-

Penulis
Abah Omtris
Komunitas ManjingManjang yang digagas pemusik balada di Kota Bandung. (Foto: Dokumentasi Abah Omtris)SUDUT LAIN BANDUNG: ManjingManjang, Ketika Perjumpaan Musisi Balada Menjadi Gerakan
PENULIS Abah Omtris 8 Agustus 2026
ManjingManjang lahir dari kegelisahan. Di tengah berbagai slogan tentang kreativitas dan kemajuan, musik balada masih terus memperjuangkan haknya untuk didengar.
Lihat SemuaSUDUT LAIN BANDUNG: Ketika Gerakan Balada di Bandung Mencari Ruang
Penulis Abah Omtris31 Juli 2026
Dari Balada Siluman Jumat Tapi Sore menuju ManjingManjang, titik awal perjalanan gerakan balada di Bandung untuk menjaga ruang perjumpaan.
SUDUT LAIN BANDUNG: Balada dan Ingatan Sebuah Kota
Penulis Abah Omtris25 Juli 2026
Balada bukan sekadar pilihan musikal. Ia adalah cara memandang dunia. Di dalamnya ada perjumpaan antara lagu, sastra, diskusi, dan kegelisahan sosial.
SUDUT LAIN BANDUNG: Dari Barometer Musik ke Barometer Algoritma
Penulis Abah Omtris18 Juli 2026
Algoritma bekerja secara halus. Ia tidak perlu membungkam kritik. Ia hanya perlu memberi penghargaan lebih besar pada apa yang cepat menarik perhatian.
SUDUT LAIN BANDUNG: Ruang Hidup Bandung dan Amanat Pasal 33 Ayat (3) UUD 1945
Penulis Abah Omtris11 Juli 2026
Konstitusi tidak mewariskan negara sebagai tuan tanah. Ia mewariskan tanggung jawab agar setiap jengkal bumi tetap menjadi ruang hidup yang adil bagi seluruh rakyat.
SUDUT LAIN BANDUNG: Pariwisata adalah Akibat, Bukan Tujuan Kebudayaan
Penulis Abah Omtris4 Juli 2026
Yogyakarta memberikan pelajaran yang layak direnungkan: bahwa menghormati seorang penyair menjadi bagian dari strategi membangun peradaban kota.
SUDUT LAIN BANDUNG: Ketika Bahaya Asbes Belum Menjadi Kesadaran Publik
Penulis Abah Omtris27 Juni 2026
Persoalan asbes bukan hanya tentang material bangunan. Ia adalah persoalan tentang bagaimana sebuah kota melindungi warganya.
SUDUT LAIN BANDUNG: Mengembalikan Bandung kepada Warga
Penulis Abah Omtris20 Juni 2026
Revolusi akuntabilitas menjadi upaya panjang mengembalikan negara pada prinsip dasarnya: melindungi warga, menegakkan hukum, dan memastikan keadilan jadi kenyataan.
SUDUT LAIN BANDUNG: Ketika Bandung Terlalu Sibuk Menikmati Sandiwara
Penulis Abah Omtris13 Juni 2026
Masyarakat perlahan kehilangan kebiasaan menguji informasi secara kritis. Kita lebih tertarik mengikuti kontroversi dibandingkan menelaah dampak keputusan publik.
SUDUT LAIN BANDUNG: Sampah dan Kegagalan Membangun Peradaban Kota
Penulis Abah Omtris6 Juni 2026
Sampah adalah cermin peradaban. Dan cara sebuah kota memperlakukan sampahnya sering kali menunjukkan seberapa jauh kota itu berhasil membangun kesadaran warganya.








