Kabinet Bayangan dan Batas Imajinasi Oposisi Masyarakat Sipil
Penulis Martin Dennise Silaban 18 Agustus 2026
Apakah keberadaan kabinet bayangan dapat memperbesar kapasitas warga dan organisasi warga untuk mengawasi dan memengaruhi kekuasaan?
Krisis Politik, Ekonomi, Moril, dan Kewibawaan: Membaca Kembali ‘Pedoman Kehidupan Bangsa’ Karya Sjahrir
Penulis Aditya Rachman 4 Agustus 2026
Kemunduran demokrasi, krisis kebebasan sipil, krisis kepercayaan publik, maupun penegakan hukum yang tunduk pada kekuasaan menjadikan krisis politik semakin tajam.
MAHASISWA BERSUARA: Teror Pocong dan Logika Ketakutan Kekuasaan
Penulis Adzin Aris Aniq Adani25 Juni 2026
Logika pocong yang meneror merupakan metafor yang menggambarkan kondisi perpolitikan kita hari ini.
Korupsi MBG dan Ironi di Balik Geng IPB University
Penulis Ishak Wiraatmaja24 Juni 2026
IPB tidak dibangun untuk menjadi pelayan kekuasaan yang pragmatis. IPB dibangun dalam jalan perjuangan untuk rakyat.
SUDUT LAIN BANDUNG: Ketika Reformasi Kehilangan Jiwanya
Penulis Abah Omtris30 Mei 2026
Pada akhirnya, kekuasaan yang paling kuat adalah kekuasaan yang membuat masyarakat merasa bahwa diam adalah pilihan paling aman.
PELAJAR BERSUARA: Menjawab Kaburnya Batas antara Pakar dan Pemengaruh, Mengutuk Otoritas Pakar
Penulis Nayla Wulandari26 Mei 2026
Dogma itu akhirnya melanggengkan konstruk masyarakat yang tetap bungkam terhadap kekuasaan yang menindas.
Prabradox: Antara Retorika Kerakyatan dan Praktik Kekuasaan
Penulis Fauzan Anwar Z 13 Mei 2026
Paradoks dalam politik mungkin tak bisa dihindari. Namun ketika ia berulang dan semakin kasat mata, ia berhenti menjadi strategi dan mulai terlihat sebagai masalah.
Bahasa, Kekuasaan, dan Kenyamanan yang Menipu
Penulis Ibram Ibrahim1 Mei 2026
Selama kita masih menelan kata-kata tanpa mempertanyakannya, selama itu juga kita akan terus dijinakkan–pelan-pelan, rapi, dan hampir tanpa rasa sakit.
SUDUT LAIN BANDUNG: Reformasi Jilid II #3: Oligarki dan Demokrasi yang Tersandera
Penulis Abah Omtris28 Maret 2026
Oligarki tidak selalu hadir dalam bentuk konglomerasi besar. Ia juga dapat hadir dalam bentuk hubungan kekuasaan di tingkat lokal.
Politik Antiasing di Indonesia dan Mengapa Kekuasaan Doyan Memakainya
Penulis Zen RS25 Maret 2026
“Asing” tidak pernah dijelaskan karena fungsinya memang untuk dieksploitasi.








