Gambar 1. Pekarangan ditanami oleh campuran aneka ragam jenis tanaman semusim dan tahunan, sehingga struktur vegetasinya rimbun seperti vegetasi hutan. (Foto: Johan Iskandar)

Sistem Agroforestri Tradisional Pekarangan Perdesaan: Sumber Pangan Buah-buahan yang Adaptif Terhadap Perubahan Iklim

PENULIS

Johan Iskandar


Sistem agroforestri tradisional pekarangan yang dipraktikkan penduduk perdesaan memiliki struktur vegetasi hutan alami, rimbun, dan memiliki tajuk vegetasi berlapis.


NGABANDUNGAN: Tas Sekolah Kecil

Penulis

Iman Herdiana


Setiap pagi, anak kecil bertas mungil itu mengarungi kemacetan Ciwastra, tanpa tahu bahwa sebagian masa kecilnya perlahan habis di jalan.

Menguliti Standar Ganda Kartel Filantropi dan Dampak Kooptasi Masyarakat Sipil


Kedermawanan dalam bentuk filantropi tidak selalu berwajah tulus, sering kali membawa agenda pengendalian sosial yang halus.

Ketika Pemerintah Menyepelekan Kemampuan Menalar Publik


Komunikasi pemerintah yang demokratis tidak semestinya memperlakukan masyarakat sebagai wadah kosong yang hanya perlu diisi dengan informasi resmi.

Ketika Kabel Publik Dicuri, Satu Kota Ikut Terhenti


Satu tindakan pencurian pada fasilitas publik di Kota Bandung tidak hanya menghasilkan kerugian material. Ada biaya sosial yang ikut muncul di belakangnya.

MAHASISWA BERSUARA: Evolusi Pemikiran Feminisme, dari Kesetaraan Hak hingga Kritik pada Patriarki


Feminisme tidak dapat dipahami sebagai satu pemikiran yang homogen. Persoalan gender bersifat kompleks dan berkaitan dengan berbagai aspek kehidupan sosial.

MAHASISWA BERSUARA: Jembatan Cincin dan Catatan Perihal dari Mana Kita Bisa Memandang


Apresiasi dan rasa memiliki cagar budaya menuntut kesadaran konsep kapital, ruang, dan tanggung jawab dari banyak pihak yang tidak dapat didikotomikan.

Parrhesia dan Tragedi Kemanusiaan di Bulan September


September menjadi saat paling tepat merenungkan kemanusiaan kita sebagai bangsa Indonesia. Di sana, rentetan tragedi kemanusiaan terjadi di luar nalar kemanusiaan.

Bagja, Buku, dan Puing-puing di Trotoar Cihapit


Dari kios buku lawas di Cihapit hingga Perpustakaan Gasibu, ruang literasi menyusut. Namun, di sudut-sudut kota, warga terus menghidupkan tradisi membaca.

Baros Nyarita: Dari Leuweung ke Lembur


Perubahan Desa Baros tersimpan dalam ingatan warganya. Tanpanya, pembangunan dapat membuat masyarakat kehilangan pengetahuan tentang ruang yang sedang berubah.

Lihat Semua
image
//