Ilustrasi. Regulasi atau undang-undang tidak akan bermakna tanpa melibatkan partisipasi publik. (Ilustrator: Bawana Helga Firmansyah/BandungBergerak)

Menyoal Praktik Fotografi Jalanan: Apakah Wajah Kita Milik Publik?


Praktik fotografi jalanan disorot karena dua hal utama, yakni penyalahgunaan dan komersialisasi.


MAHASISWA BERSUARA: Banjir Bukan Datang dari Hujan, tapi dari Kebijakan yang Rapuh


Banjir bukan sekadar air yang meluap, tetapi tanda bahwa kota dibangun tanpa menghormati batas alam dan hak warga.

MAHASISWA BERSUARA: Penanggulangan Bencana Berperspektif Gender dan HAM


Penanggulangan bencana membutuhkan perubahan paradigma yang mendasar. Tidak hanya berfokus pada logistik, tapi juga perlindungan berbasis hak asasi manusia.

Surat untuk Rifa Rahnabila yang Ditangkap Gara-gara Demonstrasi Agustus Lalu

Penulis

Sastra Wijaya


Di demonstrasi Agustus lalu, kamu memilih untuk hadir, dan hari ini kami memilih untuk tidak meninggalkanmu.

MAHASISWA BERSUARA: Menyiasati Manajemen Waktu yang Efektif


Kesibukan tidak selalu mencerminkan produktivitas, terutama ketika mahasiswa tidak menerapkan manajemen waktu secara terstruktur, disiplin, dan berorientasi tujuan.

MAHASIWA BERSUARA: Putusan Mahkamah Konstitusi dan Masa Depan Reformasi Polri


Peraturan Polri Nomor 10 Tahun 2025 menunjukkan kecenderungan rasionalitas kekuasaan administratif dibandingkan kepatuhan filosofis pada putusan Mahkamah Konstitusi.

PELAJAR BERSUARA: Epos Itu Bernama Hak Asasi Manusia dan Demokrasi

Penulis

Nayla Wulandari


Hari ini, saya menemukan demokrasi dan Hak Asasi Manusia menjadi epos yang begitu nyata dalam bernegara.

Awal Tahun yang Sama Saja, Audisme Masih Mengintai di Sistem Pelayanan Publik


Di ruang pelayanan publik, warga Tuli harus bekerja dua kali lebih keras hanya untuk mengakses informasi paling dasar.

Menjahit Luka Bumi, Membasuh Air Mata Perempuan

Penulis

Taufik Hidayat


Dari greenwashing hingga kriminalisasi, bisa dilihat suatu pola besar berulang. Ada benang merah yang menghubungkan eksploitasi alam dengan penindasan perempuan.

MAHASISWA BERSUARA: Pemilu 2029 dan Ketidakberdayaan Oposisi Indonesia Hari ini


Dominasi politik tanpa "checks and balances" kuat membuka peluang erosi kebebasan sipil.

Lihat Semua
image
//