• Penulis

    Salman A Ridwan

Menggunakan instrumen militer untuk membina warga sipil adalah langkah mundur demokrasi. (Ilustrasi: Bawana Helga Firmansyah/BandungBergerak)

Koperasi Bukan Barak Tentara

PENULIS Salman A Ridwan 16 Juli 2026

Ketika pola pelatihan militer dipindahkan ke ruang koperasi, berisiko logika kelembagaan bergeser: dari partisipasi menjadi instruksi, kesetaraan menjadi hierarki.

Reformasi dan Luka yang Tersisa

Penulis Salman A Ridwan2 Juni 2026

Reformasi 1998 telah membawa perubahan pada politik secara prosedural. Namun secara substansi, ia terlihat gamang.

Melupakan Maaf pada Bumi

Penulis Salman A Ridwan9 April 2026

Idulfitri bisa dibaca secara berbeda. Ia bisa menjadi momen untuk meredefinisikan tentang hubungan manusia dengan manusia, tetapi juga antara manusia dengan alam.

Ketika Debat Kehilangan Makna

Penulis Salman A Ridwan18 Maret 2026

Ketika debat telah berpindah dari ruang intelektual ke panggung layar kaca, logika yang bekerja terkadang telah mengalami perubahan.

Pembebasan Delpedro Marhaen Bukan Akhir Perlawanan

Penulis Salman A Ridwan15 Maret 2026

Pembebasan Delpedro dan rekan-rekannya bukanlah akhir dari perjuangan politik dalam melawan penyalahgunaan kekuasaan.

Padel dan Hal-hal yang Tak Pernah Netral

Penulis Salman A Ridwan7 Maret 2026

Maraknya pembangunan lapangan padel semestinya dibaca sebagai momentum untuk mengevaluasi kebijakan tata ruang hidup warga.

Mengembalikan KPK Sebelum Revisi UU: Keberanian yang Tidak Boleh Punah

Penulis Salman A Ridwan1 Maret 2026

Mengembalikan kembali fungsi KPK pada yang asli, berarti usaha mengembalikan kepada keberanian yang telah hilang karena direvisi.

Militerisasi ASN dan Ancaman Tersembunyi bagi Profesionalisme Sipil

Penulis Salman A Ridwan24 Februari 2026

Ketahanan nasional tidak harus dibangun melalui militerisasi birokrasi, melainkan melalui penguatan institusi sipil dan kepercayaan warga terhadap negara.

Menolak Bantuan di Tengah Tragedi Bencana Sumatra

Penulis Salman A Ridwan15 Januari 2026

Dalam peristiwa bencana, setiap tindakan negara adalah simbol. Ia dibaca, ditafsirkan, dan dirasakan, terutama bagi mereka yang terkena langsung dampak dari bencana.

Lihat Semua
image
image
//