MAHASISWA BERSUARA: Setara di Layar, Timpang di Kehidupan Nyata: Kesetaraan Gender dan Generasi yang Terlalu Cepat Merasa Selesai
Penulis Ariel Reza Adrian8 Maret 2026
Kesetaraan tampil sebagai simbol modernitas, bukan sebagai praktik sosial yang sungguh sungguh dihidupi.
MAHASISWA BERSUARA: Bencana sebagai Politik, Politik sebagai Bencana: Anatomi Banjir Sumatra 2025
Penulis Muhammad Andi Firmansyah4 Maret 2026
Apa yang selama ini tersembunyi dalam rencana tata ruang, lembar perizinan, dan spreadsheet fiskal tiba-tiba mewujudkan dirinya sebagai bencana.
MAHASISWA BERSUARA: Kompromi Elite di Balik Wacana Pilkada oleh DPRD
Penulis Sidik Permana28 Februari 2026
Lagipula, praktik culas politisi tidak akan hilang dengan mengubah model pemilihannya semata.
RUU Masyarakat Adat: Tertunda 16 Tahun, Masyarakat Adat Terus Terabaikan
Penulis Retna Gemilang27 Februari 2026
Kurangnya komitmen politik dan regulasi membuat hak-hak masyarakat adat semakin terpinggirkan, konflik agraria dan ketidakjelasan kewenangan meningkat.
Bandung: Antara Kreativitas dan Intrik Politik
Penulis Kiki Esa Perdana 19 Februari 2026
Bandung adalah contoh nyata bagaimana budaya populer dan politik saling berhubungan, namun secara rumit.
SUDUT LAIN BANDUNG: Keberlanjutan Pembangunan Bandung yang Tersandera Politik Tanpa Imajinasi
Penulis Abah Omtris14 Februari 2026
Politik dijalankan seperti panggung kompetisi citra. Sementara itu, krisis ekologis terus berjalan tanpa jeda.
Ketika Tertawa Harus Berhadapan dengan Hukum
Penulis Insan Radhiyan Nurrahim, 10 Februari 2026
Aksi Pandji Pragiwaksono di acara Mens Rea Netflix berbuntut panjang. Komika Bandung meyakini materi Mens Rea berangkat dari fakta.
Membaca Ulang Tan Malaka Lewat Buku Naar De Republiek Indonesia
Penulis Malika Shafa Nur Fadiya4 Februari 2026
Melalui buku Naar De Republiek Indonesia: Edisi Kritis 100 Tahun, Zen RS menggali relevansi pemikiran politik Tan Malaka hari ini.
SUDUT LAIN BANDUNG: Pergerakan Bandung dan Etika Sunyi Rahman Tolleng
Penulis Abah Omtris31 Januari 2026
Mengingat Rahman Tolleng bukanlah nostalgia kosong. Ia pengingat bahwa pernah ada generasi yang menganggap politik sebagai soal martabat, bukan sekadar strategi.
MAHASISWA BERSUARA: Bencana Alam dan Logika Busuk yang Tampak Waras
Penulis Rahmat Setiawan 27 Januari 2026
Bencana ekologis hari ini justru dipahami sebagai takdir alam, bukan akibat dari kebijakan politik dan ekonomi.









