-

Penulis
Virliya Putricantika
Poster diskusi solidaritas untuk aktivis hak asasi manusia Andrie Yunus di Bandung, Minggu, 15 Maret 2026. (Foto: Virliya Putricantika/BandungBergerak)Solidaritas dari Bandung untuk Andrie Yunus
PENULIS Virliya Putricantika 16 Maret 2026
Masyarakat sipil Bandung memantau proses hukum terhadap teror penyiraman air keras kepada Andrie Yunus melalui #KamiMataAndrie.
Lihat SemuaAsterisk di Kata Perempuan: Simbol Perlawanan di Peringatan International Women's Day Yogyakarta
Penulis Virliya Putricantika11 Maret 2026
Simbol asterisk menegaskan perjuangan yang inklusif bagi ragam identitas gender. Menyuarakan kritik terhadap ketimpangan, perampasan ruang hidup, hingga dampak MBG.
Karaoke di Yogyakarta, Menuntut Negara
Penulis Virliya Putricantika21 Februari 2026
Karaoke WNI Mumet bukan demonstrasi biasa. Bisa dilakukan kapan pun di mana pun sambil tetap berisik menuntut pada negara.
Menengok Namu Buku
Penulis Virliya Putricantika28 Januari 2026
Namu Buku salah satu toko buku baru di Yogyakarta. Kota gudeg ini sedikitnya memiliki sekitar 29 toko buku.
Situs KawalKeadilan, Wadah untuk Masyarakat Sipil yang Kritis
Penulis Virliya Putricantika27 Januari 2026
Kolektif masyarakat sipil meluncurkan situs kawalkeadilan.com. Mengungkap kesewenang-wenangan negara terhadap warga yang menyuarakan kritik.
Para Pencari Keadilan
Penulis Virliya Putricantika25 Januari 2026
Sejumlah aksi solidaritas untuk Affan Kurniawan dan kecewa terhadap kebijakan negara, sejumlah orang muda termasuk di Bandung ditangkap dan disidangkan.
Surat Solidaritas Mengalir untuk Tahanan Politik Bandung
Penulis Virliya Putricantika12 Januari 2026
Kisah tahanan politik Bandung dan pembatasan kebebasan berekspresi. Ekspresi di media sosial jadi jerat pidana oleh negara.
Rojul dan Opik Tos Uih!
Penulis Virliya Putricantika4 Januari 2026
“Tegaklah seperti di awal! Tetap melawan! Jangan diam!”
Menikmati Payau di Utara Yogyakarta
Penulis Virliya Putricantika8 Desember 2025
Pameran tunggal Iwan Yusuf bertajuk Payau di Yogyakarta, merefleksikan kembali perjalanan berkeseniannya selama dua dekade.
RESENSI BUKU: Saman, Kali ini Pertaruhan Milik Kita!
Penulis Virliya Putricantika26 Oktober 2025
Saman lahir bersamaan dengan masa reformasi. Cetakan pertamanya April 1998, sebulan menjelang keruntuhan masa Orde Baru yang dipimpin Suharto.












