Pandemi Covid-19 Bandung Raya: Pasien Meninggal masih Bertambah
Adanya penambahan kasus kematian menunjukkan bahwa laju pandemi Covid-19 Bandung Raya masih harus diwaspadai dengan meningkatkan protokol kesehatan.
Penulis Iman Herdiana16 Agustus 2021
BandungBergerak.id - Pandemi Covid-19 Bandung Raya masih diwarnai dengan bertambahnya jumlah kasus kematian. Sejak awal pagebluk hingga data termutakhir (15/08/2021) jumlah total kasus kematian sebanyak 2.484 orang, mengalami penambahan 28 kasus dibandingkan data sebelumnya.
Total konfirmasi positif pada pandemi Covid-19 Bandung Raya mencapai 103.296 orang. Sebanyak 80.881 orang di antaranya sembuh. Sedangkan jumlah pasien aktif atau dirawat hari ini sebanyak 9.373 orang.
Adanya penambahan kasus kematian menunjukkan bahwa laju pandemi Covid-19 Bandung Raya masih harus diwaspadai dengan meningkatkan protokol kesehatan pencehahan penularan Covid-19.
Covid-19 Kota Bandung
Total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 Kota Bandung hingga data terkini (15/08/2021) mencapai 40,140 (bertambah 280 orang). Konfirmasi sembuh 33,950 orang. Sedangkan kasus meninggal 1,350 orang.
Tercatat konfirmasi aktif 4,840 orang. Sementara suspek dipantau 3,763 orang dan kontak erat dipantau 408 orang. Semua kasus tersebar di 30 kecamatan yang ada di Kota Bandung. Berikut ini 10 kecamatan Konfirmasi aktif tertinggi:
Kecamatan Coblong 413 kasus, Kiaracondong 274 kasus, Rancasari 235 kasus, Sukajadi 218 kasus, Buahbatu 216 kasus, Antapani 215 kasus, Bandung Kulon 202 kasus, Bojongloa Kaler 201 kasus, Sukasari 195 kasus, Cibiru 187 kasus.
Tercatat, 10 kelurahan konfirmasi aktif tertinggi, yaitu: Dago 136 kasus, Sarijadi 130 kasus, Antapani Kidul 115 kasus, Sadangserang 101 kasus, Sekeloa 94 kasus, Cipamokolan 90 kasus, Cipadung 84 kasus, Babakan Sari 81 kasus, Manjahlega 75 kasus, Hegarmanah 74 kasus.
Covid-19 Kabupaten Bandung
Hingga Minggu, 15 Agustus 2021, akumulasi kasus konfirmasi positif Covid-19 Kabupaten Bandungt total 32.152 orang. Sebanyak 29.107 orang di antaranya sembuh. Total kasus meninggal 587 orang.
Tercatat kasus aktif atau dalam perawatan sebanyak 2.461 orang, suspek 57 orang, dan kontak erat 415 orang. Semua kasus Covid-19 Kabupaten Bandung tersebar di 31 kecamatan yang ada. Kecamatan yang memiliki jumlah kasus aktif lebih dari 20 orang, yaitu:
Kecamatan Arjasari 60 kasus, Baleendah 151 kasus, Banjaran 111 kasus, Bojongsoang 145 kasus, Cangkuang 107 kasus, Cicalengka 64 kasus, Cikancung 44 kasus, Cicalengka 64 kasus, Cilengkrang 47 kasus, Cileunyi 207 kasus, Cimaung 29 kasus, Cimenyan 130 kasus, Ciparay 74 kasus, Dayeuhkolot 63 kasus;
Kecamatan Ibun 33 kasus, Katapang 64 kasus; Kutawaringin 67 kasus, Majalaya 63 kasus, Margaasih 153 kasus, Margahayu 168 kasus, Nagreg 28 kasus, Pacet 43 kasus, Pameungpeuk 36 kasus, Pangalengan 35 kasus, Paseh 110 kasus, Rancaekek 176 kasus, Solokan Jeruk 32 kasus, Soreang 272 kasus.
Covid-19 Kabupaten Bandung Barat
Dua pekan sejak 2 Agustus 2021 pusat data Covid-19 Kabupaten Bandung Barat tidak bisa diakses secara online. Hari ini, pusat data pemerintahan yang dipimpin Henky Kurniawan itu baru terbuka dengan menampilkan data 13 Agustus 2021.
Total kasus terkonfirmasi positif mencapa 18.429 orang. Sebanyak 16.642 orang di antaranya sembuh, dam 241 orang meninggal dunia karena positif Covid-19, dan 52 orang meninggal dalam status probable.
Tercatat kasus aktif sebanyak 1.546 orang. Semua kasus tersebar di 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Bandung Barat. Namun kabupaten ini tidak memutakhirkan peta sebaran Covid-19 per kecamatan maupun per desa.
Covid-19 Kota Cimahi
Hingga update terakhir, 13 Agustus 2021, konfirmasi aktif Covid-19 Kota Cimahi 526 orang. Total kasus positif sejak awal pagebluk hingga data termutakhir 13 Agustus 2021 sebanyak 12.575 orang. Sebanyak 11.82 di antarnya sembuh. Kasus meninggal 220 orang, dan meninggal karena probable 35 orang.
Semua kasus Covid-19 Kota Cimahi tersebar di 3 kecamatan dan 15 kelurahan yang ada, yakni:
Kelurahan Cimahi 14 kasus, Setiamanah 8 kasus, Padasuka 39 kasus, Cibeber 23 kasus, Leuwigajah 70 kasus, Utama 12 kasus, Melong 24 kasus, Cibeureum 19 kasus, Cigugur Tengah 27 kasus, Baros 15 kasus, Karangmekar 7 kasus, Pasirkaliki 55 kasus, Cibabat 51 kasus, Citeureup 87 kasus, Cipageran 96 kasus.