Kartini dan Perjuangan Kesetaraan Perempuan Indonesia
Penulis Mudiyati Rahmatunnisa22 April 2026
Kartini sesungguhnya berbicara tentang kebebasan berpikir, kesetaraan martabat manusia, dan keberanian perempuan untuk terlibat dalam kehidupan publik.
MAHASISWA BERSUARA: Hari Kartini dan Kekerasan Terhadap Perempuan yang Masih Saja Terjadi
Penulis Pernando Philip Aigro Simbolon21 April 2026
Selama perempuan masih diposisikan sebagai objek dan pelecehan masih dianggap wajar, maka tidak ada alasan untuk mengatakan bahwa perjuangan Kartini telah selesai.
CERITA ORANG BANDUNG #111: Hari Kartini di Meja Sibuk Guru Honorer
Penulis Retna Gemilang21 April 2026
Hari-hari panjang seorang guru honorer di Bandung timur. Jul memanggul banyak peran: mengajar, mengurus administrasi, dan membagikan MBG sambil menunggu upah kecil.
Kartini dan Semangat Kesetaraan dalam Refleksi 70 Tahun Konferensi Asia Afrika di Bandung
Penulis Salma Nur Fauziyah25 April 2025
Momen Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung diperingati dengan mendiskusikan buku Pramoedya Ananta Toer, Panggil Aku Kartini Saja.
Seandainya Kartini Masih Hidup di Tengah Maraknya Kasus Femisida di Tanah Air
Penulis Foggy FF22 April 2025
Kartini tak hanya memberikan kita inspirasi untuk mendobrak batasan sosial, tapi juga untuk berjuang agar perempuan memiliki kebebasan untuk hidup tanpa rasa takut.
Hari Kartini: Lebih dari Sekadar Kebaya, Saatnya Perempuan Bersuara
Penulis Fathan Muslimin Alhaq21 April 2025
Saatnya menjadikan Kartini sebagai simbol perlawanan terhadap segala bentuk pembungkaman perempuan. Mengenangnya tidak cukup dengan busana dan puisi.
AKU DAN BUKU-BUKU PRAM #14: Mengapa Harus Kartini
Penulis Aldy Istanzia Wiguna26 Maret 2025
Kartini dan Pramoedya Ananta Toer adalah prosa perlawanan itu sendiri. Keduanya melawan dengan kertas dan pena.
Raden Ajeng Kartini, di Balik Dinding Pingitan
Penulis Alda Agustine Budiono 21 April 2024
Semangat Kartini harus tetap menyala. Biar badan terkurung, pikiran tetap terbuka, tetap aktif melakukan apa yang bisa dikerjakan.
Membakar Semangat Clara Zetkin di Bandung #2: Api Kartini Menyuarakan Perlawanan Perempuan
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah16 Maret 2023
Pada konferensi perempuan internasional tahun 1907 di Jerman, Clara Zetkin mengusulkan Hari Wanita Internasional, hari perjuangan untuk persamaan hak dan perdamaian.
Membakar Semangat Clara Zetkin di Bandung #1: Api Kartini Menyuarakan Perlawanan Perempuan
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah10 Maret 2023
Reporter Majalah Api Kartini juga menyebut Presiden Sukarno menyinggung nama Clara Zetkin sebagai perempuan berpengaruh.
Nilai Juang Kartini di Masa Kini, Kesetaraan Gender dan Menghapus Patriarkisme
Penulis Adrian Aulia Rahman21 April 2022
Kesetaraan gender yang diperjuangkan Kartini adalah perjuangan bangsa Indonesia sepanjang masa, termasuk hari ini.
Semangat Kartini: Menjahit di Balik Jendela Penjara
Fotografer Prima Mulia21 April 2021
Di balik kungkungan teralis besi, semangat juang Kartini tampak lebih alami. Seperti yang bisa dilihat di Lapas Perempuan kelas IIA Bandung.
Semangat Kartini: Menjahit di Balik Jendela Penjara
Fotografer Prima Mulia21 April 2021
Di balik kungkungan teralis besi, semangat juang Kartini tampak lebih alami. Seperti yang bisa dilihat di Lapas Perempuan kelas IIA Bandung.
Semangat Kartini: Menjahit di Balik Jendela Penjara
Fotografer Prima Mulia21 April 2021
Di balik kungkungan teralis besi, semangat juang Kartini tampak lebih alami. Seperti yang bisa dilihat di Lapas Perempuan kelas IIA Bandung.
Semangat Kartini: Menjahit di Balik Jendela Penjara
Fotografer Prima Mulia21 April 2021
Di balik kungkungan teralis besi, semangat juang Kartini tampak lebih alami. Seperti yang bisa dilihat di Lapas Perempuan kelas IIA Bandung.
Semangat Kartini: Menjahit di Balik Jendela Penjara
Fotografer Prima Mulia21 April 2021
Di balik kungkungan teralis besi, semangat juang Kartini tampak lebih alami. Seperti yang bisa dilihat di Lapas Perempuan kelas IIA Bandung.
Semangat Kartini: Menjahit di Balik Jendela Penjara
Fotografer Prima Mulia21 April 2021
Di balik kungkungan teralis besi, semangat juang Kartini tampak lebih alami. Seperti yang bisa dilihat di Lapas Perempuan kelas IIA Bandung.










