Warga Dago Elos Menanti PK Kedua: Sepuluh Tahun Mempertahankan Tanah

Penulis Muhammad Jadid Alfadlin 27 Agustus 2026

Putusan pidana terhadap Muller bersaudara menjadi novum bagi PK Kedua. Perjuangan warga Dago Elos menegaskan bahwa tanah untuk rakyat.

Tiga Tahun Setelah Tragedi 14 Agustus, Dago Elos Mengubah Luka Menjadi Panggung

Penulis Jawahir Alma'ani 24 Agustus 2026

Rangkaian acara peringatan tragedi 14 Agustus menjadi ruang bagi warga untuk merawat ingatan tentang kekerasan, sejarah, dan ruang bermain anak.

Ruang yang Hilang, Kota yang Mati Rasa: Dago Elos, Sukahaji, Melankolia di Kolong, dan Bagaimana Kita Merayakan Hidup

Penulis JIM 15 Agustus 2026

Ruang yang hidup adalah ruang yang menolak mengasingkan, menolak jadi melulu transaksional. Seperti yang terjadi di Dago Elos, Sukahaji, dan Melankolia di Kolong.

RUU HAM Dianggap Belum Mempertegas Tanggung Jawab Negara Melindungi Hak Warga

Penulis Nabil Aflah Aulia1 Agustus 2026

Kritik mencakup pengaturan hak atas hunian, kebebasan beragama, independensi Komnas HAM, hingga proses legislasi yang dinilai belum terbuka.

Dari Kolong Jalan Layang Pasupati, Warga Dago Elos Mengabarkan Perjuangan yang Belum Usai

Penulis Yopi Muharam20 Juli 2026

“Makanya narasi kami itu adalah ya (PK 2) ini adalah upaya hukum terakhir bagi warga Dago Elos.”

Warga Dago Elos Membawa Isu Palestina dan Sengketa Tanah ke Festival Asia Afrika

Penulis Muhammad Akmal Firmansyah13 Juli 2026

Warga Dago Elos untuk menyampaikan aspirasi kepada peserta internasional, sekaligus mengawal proses PK kedua sengketa lahan yang telah berlangsung hampir satu dekade

Infrastruktur Sebagai Penjara: Catatan dari Pinggir Kota Bandung

Penulis JIM 19 Juni 2026

Tidak semua perampasan ruang butuh buldoser. Kadang cukup butuh waktu, dan kesabaran modal untuk menunggu sampai warga menyerah sendiri.

Deru Musik di Kampung Kota, Aktivasi Seni Membela Warga Dago Elos

Penulis Muhammad Akmal Firmansyah3 Juni 2026

Festival musik eksperimental di Dago Elos menjadikan seni bukan sekadar pertunjukan, melainkan strategi menjaga ruang hidup dan membangun solidaritas.

Persib Juara Tiga Kali Beruntun, Euforia Bobotoh Menjelma Solidaritas dan Berkah Ekonomi Warga Bandung

Penulis Muhammad Akmal Firmansyah25 Mei 2026

Gelar juara Persib Bandung tak hanya memicu pesta di jalan, tetapi juga menghadirkan ruang kebersamaan, suara warga Dago Elos, hingga rezeki pedagang kecil.

Saat Persib Menang, Dago Elos Melawan

Penulis Muhammad Akmal Firmansyah18 Mei 2026

Nobar Persib vs PSM Makassar di Terminal Dago bukan sekadar perayaan sepak bola, tetapi juga ruang solidaritas warga yang masih menanti putusan PK sengketa tanah.

Lihat Semua
image
//