Pemerintah yang ‘Ngelunjak’, Masyarakat yang Pemaaf

PENULIS
Zul Fadli Rambe
Jika kritik hanya dipahami sebagai serangan dan pembelaan pemerintah selalu dianggap sebagai kebenaran, percakapan politik kehilangan fungsi korektifnya.
CATATAN SI BOB #44: Haiku Acep Zamzam Noor, Sebuah Latihan Memerhatikan

Penulis
Bob Anwar
Kumpulan haiku Acep Zamzam Noor dalam Remang Jalan ke Surau, menyodorkan bentuk yang hemat sebagai penawar atas inflasi kata-kata yang melanda kebudayaan kita.
Belajar Menari, Belajar Menjadi Perempuan yang Bebas dan Merdeka Bersama Hot Mamah Dance Club

Penulis
Iqa Kinanti Nandakasih
Saya hanya ingin menjadi seperti perempuan-perempuan yang menari di hari itu. Tidak tahu bagaimana caranya, tetapi suatu hari saya akan ke sana.
Situs Batu Kalde #3: Saat Mitos Ronggeng Gunung dan Aria Sapi Gumarang Menjadi Pelindung Sejarah

Penulis
Merrina Listiandari
Situs Batu Kalde berkelindan dengan Ronggeng Gunung dan Aria Sapi Gumarang dari Kerajaan Pananjung.
PELAJAR BERSUARA: Ketika Proyek Underpass dan Pemeliharaan Jembatan Dikerjakan Berbarengan di Kota Cimahi

Penulis
Priscilla Kezia Stefanie Gunawan
Kemacetan di Kota Cimahi semakin memburuk karena proyek underpass Jalan Gatot Subroto dan pekerjaan pemeliharaan jembatan di Jalan Raden Demang Hardja Kusumah.
MAHASIWA BERSUARA: Menelusuri Penyebab Banjir di Kampung Situ PPI Lembang

Penulis
Nadila Rindu Maulida
Persoalan banjir di Kampung Situ PPI Lembang tak bisa dilepaskan dari perubahan fungsi kawasan tersebut.
MAHASISWA BERSUARA: Bahasa Tongkrongan dan Etika Berbahasa Anak Muda

Penulis
Fabian Satya Rabani
Tantangan terbesar anak muda saat ini adalah hilangnya kepekaan kontekstual saat berinteraksi.
Sudahkah Guru Menjadi Intelektual Publik?

Penulis
Mursyid Setiawan
Berbicara tentang guru sebagai intelektual publik adalah pembicaraan tentang masa depan pendidikan.
Prasasti Kawali dan Cermin Pemimpin Masa Kini

Penulis
TH Hari Sucahyo
Prasasti Kawali tidak hanya bercerita tentang raja, tetapi juga tentang bagaimana sebuah kerajaan ingin dikenang.
Di Kota yang Makin Menyebalkan Ini, Kita Terus Menua Sementara Nyawa Pesepeda Berjatuhan di Jalan Raya

Penulis
Muhammad Akmal Firmansyah
Dua kematian dalam waktu kurang dari dua bulan tidak semestinya dibaca sebagai dua peristiwa yang berdiri sendiri-sendiri.













