Doa untuk Dika Putra Mahardika, 14 tahun, pelajar dan pesepeda remaja yang tertabrak truk tanker di Jalan Sukarno-Hatta, Bandung, Sabtu, 20 Juni 2026. (Foto: Yopi Muharam/BandungBergerak)

Di Kota yang Makin Menyebalkan Ini, Kita Terus Menua Sementara Nyawa Pesepeda Berjatuhan di Jalan Raya


Dua kematian dalam waktu kurang dari dua bulan tidak semestinya dibaca sebagai dua peristiwa yang berdiri sendiri-sendiri.


Sum Kuning dan Kekerasan pada Perempuan yang Terus Berulang

Penulis

Fudla Sahila


Hari ini kita bertanggung jawab untuk memastikan tidak ada lagi Sum Kuning baru yang dibungkam.

Tetap Setia Mendengarkan Musik Progresif Metal


Kita ini sudah intoleran dalam hal ideologi politik, apakah masih ingin intoleran dalam hal selera musik?

Pancasila Tak Perlu Diajarkan Tentara


Demokrasi membutuhkan batas kelembagaan. Tidak semua institusi negara harus menjadi otoritas dalam semua ruang.

MAHASISWA BERSUARA: G30S dan Generasi yang Menolak Nonton Sendirian


Apa yang berubah dalam cara anak muda memahami peristiwa G30S?

Pengotaan dan Krisis Lingkungan di Kota Bandung serta Wilayah Sekitarnya

Penulis

Johan Iskandar


Perubahan tataguna lahan dan penampungan air di “pasisian” Kota Bandung tak lepas dari dampak "pengotaan" (urbanism). Mengubah ekosistem dan sistem sosial budaya.

Ketika Kota Hujan Kehabisan Air


Tinggi muka air Bendung Katulampa di Sungai Ciliwung tercatat 0 centimeter selama berbulan-bulan pada musim kemarau tahun ini. Simbol krisis air di Bogor.

MAHASISWA BERSUARA: Jakarta, Kota yang Dipaksa Menanggung Terlalu Banyak Beban


Jakarta hari ini merupakan hasil dari lapisan sejarah yang saling menumpuk. Dibentuk untuk mengakomodasi arus komoditas, mengatur populasi, dan memusatkan kendali.

Relativitas Kebahagiaan dalam Lagu Oncom Gondrong di Negeri yang Ruwet


Kritik dalam lagu yang diamini massa akan menjadikan sebuah pergerakan yang tidak bisa diterka.

MAHASISWA BERSUARA: Menagih Mandat Konstitusi Reforma Agraria

Penulis

Akmal Maulana


Birokrasi pertanahan kita memperlakukan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) dengan cara yang memprihatinkan, yakni diletakkan sebagai "residual land" atau tanah sisa.

Lihat Semua
image
//