Refleksi Teologi Kristen dan Aksi Kamisan di Indonesia
Penulis Eliezer Mei Kriswanto13 Mei 2026
Dalam kegigihan Aksi Kamisan, Tuhan tidak absen tetapi hadir secara mendalam. Tuhan tidak bekerja melalui dominasi, tetapi melalui solidaritas dan harapan.
RESENSI BUKU: Iman, Takdir, dan Kerapuhan Mental Generasi Muda
Penulis Fabian Satya Rabani25 April 2026
Novel Berpayung Tuhan karya Jaquenza Eden menawarkan refleksi yang emosional. Mengingatkan pentingnya empati dan mengajak pembaca memahami iman serta takdir.
MAHASISWA BERSUARA: Menulis Jurnal, Refleksi, dan Kejujuran Personal
Penulis Razwalia Ryandini Lesmana12 Januari 2026
Dengan mencatat emosi, kita sebenarnya sedang mengelolanya. Journaling menjadi media untuk melepaskan dan menghubungkan emosi.
Refleksi 2025: Mengapa Isu Kontroversi Ijazah Jokowi Berkepanjangan?
Penulis Mang Sawal22 Desember 2025
Kasus kontroversi ijazah Jokowi menjadi cerminan cara masyarakat Indonesia menghadapi informasi di era digital.
Tragedi di Balik Ambruknya Bangunan Pesantren: Refleksi atas Komersialisasi Iman
Penulis Didin Tulus9 Oktober 2025
Kita merindukan pesantren yang kembali pada khitahnya: sebagai rumah peradaban yang memanusiakan, melindungi, dan mencerahkan.
Indonesia Emas dalam Pola Tiga, Refleksi Jejak Mesin Tik Maestro Jakob Sumardjo
Penulis Sophan Ajie7 September 2025
Jejak pemikiran Jakob Sumardjo mengingatkan bahwa merawat kebudayaan demi masa depan Indonesia adalah amanat kosmos, bukan sebagai beban politik (kekuasaan).
RESENSI BUKU: Paulo Freire dan Guru sebagai Pekerja Budaya
Penulis Laila Nursaliha6 September 2025
Buku Pengajar sebagai Pekerja Budaya karya Paulo Freire berisi refleksi mengenai praktik pendidikan yang autentik dan bermakna.
Sebuah Refleksi tentang Sepi
Penulis Wahyu Agil Permana25 Juni 2025
Dunia modern menciptakan lebih banyak alat untuk menghindari sepi, tetapi semakin menenggelamkan kita di dalamnya.
MAHASISWA BERSUARA: Refleksi Represifitas Aparat dalam Aksi Tolak RUU TNI
Penulis Muhammad Dzacky16 April 2025
Tindakan represif aparat berseragam pada massa aksi penolakan RUU TNI mencederai demokrasi. Seharusnya rakyat diberikan ruang dan tidak direpresi.
Refleksi Lebaran, Apa Salah Masyarakat Sipil?
Penulis Ignatius Bintang Bala Surya 31 Maret 2025
Kritik seharusnya dianggap sebagai bentuk partisipasi publik dan bukan sebagai ancaman yang perlu direspons dan ditanggapi dengan nada sindiran atau ejekan.







