• Penulis

    TH Hari Sucahyo

Warga dan wisatawan nonton atraksi tari jaipongan di Jalan Braga, Bandung, saat diberlakukan Braga Free Vehicle, 5 Mei 2024. (Foto: Prima Mulia/BandungBergerak.id)

Di antara Akar Budaya dan Etalase Pertokoan, Bandung yang Terombang-ambing Tren

PENULIS TH Hari Sucahyo 3 Februari 2026

Bandung tidak perlu menjadi tiruan kota lain untuk diakui. Ia memiliki modal kultural yang kaya, jika mau dirawat dengan kesabaran dan keberanian.

Refleksi Akhir Tahun 2025: (Masih ) Menanti Gebrakan Wali Kota Farhan

Penulis TH Hari Sucahyo 20 Desember 2025

Warga Bandung menginginkan kota yang lebih rapi, mobilitas yang lebih mudah, lingkungan yang lebih bersih, dan pemerintahan yang mendengar suara mereka.

Dari Kereta Cepat ke Layar Gawai: Bandung di Persimpangan Kecepatan dan Imajinasi

Penulis TH Hari Sucahyo 13 November 2025

Whoosh mengubah wajah turisme Bandung: turisme instan berbasis konektivitas yang tak hanya digerakkan oleh niat menjelajah, tetapi juga oleh algoritma dan kecepatan.

215 Tahun Bandung: Kota dengan Dua Wajah

Penulis TH Hari Sucahyo 3 Oktober 2025

Di usia ke-215, pilihan terletak di tangan kita bersama: membiarkan Bandung redup oleh kemacetan dan degradasi, atau menjaga cahayanya tetap bersinar.

Ketika Taman Menjadi Rumah Kedua Warga Kota

Penulis TH Hari Sucahyo 17 Juni 2025

Kebijakan Jakarta membuka taman sebagai ruang publik selama 24 jam sehari jangan berhenti pada simbol. Ia harus terus berlanjut menjadi transformasi budaya kota.

Lihat Semua
image
//