AKU DAN BUKU-BUKU PRAM #15: Mengenal Nasionalisme Bukan Versi Penguasa

Penulis Yopi Muharam1 April 2025

Makna nasionalisme dijejalkan oleh penguasa dan para buzzernya. Nasionalisme dari Pramoedya Ananta Toer dipraktikkan rakyat kecil.

AKU DAN BUKU-BUKU PRAM #14: Mengapa Harus Kartini

Penulis Aldy Istanzia Wiguna26 Maret 2025

Kartini dan Pramoedya Ananta Toer adalah prosa perlawanan itu sendiri. Keduanya melawan dengan kertas dan pena.

AKU DAN BUKU-BUKU PRAM #13: Tentang Keberanian untuk Menentukan Sikap

Penulis Bawana Helga Firmansyah16 Maret 2025

Membaca Pram seperti menggali diri kita yang hilang, yang tertimbun oleh rasa takut yang kita tumpuk setiap hari oleh rutinitas dan kerumunan-kerumunan digital.

AKU DAN BUKU-BUKU PRAM #12: Apa Katamu tentang Indonesia Hari Ini, Pram?

Penulis Virliya Putricantika14 Maret 2025

Kalau hari ini Pram masih ada, apa yang akan dia lakukan? Kalau ia diberikan kesempatan berbicara pada orang muda, apa yang akan ia ceritakan?

Pram dan Ode buat Kota

Penulis Yogi Esa Sukma Nugraha9 Maret 2025

Menilik kembali keresahan Pramoedya Ananta Toer saat menulis surat terbuka di Majalah Merdeka untuk wali kota dan masyarakat Jakarta pada pertengahan tahun 1957.

Belajar dari Pram, Minke, dan Bangsa yang Tengah Mendewasa

Penulis Abraham Asadel Achwan7 Maret 2025

Pramoedya Ananta Toer menggambarkan benih kebangkitan nasional melalui sudut pandang seorang pemuda pribumi bernama Minke.

AKU DAN BUKU-BUKU PRAM #11: Bioskop Dulu, Baru Buku

Penulis Pasa Hobi Dermawan Supriyadi7 Maret 2025

Satu per satu buku saya bersihkan dengan teliti. Tampaklah novel Bumi Manusia terbitan Lentera Dipantara tahun 2019 yang lalu segera saya pinjam.

AKU DAN BUKU-BUKU PRAM #10: Bersama Perempuan-perempuan yang Membebaskan Diri dari Belenggu Ragam Penindasan

Penulis Claudia Destianira6 Maret 2025

Di hadapan berbagai ketidakmungkinan, Gadis Pantai tetap menatap mata orang-orang yang merenggut penghidupannya dengan berani.

PERAYAAN SEABAD PRAM DI BANDUNG: Menutup dengan Menggelinding 1

Penulis Rayhan Yuditra Fawwaz5 Maret 2025

Buku Menggelinding 1 ditulis Pramoedya Ananta Toer setelah ia keluar dari pengasingan di Pulau Buru, ketika ia masih diawasi ketat dan dilarang berbicara.

AKU DAN BUKU-BUKU PRAM #9: Menulis Setelah Bumi Manusia

Penulis Rizki Sanjaya4 Maret 2025

Baru sejak menamatkan Bumi Manusia-lah saya meyakini bahwa menulis merupakan jalan hidup yang harus saya jalani.

Lihat Semua
//