RESENSI BUKU: Perlawanan Sunyi Kaum Hawa Melalui Cerpen
Penulis Retna Gemilang19 Maret 2026
Antologi cerpen "Perempuan yang Menulis Langit dari Bandung" memperlihatkan bagaimana perlawanan tidak dengan teriakan, tetapi dengan bercerita.
MAHASISWA BERSUARA: Perempuan sebagai Kekuatan Revolusioner Melawan Ketidakadilan Gender
Penulis Dea Melrisa Agnesia 18 Maret 2026
Perjuangan perempuan tidak boleh berhenti pada pengakuan simbolik. Perjuangan menuju kesetaraan gender masih panjang dan membutuhkan komitmen kolektif.
Ngariung Wanoja: Suara Perempuan yang Menolak Diam dalam Menghadapi Kekerasan
Penulis Insan Radhiyan Nurrahim, 16 Maret 2026
Ruang diskusi Ngariung Wanoja menjadi tempat bagi perempuan untuk berbagi kisah tentang kekerasan, diskriminasi, dan perjuangan mereka. Menumbuhkan solidaritas.
Dari Kopo ke Saparua, Konvoi Solidaristreet Mengantar Sahur bagi Perempuan Tunawisma Bandung
Penulis Maisan Rachman12 Maret 2026
Aksi Solidaristreet Chapter 10 membagikan makanan dan pakaian hangat sepanjang jalan kota, sembari menyuarakan kritik terhadap ketimpangan sosial di Kota Bandung.
Asterisk di Kata Perempuan: Simbol Perlawanan di Peringatan International Women's Day Yogyakarta
Penulis Virliya Putricantika11 Maret 2026
Simbol asterisk menegaskan perjuangan yang inklusif bagi ragam identitas gender. Menyuarakan kritik terhadap ketimpangan, perampasan ruang hidup, hingga dampak MBG.
PELAJAR BERSUARA: Feminisme antara Pengistimewaan yang Disalahartikan dan Kesetaraan yang Belum Tercapai
Penulis Adiya Rafa Nugraha10 Maret 2026
Feminisme bukan tentang pengistimewaan perempuan. Inti dari gerakan ini adalah kesetaraan hak, kesempatan, dan tanggung jawab antara perempuan dan laki-laki.
Dari Femisida hingga Upah 500 Ribu Rupiah, Seratus Tuntutan Perempuan di IWD Bandung
Penulis Fitri Amanda 9 Maret 2026
Massa menyoroti kekerasan berbasis gender, hak cuti pekerja perempuan yang kerap diabaikan, hingga kondisi kerja rentan di sektor pendidikan dan industri kreatif.
MAHASISWA BERSUARA: Setara di Layar, Timpang di Kehidupan Nyata: Kesetaraan Gender dan Generasi yang Terlalu Cepat Merasa Selesai
Penulis Ariel Reza Adrian8 Maret 2026
Kesetaraan tampil sebagai simbol modernitas, bukan sebagai praktik sosial yang sungguh sungguh dihidupi.
MAHASISWA BERSUARA: Perempuan Terpinggirkan dalam Riuh Pembangunan
Penulis Roes Davina Syarla Anggana 6 Maret 2026
Perempuan kehilangan ruang sebagai subjek sosial, sekaligus dibebani tanggung jawab reproduktif yang tetap berjalan dalam kondisi semakin rapuh.
MAHASISWA BERSUARA: Perempuan Indonesia di Persimpangan: Ketika Hukum Progresif Gagal Menaklukkan Patriarki Ekonomi
Penulis Mohammad Farhan Kholil5 Maret 2026
Akar ketidaksetaraan terletak lebih dalam, yaitu pada arsitektur ekonomi yang mengeksploitasi kerja perempuan tanpa mengakuinya sebagai kontribusi produktif.








