Suara Perempuan di Kilometer Nol Bandung
Fotografer Prima Mulia 28 Maret 2026
Ratusan perempuan Bandung menyoroti kebijakan yang merugikan perempuan. Dari ranah lokal hingga solidaritas global bagi perempuan di Palestina dan Iran.
Mangga Teteh, Mau Cari Apa? Sepi Menjelang Lebaran
Fotografer Fitri Amanda 18 Maret 2026
Lorong-lorong Baltos dan Pasar Baru, Bandung terasa lengang menjelang lebaran. Pengunjung mungkin lebih mengutamakan sembako daripada baju baru.
Bara Sunyi Bandung Zoo
Fotografer Prima Mulia8 Maret 2026
Konflik membuat Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo kerap mengalami penutupan. Ratusan satwa masih harus dirawat di tengah ketidakpastian pengelolaan.
Duka di Lereng Burangrang
Fotografer Prima Mulia21 Februari 2026
Pencarian panjang korban longsor dari lereng Gunung Burangrang yang menimbun puluhan rumah dan kebun. Menewaskan dan menghilangkan lebih dari 80 orang.
Orang Muda Menjaga Potehi
Fotografer Prima Mulia15 Februari 2026
Wayang potehi Sanggar Siauw Pek San tampil dalam bahasa Indonesia di panggung Asia dan Eropa, memadukan warisan leluhur dengan sejarah nasional dan tema kekinian.
Warga Dago Elos di Jakarta, Rumah Kami Terancam Digusur
Fotografer Tim Redaksi31 Januari 2026
Warga Dago Elos menempuh perjalanan malam ke Jakarta untuk mempertahankan ruang hidup yang sudah hampir sepuluh tahun digugat mafia tanah.
Para Pencari Keadilan
Fotografer Virliya Putricantika25 Januari 2026
Sejumlah aksi solidaritas untuk Affan Kurniawan dan kecewa terhadap kebijakan negara, sejumlah orang muda termasuk di Bandung ditangkap dan disidangkan.
Jejak Rempah di Santolo
Fotografer Prima Mulia24 Januari 2026
Dermaga di Pulau Santolo dibangun sekitar tahun 1910 -1913 di masa Hindia Belanda. Mercusuar di sana masih berdiri di antara puing-puing masa lalu.
Pagi Buta di Rancabuaya
Fotografer Prima Mulia17 Januari 2026
Bagang benur, nelayan tradisional, dan perubahan hidup di pesisir selatan Jawa Barat. Terombang-ambing kebijakan tentang lobster.
Bahana Sunyi Tembok Kota
Fotografer Prima Mulia27 Desember 2025
Tembok-tembok Kota Bandung, sebagaimana tembok kota-kota lainnya, tidak tinggal diam menyuarakan ketimpangan dan ketidakadilan. Mural dan grafiti menolak bisu.



