BULAN ASIA-AFRIKA #2: Semangat Bandung dan Indonesia di Persimpangan Keseimbangan Kekuatan Dunia

PENULIS
Abah Omtris
Ketika politik luar negeri kehilangan dimensi moralnya, ia menjadi sekadar instrumen teknokratis yang dingin–tanpa arah, tanpa keberanian.
MALIPIR #52: Anak, Ayah, dan sebuah Risalah

Penulis
Hawe Setiawan
Risalah klasik "Ayyuhal Walad" karya Imam Ghazali tentang wejangan guru pada kaum muda yang sedang mencari ilmu, membekaskan jejak diskursif nan panjang.
CATATAN SI BOB #31: Siluman dan Pasien

Penulis
Bob Anwar
Godot tidak datang bukan karena ia jahat, melainkan karena ia tidak pernah benar-benar berencana datang.
BULAN ASIA-AFRIKA #1: Sutan Sjahrir dan Sosialisme Asia yang Terlupakan

Penulis
Abah Omtris
Sutan Sjahrir bersama tokoh-tokoh seperti U Nu dan Jayaprakash Narayan, mencoba merumuskan sosialisme Asia yang tidak sekadar meniru model Barat atau Timur.
CERITA GURU: Invisible Labor MBG

Penulis
Laila Nursaliha
Teknis kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) menggambarkan keberadaan guru yang tak kasatmata sejak dalam alam pikiran pemangku kebijakan.
DARI BERANDA PUSTAKA JAYA #6: Kumpulan Puisi Pertama

Penulis
Hafidz Azhar
Buku Puspa Mega berisi 35 puisi karya Sanusi Pane menjadi buku puisi pertama yang diterbitkan Pustaka Jaya.
SUDUT LAIN BANDUNG: Reformasi Jilid II #4: Gerakan Kebudayaan dan Masa Depan Republik

Penulis
Abah Omtris
Apakah ruang-ruang kebudayaan masih mampu menjaga tradisi yang menjadi napasnya, menjadi ruang di mana gagasan dipertarungkan dan pikiran kritis diperbaiki?
NGABANDUNGAN: Tertib di Ruang Publik

Penulis
Iman Herdiana
Dorongan ketertiban dalam ruang publik mengikis tradisi polemik, padahal sejarah menunjukkan bahwa perdebatan terbuka adalah inti dari kehidupan demokratis.
MALIPIR #51: Shuffah, Supah, dan Sofa

Penulis
Hawe Setiawan
Dari sekolah untuk mengajarkan keterampilan literasi di zaman Nabi Muhammad saw., nama kampung di Garut, hingga tempat selonjoran untuk membaca buku.
SUDUT LAIN BANDUNG: Reformasi Jilid II #3: Oligarki dan Demokrasi yang Tersandera

Penulis
Abah Omtris
Oligarki tidak selalu hadir dalam bentuk konglomerasi besar. Ia juga dapat hadir dalam bentuk hubungan kekuasaan di tingkat lokal.









