Bersiap akan Kedatangan Duchan
Proses penciptaan bumi mungkin berkorelasi periode geologis, dari Hadean hingga Arhean, seiring dengan usia bumi sekitar 13 miliar tahun hingga hari kiamat.

Johan Arif
Peneliti Geoarkeologi & Lingkungan di ITB, Anggota Kelompok Riset Cekungan Bandung.
27 Februari 2026
BandungBergerak - Kehidupan alam semesta akan segera berakhir dengan terjadinya kiamat yang kejadiannya sangat mengerikan dan akan datang dengan tiba-tiba. Tetapi, orang-orang yang di beri rahmat Allah tidak akan melihat huru-hara ini. Keadaan yang mirip dengan kiamat adalah saat alam semesta dan bumi ini terbentuk pertama kali selama enam masa (Al Anbiyaa 21:104, As Sajdah 32:4).
Keenam masa ini kemudian dibagi lagi menjadi dua yaitu penciptaan bumi itu sendiri yang berlangsung dalam dua masa dan empat masa berikutnya adalah proses pelamparan bumi yang berlangsung hingga sekarang. Tidak diketahui apakah satuan dari masa tersebut, apakah dalam satuan hari, bulan, tahun atau jutaan hingga miliaran tahun. Jika usia bumi dianggap sekitar 13 miliar tahun maka skenario penciptaan bumi berdasarkan apresiasi Al Quran dan ilmu kebumian dapat digambarkan sebagai berikut: dua masa sebagaimana dikutip dalam Al Fushishilat 41:9 mungkin berkorelasi dengan zaman Hadean. Kemudian, empat masa berikutnya seperti yang dikutip dalam Al Fushishilat 41:10 mungkin berkorelasi dari Arhean hingga terjadinya hari kiamat.
Hari kiamat itu pasti akan datang dan Allah swt akan membangunkan semua orang dari dalam kuburnya. Cerita dalam Al Qurang mengenai kaum kafirin yang tidak percaya akan terjadinya kiamat antara lain adalah kaum Aad dan Tsamud. Mereka ini diduga mempunyai budaya tinggi dan dibinasakan karena mengingkari datangnya hari kiamat (Al Ankabuut 29:38).
Kaum Aad mungkin hidup pada akhir zaman Holosen Tengah sekitar 4.5- 4.3 ribu tahun lalu. Mereka tinggal di daerah Al Ahqaf di sebelah utara Hadramaut, antara Yaman dan Oman. Tetapi, lokasi bekas kotanya masih diperdebatkan. Ada yang mengatakan runtuhan kota mereka ada di Ubar. Mereka diduga merupakan keturunan Iram bin Sam bin Nuh. Walaupun mereka tidak percaya kepada hari akhirat tetapi dalam kehidupan sehari-harinya terutama yang berhubungan dengan keberuntungan mereka memerlukan perantara yaitu berhala. Kehebatan dari peradaban Aad ini adalah mepunyai bangunan-bangunan yang tinggi yang belum pernah dibangun oleh peradaban lainnya.
Baca Juga: Jejak Kuburan-kuburan Tua dalam Peradaban Manusia
Misteri Orang Utan

Kapan Hari Kiamat akan Terjadi?
Tidak ada seorang pun yang tahu kapan hari kiamat akan datang. Hanya Allah SWT yang tahu. Dan manusia jangan meminta agar hari kiamat itu dipercepat kedatangannya (Al A’raaf 7:187). Walaupun kita tidak tahu kapan hari kiamat akan datang, tanda-tanda kedatangannya sudah tampak.
Zaman yang diawali ketika Rasulullah menjadi nabi hingga habisnya umat Rasulullah disebut "Akhir Zaman" yang berlangsung selama 1400-1500 Hijriah. Sekarang kita berada pada tahun 1447 Hijriah dan berarti waktu Akhir Zaman ini diperkirakan tinggal 40 tahun lagi, sebelum terjadinya hari kiamat.
Dalam akhir zaman ini terdapat beberapa peristiwa antaralain kiamat kecil dan kiamat besar. Sekarang lebih dari 95 persen tanda kiamat kecil sudah ada antara lain berbagai kedzaliman manusia. Pada masa para sahabat Rasullulah SAW tanda kiamat kecil baru kira-kira 5 persen saja. Tetapi semangat mereka dalam menghadapinya sungguh luar biasa seperti yang di terangkan dalam surat At Taubah 9:100. Tanda kiamat besar ada sepuluh dan salah satunya adalah munculnya duchon.
Duchon adalah kabut debu yang bersatu dengan asap tebal. Kata Rasulullah SAW akibat dari duchon ini bumi menjadi gelap dan panas selama empa puluh hari. Dalam Al Quran duchon ini terdapat di surat Ad Dukhan 44:10. Penyebab muculnya duchon diperkirakan akibat datangnya hantaman meteor (lihat Ad Dukhan 44:16).
Menurut Al Maraghi tafsiran surat Ad Dukhan 44:10 &16 ayat ini berkaitan dengan kaum Quraisy pada perang Badar. Kata mereka kabut atau duchan ini merupakan azab yang membuat orang tidak bisa berkutik dan berakhir dengan maut. Kemudian, mereka berjanji kepada Rasulullah SAW bahwa mereka akan beriman jika bencana duchan yang mengakibatkan paceklik hebat ini hilang. Pendapat lain mengatakan bahwa penyebab dari duchon karena datangnya hantaman meteor. Kapan datangnya meteor itu? Harus ada oknum yang memancingnya. Sabda Rasulullah: mereka adalah pelayan di Mekah dan Madinah yaitu para penguasa Saudi Arabia karena mereka sudah menjadi negara liberal. Dan setelah duchon terjadi maka bumi akan mengalami perubahan iklim, bumi akan mengalami masa kemarau yang panjang.
Dalam Akhir Zaman ini ada lima fase sejarah yaitu Nubuah yang dipimpin Rasulullah selama 23 tahun, Khilafah (sahabat-sahabat nabi) selama 30 tahun, sistem kerajaan (ada tiga dinasti di dalamnya dan yang terakhir adalah Bani Usmaniah) selama 1227 tahun. Fase ketiga ini berakhir pada tanggal 3 Maret 1924. Dalam fase satu sampai tiga ini Islam memimpin 2/3 dunia. Kemudian fase keempat adalah fase kediktatoran yang merupakan fase terberat dengan ciri manusia tidak suka syariat Islam dan menentang bangkitnya sistem khilafah dan kerajaan Islam serta banyaknya kedzaliman bagi umuat Islam.
Di ujung dari fase keempat inilah munculnya empat tanda kiamat besar yang diawali dengan peristiwa duchon dan diakhiri dengan datang dan matinya Ya'jut dan Ma'jut. Dan fase kelima adalah zaman keemasan Islam dimana Islam akan memimpin 100 persen dunia selama 7-9 tahun. Pusat zaman fase kelima ini ada di Baitul Maqdis Palestina.
Penutup
Jika pendapat ini bisa diterima maka kita sekarang ini sedang menunggu kedatangan duchon. Kita sebagai umat Islam harus mempersiapkan diri berhadapan dengan bencana duchon ini dengan cara mengamalkan antaralain isi surat Al Ashr 103 agar supaya hidup kita selamat.
*Kawan-kawan bisa membaca artikel-artikel Johan Arif, atau tulisan-tulisan lain tentang Situs Geologi

