• Foto
  • Pesta di Ujung Jabatan

Pesta di Ujung Jabatan

Suhu panas musim kemarau, kemacetan lalu lintas, dan darurat sampah karena kebakaran TPA Sarimukti, urusan belakangan. Yang penting pesta selama dua hari penuh.

Fotografer Prima Mulia23 September 2023

BandungBergerak.id - Peserta parade budaya West Java Festival (WJF) berjalan kaki dari Monumen Perjuangan (Monju) Rakyat Jawa Barat menuju Gedung Sate melalui Jalan Ir H Djuanda (Dago), Bandung, Minggu pagi, 3 September 2023 lalu. Semua jalan menuju sekitaran Gedung Sate, Lapangan Gasibu, Monju, dan Dago, macet luar biasa.

Penutupan jalan-jalan arteri tersebut berlangsung selama beberapa jam. Bisa dibayangkan dampak kemacetannya. Rombongan peserta parade yang mewakili 27 kota/kabupaten di Jawa Barat berjalan pelan sambil menampilkan kesenian dan budaya daerah masing-masing. Penonton menyemut di sebagian Jalan Ir H Djuanda, Cikapayang, simpang Sulanjana Dago, dan Jalan Diponegoro. 

Warga yang sengaja datang untuk nonton acara parade berbaur dengan para pemburu kuliner pagi dan penggila jogging. Semua kendaraan dari arah Sulanjana, Gasibu, Surapati, dan Dago bawah terjebak macet di sekitar Taman Cikapayang dan Simpang Dago Cikapayang. Di sini menjadi episentrum penonton.

"Saya baru ngeh ternyata banyak juga ya seni tradisi yang unik yang ditampilkan masing-masing daerah," kata David (24 tahun), mahasiswa asal Jakarta yang berkuliah di Bandung.

Lain lagi dengan Mardiah (48 tahun), wanita ini datang bersama kelompok jogging Minggu pagi dari daerah kediamannya di Sukaluyu. "Mau foto Kang Emil (Ridwan Kamil) dan keluarganya, tadi juga sempat foto-foto dengan peserta parade yang pakainnya aneh-aneh. Nanti pulangnya baru kulineran," katanya.

West Java Festival digelar sebagai acara tahunan dalam rangka memeriahkan hari jadi Provinsi Jawa Barat, dan kebetulan bertepatan pula dengan momen berakhirnya masa jabatan Gubernur Ridwan Kamil dan wakilnya Uu Ruzhanul Ulum.

Ridwan Kamil bersama Ataliya Praratya dan Arkana Aidan Misbach terlihat di antara peserta parade budaya dan seni. Mereka memakai busana kontemporer bertema capung, kupu-kupu, dan lebah. 

Pesta WJF ini digelar bersa-besaran selama dua hari sejak Sabtu, 2 September 2023. Selain parade budaya, juga digelar festival kuliner, festival produk-produk UKM Jawa Barat, dan panggung musik di Stadion Siliwangi. Pemprov Jabar mengklaim ratusan ribu warga menonton rangkaian pesta ini.

Para peserta fashion show dengan busana kontemporer mendominasi parade budaya ini. Peserta parade dari berbagai daerah itu menampilkan desain busana yang hampir mirip satu sama lain. Warna-warna mencolok dengan ornamen-ornamen bunga dan motif-motif ciri khas masing-masing daerah.

Berakhirnya 5 tahun masa jabatan pasangan Rindu (Ridwan-Uu) ditutup dengan festival berskala besar bernama West Java Festival 2023. Ribuan warga tumplek di sekitar Gedung Sate, Gasibu, dan Stadion Siliwangi. Suhu udara musim kemarau yang panas, kemacetan lalu lintas, dan darurat sampah karena terbakarnya TPA Sarimukti, urusan belakangan. Yang penting bisa berakhir pekan sambil nonton hiburan gratis selama dua hari di Bandung.

*Foto dan Teks: Prima Mulia, simak cerita foto BandungBergerak.id lainnya 

Editor: Iman Herdiana

COMMENTS

//