Situasi Jalan Sukarno Hatta, Bandung, di kawasan kampus 2 UIN SGD Bandung, 27 Januari 2024. (Foto : Repi M Rizki/BandungBergerak.id)

MAHASISWA BERSUARA: CCTV Merekam, Belum Cukup Menjamin Keamanan Kampus

PENULIS

Fatih Abyanti


Kamera CCTV tidak secara otomatis menghentikan pelaku pencurian motor , memastikan adanya respons segera, atau menjamin kendaraan korban kembali.


Surat untuk Balita di Palaran yang Meninggal Gegara Asap Pembakaran Hutan

Penulis

Sastra Wijaya


Apa arti "Generasi Emas" jika anak-anak terus dibiarkan menghirup abu dan asap kebakaran, bahkan sebelum ia bisa mengeja namanya sendiri?

Pengemudi Ojol di Bawah Bayang-bayang Jerat Utang


Dari berbagai persoalan yang dihadapi pengemudi ojek online (ojol), jeratan utang menjadi salah satu risiko serius terhadap kesejahteraan mereka.

MAHASISWA BERSUARA: Jangan Lupakan Tragedi Kanjuruhan


Konsistensi masyarakat sipil, mahasiswa, dan komunitas suporter merawat ingatan Tragedi Kanjuruhan menegaskan bahwa tuntutan pada keadilan tak pernah padam.

Mesin Aspal, Critical Mass, dan Kota yang Membenci Kegembiraan: Catatan dari Pinggir atas Jalan yang Hilang

Penulis

JIM


Kota-kota hari ini tidak sedang merancang tempat hidup; mereka sedang mengecor pabrik raksasa.

Harusnya Sepak Bola Bisa Bersuara

Penulis

Lekasmati


Sepak bola tak berdiri di luar masyarakat. Sepak bola tak pernah bisa lepas dari kenyataan sosial para pendukungnya.

Sistem Agroforestri Tradisional Pekarangan Perdesaan: Sumber Pangan Buah-buahan yang Adaptif Terhadap Perubahan Iklim

Penulis

Johan Iskandar


Sistem agroforestri tradisional pekarangan yang dipraktikkan penduduk perdesaan memiliki struktur vegetasi hutan alami, rimbun, dan memiliki tajuk vegetasi berlapis.

NGABANDUNGAN: Tas Sekolah Kecil

Penulis

Iman Herdiana


Setiap pagi, anak kecil bertas mungil itu mengarungi kemacetan Ciwastra, tanpa tahu bahwa sebagian masa kecilnya perlahan habis di jalan.

Menguliti Standar Ganda Kartel Filantropi dan Dampak Kooptasi Masyarakat Sipil


Kedermawanan dalam bentuk filantropi tidak selalu berwajah tulus, sering kali membawa agenda pengendalian sosial yang halus.

Ketika Pemerintah Menyepelekan Kemampuan Menalar Publik


Komunikasi pemerintah yang demokratis tidak semestinya memperlakukan masyarakat sebagai wadah kosong yang hanya perlu diisi dengan informasi resmi.

Lihat Semua
image
//