Jembatan layang Pasupati di antara permukiman padat dan proyek rumah deret Tamansari di Bandung, Rabu (23/2/2022). Bandung menghadapi tantangan bonus demografi berupa tingginya jumlah penduduk usia produktif. (Foto: Prima Mulia/BandungBergerak.id)

NGABANDUNGAN: Legenda Urban Versi Warga

PENULIS

Iman Herdiana


Mbeling, Majalah Aktuil, dan narasi kota versi legenda urban yang dilahirkan dari perlawanan kultural orang-orang muda Bandung.


Ketika Kemudahan Izin, Konversi Hutan, dan Kelalaian Pemerintah Mengubah Hujan Jadi Bencana Sumatra

Penulis

Herlin Septiani


Kerusakan lingkungan di Sumatra adalah hasil relasi kuasa antara negara dan oligarki ekstraktif, di mana sawit menjadi simbol paling nyata.

Berhenti Merundung Bumi

Penulis

Mugi Muryadi


Pendidikan ekologis memegang peran yang sangat penting. Kesadaran lingkungan tidak lahir secara instan, tetapi dibentuk melalui proses pendidikan jangka panjang.

MAHASISWA BERSUARA: Auguste Comte dan Mimpi Sejarah Ilmiah


Pemikiran Auguste Comte tentang positivisme mewakili mimpi sejarah ilmiah: umat manusia akan mencapai peradaban yang lebih tinggi melalui pengetahuan saintifik.

Hikmah dari Hasan dalam Film Klasik Atheis


Ada banyak alasan yang memperkuat novel Atheis yang diadaptasi menjadi film oleh sutradara Sjuman Djaya, selaras dengan tujuan pembelajaran sejarah.

Misteri Orang Utan

Penulis

Johan Arif


Penyelidikan tentang temuan-temuan fosil orang utan di berbagai tempat, termasuk di Indonesia, terus berlanjut untuk menemukan jawaban dari misteri ini.

MAHASISWA BERSUARA: Menulis Jurnal, Refleksi, dan Kejujuran Personal


Dengan mencatat emosi, kita sebenarnya sedang mengelolanya. Journaling menjadi media untuk melepaskan dan menghubungkan emosi.

CATATAN DARI BANDUNG TIMUR #94: Di Balik Uang Parkir Dua Ribu Rupiah di Cicalengka


Parkir liar seolah menjelma simbol kecil dari masalah yang lebih besar: ketertiban kota yang terasa dibiarkan berjalan sendiri, tanpa arah yang jelas.

MAHASISWA BERSUARA: Menyoal Keadilan Pembangunan Tol Cisumdawu


Pembangunan yang tidak menghadirkan keadilan bukanlah kemajuan, melainkan sebuah pengabaian.

JEJAK PENA SEORANG TENTARA: Trisnoyuwono di Mata Anak, Teman, dan Karyanya


Trisnoyuwono, seorang dengan latar belakang kompleks. Ia tentara, jurnalis, dan sastrawan. Satu karyanya menggambarkan konflik batin di masa revolusi.

Lihat Semua
image
//