Curug Sodong, Geopark Ciletuh-Palabuhanratu Sukabumi. Spot yang sama yang diabadikan Junghuhn melalui sketsa geologinya. (Foto: Rinaldi Ikhram)

Nostalgia Kekaguman Naturalis Barat dan Suara yang Belum Terdengar

PENULIS

Rinaldi Ikhram


Memahami alam Nusantara akan lebih utuh jika dilihat dari berbagai sisi. Sains Barat yang deskriptif dan sistematis, serta budaya lokal Indonesia yang kaya makna.


MAHASISWA BERSUARA: ‘Nugas’ di Kafe, Harga Kopi Selangit, dan Ilusi Hiperrealitas Jean Baudrillard


Kita terjebak dalam ilusi bahwa semakin mahal harga kopi yang kita seruput, semakin tinggi tingkat produktivitas yang kita hasilkan.

MAHASISWA BERSUARA: Tentang Mereka yang Tak Dapat Bersuara di Balik Jeruji Kebun Binatang


Penyimpangan yang terjadi dalam lembaga konservasi berpotensi membawa konsekuensi pada kehidupan satwa yang sepenuhnya bergantung pada amanah pengelolanya.

CERITA GURU: Di antara Panggilan Nurani dan Industri

Penulis

Ilham Taufiq


Sejauh mana logika industri boleh masuk ke ruang pendidikan tanpa menghilangkan makna pendidikan itu sendiri?

MAHASISWA BERSUARA: Ketika Portofolio Menjadi Ukuran Keberhasilan Mahasiswa


Masihkah kampus menjadi ruang untuk membentuk manusia ketika hampir setiap pengalaman dinilai berdasarkan manfaatnya bagi karier?

MAHASISWA BERSUARA: Ambisi Modernisasi BRT Bandung Raya di Tengah Transisi yang Belum Tuntas


Keberhasilan pembangunan proyek BRT Bandung Raya bergantung pada tata kelola yang terbuka, partisipasi publik, dan perlindungan masyarakat terdampak.

MAHASISWA BERSUARA: Di Balik Label ‘Bandung Lagi Red Zone’


Pembahasan mengenai kriminalitas tidak seharusnya berhenti pada pertanyaan siapa pelakunya dan hukuman apa yang pantas diberikan.

Adik dan 'yang Asing': Sebuah Respons terhadap Lagu Bob Anwar ‘Kepada Adik’

Penulis

Boby Anggara


Banyak lagu bercerita tentang ayah, ibu, atau anak. Namun, lagu untuk adik? Saya jarang menemukannya. Apa yang membuat adik tidak menarik untuk dibuatkan lagu?

Ajip Rosidi, Bersemayam dalam Pertemuan Kembali Di Tengah Keluarga*


Kang Ajip bukan hanya memotivasi orang Sunda. Ia juga hendak menyeret kebudayaan lain untuk turut serta membangun kebudayaan nasional.

Surat Terbuka untuk Mahasiswa, Perempuan, dan Seluruh Elemen Masyarakat yang Hari ini Menjadi Suara Rakyat


Semoga suara rakyat tidak pernah dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai pengingat bahwa demokrasi hanya akan hidup selama rakyatnya tetap berani peduli.

Lihat Semua
image
//