Penumpang berjalan menyusuri akses ramp menuju skybdridge di Stasiun Kiaracondong. (Foto: Fauziansyah Hartadi)

MAHASISWA BERSUARA: Aksesibilitas yang Terpinggirkan di Stasiun Kiaracondong Bandung


Ramp yang curam dan sempit menjadi satu-satunya akses menuju Skybridge Stasiun Kiaracondong. Menyulitkan penumpang lansia, ibu hamil, serta penyandang disabilitas.


Dari Lidah Turun ke Kibor

Penulis

Mang Sawal


Teknologi membawa tantangan baru. Bukan hanya soal kapasitas, tapi juga keabadian, aksesibilitas, dan etika. Siapa yang mengontrol pengetahuan?

MAHASISWA BERSUARA: Ketika Krisis Agraria Menjadi Krisis Ekologi


Munculnya persoalan agraria menjadi tanda bahwa sistem produksi pangan global telah mencapai batas ekologisnya.

MAHASISWA BERSUARA: Cengkeraman Neoliberalisasi Pendidikan dan Resistensi-resistensi Kecil yang Bisa Kita Upayakan

Penulis

Yoga Firdaus


Pada akhirnya kita pun menyadari akar masalahnya: bukan karena kampus “gagal berbisnis”, melainkan justru karena kampus memang berbisnis dalam kerangka kapitalis.

Ketika Buku Seorang Anak SD di NTT Lebih Mahal dari Janji Negara

Penulis

Mochamad Taufik


Negara harus hadir dalam bentuk paling dasar yaitu keadilan sosial untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

MAHASISWA BERSUARA: Bersemi Sekebun, di Bawah Bayang-bayang UU ITE

Penulis

Eisia Azzahra


Menumbuhkan ruang digital yang sehat seharusnya berangkat dari literasi, pendidikan, dan perlindungan hak; bukan ancaman penjara.

Mencegah Kejahatan Perkawinan

Penulis

Renny Maria


Mengakui bahwa perkawinan bisa menjadi ruang kejahatan bukan berarti menolak nilai keluarga, melainkan upaya melindungi martabat manusia di dalamnya

Bandung: Antara Kreativitas dan Intrik Politik


Bandung adalah contoh nyata bagaimana budaya populer dan politik saling berhubungan, namun secara rumit.

Dinamika Ilmu Pengetahuan: Sebuah Tinjauan Pemikiran Alan Chalmers

Penulis

Taufik Hidayat


Alan Chalmers menempatkan dirinya di posisi yang unik: ia menolak otoritarianisme metode universal sekaligus menolak nihilisme relativisme.

Pilih Bayar atau yang Gratis?

Penulis

Mang Sawal


Pembajakan muncul bukan karena konsumen tidak mau membayar, tetapi karena akses legal tidak menyediakan pilihan yang terjangkau.

Lihat Semua
image
//