Jebakan Teknologi dan Individualisasi Risiko

PENULIS
Naufalul Ihya' Ulumuddin
Teknologi hadir bak pahlawan kecanggihan dengan tawaran solusi kecanggihan teknologi lainnya dari masalah yang diciptakannya sendiri.
Ruang yang Hilang, Kota yang Mati Rasa: Dago Elos, Sukahaji, Melankolia di Kolong, dan Bagaimana Kita Merayakan Hidup

Penulis
JIM
Ruang yang hidup adalah ruang yang menolak mengasingkan, menolak jadi melulu transaksional. Seperti yang terjadi di Dago Elos, Sukahaji, dan Melankolia di Kolong.
Kabinet Bayangan, Penguji Tandingan Kebijakan Indonesia

Penulis
Wisnu Yogi Firdaus
Bagaimana persepsi publik terhadap kemunculan kabinet bayangan yang digagas kelompok masyarakat sipil di Indonesia?
Antara Sekretaris Kabinet, Wakil Presiden, dan Konstitusi Kita

Penulis
Ardhes Blandhivay Leuanan
Di dalam negara yang betul-betul menghormati konstitusinya, tidak ada seorang pun yang boleh lebih besar dari aturan yang mengaturnya.
MAHASISWA BERSUARA: Mengapa Menjadi Biasa Kini Terasa Seperti Kegagalan

Penulis
Nashifa Naila Khairani
Manusia modern semakin menggantungkan makna dirinya pada pengakuan sosial.
Nostalgia Kekaguman Naturalis Barat dan Suara yang Belum Terdengar

Penulis
Rinaldi Ikhram
Memahami alam Nusantara akan lebih utuh jika dilihat dari berbagai sisi. Sains Barat yang deskriptif dan sistematis, serta budaya lokal Indonesia yang kaya makna.
MAHASISWA BERSUARA: ‘Nugas’ di Kafe, Harga Kopi Selangit, dan Ilusi Hiperrealitas Jean Baudrillard

Penulis
Angelique Leony Gabriella
Kita terjebak dalam ilusi bahwa semakin mahal harga kopi yang kita seruput, semakin tinggi tingkat produktivitas yang kita hasilkan.
MAHASISWA BERSUARA: Tentang Mereka yang Tak Dapat Bersuara di Balik Jeruji Kebun Binatang

Penulis
Tobias Raditya Kristupa
Penyimpangan yang terjadi dalam lembaga konservasi berpotensi membawa konsekuensi pada kehidupan satwa yang sepenuhnya bergantung pada amanah pengelolanya.
CERITA GURU: Di antara Panggilan Nurani dan Industri

Penulis
Ilham Taufiq
Sejauh mana logika industri boleh masuk ke ruang pendidikan tanpa menghilangkan makna pendidikan itu sendiri?
MAHASISWA BERSUARA: Ketika Portofolio Menjadi Ukuran Keberhasilan Mahasiswa

Penulis
Shafa Khoirunnisa Fajri
Masihkah kampus menjadi ruang untuk membentuk manusia ketika hampir setiap pengalaman dinilai berdasarkan manfaatnya bagi karier?







