• Pemerintah
  • Data Jumlah Penduduk Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung 2010-2020, Anjlok di Tahun Pandemi Covid-19

Data Jumlah Penduduk Kecamatan Bojongloa Kaler, Kota Bandung 2010-2020, Anjlok di Tahun Pandemi Covid-19

Bojongloa Kaler masih menjadi kecamatan terpadat se-Kota Bandung meski jumlah penduduknya turun dari 123.467 orang pada 2019 menjadi 119.193 orang pada 2020.

Penulis Sarah Ashilah5 Oktober 2021


BandungBergerak.id - Perkembangan penduduk di suatu tempat, terutama di wilayah perkotaan, tentunya begitu dinamis dari tahun ke tahun. Di Kota Bandung, dari tahun 2000 hingga 2020 terjadi penambahan 307.900 jiwa. Di wilayah-wilayah dengan permukiman padat, ditemui tren penambahan penduduk.  

Bojongloa Kaler merupakan kecamatan terpadat se-Kota Bandung. Data menunjukkan, dalam kurun 2010 hingga 2014, terjadi penambahan jumlah penduduk hingga 12,28 persen. Peningkatan dalam jumlah signifikan terjadi pada tahun 2012. Ketika itu, jumlah penduduk tercatat sebanyak 120.979 orang, jauh bertambah dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 106.904 orang.

Dari tahun 2014 hingga 2019, tren penambahan jumlah penduduk masih terjadi, meski tercatat hanya 2,7 persen saja.

Yang menarik, pada tahun 2020, tahun dimulainya pandemi Covid-19, jumlah penduduk Kecmatan Bojongloa Kaler mengalami penurunan dalam jumlah cukup signfiikan. Dari tahun 2019 sebanyak 123.467 orang menjadi 119.193 orang.   

Apa sebabnya? Sangat mungkin penurunan jumlah penduduk ini berkaitan dengan banyaknya warga pendatang yang tinggal di Bojongloa Kaler. Selama pandemi berlangsung, sebagian dari mereka memilih atau terpaksa pulang ke kampung halaman masing-masing.

Namun, meski mengalami penurunan jumlah pada 2020 lalu, Bojongloa Kaler tetap bertahan sebagai kecamatan terpadat se-Kota Bandung. Dibutuhkan pemrioritasan kebijakan untuk menekan beragam potensi masalah sosial, termasuk angka kemiskinan, yang bakal berdampak ke layanan kesehatan dan pendidikan warga. 

Baca Juga: Data Lima Kelurahan Terpadat di Kota Bandung 2020, Babakan Asih Masih di Urutan Pertama
Data Jumlah Penduduk Miskin Kota Bandung 2005-2020, Kembali Bertambah Akibat Pandemi

Editor: Redaksi

COMMENTS