Keluhan atau keresahan warga menjadi sumber wawasan untuk memperbaiki kota. (Ikustrasi: Bawana Helga Firmansyah/BandungBergerak)

Mengubah Wajah Politik Indonesia Mulai dari Kota dan Kabupaten: Inspirasi dari Kemenangan Zohran Mamdani di New York City

PENULIS

M Sena Luphdika


Kekuatan akar rumput dipupuk dari warga yang tidak menyerah. Warga yang memilih untuk bertemu, berkeluh kesah bersama, dan bekerja sama.


Dari Kemarahan Massa ke Kesadaran Politik: Membaca Kontradiksi dalam Gerakan Demonstrasi di Indonesia


Demonstrasi mesti dibaca sebagai kontradiksi yang lebih mendalam dalam sistem sosial. Gejolak sosial terjadi karena ada ketegangan stuktural yang terakumulasi.

Saat Negara Tidak Dipercaya, Rumor Jadi Panutan

Penulis

Mang Sawal


Beredarnya dokumen tampak resmi yang diklaim hoaks oleh Pertamina dan Menteri ESDM menciptakan kepanikan kolektif, kemarahan, sekaligus humor di media sosial.

Kasus Amsal Sitepu: Sinyal Bahaya bagi Ekosistem Kreatif di Sektor Publik


Kasus Amsal Sitepu menjadi potret muram ekosistem proyek pemerintah. Reformasi birokrasi harus segera menyentuh aspek pemahaman terhadap industri kreatif.

MAHASISWA BERSUARA: Sampah Bandung Mau Dibawa ke Mana?


TPA Sarimukti akan tutup permanen pada 2028. Apakah Bandung akan menghadapi krisis sampah lagi? Apakah solusi palsu yang menuai kontra akan bermunculan kembali?

Craftivism, Alternatif Merawat Ingatan


Tarlen Handayani membuktikan bahwa kerajinan tangan bukan sekadar kegiatan feminin, melainkan sebuah bentuk "gentle protest" yang mampu menjaga memori kolektif.

WFH dan Ketimpangan Perhatian terhadap Sektor Kesehatan dan Pendidikan


Penerapan WFH bagi ASN dan sektor swasta harus diimbangi dengan perhatian lebih serius terhadap sektor-sektor yang tidak dapat menikmati fleksibilitas yang sama.

PELAJAR BERSUARA: Apa Kabar Transisi Demokrasi Indonesia?


Lebih dari dua dekade setelah Reformasi, Indonesia masih mencari arah dalam perjalanan menuju demokrasi yang utuh.

Bersepeda di Kota yang Tidak Berpihak: Saatnya Merebut Kembali Ruang Jalan


Bersepeda bukan hanya soal mobilitas. Ia adalah cara untuk mengklaim kembali kota sebagai ruang hidup yang lebih adil.

Kota untuk Siapa?

Penulis

Jejen Jaelani


Buruknya infrastruktur kota—mulai dari jalan rusak, drainase buruk, hingga minimnya penerangan dan ruang publik yang tak terawat—mencerminkan kekerasan struktural.

Lihat Semua
image
image
//