CERITA GURU: Ibu dan Bapak Guru Sekalian, Ayo Menulis!

PENULIS
Hafidz Azhar
Menulis dapat menjadi medium untuk menampung keresahan guru-guru yang tidak terwadahi, sekaligus mengukuhkan fondasi dasar perjuangan guru agar semakin menguat.
CATATAN SI BOB #42: Kisah Peta Naga

Penulis
Bob Anwar
Ahmad Faisal Imron dalam buku Alis Sritimu bercerita tentang tubuh kekasih sebagai lanskap sebuah peta, disketsa ulang di setiap puisi dengan wajah berbeda-beda.
KABANDANG LEMBANG #1: Menjadi Warga Baru Kampung Andir
Penulis
Ernawatie Sutarna
Sejak hari pertama, aroma hutan perlahan menghapus bau hangus yang sesekali masih datang mengganggu.
SISI SELATAN BANDUNG: Dari Kabupaten Menuju Kota

Penulis
Dinda Aina
Yang melelahkan adalah ketika banyak kebutuhan hidup akhirnya mengharuskan kami pergi ke kota.
SUDUT LAIN BANDUNG: Merayakan Bandung, Mempertanyakan Arah Kota

Penulis
Abah Omtris
Hari Jadi Bandung seharusnya menjadi kesempatan untuk mempertanyakan apa yang belum selesai, apa yang mulai hilang, dan apa yang berpotensi mengancam masa depan.
CERITA GURU: Seni Menyakiti Diri Sendiri, Menjadi Guru Sekaligus Aktivis Literasi

Penulis
Nurul Maria Sisilia
Para guru honorer yang merangkap aktivis literasi di celah-celah garis kemiskinan struktural, mari pahami beberapa hal. Pilihan Anda untuk bertahan terdengar gila.
SUDUT LAIN BANDUNG: Catatan dari Aliansi Bandung Ngagoak dan Tanggung Jawab Moral Seniman Bandung

Penulis
Abah Omtris
Bandung tidak kekurangan seniman. Bandung juga tidak kekurangan kegelisahan.
CATATAN SI BOB #41: Konser Pejalan

Penulis
Bob Anwar
Yang membedakan Konser Pejalan dari sekadar "konser bertema lingkungan", bukan temanya, tetapi siapa yang dipanggilnya naik ke panggung.
CATATAN DARI BANDUNG TIMUR #101: Lampu Menyala, Rasa Aman Meredup di Cicalengka

Penulis
Andrian Maldini Yudha
Belakangan, malam di Cicalengka seperti meminta lebih banyak kewaspadaan. Kabar tentang begal mengusik ketenteraman warga.
SUDUT LAIN BANDUNG: Kebudayaan, Ketika Ia Kehilangan Daya Spiritual

Penulis
Abah Omtris
Bandung bukan kota yang kekurangan seniman dengan gagasan dan pengalaman yang beragam. Mereka tidak selalu memiliki akses pada pintu yang sama.









