Delapan Seniman Perempuan di Pameran Banda Indung #2

Penulis Alysha Ramaniya Wardhana10 Februari 2026

Pameran yang diselenggarakan komunitas Senimom ini berlangsung 24 Januari hingga 15 Februari 2026 di de Braga by ARTOTEL, Jalan Braga, Bandung.

MAHASISWA BERSUARA: Menggugat Peminggiran Perempuan Korban Morphing AI

Penulis Siti Nurjanah7 Februari 2026

Tanpa perubahan cara pandang yang mendasar, kekerasan yang dialami perempuan berisiko terus dipahami sebagai efek samping dari kecanggihan teknologi semata.

MAHASISWA BERSUARA: Ketika Negara Membiarkan Perempuan Menjadi Tumbal Judi Online

Penulis Berlian Putri Maharani3 Februari 2026

Judi online bekerja dengan logika yang nyaris identik dengan colonial extractive economy: tubuh rakyat dijadikan sumber daya yang harus diperas tanpa henti.

MAHASISWA BERSUARA: Selaput Dara dan Kuasa Sosial, Bagaimana Keperawanan Menjadi Instrumen Disiplin Tubuh Perempuan

Penulis Lovely Margareth Debora Sara Tampubolon 30 Januari 2026

Keperawanan tidak melindungi perempuan, tidak memuliakan moralitas, dan tidak menjamin kehormatan siapa pun.

Gelanggangnya Para Wanoja di Rumawat Padjadjaran, Mematahkan Mitos Perempuan tidak Boleh Main Alat Musik Tradisional Sunda

Penulis Tim Redaksi26 Januari 2026

Komunitas Puspa Karima mengusung visi misi bahwa perempuan bukan sekadar pelengkap dalam kesenian Sunda. Menjadi yang pertama pentas di Rumawat Padjadjaran Unpad.

Dua Puluh Tahun Intan Paramaditha Menuliskan Cerita Perempuan Monster

Penulis Salma Nur Fauziyah22 Januari 2026

Intan Paramaditha mengisi diskusi buku di Bandung. Mendapatkan pertanyaan apakah ia pernah mengalami pengalaman horor?

RESENSI BUKU: Ketika Kekerasan Seksual di Ruang Digital Merembet ke Fisik

Penulis Retna Gemilang18 Januari 2026

Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) yang merembet ke dunia nyata, banyak menyasar perempuan dan anak.

Historiografi Gelombang Demonstrasi di Kota Bandung 2025: Kriminalisasi dan Belenggu Terhadap Perempuan

Penulis Muhammad Akmal Firmansyah7 Januari 2026

Kriminalisasi aktivis, represi aparat, dan aksi teatrikal perempuan menandai kemarahan warga atas kebijakan negara sepanjang 2025.

Menjahit Luka Bumi, Membasuh Air Mata Perempuan

Penulis Taufik Hidayat5 Januari 2026

Dari greenwashing hingga kriminalisasi, bisa dilihat suatu pola besar berulang. Ada benang merah yang menghubungkan eksploitasi alam dengan penindasan perempuan.

PULIHKAN LUKA TAK KASAT MATA: Perempuan Difabel Masih Terpinggirkan dari Layanan Kesehatan

Penulis Awla Rajul5 Januari 2026

Survei HWDI dan Koalisi PRIMA di 48 puskesmas menunjukkan rendahnya aksesibilitas infrastruktur, dan anggaran layanan kesehatan, terutama bagi perempuan difabel.

Lihat Semua
image
//