Dua Puluh Tahun Intan Paramaditha Menuliskan Cerita Perempuan Monster

Penulis Salma Nur Fauziyah22 Januari 2026

Intan Paramaditha mengisi diskusi buku di Bandung. Mendapatkan pertanyaan apakah ia pernah mengalami pengalaman horor?

RESENSI BUKU: Ketika Kekerasan Seksual di Ruang Digital Merembet ke Fisik

Penulis Retna Gemilang18 Januari 2026

Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) yang merembet ke dunia nyata, banyak menyasar perempuan dan anak.

Historiografi Gelombang Demonstrasi di Kota Bandung 2025: Kriminalisasi dan Belenggu Terhadap Perempuan

Penulis Muhammad Akmal Firmansyah7 Januari 2026

Kriminalisasi aktivis, represi aparat, dan aksi teatrikal perempuan menandai kemarahan warga atas kebijakan negara sepanjang 2025.

Menjahit Luka Bumi, Membasuh Air Mata Perempuan

Penulis Taufik Hidayat5 Januari 2026

Dari greenwashing hingga kriminalisasi, bisa dilihat suatu pola besar berulang. Ada benang merah yang menghubungkan eksploitasi alam dengan penindasan perempuan.

PULIHKAN LUKA TAK KASAT MATA: Perempuan Difabel Masih Terpinggirkan dari Layanan Kesehatan

Penulis Awla Rajul5 Januari 2026

Survei HWDI dan Koalisi PRIMA di 48 puskesmas menunjukkan rendahnya aksesibilitas infrastruktur, dan anggaran layanan kesehatan, terutama bagi perempuan difabel.

Menolak Perampasan Suara Perempuan

Penulis Nabilah Ayu Lestari29 Desember 2025

Momentum 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (HAKTP) yang diperingati setiap akhir tahun menjadi simbol perlawanan perempuan.

ULAS FILM: Menilik Fenomena Akar Rumput di Pantura dalam Film Pangku

Penulis Nabilah Ayu Lestari29 Desember 2025

Film Pangku membongkar realitas di akar rumput di Pantura. Tradisi kopi pangku menggambarkan ketimpangan ekonomi dan gender.

Kisah Para Perempuan di Tengah Perampasan Lahan di Nusantara

Penulis Salma Nur Fauziyah21 Desember 2025

Buku Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di Kampung Kami didiskusikan di Perpustakaan Bunga di Tembok. Memuat pengalaman perempuan menghadapi konflik agraria.

Kelas Liar Besar Membedah Hak Asasi Manusia, Oligarki, dan Kebutuhan Kekuatan Kolektif

Penulis Nabilah Ayu Lestari18 Desember 2025

Kekuatan kolektif dan partisipasi politik berbasis hak asasi manusia serta kepemimpinan perempuan menjadi kunci di era penyempitan demokrasi.

MAHASISWA BERSUARA: Salah Menafsir Kodrat Perempuan

Penulis Mikaela Dian Sasami17 Desember 2025

Ketidaksetaraan gender tidak muncul dari kodrat biologis, tetapi dari konstruksi sosial yang keliru dan politis.

Lihat Semua
image
//