CATATAN SI BOB #45: Puisi Menunda Api

Penulis Bob Anwar13 Oktober 2026

Kumpulan puisi Magma karya Ratna Ayu Budhiarti mengingatkan bahwa kata-kata dan tindakan akan memiliki bobot jika lahir dari ketenangan batin yang diendapkan.

Bedah Puisi Urban di Perpustakaan Bunga di Tembok: Berhenti Sejenak dengan Lorem Ipsum

Penulis Ardhzohal Roman Ario Bono9 Oktober 2026

Buku puisi Menyimpan Lorem Ipsum Kenyataan karya Fiu merekam kejenuhan rutinitas kerja, terbatasnya waktu luang, dan persoalan ekonomi generasi muda perkotaan.

CATATAN SI BOB #43: Formulir Puisi

Penulis Bob Anwar25 September 2026

Tak ada yang tahu pasti di gerbang mana kejujuran sebuah puisi lebih mungkin diuji.

Festival Sastra Ciwidey 2026: Menyalakan Kawah Literasi di Bandung Selatan

Penulis Yopi Muharam25 September 2026

Dari diskusi komunitas hingga kisah Pasukan Siluman Merah, Festival Sastra Ciwidey menjadi ruang untuk membaca kembali cerita dan sejarah.

CATATAN SI BOB #42: Kisah Peta Naga

Penulis Bob Anwar15 September 2026

Ahmad Faisal Imron dalam buku Alis Sritimu bercerita tentang tubuh kekasih sebagai lanskap sebuah peta, disketsa ulang di setiap puisi dengan wajah berbeda-beda.

RESENSI BUKU: Kedung dan Selubung di Balik Panggung

Penulis Wahyu Agil Permana15 Agustus 2026

Di antara kelakar dan permainan kata, puisi-puisi Kedung Darma Romansha menyimpan kegelisahan yang serius tentang nasib orang-orang kecil yang bertahan hidup.

Skena Mawadah Warahmah: Orang Muda Bingung yang Berpuisi

Penulis Retna Gemilang24 Juli 2026

Buku puisi Skena Mawadah Warahmah Beni Anwar Z alias Eben memotret kegelisahan orang muda yang biasa menongkrong di kedai kopi.

CATATAN SI BOB #37: Beser di Bandara

Penulis Bob Anwar15 Juli 2026

Hamzah Muhammad bukan penyair pertama yang memilih bahasa jalanan. Dan dari pilihan itulah muncul kekuatan yang jarang ditemukan dalam puisi hari ini.

Untung Wardojo: Sesosok Puisi yang Keluyuran di Kota Bandung

Penulis Beni Anwar Z 4 Juni 2026

Untung Wardojo banyak menulis puisi tentang kritik sosial, eksistensial, bahkan spiritual. Tapi di sini saya tidak akan membahas puisinya.

Merayakan Puisi Setiap Hari

Penulis Beni Anwar Z 11 Mei 2026

Puisi kehilangan ruang untuk tumbuh secara konsisten. Padahal yang dibutuhkan justru kebalikannya: ritme yang sederhana, tetapi terus berjalan.

Lihat Semua
image
//