MAHASISWA BERSUARA: Program Makan Bergizi Gratis, Keberlanjutan Fiskal, dan Ambisi Pembangunan

PENULIS
Riki Gunadi
Kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah pedang bermata dua: menawarkan harapan peningkatan kualitas SDM, sekaligus membawa risiko pada fiskal dan integritas.
MAHASISWA BERSUARA: Demokrasi Tanpa Oposisi, Siapa yang Mengawasi Kekuasaan?

Penulis
Otniel Berkat Tatema Zebua
Kekuasaan tidak diawasi oleh oposisi politik yang kuat, sementara pengawasan sipil dilemahkan melalui regulasi, kriminalisasi kritik, atau delegitimasi suara kritis.
MAHASISWA BERSUARA: Paradigma Vandalisme dalam KUHP Baru, Kritik Ekologis atas Hukum Lingkungan Kita

Penulis
Muhammad Hermawan Sutanto
Vandalisme disebut kejahatan jika menyentuh simbol kekuasaan atau properti yang dilindungi negara. Perusakan ekologis masif tidak masuk dalam kosa kata pidana.
Relokasi PKL untuk Proyek BRT Bukan Solusi

Penulis
Akbar Adi Benta
Rencana pembangunan jalur Bus Rapid Transit (BRT) seharusnya mempertimbangkan nasib lapak PKL yang terdampak.
MAHASISWA BERSUARA: Kilas Balik Kebijakan Ekstraktif yang Terwariskan dalam Logika Pembangunan Negara

Penulis
Nibras Andaru
Pembangunan Indonesia bertumpu pada ketergantungan terhadap investasi, utang, dan akumulasi modal. Paradigma pembangunan yang terus direproduksi.
Membaca Urgensitas Filsafat Pendidikan dalam Kurikulum MBKM di Indonesia

Penulis
Atro Sumantro
Filsafat pendidikan hadir sebagai proses yang mengkritisi dunia pendidikan, termasuk pendidikan teknologi digital itu sendiri.
MAHASISWA BERSUARA: Ekologi yang Dikorbankan Atas Nama Pembangunan dan Demokrasi yang Ditinggalkan

Penulis
Moh. Syahrul Muzammil
Pengorbanan ekologi dan penyempitan demokrasi menjadi konsekuensi logis dari paradigma pembangunan yang menempatkan pertumbuhan sebagai tujuan utama.
MAHASISWA BERSUARA: Kuliah Empat Tahun Tak Cukup, Dilema Mahasiswa Pendidikan dalam Sistem PPG

Penulis
Anita
Kenyataan di lapangan sudah menunjukkan bahwa guru yang sudah mengantungi sertifikat program Pendidikan Profesi Guru (PPG) pun masih kesulitan dalam mengajar.
MAHASISWA BERSUARA: Ketika Perpustakaan Daerah Tutup Terlalu Dini

Penulis
Tisya Intan Rahmasandi
Jam operasional perpustakaan mencerminkan cara pandang pemerintah daerah dalam memaknai layanan publik, khususnya terkait akses warga pada pengetahuan.
MAHASISWA BERSUARA: Selaput Dara dan Kuasa Sosial, Bagaimana Keperawanan Menjadi Instrumen Disiplin Tubuh Perempuan
Keperawanan tidak melindungi perempuan, tidak memuliakan moralitas, dan tidak menjamin kehormatan siapa pun.







