MAHASISWA BERSUARA: Jangan Lupakan Tragedi Kanjuruhan

PENULIS
Ariep Saefurrohman
Konsistensi masyarakat sipil, mahasiswa, dan komunitas suporter merawat ingatan Tragedi Kanjuruhan menegaskan bahwa tuntutan pada keadilan tak pernah padam.
Mesin Aspal, Critical Mass, dan Kota yang Membenci Kegembiraan: Catatan dari Pinggir atas Jalan yang Hilang

Penulis
JIM
Kota-kota hari ini tidak sedang merancang tempat hidup; mereka sedang mengecor pabrik raksasa.
Harusnya Sepak Bola Bisa Bersuara

Penulis
Lekasmati
Sepak bola tak berdiri di luar masyarakat. Sepak bola tak pernah bisa lepas dari kenyataan sosial para pendukungnya.
Sistem Agroforestri Tradisional Pekarangan Perdesaan: Sumber Pangan Buah-buahan yang Adaptif Terhadap Perubahan Iklim

Penulis
Johan Iskandar
Sistem agroforestri tradisional pekarangan yang dipraktikkan penduduk perdesaan memiliki struktur vegetasi hutan alami, rimbun, dan memiliki tajuk vegetasi berlapis.
NGABANDUNGAN: Tas Sekolah Kecil

Penulis
Iman Herdiana
Setiap pagi, anak kecil bertas mungil itu mengarungi kemacetan Ciwastra, tanpa tahu bahwa sebagian masa kecilnya perlahan habis di jalan.
Menguliti Standar Ganda Kartel Filantropi dan Dampak Kooptasi Masyarakat Sipil

Penulis
Aditiya Widodo Putra
Kedermawanan dalam bentuk filantropi tidak selalu berwajah tulus, sering kali membawa agenda pengendalian sosial yang halus.
Ketika Pemerintah Menyepelekan Kemampuan Menalar Publik

Penulis
Joan Imanuel Edon
Komunikasi pemerintah yang demokratis tidak semestinya memperlakukan masyarakat sebagai wadah kosong yang hanya perlu diisi dengan informasi resmi.
Ketika Kabel Publik Dicuri, Satu Kota Ikut Terhenti

Penulis
Fauziansyah Hartadi
Satu tindakan pencurian pada fasilitas publik di Kota Bandung tidak hanya menghasilkan kerugian material. Ada biaya sosial yang ikut muncul di belakangnya.
MAHASISWA BERSUARA: Evolusi Pemikiran Feminisme, dari Kesetaraan Hak hingga Kritik pada Patriarki

Penulis
Ardisty Mutiara Kamulya
Feminisme tidak dapat dipahami sebagai satu pemikiran yang homogen. Persoalan gender bersifat kompleks dan berkaitan dengan berbagai aspek kehidupan sosial.
MAHASISWA BERSUARA: Jembatan Cincin dan Catatan Perihal dari Mana Kita Bisa Memandang

Penulis
Annisa Fathiya Hakim
Apresiasi dan rasa memiliki cagar budaya menuntut kesadaran konsep kapital, ruang, dan tanggung jawab dari banyak pihak yang tidak dapat didikotomikan.








