• Penulis

    T. Bachtiar

Peta lokasi penjual bubur lemu dan kupat tahu di luas pasar Pameungpeuk, Garut. Kedua makanan inilah yang selalu ditunggu-tunggu setiap kali Ema pergi ke pasar di pagi hari. (Gambar peta: T Bachtiar)

Ingatan Masa Kecil 1965-1970 (28): Rasa Makanan yang Lekat dalam Ingatan

PENULIS T. Bachtiar 13 Oktober 2021

Inilah bubur lemu paling enak sedunia. Tidak ada lagi tandingannya, karena di tempat lain tak ada bubur lemu dengan pemanis entén cair.

Ingatan Masa Kecil 1965-1970 (27): Kegembiraan di Gulita Malam

Penulis T. Bachtiar6 Oktober 2021

Wow…. Supa lumar! Kagum sekali saya menyaksikan jamur yang menyala. Semua terkagum-kagum.

Ingatan Masa Kecil 1965-1970 (26): Kegembiraan di Malam Purnama

Penulis T. Bachtiar29 September 2021

Di setiap malam dengan terang bulan, anak-anak bermain di lahan kosong milik Pak Patih. Yang besar bermain galah dan gurila, yang kecil bermain turih oncom.

Ingatan Masa Kecil 1965-1970 (25): Helikopter Herkules Mendarat di Lapangan Darmabakti

Penulis T. Bachtiar22 September 2021

Rasanya tak bosan-bosan mengagumi bentuk helikopter yang besar itu. Gagah sekali tampaknya. Kami berkhayal bisa masuk ke dalam dan melihat-lihat bagaimana isinya.

Ingatan Masa Kecil 1965-1970 (24): Mandiri dalam Peralatan Rumah Tangga dan Pertanian

Penulis T. Bachtiar15 September 2021

Hingga akhir 1960-an para tukang sanggup mencukupi kebutuhan warga di Pameungpeuk, Garut. Serbuan peralatan dari luar mulai awal 1970-an menyingkirkan peran mereka.

Ingatan Masa Kecil 1965-1970 (23): Berendam di Ci Palebuh sebelum Disunat

Penulis T. Bachtiar8 September 2021

Di kampung, sunat terasa sangat menyenangkan. Dihadiahi baju dan sarung baru, disuguhi bakakak ayam bakar dan masakan lain, serta diberi uang oleh para tetangga.

Ingatan Masa Kecil 1965-1970 (22): Macam-macam Cara dan Alat Menangkap Ikan

Penulis T. Bachtiar1 September 2021

Di kampung, anak-anak memiliki sekian banyak cara dan alat untuk menangkap ikan. Mulai dari memancing hingga memasang bubu. Dari ngurek sampai ngobor dan nua.

Ingatan Masa Kecil 1965-1970 (21): Paila, Paceklik karena Dua Kali Gagal Panen

Penulis T. Bachtiar25 Agustus 2021

Pada tahun 1960-an, warga Pameungpeuk pernah mengalami dua kali gagal panen. Pertama akibat kemarau panjang, kedua akibat hama tikus. Warga pun menderita kelaparan.

Ingatan Masa Kecil 1965-1970 (20): Gotong-royong Menggotong Rumah

Penulis T. Bachtiar18 Agustus 2021

Sedikitnya ada enam orang yang memikul di bagian depan rumah, enam orang di bagian belakang, serta masing-masing enam orang di sisi kiri dan kanan.

Ingatan Masa Kecil 1965-1970 (19): Kemeriahan Agustusan di Pameungpeuk

Penulis T. Bachtiar11 Agustus 2021

Jalan-jalan menjadi bersih. Pagarnya rapi dengan warna putih. Bendera berkibar-kibar. Bunga-bunga menghias gapura.

Lihat Semua