-

Penulis
Muhammad Akmal Firmansyah
Foto bersama diskusi Dongeng Aki-Aki Dalam Semangat Baru, Kedai Jante, Jalan Garut, Kota Bandung, Minggu, 22 Februari 2026. (Foto: Muhammad Akmal/BandungBergerak)Membaca Semangat Baru Mikihiro Moriyama untuk Eksistensi Bahasa Sunda di Era Digital
PENULIS Muhammad Akmal Firmansyah 24 Februari 2026
Buku Semangat Baru karya Mikihiro Moriyama menyelami hubungan saling mempengaruhi antara kolonialisme, budaya cetak, dan sastra Sunda Abad ke-19.
Lihat SemuaApa yang Membuat Pelajar Bandung Rentan Secara Mental?
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah20 Februari 2026
Tekanan generasi digital, minimnya rasio konselor sekolah, dan lambannya respons sosial memperbesar risiko depresi hingga perilaku menyakiti diri.
Mendaras Ajengan Anjing, Menyalak dari Sisi Harak
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah14 Februari 2026
Pengantar diskusi novel Ajengan Anjing karya Ridwan Malik di Bunga di Tembok, Bandung. Dogma hadir tidak menghardik, ia hadir dengan bercerita.
Riwayat Cetakan Bawah Tanah, dari Zaman Kolonial hingga Algoritma
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah13 Februari 2026
Zine bukan sekadar estetika. Sejarah cetakan membentang dari zaman Tirto Adhi Soerjo hingga zine hari ini.
Di Balik Gerbang Tertutup Bandung Zoo: 711 Satwa, 124 Pekerja, dan Transisi yang Menggantung
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah12 Februari 2026
Penutupan dan pencabutan izin konservasi memicu ketidakpastian bagi pekerja dan satwa. Pemerintah menyatakan negara hadir, namun di lapangan muncul kekhawatiran.
Kebun Binatang Bandung Ditutup, Satwa dan Warga Kecil Terjepit
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah6 Februari 2026
Di tengah konflik izin dan aset daerah Kebun Binatang Bandung, kesejahteraan satwa, hak-hak pekerja, dan mata pencaharian warga sekitar terancam.
Dari Insinerator ke RDF, Bandung Terjebak Solusi Palsu Sampah
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah6 Februari 2026
Setelah teknologi pembakaran dilarang karena berbahaya, WALHI Jabar menilai RDF tetap berisiko dan mendesak Pemkot Bandung beralih ke pemilahan sampah dari sumber.
Unggahan Kritis Berujung Penjara, Tujuh Anggota Kelompok Cemara Divonis Bersalah
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah3 Februari 2026
Tujuh orang muda Bandung divonis enam bulan penjara meski unggahan mereka di media sosial tentang demonstrasi Agustus dinilai tak berdampak luas.
RUU Perbukuan Belum Menjawab Masalah Struktural Literasi
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah28 Januari 2026
RUU Perbukuan belum kontekstual dan belum menjamin kebebasan berekspresi dalam ekosistem literasi. Pembredelan buku dan penolakan diskusi jadi isu.
Kesaksian Ai dan Ade, Ketika Hujan Deras dan Gerakan Tanah Melenyapkan Keluarga dan Rumah di Cisarua dalam Sekejap
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah26 Januari 2026
Puluhan keluarga terimbas longsor Cisarua. Pencarian korban berlanjut di tengah tantangan tanah labil. Lebih dari tujuh puluh korban masih hilang.








