama, orang tidak lagi melihat individu LGBT sebagai tetangga, teman kampus, rekan kerja, saudara, atau warga kota yang punya hak atas rasa aman.

Paradoks WFA di Balik Citra Kota Bandung sebagai Kota Industri Kreatif


Masih banyak pekerja kreatif di Kota Bandung yang bekerja tanpa batas waktu yang jelas, menjalani ritme kerja fleksibel yang melelahkan, dan kerap kali disepelekan.

Bukan Semata Artjog, Didit, dan Narasi Kuratorial


Polemik festival seni rupa Artjog 2026 meletus setelah terungkap salah satu sponsornya terafiliasi dengan Didit Hediprasetyo, putra Presiden Prabowo Subianto.

SUDUT LAIN BANDUNG: Balada dan Ingatan Sebuah Kota

Penulis

Abah Omtris


Balada bukan sekadar pilihan musikal. Ia adalah cara memandang dunia. Di dalamnya ada perjumpaan antara lagu, sastra, diskusi, dan kegelisahan sosial.

Lihat Semua
image
//