-

Penulis
Bob Anwar
Membaca buku bukan kejahatan. (Ilustrasi: Bawana Helga Firmansyah/BandungBergerak)CATATAN SI BOB #40: Setelah Trik Putu Wijaya
PENULIS Bob Anwar 20 Agustus 2026
Monolog “Trik” karya Putu Wijaya bercerita tentang orang yang mencintai negerinya dengan gelisah, yang menolak berpura-pura tak melihat apa yang keliru.
Lihat SemuaCATATAN SI BOB #39: Membaca Antologi Patah Hati
Penulis Bob Anwar28 Juli 2026
Antologi Menyudahi Patah Hati di Akhir Pekan karya Imana Tahira merangkum keputusasaan dengan banalitas keseharian anak urban.
CATATAN SI BOB #38: Ternyata Buku Puisi Bisa Sejelas ini
Penulis Bob Anwar21 Juli 2026
Ada sesuatu yang mengganjal setelah halaman terakhir buku puisi Cermin (2026) karya Abdurrahman ditutup, ganjalan itu datang dari judulnya sendiri.
CATATAN SI BOB #37: Beser di Bandara
Penulis Bob Anwar15 Juli 2026
Hamzah Muhammad bukan penyair pertama yang memilih bahasa jalanan. Dan dari pilihan itulah muncul kekuatan yang jarang ditemukan dalam puisi hari ini.
CATATAN SI BOB #36: Whisky Religi
Penulis Bob Anwar7 Juli 2026
Buku puisi Fiu, Menyimpan Lorem Ipsum Kenyataan (2026), tidak berpura-pura jadi puisi. Ia mengungkap sesuatu yang sudah lama kita ketahui, tapi enggan diucapkan.
CATATAN SI BOB #35: Ritual Sebelum Gelap
Penulis Bob Anwar30 Juni 2026
Cerpen Jein Oktaviany, "Apa yang Kau Lupakan Hari Ini?" memperlihatkan apa yang tidak kita miliki dan betapa mahalnya sesuatu yang sedang kita sia-siakan.
CATATAN SI BOB #34: Carpe Diem
Penulis Bob Anwar23 Juni 2026
Buku puisi ketiga Willy Fahmy Agiska, Seperti Orang Mati yang Hidup, menemukan jangkar kontekstualnya. Ia mendata apa saja yang tersisa setelah dihantam rutinitas ke
CATATAN SI BOB #33: Hikayat Ikan Remora
Penulis Bob Anwar17 Juni 2026
Asep Ardian lewat kisah Oni Jouska si ikan remora, tak sedang menyusun sebuah kisah politis. Ia hanya sedang mengingatkan kita pada sesuatu yang purba.
CATATAN SI BOB #32: Mario adalah Sisifus dengan Gitar
Penulis Bob Anwar29 April 2026
Mario lolos seleksi PPPK setelah mengajar dua dekade sebagai guru honorer. Tapi, ia hanya satu item dalam daftar panjang yang bisa dicoret karena efisiensi anggaran.
CATATAN SI BOB #31: Siluman dan Pasien
Penulis Bob Anwar15 April 2026
Godot tidak datang bukan karena ia jahat, melainkan karena ia tidak pernah benar-benar berencana datang.










