MAHASISWA BERSUARA: Alam Indonesia, Sumber Daya Membawa Petaka

PENULIS
Ginggi
Kekayaan alam Indonesia yang melimpah menjadi buah simalakama. Terdapat pilihan yang sama menyakitkan di kedua sisi, sama-sama membawa petaka.
Kopi dan Masagi

Penulis
Stephanus Djunatan
Proses menjadikan kopi sebagai sajian yang pas berarti pula suatu yang “tepat pada tempat dan waktunya”. Ibarat sebuah bangun segi empat atau sebuah lingkaran.
Perang Amerika Serikat-Israel vs. Iran #4: Jus In Bello dan Kejahatan Perang

Penulis
Syahrul Fauzul
Hukum perang mesti dijadikan salah satu alat evaluasi untuk menilai perilaku para pihak yang berperang.
MAHASISWA BERSUARA: Dua Akun Dua Kepribadian Gen Z di Instagram

Penulis
Azza Athia Hummairoh
Di tengah dunia yang penuh citra dan representasi, apakah kita masih benar-benar hidup sebagai diri kita sendiri atau hanya sebagai versi yang kita tampilkan?
MAHASISWA BERSUARA: Ketika Merasa Paling Pintar dan yang Lain Bodoh

Penulis
Deardo Amigo Purba
Dunning Kruger Effect adalah bias kognitif ketika seseorang yang tidak memiliki pengetahuan atau kemampuan mengalami superioritas ilusif.
Menggugat Urgensi Proyek Integrasi Gedung Sate-Gasibu

Penulis
Frans Ari Prasetyo
Anggaran publik dengan nilai bombastis tidak semestinya digelontorkan bagi sarana dan prasarana yang tidak seberapa substansial urgensinya.
Bahasa, Kekuasaan, dan Kenyamanan yang Menipu

Penulis
Ibram Ibrahim
Selama kita masih menelan kata-kata tanpa mempertanyakannya, selama itu juga kita akan terus dijinakkan–pelan-pelan, rapi, dan hampir tanpa rasa sakit.
MAHASISWA BERSUARA: Transisi Teknologi dan Prekariat Kerja Proyeksionis Bioskop Garut

Penulis
Akmal Fauzan
Kelompok prekariat ekonomi bermunculan saat pekerja terampil jatuh ke dalam sektor informal yang penuh dengan ketidakpastian hukum
Ketika Keterbukaan Informasi Publik Hanya Slogan

Penulis
Mang Sawal
Demokrasi memerlukan warga negara yang memiliki akses informasi, dapat memahaminya, dan menggunakannya sebagai dasar untuk berpendapat dengan benar.
Menyatukan Gasibu–Gedung Sate Bukan Sekadar Rekayasa, Melainkan Rekonstruksi Jaringan Jalan

Penulis
Angga Marditama Sultan Sufanir
Mengubah trase Jalan Diponegoro demi menyatukan Gasibu-Gedung Sate berimplikasi menambah jarak tempuh dan waktu perjalanan serta menggeser titik kemacetan.








