Literatur Terkait Indonesia di Masa Uni Sovyet, Cerminan Apa?

Penulis Anton Solihin3 April 2026

Anggaplah tulisan ini semacam pengantar untuk hal-hal umum menyangkut literasi Uni Sovyet hingga Rusia yang terkait Indonesia pada rentang (1922-1991).

RESENSI BUKU: Antigone, Impunitas, dan Ilalang Ingatan

Penulis Naufal Zabidi30 Maret 2026

Buku Mereka Hilang Tak Kembali yang disusun oleh Putro Wasista dkk. menghimpun jejak sejarah penuh kekerasan di Indonesia selama periode Orde Baru.

Rivalitas Suporter dan Politik Identitas pada Sepak Bola di Indonesia

Penulis Ari Ganjar Herdiansah 27 Maret 2026

Jika rivalitas terus dipelihara sebagai politik kebencian, maka stadion bukan lagi ruang perayaan olahraga, melainkan arena konflik identitas.

Bangsa Eldia, Gerakan Kiri Faksi Yeager, Serta Relevansinya Terhadap Indonesia

Penulis Farouq Syahrul Huda 26 Maret 2026

Bangsa ini seperti kehilangan daya tawar dan martabat, terombang-ambing tak tentu arah di tengah samudra politik dan gejolak sosial yang tak terprediksi.

Politik Antiasing di Indonesia dan Mengapa Kekuasaan Doyan Memakainya

Penulis Zen RS25 Maret 2026

“Asing” tidak pernah dijelaskan karena fungsinya memang untuk dieksploitasi.

Di Balik Statistik Pertumbuhan Ekonomi: Mengapa Kelas Pekerja di Indonesia Sangat Rentan?

Penulis Pinggala Adi Nugroho19 Maret 2026

Jika kelas pekerja tetap hidup dalam ketidakpastian, maka pertumbuhan ekonomi berpotensi hanya memperlebar kesenjangan sosial.

Kuasa Uang dalam Budaya Indonesia dari Dulu Hingga Kini

Penulis Mang Sawal18 Maret 2026

Uang adalah kekuatan yang besar. Seperti semua kekuatan besar, ia selalu membutuhkan kompas moral agar tidak berubah menjadi tiran.

Seruan Warga kepada Indonesia untuk Hengkang dari Board of Peace

Penulis Ariyodhani Muhammad13 Maret 2026

Kita harus keluar dari Board of Peace. Karena pеrdаmаiаn tаnpа kеdаulаtаn hаnyаlаh nаmа lаin dаri pеrbudаkаn yаng dikеmаs sеcаrа еstеtik.

Represi Selektif: Membaca Strategi Negara Meredam Gelombang Protes Agustus

Penulis Rolip Saptamaji12 Maret 2026

Represi selektif bekerja dengan membedakan aktor mana yang perlu dihancurkan dan mana yang cukup dikooptasi. Ia tidak membabi buta, melainkan menghitung untung rugi.

MAHASISWA BERSUARA: Matinya Partai Politik dan Bayang-bayang Populisme

Penulis Diaz Fatkhur Rohman12 Maret 2026

Sejarah Indonesia telah memperlihatkan bahwa citra pemimpin masih sangat ampuh digunakan untuk kepentingan politik.

Lihat Semua
image
image
//