Bagja, Buku, dan Puing-puing di Trotoar Cihapit

PENULIS
Muhammad Akmal Firmansyah
Dari kios buku lawas di Cihapit hingga Perpustakaan Gasibu, ruang literasi menyusut. Namun, di sudut-sudut kota, warga terus menghidupkan tradisi membaca.
Baros Nyarita: Dari Leuweung ke Lembur
Perubahan Desa Baros tersimpan dalam ingatan warganya. Tanpanya, pembangunan dapat membuat masyarakat kehilangan pengetahuan tentang ruang yang sedang berubah.
Ranca Upas, Lahan Gambut Pegunungan yang Perlu Diselamatkan

Penulis
Eko Yulianto
Ranca Upas menjadi contoh langka ekosistem gambut pegunungan yang dapat menjadi laboratorium alam sekaligus ruang pendidikan publik. Kelangsungannya kini terancam.
Pemerintah yang ‘Ngelunjak’, Masyarakat yang Pemaaf

Penulis
Zul Fadli Rambe
Jika kritik hanya dipahami sebagai serangan dan pembelaan pemerintah selalu dianggap sebagai kebenaran, percakapan politik kehilangan fungsi korektifnya.
PELAJAR BERSUARA: Ketika Proyek Underpass dan Pemeliharaan Jembatan Dikerjakan Berbarengan di Kota Cimahi

Penulis
Priscilla Kezia Stefanie Gunawan
Kemacetan di Kota Cimahi semakin memburuk karena proyek underpass Jalan Gatot Subroto dan pekerjaan pemeliharaan jembatan di Jalan Raden Demang Hardja Kusumah.
MAHASIWA BERSUARA: Menelusuri Penyebab Banjir di Kampung Situ PPI Lembang

Penulis
Nadila Rindu Maulida
Persoalan banjir di Kampung Situ PPI Lembang tak bisa dilepaskan dari perubahan fungsi kawasan tersebut.
MAHASISWA BERSUARA: Bahasa Tongkrongan dan Etika Berbahasa Anak Muda

Penulis
Fabian Satya Rabani
Tantangan terbesar anak muda saat ini adalah hilangnya kepekaan kontekstual saat berinteraksi.
Sudahkah Guru Menjadi Intelektual Publik?

Penulis
Mursyid Setiawan
Berbicara tentang guru sebagai intelektual publik adalah pembicaraan tentang masa depan pendidikan.
Di Kota yang Makin Menyebalkan Ini, Kita Terus Menua Sementara Nyawa Pesepeda Berjatuhan di Jalan Raya

Penulis
Muhammad Akmal Firmansyah
Dua kematian dalam waktu kurang dari dua bulan tidak semestinya dibaca sebagai dua peristiwa yang berdiri sendiri-sendiri.
Sum Kuning dan Kekerasan pada Perempuan yang Terus Berulang

Penulis
Fudla Sahila
Hari ini kita bertanggung jawab untuk memastikan tidak ada lagi Sum Kuning baru yang dibungkam.













