Represi Selektif: Membaca Strategi Negara Meredam Gelombang Protes Agustus

PENULIS
Rolip Saptamaji
Represi selektif bekerja dengan membedakan aktor mana yang perlu dihancurkan dan mana yang cukup dikooptasi. Ia tidak membabi buta, melainkan menghitung untung rugi.
MAHASISWA BERSUARA: Matinya Partai Politik dan Bayang-bayang Populisme

Penulis
Diaz Fatkhur Rohman
Sejarah Indonesia telah memperlihatkan bahwa citra pemimpin masih sangat ampuh digunakan untuk kepentingan politik.
MAHASISWA BERSUARA: Memoria Passionis Papua, Ingatan Kolektif Tentang Penderitaan di Atas Tanah Sendiri

Penulis
Zhaafir Kautsar Yuristiawan
Sejarah tidak pernah berpihak pada Papua. Pertarungan antar bangsa hanyalah harga yang terpaksa ditanggung oleh Papua.
Mencari Ruang Katarsis di Zaman yang Serba Tak Sabar

Penulis
Joel Roberto Dos Santos
Masyarakat memerlukan cukup ruang untuk memproses konflik dan frustrasi tanpa harus saling melaporkan, membungkam, atau meledak dalam kemarahan tak terkendali.
CERITA GURU: Kesejahteraan Guru dalam Siklus Janji Politik

Penulis
Insan Faisal Ibrahim
Sudah saatnya persoalan kesejahteraan guru dilepaskan dari kepentingan politik jangka pendek. Guru tidak seharusnya menjadi objek janji politik lima tahun sekali.
PELAJAR BERSUARA: Feminisme antara Pengistimewaan yang Disalahartikan dan Kesetaraan yang Belum Tercapai

Penulis
Adiya Rafa Nugraha
Feminisme bukan tentang pengistimewaan perempuan. Inti dari gerakan ini adalah kesetaraan hak, kesempatan, dan tanggung jawab antara perempuan dan laki-laki.
Disarankan Di Bandung: Negara Kecil di Bibir Jurang

Penulis
Mang Aqli
Para musisi dan seniman mungkin tak bermaksud ironis. Lokasi syuting video klip Disarankan Di Bandung di Lembur Katumbiri menjadi ironi dalam bingkai estetik.
MAHASISWA BERSUARA: LGBTIQ+, Ambiguitas Negara, dan Hidup dalam Kebebasan Bersyarat

Penulis
Muhammad Naufal Suryaatmaja
Kebebasan dalam kehidupan sosial tidak selalu hadir sebagai hak yang utuh. Masyarakat membingkainya sehingga tampak wajar, namun sempit dan penuh tekanan.
MAHASISWA BERSUARA: Digital Taylorism dan Urgensi Pekerja Kategori Ketiga

Penulis
Yesrun Eka Setyobudi
Jutaan pekerja gig tidak sedang menikmati kebebasan berwirausaha, melainkan sedang tunduk pada rezim Digital Taylorism dalam kontrol algoritma presisi.
MAHASISWA BERSUARA: Tanah yang Meredakan Rasa Lapar dan Negara yang Tak Pernah Mau Belajar

Penulis
Muhammad Rifqy Ramadhan Lubis
Masyarakat adat dan petani kecil menanggung dampak ekologis, sosial, dan ekonomi dari proyek-proyek pemerintah berskala besar.









