Surat Terbuka untuk Mahasiswa, Perempuan, dan Seluruh Elemen Masyarakat yang Hari ini Menjadi Suara Rakyat

Penulis Endang Susanti (Mamak Bersuara)7 Agustus 2026

Semoga suara rakyat tidak pernah dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai pengingat bahwa demokrasi hanya akan hidup selama rakyatnya tetap berani peduli.

PAYUNG HITAM #79: Mengingat Kembali Sebuah Tulisan tentang Kesetaraan, Patriarki, dan Beban Menjadi Laki-laki

Penulis Chan6 Agustus 2026

Patriarki sering dipahami semata-mata sebagai sistem yang menempatkan laki-laki di atas perempuan. Pemahaman itu tidak sepenuhnya keliru, tetapi juga belum lengkap.

Teater Sapu Tangan Jelaga: Di Antara Adat dan Kebebasan Perempuan

Penulis Anisa Putri Balqis3 Agustus 2026

Lewat kisah sebuah desa rekaan, Niskala Anagata menampilkan wajah adat yang rumit: menjadi pelindung sekaligus alat untuk membungkam pilihan perempuan.

Sambat MBG di Taman Kota bersama Indung Bandung Ngariung

Penulis Virliya Putricantika23 Juli 2026

“Kalau ibu-ibu udah turun (ke jalan), berarti (keadaan) udah gawat banget…”

Menstruasi dan Harga Mahal yang Harus Dibayar Perempuan

Penulis Alya Fitri Ramadhani 21 Juli 2026

Setiap bulan datang, setiap bulan juga menjadi beban. Menstruasi justru menyeret mereka ke dalam jeruji period poverty yang sulit dientaskan.

RESENSI BUKU: Di Victoria Park Bukan Sekadar Kisah Sedih Buruh Migran Perempuan

Penulis Muhamad Rafi 5 Juli 2026

Buku Tentang Sedih di Victoria Park memperlihatkan bagaimana para pekerja migran perempuan membangun solidaritas dan berbagi kesedihan.

Kontroversi Lagu Bupati Purwakarta, Mengapa Humor Seksis Dianggap Lumrah dan Lucu oleh Pejabat Publik?

Penulis Retna Gemilang3 Juli 2026

Lagu Bupati Purwakarta memperlihatkan bagaimana candaan yang merendahkan perempuan masih diproduksi di ruang publik, di saat tingginya kekerasan berbasis gender .

Catatan untuk Tiga Pemimpin Jawa Barat yang Terus Mereproduksi Nilai Patriarki

Penulis Arini Joesoef 2 Juli 2026

Perempuan selalu dinilai dari tubuh, status perkawinan, dan persepsi moral masyarakat, bukan sebagai individu yang memiliki martabat dan hak yang sama.

Telat Kuliah karena Antre BBM, Alfina Memilih Turun ke Jalan

Penulis Yopi Muharam18 Juni 2026

Bersama Malika dan mahasiswi lainnya di Bandung, ia menyuarakan keresahan perempuan atas kenaikan biaya hidup dan kebijakan yang dinilai menjauh dari reformasi.

Ketika Panel Surya Menutup Waduk Cirata, Suara Perempuan Ikut Tenggelam

Penulis Muhammad Jadid Alfadlin 14 Juni 2026

Di tengah janji pembangunan dan lapangan kerja dengan pembangunan PLTS Cirata, perempuan menghadapi beban ekonomi, tanpa dilibatkan dalam pengambilan keputusan.

Lihat Semua
image
//