MAHASISWA BERSUARA: Dari Karya ke Korupsi, Sebuah Kritik pada Cara Hukum Menilai Kasus Amsal Sitepu
Penulis Pernando Philip Aigro Simbolon6 April 2026
Hukum tidak boleh menjadi alat yang menakut-nakuti atau mengekang kreativitas masyarakat.
MAHASISWA BERSUARA: Luka Aktivis Andrie Yunus dan Ujian Integritas Republik
Penulis Ridwan31 Maret 2026
Bila hukum gagal menjamin keselamatan mereka yang memperjuangkan hak orang lain, pada akhirnya hukum akan kehilangan kemampuannya untuk melindungi siapa pun.
MAHASISWA BERSUARA: Perempuan Indonesia di Persimpangan: Ketika Hukum Progresif Gagal Menaklukkan Patriarki Ekonomi
Penulis Mohammad Farhan Kholil5 Maret 2026
Akar ketidaksetaraan terletak lebih dalam, yaitu pada arsitektur ekonomi yang mengeksploitasi kerja perempuan tanpa mengakuinya sebagai kontribusi produktif.
MAHASISWA BERSUARA: Berteriak dalam Senyap, Menggugat Normalisasi Pembunuhan Perempuan
Penulis Dzakiroh Umi Hijratulloh25 Februari 2026
Femisida adalah kejahatan yang disiapkan secara sosial, disuburkan oleh budaya patriarki, dan dibiarkan oleh negara yang memilih bebal.
Ketika Tertawa Harus Berhadapan dengan Hukum
Penulis Insan Radhiyan Nurrahim, 10 Februari 2026
Aksi Pandji Pragiwaksono di acara Mens Rea Netflix berbuntut panjang. Komika Bandung meyakini materi Mens Rea berangkat dari fakta.
MAHASISWA BERSUARA: Menggugat Peminggiran Perempuan Korban Morphing AI
Penulis Siti Nurjanah7 Februari 2026
Tanpa perubahan cara pandang yang mendasar, kekerasan yang dialami perempuan berisiko terus dipahami sebagai efek samping dari kecanggihan teknologi semata.
Warga Sukahaji Bertahan di Saat Hukum tak Memihak pada Keadilan
Penulis Retna Gemilang15 Januari 2026
Hakim PN Bandung memvonis enam terdakwa Sukahaji 6 bulan penjara. Putusan ini dinilai tidak mencerminkan keadilan bagi warga di tengah konflik tanah.
MAHASISWA BERSUARA: Hakim Bukan Corong Undang-Undang
Penulis Pernando Philip Aigro Simbolon28 Desember 2025
Aturan tertulis sering kali tidak mampu menangkap kompleksitas persoalan manusia yang datang ke pengadilan.
Siapa yang Harus Bertanggung Jawab di Bencana Sumatra
Penulis Mugi Muryadi11 Desember 2025
Ketika kerusakan ekologi dan sosial terjadi, hukum harus menjadi sandaran keadilan dan efek jera.
PAYUNG HITAM #71:Untuk Siapa Revisi KUHAP
Penulis Chan4 Desember 2025
Ketika hukum tidak lagi menjadi pelindung ekspresi, tetapi pagar yang menentukan mana suara yang boleh hidup, maka demokrasi kehilangan tulang punggungnya.







