Tragedi yang Berulang dan Reformasi Polri yang Tak Kunjung Tuntas

PENULIS
Andi Agung Mallongi
Kematian seorang anak di tangan aparat bukan sekadar insiden individual. Mengapa tragedi seperti ini tidak pernah benar-benar berhenti?
PAYUNG HITAM #74: Di Balik Megahnya Kanopi Merah Putih yang Menakar Ilusi Kesejahteraan di Lantai SPBU

Penulis
Chan
Negara tidak boleh hanya sibuk memastikan stok BBM aman, tetapi abai terhadap keamanan dan kesejahteraan manusia yang menyalurkannya.
MAHASISWA BERSUARA: Romantisasi Patah Hati dan Disorientasi Empati dalam Kekerasan

Penulis
Ridwan
Pada peristiwa pembacokan mahasiswa di kampus UIN Sultan Syarif Kasim Riau, khitah perlindungannya sudah ajek: perlindungan korban dan pertanggungjawaban pelaku.
MAHASISWA BERSUARA: Literasi yang Dikontrol Adalah Literasi yang Mati

Penulis
Tiara Karina
Setelah Orde Baru tumbang diganti era Reformasi, pelarangan buku kita bayangkan tidak akan ada lagi.
CERITA GURU: Guru di Medan Tempur MBG

Penulis
Laila Nursaliha
Perang kami adalah mempertahankan agar ruang kelas tidak berubah menjadi gudang logistik.
MAHASISWA BERSUARA: Bencana sebagai Politik, Politik sebagai Bencana: Anatomi Banjir Sumatra 2025

Penulis
Muhammad Andi Firmansyah
Apa yang selama ini tersembunyi dalam rencana tata ruang, lembar perizinan, dan spreadsheet fiskal tiba-tiba mewujudkan dirinya sebagai bencana.
Marapthon sebagai Realitas yang Disimulasi

Penulis
Fio F Yussup
Apa yang sebenarnya terjadi ketika seseorang memirsa siaran langsung berjam-jam, lalu suka rela mengirim donasi pada orang yang sedang siaran langsung itu?
Hegemoni Senyap: Analisis Dominasi Wacana Energi Fosil

Penulis
Taufik Hidayat
Perjuangan melawan krisis iklim menuntut lebih dari sekadar inovasi teknologi. Ia menuntut revolusi dalam cara kita berbahasa dan memaknai energi.
MAHASISWA BERSUARA: Maha Benar Maha-Siswa dengan Segala Urusannya

Penulis
Najla Arrifqi
Dua alasan pemaafan terhadap eksklusivitas gerakan mahasiswa. Pertama, romantisisme. Kedua, napas pergerakan mahasiswa bertumpu pada solidaritas
MAHASISWA BERSUARA: Untuk Siapa Sebenarnya Beasiswa Pendidikan?

Penulis
Alayka Nur Idzaty
Beasiswa tidak lagi bekerja sebagai instrumen korektif atas ketimpangan, tetapi berisiko menjadi hak istimewa yang dibungkus kebijakan.









