Merebut Kembali Narasi Ruang Publik di Bandung
Penulis Ryan D.Afriliyana 16 September 2026
Di balik ruang Kota Bandung yang semakin sempit, penggusuran dan privatisasi ruang publik terjadi semakin masif.
Seniman Bandung Turun ke Jalan, Mengapa Kondisi Buruk di Negeri ini Penting untuk Disuarakan?
Penulis Yopi Muharam15 September 2026
Aksi para seniman yang digagas Aliansi Bandung Ngajoak (ABN) mengkritik carut-marut proyek MBG, persoalan sampah, hingga penggusuran lapak-lapak pedagang.
PKL Bandung Ditertibkan, ke Mana Mereka Berjualan?
Penulis Tim Redaksi1 September 2026
Sedikitnya sepuluh titik PKL ditertibkan sepanjang 2026. Pemerintah menyebut relokasi dan kompensasi bukan kewajiban, sementara pedagang kehilangan ruang usaha.
Tiga Tahun Setelah Tragedi 14 Agustus, Dago Elos Mengubah Luka Menjadi Panggung
Penulis Jawahir Alma'ani 24 Agustus 2026
Rangkaian acara peringatan tragedi 14 Agustus menjadi ruang bagi warga untuk merawat ingatan tentang kekerasan, sejarah, dan ruang bermain anak.
RUU HAM Dianggap Belum Mempertegas Tanggung Jawab Negara Melindungi Hak Warga
Penulis Nabil Aflah Aulia1 Agustus 2026
Kritik mencakup pengaturan hak atas hunian, kebebasan beragama, independensi Komnas HAM, hingga proses legislasi yang dinilai belum terbuka.
Kota dan Akal-akalan Penggusuran
Penulis Jejen Jaelani31 Juli 2026
Penggusuran pedagang kaki lima merupakan bentuk perampasan hak kelompok ekonomi rentan untuk berpartisipasi dalam produksi dan pemanfaatan ruang kota.
Bandung Spirit, Solidaritas yang Masih Hidup Dirawat Warga
Penulis Fitri Amanda 15 Juli 2026
Pengusulan kawasan Asia Afrika sebagai Warisan Dunia sedang diuji. Masih relevankah Bandung Spirit?
Infrastruktur Sebagai Penjara: Catatan dari Pinggir Kota Bandung
Penulis JIM 19 Juni 2026
Tidak semua perampasan ruang butuh buldoser. Kadang cukup butuh waktu, dan kesabaran modal untuk menunggu sampai warga menyerah sendiri.
Deru Musik di Kampung Kota, Aktivasi Seni Membela Warga Dago Elos
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah3 Juni 2026
Festival musik eksperimental di Dago Elos menjadikan seni bukan sekadar pertunjukan, melainkan strategi menjaga ruang hidup dan membangun solidaritas.
Menonton Pesta Babi di Kampung yang Sedang Melawan
Penulis Insan Radhiyan Nurrahim, 13 Mei 2026
Di tengah penantian putusan PK kedua, warga Dago Elos memadukan nobar Persib dengan pemutaran film tentang perjuangan mempertahankan tanah.











