-

Penulis
TH Hari Sucahyo
Warga memompa air bersih dari instalasi air tanah umum di Kelurahan Maleber, Bandung, 24 Juli 2026. Kemarau panjang berdampak pada keringnya sumur-sumur warga. (Foto: Prima Mulia/BandungBergerak)Paradoks Kota Kembang: Saat Bandung Krisis Air Bersih
PENULIS TH Hari Sucahyo 31 Juli 2026
Ketika air bersih semakin sulit diperoleh, limbah terus menumpuk, dan dampak perubahan iklim semakin terasa, maka kualitas hidup masyarakat akan menjadi pertaruhan.
Lihat SemuaMencintai Kota yang Tak Sesuai Ekspektasi
Penulis TH Hari Sucahyo 14 Mei 2026
Setiap tempat memiliki ceritanya sendiri dan kita hanya perlu datang dengan pikiran terbuka untuk benar-benar mendengarnya.
Ketika Api Menjadi Saksi Pengorbanan Bandung
Penulis TH Hari Sucahyo 31 Maret 2026
Peristiwa Bandung Lautan Api bukan hanya tentang kota yang terbakar. Menjadi pengingat bahwa kemerdekaan adalah hasil dari keberanian dan pengorbanan.
Di antara Akar Budaya dan Etalase Pertokoan, Bandung yang Terombang-ambing Tren
Penulis TH Hari Sucahyo 3 Februari 2026
Bandung tidak perlu menjadi tiruan kota lain untuk diakui. Ia memiliki modal kultural yang kaya, jika mau dirawat dengan kesabaran dan keberanian.
Refleksi Akhir Tahun 2025: (Masih ) Menanti Gebrakan Wali Kota Farhan
Penulis TH Hari Sucahyo 20 Desember 2025
Warga Bandung menginginkan kota yang lebih rapi, mobilitas yang lebih mudah, lingkungan yang lebih bersih, dan pemerintahan yang mendengar suara mereka.
Dari Kereta Cepat ke Layar Gawai: Bandung di Persimpangan Kecepatan dan Imajinasi
Penulis TH Hari Sucahyo 13 November 2025
Whoosh mengubah wajah turisme Bandung: turisme instan berbasis konektivitas yang tak hanya digerakkan oleh niat menjelajah, tetapi juga oleh algoritma dan kecepatan.
215 Tahun Bandung: Kota dengan Dua Wajah
Penulis TH Hari Sucahyo 3 Oktober 2025
Di usia ke-215, pilihan terletak di tangan kita bersama: membiarkan Bandung redup oleh kemacetan dan degradasi, atau menjaga cahayanya tetap bersinar.
Ketika Taman Menjadi Rumah Kedua Warga Kota
Penulis TH Hari Sucahyo 17 Juni 2025
Kebijakan Jakarta membuka taman sebagai ruang publik selama 24 jam sehari jangan berhenti pada simbol. Ia harus terus berlanjut menjadi transformasi budaya kota.






