Ruang yang Hilang, Kota yang Mati Rasa: Dago Elos, Sukahaji, Melankolia di Kolong, dan Bagaimana Kita Merayakan Hidup
Penulis JIM 15 Agustus 2026
Ruang yang hidup adalah ruang yang menolak mengasingkan, menolak jadi melulu transaksional. Seperti yang terjadi di Dago Elos, Sukahaji, dan Melankolia di Kolong.
RUU HAM Dianggap Belum Mempertegas Tanggung Jawab Negara Melindungi Hak Warga
Penulis Nabil Aflah Aulia1 Agustus 2026
Kritik mencakup pengaturan hak atas hunian, kebebasan beragama, independensi Komnas HAM, hingga proses legislasi yang dinilai belum terbuka.
Dari Kolong Jalan Layang Pasupati, Warga Dago Elos Mengabarkan Perjuangan yang Belum Usai
Penulis Yopi Muharam20 Juli 2026
“Makanya narasi kami itu adalah ya (PK 2) ini adalah upaya hukum terakhir bagi warga Dago Elos.”
Warga Dago Elos Membawa Isu Palestina dan Sengketa Tanah ke Festival Asia Afrika
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah13 Juli 2026
Warga Dago Elos untuk menyampaikan aspirasi kepada peserta internasional, sekaligus mengawal proses PK kedua sengketa lahan yang telah berlangsung hampir satu dekade
Infrastruktur Sebagai Penjara: Catatan dari Pinggir Kota Bandung
Penulis JIM 19 Juni 2026
Tidak semua perampasan ruang butuh buldoser. Kadang cukup butuh waktu, dan kesabaran modal untuk menunggu sampai warga menyerah sendiri.
Deru Musik di Kampung Kota, Aktivasi Seni Membela Warga Dago Elos
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah3 Juni 2026
Festival musik eksperimental di Dago Elos menjadikan seni bukan sekadar pertunjukan, melainkan strategi menjaga ruang hidup dan membangun solidaritas.
Persib Juara Tiga Kali Beruntun, Euforia Bobotoh Menjelma Solidaritas dan Berkah Ekonomi Warga Bandung
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah25 Mei 2026
Gelar juara Persib Bandung tak hanya memicu pesta di jalan, tetapi juga menghadirkan ruang kebersamaan, suara warga Dago Elos, hingga rezeki pedagang kecil.
Saat Persib Menang, Dago Elos Melawan
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah18 Mei 2026
Nobar Persib vs PSM Makassar di Terminal Dago bukan sekadar perayaan sepak bola, tetapi juga ruang solidaritas warga yang masih menanti putusan PK sengketa tanah.
Menonton Pesta Babi di Kampung yang Sedang Melawan
Penulis Insan Radhiyan Nurrahim, 13 Mei 2026
Di tengah penantian putusan PK kedua, warga Dago Elos memadukan nobar Persib dengan pemutaran film tentang perjuangan mempertahankan tanah.
Kemenangan Tertunda di Dago Elos: Berlebaran Sambil Tetap Melawan
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah22 Maret 2026
“Kemenangan seutuhnya belum kita dapatkan sebelum warga benar-benar menang di Mahkamah Agung.”










