ESAI TERPILIH MARET 2026: dari Disarankan di Bandung hingga Gerakan Perempuan

Penulis Tim Redaksi16 April 2026

Esai Terpilih bulan Maret 2026 mengulas beragam tema, di antaranya tentang gerakan perempuan yang bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional.

Potret Opresi Perempuan di Tengah Penghidupan Perkebunan Salak Banjarnegara

Penulis Arkan Labib Afkari 10 April 2026

Perempuan hadir di setiap lini penghidupan perkebunan salak di Banjarnegara dan berpotensi menjadi aktor perubahan. Perannya kerap diabaikan.

RESENSI BUKU: Perlawanan Sunyi Kaum Hawa Melalui Cerpen

Penulis Retna Gemilang19 Maret 2026

Antologi cerpen "Perempuan yang Menulis Langit dari Bandung" memperlihatkan bagaimana perlawanan tidak dengan teriakan, tetapi dengan bercerita.

MAHASISWA BERSUARA: Perempuan sebagai Kekuatan Revolusioner Melawan Ketidakadilan Gender

Penulis Dea Melrisa Agnesia 18 Maret 2026

Perjuangan perempuan tidak boleh berhenti pada pengakuan simbolik. Perjuangan menuju kesetaraan gender masih panjang dan membutuhkan komitmen kolektif.

Ngariung Wanoja: Suara Perempuan yang Menolak Diam dalam Menghadapi Kekerasan

Penulis Insan Radhiyan Nurrahim, 16 Maret 2026

Ruang diskusi Ngariung Wanoja menjadi tempat bagi perempuan untuk berbagi kisah tentang kekerasan, diskriminasi, dan perjuangan mereka. Menumbuhkan solidaritas.

Dari Kopo ke Saparua, Konvoi Solidaristreet Mengantar Sahur bagi Perempuan Tunawisma Bandung

Penulis Maisan Rachman12 Maret 2026

Aksi Solidaristreet Chapter 10 membagikan makanan dan pakaian hangat sepanjang jalan kota, sembari menyuarakan kritik terhadap ketimpangan sosial di Kota Bandung.

Asterisk di Kata Perempuan: Simbol Perlawanan di Peringatan International Women's Day Yogyakarta

Penulis Virliya Putricantika11 Maret 2026

Simbol asterisk menegaskan perjuangan yang inklusif bagi ragam identitas gender. Menyuarakan kritik terhadap ketimpangan, perampasan ruang hidup, hingga dampak MBG.

PELAJAR BERSUARA: Feminisme antara Pengistimewaan yang Disalahartikan dan Kesetaraan yang Belum Tercapai

Penulis Adiya Rafa Nugraha10 Maret 2026

Feminisme bukan tentang pengistimewaan perempuan. Inti dari gerakan ini adalah kesetaraan hak, kesempatan, dan tanggung jawab antara perempuan dan laki-laki.

Dari Femisida hingga Upah 500 Ribu Rupiah, Seratus Tuntutan Perempuan di IWD Bandung

Penulis Fitri Amanda 9 Maret 2026

Massa menyoroti kekerasan berbasis gender, hak cuti pekerja perempuan yang kerap diabaikan, hingga kondisi kerja rentan di sektor pendidikan dan industri kreatif.

MAHASISWA BERSUARA: Setara di Layar, Timpang di Kehidupan Nyata: Kesetaraan Gender dan Generasi yang Terlalu Cepat Merasa Selesai

Penulis Ariel Reza Adrian8 Maret 2026

Kesetaraan tampil sebagai simbol modernitas, bukan sebagai praktik sosial yang sungguh sungguh dihidupi.

Lihat Semua
image
image
//