-

Penulis
Abah Omtris
Tunduk pada rezim algoritma. (Ilustrasi: Bawana Helga Firmansyah/BandungBergerak)SUDUT LAIN BANDUNG: Dari Barometer Musik ke Barometer Algoritma
PENULIS Abah Omtris 18 Juli 2026
Algoritma bekerja secara halus. Ia tidak perlu membungkam kritik. Ia hanya perlu memberi penghargaan lebih besar pada apa yang cepat menarik perhatian.
Lihat SemuaSUDUT LAIN BANDUNG: Ruang Hidup Bandung dan Amanat Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945
Penulis Abah Omtris11 Juli 2026
Konstitusi tidak mewariskan negara sebagai tuan tanah. Ia mewariskan tanggung jawab agar setiap jengkal bumi tetap menjadi ruang hidup yang adil bagi seluruh rakyat.
SUDUT LAIN BANDUNG: Pariwisata adalah Akibat, Bukan Tujuan Kebudayaan
Penulis Abah Omtris4 Juli 2026
Yogyakarta memberikan pelajaran yang layak direnungkan: bahwa menghormati seorang penyair menjadi bagian dari strategi membangun peradaban kota.
SUDUT LAIN BANDUNG: Ketika Bahaya Asbes Belum Menjadi Kesadaran Publik
Penulis Abah Omtris27 Juni 2026
Persoalan asbes bukan hanya tentang material bangunan. Ia adalah persoalan tentang bagaimana sebuah kota melindungi warganya.
SUDUT LAIN BANDUNG: Mengembalikan Bandung kepada Warga
Penulis Abah Omtris20 Juni 2026
Revolusi akuntabilitas menjadi upaya panjang mengembalikan negara pada prinsip dasarnya: melindungi warga, menegakkan hukum, dan memastikan keadilan jadi kenyataan.
SUDUT LAIN BANDUNG: Ketika Bandung Terlalu Sibuk Menikmati Sandiwara
Penulis Abah Omtris13 Juni 2026
Masyarakat perlahan kehilangan kebiasaan menguji informasi secara kritis. Kita lebih tertarik mengikuti kontroversi dibandingkan menelaah dampak keputusan publik.
SUDUT LAIN BANDUNG: Sampah dan Kegagalan Membangun Peradaban Kota
Penulis Abah Omtris6 Juni 2026
Sampah adalah cermin peradaban. Dan cara sebuah kota memperlakukan sampahnya sering kali menunjukkan seberapa jauh kota itu berhasil membangun kesadaran warganya.
SUDUT LAIN BANDUNG: Ketika Reformasi Kehilangan Jiwanya
Penulis Abah Omtris30 Mei 2026
Pada akhirnya, kekuasaan yang paling kuat adalah kekuasaan yang membuat masyarakat merasa bahwa diam adalah pilihan paling aman.
SUDUT LAIN BANDUNG: Di Bawah Lampu Merah Pasirkaliki Mereka Hanya Boleh Memeluk Bulan
Penulis Abah Omtris23 Mei 2026
Selama anak-anak masih berdiri di bawah lampu merah hingga larut malam, sementara kota sibuk merayakan dirinya sendiri: untuk siapa sebenarnya kebudayaan dirayakan?
SUDUT LAIN BANDUNG: Bandung, Jawa Barat, dan Warisan Politik Paramiliter
Penulis Abah Omtris16 Mei 2026
Warisan politik Orde Baru tidak benar-benar hilang. Ia justru beradaptasi dengan demokrasi elektoral dan ekonomi informal perkotaan.







