MAHASISWA BERSUARA: CCTV Merekam, Belum Cukup Menjamin Keamanan Kampus

PENULIS
Fatih Abyanti
Kamera CCTV tidak secara otomatis menghentikan pelaku pencurian motor , memastikan adanya respons segera, atau menjamin kendaraan korban kembali.
Surat untuk Balita di Palaran yang Meninggal Gegara Asap Pembakaran Hutan

Penulis
Sastra Wijaya
Apa arti "Generasi Emas" jika anak-anak terus dibiarkan menghirup abu dan asap kebakaran, bahkan sebelum ia bisa mengeja namanya sendiri?
Pengemudi Ojol di Bawah Bayang-bayang Jerat Utang

Penulis
Muhammad Anwar
Dari berbagai persoalan yang dihadapi pengemudi ojek online (ojol), jeratan utang menjadi salah satu risiko serius terhadap kesejahteraan mereka.
MAHASISWA BERSUARA: Jangan Lupakan Tragedi Kanjuruhan

Penulis
Ariep Saefurrohman
Konsistensi masyarakat sipil, mahasiswa, dan komunitas suporter merawat ingatan Tragedi Kanjuruhan menegaskan bahwa tuntutan pada keadilan tak pernah padam.
Mesin Aspal, Critical Mass, dan Kota yang Membenci Kegembiraan: Catatan dari Pinggir atas Jalan yang Hilang

Penulis
JIM
Kota-kota hari ini tidak sedang merancang tempat hidup; mereka sedang mengecor pabrik raksasa.
Harusnya Sepak Bola Bisa Bersuara

Penulis
Lekasmati
Sepak bola tak berdiri di luar masyarakat. Sepak bola tak pernah bisa lepas dari kenyataan sosial para pendukungnya.
Sistem Agroforestri Tradisional Pekarangan Perdesaan: Sumber Pangan Buah-buahan yang Adaptif Terhadap Perubahan Iklim

Penulis
Johan Iskandar
Sistem agroforestri tradisional pekarangan yang dipraktikkan penduduk perdesaan memiliki struktur vegetasi hutan alami, rimbun, dan memiliki tajuk vegetasi berlapis.
NGABANDUNGAN: Tas Sekolah Kecil

Penulis
Iman Herdiana
Setiap pagi, anak kecil bertas mungil itu mengarungi kemacetan Ciwastra, tanpa tahu bahwa sebagian masa kecilnya perlahan habis di jalan.
Menguliti Standar Ganda Kartel Filantropi dan Dampak Kooptasi Masyarakat Sipil

Penulis
Aditiya Widodo Putra
Kedermawanan dalam bentuk filantropi tidak selalu berwajah tulus, sering kali membawa agenda pengendalian sosial yang halus.
Ketika Pemerintah Menyepelekan Kemampuan Menalar Publik

Penulis
Joan Imanuel Edon
Komunikasi pemerintah yang demokratis tidak semestinya memperlakukan masyarakat sebagai wadah kosong yang hanya perlu diisi dengan informasi resmi.









