PELAJAR BERSUARA: Tentang Pedal yang Menolak Tepi

PENULIS
Ilmam Rahmaan Devanda
Critical Mass menjadi ajang silaturahmi, sekaligus menjadi bentuk “unjuk rasa” dalam menuntut hak keselamatan bersepeda yang selama ini masih terabaikan.
MAHASISWA BERSUARA: Saat Plastik Menjadi Hijau, Benarkah Bioplastik Ramah Lingkungan?

Penulis
Selina Purnomo
Di balik citra hijaunya, bioplastik masih menyimpan berbagai persoalan yang jarang dibicarakan secara serius.
Pesan Paus Leo XIV, Hari Kenaikan, dan Solidaritas Kristiani

Penulis
Kevin Septian
Jika nurani kita tidak terusik dengan masalah kemanusiaan, berarti ada yang salah dengan cara kita beragama.
Menolak Menjadi Penonton: Membebaskan Persib dan Bobotoh dari Cengkeraman Masyarakat Tontonan

Penulis
JIM
Ke mana energi Bobotoh mengalir, siapa yang mengontrol arusnya? Seberapa jauh antusiasme kolektif tetap menyala ketika tidak ada pertandingan?
Kaido, Leviathan, dan MBG

Penulis
Naufalul Ihya' Ulumuddin
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah wajah dari kontrak sosial bernama negara dengan kekuatan absolutnya. Indonesia hari ini adalah MBG.
CERITA GURU: Dari Kapur ke Kecerdasan Buatan, Jejak Tiga Generasi Membangun Peradaban Pendidikan Baru

Penulis
Marlina
Peradaban tidak dibangun dalam satu generasi. Ia adalah hasil estafet panjang, di mana setiap generasi menyumbangkan perannya,
Ilusi ‘Overrated’ di Panggung Termahal Sepak Bola

Penulis
Taufik Hidayat
Fenomena pemain overrated di Premier League adalah paradoks modern. Ia adalah cermin dari industri hiburan yang telah melampaui hakikat olahraganya itu sendiri.
Seperti Mati Lampu, Mati Harapanku

Penulis
Ica Wulansari
Kejadian padamnya listrik yang meliputi sebagian Sumatra (blackout) bukan yang pertama. Gambaran kondisi kelistrikan dan kesenjangannya di Indonesia.
Hukum yang Merisak Pesta

Penulis
Valeri Jehanu
Chilling effect yang ditimbulkan jauh melampaui para terdakwanya. Ia menjalar kepada siapa pun yang menyaksikan.
Reformasi dan Luka yang Tersisa

Penulis
Salman A Ridwan
Reformasi 1998 telah membawa perubahan pada politik secara prosedural. Namun secara substansi, ia terlihat gamang.











