Gerbang Tol Cisumdawu. (Foto: Putri Cahyaningsih)

MAHASISWA BERSUARA: Menyoal Keadilan Pembangunan Tol Cisumdawu


Pembangunan yang tidak menghadirkan keadilan bukanlah kemajuan, melainkan sebuah pengabaian.


Waduk sebagai Spatio-Temporal Fix: Problema Lima Dekade Pembangunan Jatigede

Penulis

Pandu Sujiwo


Proyek pembangunan infrastruktur pemerintah selalu berdiri di atas ketimpangan relasi kuasa dan ketegangan antara negara, modal, dan warga kelas pekerja kebanyakan.

Genealogi Kementerian Agama: Sebuah Kesadaran bagi Perjuangan Kebinekaan Kita


Indonesia yang inklusif adalah hasil dari negosiasi historis yang rumit dan negosiasi itu tampaknya tidak pernah benar-benar selesai.

Menyoal Praktik Fotografi Jalanan: Apakah Wajah Kita Milik Publik?


Praktik fotografi jalanan disorot karena dua hal utama, yakni penyalahgunaan dan komersialisasi.

MAHASISWA BERSUARA: Banjir Bukan Datang dari Hujan, tapi dari Kebijakan yang Rapuh


Banjir bukan sekadar air yang meluap, tetapi tanda bahwa kota dibangun tanpa menghormati batas alam dan hak warga.

MAHASISWA BERSUARA: Penanggulangan Bencana Berperspektif Gender dan HAM


Penanggulangan bencana membutuhkan perubahan paradigma yang mendasar. Tidak hanya berfokus pada logistik, tapi juga perlindungan berbasis hak asasi manusia.

Surat untuk Rifa Rahnabila yang Ditangkap Gara-gara Demonstrasi Agustus Lalu

Penulis

Sastra Wijaya


Di demonstrasi Agustus lalu, kamu memilih untuk hadir, dan hari ini kami memilih untuk tidak meninggalkanmu.

MAHASISWA BERSUARA: Menyiasati Manajemen Waktu yang Efektif


Kesibukan tidak selalu mencerminkan produktivitas, terutama ketika mahasiswa tidak menerapkan manajemen waktu secara terstruktur, disiplin, dan berorientasi tujuan.

MAHASIWA BERSUARA: Putusan Mahkamah Konstitusi dan Masa Depan Reformasi Polri


Peraturan Polri Nomor 10 Tahun 2025 menunjukkan kecenderungan rasionalitas kekuasaan administratif dibandingkan kepatuhan filosofis pada putusan Mahkamah Konstitusi.

PELAJAR BERSUARA: Epos Itu Bernama Hak Asasi Manusia dan Demokrasi

Penulis

Nayla Wulandari


Hari ini, saya menemukan demokrasi dan Hak Asasi Manusia menjadi epos yang begitu nyata dalam bernegara.

Lihat Semua
image
//