Buku Leiden 2020-1920 karya Hasbunallah Haris (Gramedia Pustaka Utama, 2025). (Foto: Rudi Agus Hartanto)

RESENSI BUKU: Bayang-Bayang Kuasa Lintas Zaman

Penulis Rudi Agus Hartanto19 April 2026

Leiden 2020-1920 digambarkan sebagai karya yang melampaui fiksi sejarah, menjadi “mesin” pengorganisasian wacana yang mengungkap ketahanan kuasa lintas zaman.


RESENSI BUKU: Madonna in a Fur Coat, Begini Rasanya Jatuh Cinta Satu Abad yang Lalu

Penulis Raden Muhammad Wisnu Permana19 April 2026

Madonna in a Fur Coat karya Sabahattin Ali bukan novel percintaan biasa.

RESENSI BUKU: Sisi Lain Surga di Ibu Kota

Penulis Malika Shafa Nur Fadiya19 April 2026

Nyatanya bagi sebagian orang, ibu kota bukanlah tempat untuk mengejar kemewahan, melainkan tempat untuk sekadar bertahan hidup dari hari ke hari.

RESENSI BUKU: Mengarungi Samudra Kebijaksanaan, Melihat Dunia Rumi dalam Fihi Ma Fihi

Penulis Ardhes Blandhivay Leuanan12 April 2026

Buku Fihi Ma Fihi menceritakan perjalanan hidup Jalaludin Rumi, mulai dari pengaruh ayahnya hingga pertemuan transformatifnya dengan Syamsuddin al-Tabrizi.

RESENSI BUKU: Indonesia sebagai BukuRealisme Magis

Penulis Retna Gemilang12 April 2026

Dari lokalitas, mitos, dan konflik identitas, Titah AW merangkai kisah Parade Hantu Siang Bolong. Jurnalisme sastrawi sebagai cara memahami realitas sosial.

ULAS FILM: Menerka Karakter Dinamis Tante Yuli dalam Film Tunggu Aku Sukses Nanti

Penulis Arif Syamsul Ma'arif11 April 2026

Karakter Tante Yuli dalam film Tunggu Aku Sukses Nanti garapan sutradara Naya Anindita mencerminkan praktik kekuasaan simbolik yang bersifat ambivalen.

RESENSI BUKU: Dongeng Pangeran Cilik untuk Orang Dewasa

Penulis Natalia Daniella Carla Sitorus5 April 2026

Le Petit Prince karya Antoine de Saint-Exupéry mengajak pembaca kembali melihat dunia dengan mata yang sederhana. Dan sering terlupakan saat dewasa.

RESENSI BUKU: Menakar Ikhlas di Tengah Takdir, Kumpulan Cerpen Mustofa Bisri

Penulis Muhammad Akmal Firmansyah5 April 2026

Buku Kumpulan Cerpen Mustofa Bisri mengajak pembaca menyelami dunia pesantren, menggugat prasangka, dan memahami bahwa kebaikan merupakan jalan pulang kepada Tuhan.

Dari Diskusi ke Jalanan, Mahasiswa Unpar Menguat di Aksi Kamisan

Penulis Insan Radhiyan Nurrahim, 30 Maret 2026

Berawal dari sikap kritis, kolektif Parahyangan Menggugat memperluas gerakan ke isu HAM, membangun solidaritas warga.

RESENSI BUKU: Antigone, Impunitas, dan Ilalang Ingatan

Penulis Naufal Zabidi30 Maret 2026

Buku Mereka Hilang Tak Kembali yang disusun oleh Putro Wasista dkk. menghimpun jejak sejarah penuh kekerasan di Indonesia selama periode Orde Baru.

Lihat Semua
image
image
//