-
Penulis
Ernawatie Sutarna
Lapangan Sinapeul Lembang. (Foto: Ernawati Sutarna)KABANDANG LEMBANG #3: Melarung Trauma Sejarah Masa Lalu di Lapangan Sinapeul
PENULIS Ernawatie Sutarna 5 Oktober 2026
Warga Desa Gudang Kahuripan berhasil meredam cerita kelam Lapangan Sinapeul dengan gelombang keriaan warga yang memanfaatkan keberadaan lapangan itu.
Lihat SemuaKABANDANG LEMBANG #2: Trek Lari Pagi Favorit dari Rumah ke Lapangan Sinapeul
Penulis Ernawatie Sutarna23 September 2026
Melihat barisan tanaman selada, kubis, serta tomat yang tertata rapi dan tampak berkilauan diterpa sinar matahari, ternyata sangat menyenangkan.
KABANDANG LEMBANG #1: Menjadi Warga Baru Kampung Andir
Penulis Ernawatie Sutarna14 September 2026
Sejak hari pertama, aroma hutan perlahan menghapus bau hangus yang sesekali masih datang mengganggu.
JEJAK PENA SEORANG TENTARA: Trisnoyuwono di Mata Anak, Teman, dan Karyanya
Penulis Ernawatie Sutarna10 Januari 2026
Trisnoyuwono, seorang dengan latar belakang kompleks. Ia tentara, jurnalis, dan sastrawan. Satu karyanya menggambarkan konflik batin di masa revolusi.
JEJAK PENA SEORANG TENTARA: Seabad Sastrawan Trisnoyuwono
Penulis Ernawatie Sutarna1 Desember 2025
Trisnoyuwono, sastrawan yang pernah berkarier di pasukan elite militer. Putrinya, Tristianti Sintawardani atau Sinta Trisnoyuwono, menulis puisi untuknya.
MULUNG TANJUNG #12: Hanjuang dan Handeuleum, Tanaman yang Erat dengan Urang Sunda
Penulis Ernawatie Sutarna13 November 2025
Tanaman hanjuang dan handeuleum memiliki tempat tersindiri dalam kultur Sunda. Kedua tanaman ini disebut-sebut di dongeng dan naskah kuno.
Mulung Tanjung #11: Pamali, Kearifan Lokal Masyarakat Sunda Beranjak Terlupakan
Penulis Ernawatie Sutarna29 Oktober 2025
Orang tua Sunda zaman dulu menggunakan istilah pamali sebagai bagian dari pendidikan untuk anak-anaknya. Dewasa ini budaya pamai mulai ditinggalkan.
Mulung Tanjung #10: Menikmati Gending Karesmen si Kabayan Jadi Dukun di Unpad
Penulis Ernawatie Sutarna2 Oktober 2025
Gending karesmen atawa opera Sunda diperkenalkan R. Machyar Angga Kusumadinata sekitar 1926. Memadukan sastra, kawih, dan gamelan.
Mulung Tanjung #9: Berbahasa Sunda tidak Harus jadi Cameuh
Penulis Ernawatie Sutarna7 September 2025
Kesalahan penulisan bahasa Sunda sudah sering terjadi termasuk di instansi-instansi pemerintah di Jawa Barat. Wilujeng, bukan wilujeung.
MULUNG TANJUNG #8: Upaya Menjaga Umur Panjang Bahasa Daerah dengan Fiksi Mini Sunda
Penulis Ernawatie Sutarna2 September 2025
Fiksi mini Sunda sama redupnya dengan fiksi mini Indonesia. Di kalangan pegiat sastra Sunda muncul kekhawatiran punahnya pengguna bahasa daerah.










