Lima Ribu Rupiah di Tribun Selatan

PENULIS
Dea Rahmat S
Untuk beberapa jam, di tengah hidup yang sering terasa berat, mereka akhirnya punya sesuatu untuk dirayakan bersama Persib juara.
Persib, Bandung, dan Kota yang Belajar Percaya pada Kemustahilan

Penulis
Aan Priyatna
Saya ingin Balai Kota Bandung bukan hanya dikenang sebagai tempat saksi bisu hadirnya juara liga, tapi menjadi episentrum perubahan kota.
MAHASISWA BERSUARA: Katanya Orang Desa Tak Terpengaruh Dolar AS

Penulis
Azwin Zamharir
Masyarakat desa mungkin tidak pernah memegang sepeser pun uang dolar AS, tapi mereka dipaksa untuk menanggung beban dari tingginya nilai tukar mata uang tersebut.
SUDUT LAIN BANDUNG: Di Bawah Lampu Merah Pasirkaliki Mereka Hanya Boleh Memeluk Bulan

Penulis
Abah Omtris
Selama anak-anak masih berdiri di bawah lampu merah hingga larut malam, sementara kota sibuk merayakan dirinya sendiri: untuk siapa sebenarnya kebudayaan dirayakan?
Prekaritas dan Realitas Pahit Kelas Menengah Indonesia

Penulis
Aditiya Widodo Putra
Implikasi dari meluasnya prekaritas sangat serius bagi ketahanan ekonomi nasional dalam jangka panjang.
Bagaimana Kita Melihat LGBT Sebagai Pejabat Publik di Indonesia?

Penulis
Ardhes Blandhivay Leuanan
Konsep yang sering dikedepankan dalam konteks pejabat publik adalah bahwa figur publik memikul beban moral lebih berat dibanding warga biasa.
Jika Bus Umum Jadi Prioritas Warga Bandung, Jalur Sepeda dan BOSEH Harus Diperkuat

Penulis
Angga Marditama Sultan Sufanir
Perbaikan transportasi publik sering kali berfokus pada armada, koridor, atau halte. Padahal, persoalan utama justru muncul pada akses menuju layanan tersebut.
Kritik untuk Para Penonton Film Pesta Babi

Penulis
Iman Herdiana
Pelarangan, rasa penasaran, dan sejarah panjang sensor terhadap film. Mengapa film dokumenter lebih menakutkan daripada film horor?
Dari Sembako ke Hasil Bumi: Yang Terlewat dari Koperasi Desa Merah Putih

Penulis
Endang Susanti (Mamak Bersuara)
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) berisiko hanya menjadi perpanjangan rantai distribusi konsumsi. Bukan penggerak ekonomi desa.
Cara Urang Baduy Panamping Mempertahankan Usaha Tani Huma Berkelanjutan dengan Pohon Albasiah

Penulis
Johan Iskandar
Introduksi kayu albasiah di lahan huma mempercepat waktu pemulihan kesuburan tanah. Mempersingkat masa istirahat lahan sebelum dijadikan lahan huma kembali.








