SUDUT LAIN BANDUNG: Dari Aksi ke Aksi, Kedaulatan Tetap di Awan
Kita membutuhkan gerakan yang mampu membuat setiap aksi berarti bagi perjuangan berikutnya.
Abah Omtris31 Oktober 2026
Kumpulan tulisan dari Abah Omtris di BandungBergerak.id.
Kita membutuhkan gerakan yang mampu membuat setiap aksi berarti bagi perjuangan berikutnya.
Abah Omtris31 Oktober 2026
Mengapa pemenuhan kebutuhan dasar warga lebih sering dibingkai sebagai program bantuan, seolah-olah negara sedang bermurah hati kepada rakyatnya?
Abah Omtris24 Oktober 2026
Mengapa nama Jalan dr. Wisnoe Joedo kemudian tidak lagi digunakan dan berganti menjadi Jalan Bukit Jarian?
Abah Omtris17 Oktober 2026
Penertiban kios buku Cihapit seharusnya tidak dilihat semata sebagai persoalan PKL. Ia adalah cermin kecil bagaimana sebuah kota memperlakukan ingatannya sendiri.
Abah Omtris10 Oktober 2026
Bandung dan Cimahi mungkin memberikan gambaran kecil tentang serdadu dan masyarakat sipil bisa hidup berdampingan.
Abah Omtris3 Oktober 2026
Bandung memberi gambaran bahwa persoalan tanah di perkotaan tidak sederhana. Kasus Dago Elos menjadi contoh persoalan agraria bertemu dengan persoalan kota.
Abah Omtris26 September 2026
Kita tentu tidak ingin anak menjadi massa yang mudah digerakkan. Tetapi jawabannya bukan membuat mereka apolitis atau menjauhkan mereka dari kehidupan publik.
Abah Omtris19 September 2026
Hari Jadi Bandung seharusnya menjadi kesempatan untuk mempertanyakan apa yang belum selesai, apa yang mulai hilang, dan apa yang berpotensi mengancam masa depan.
Abah Omtris12 September 2026
Bandung tidak kekurangan seniman. Bandung juga tidak kekurangan kegelisahan.
Abah Omtris5 September 2026
Bandung bukan kota yang kekurangan seniman dengan gagasan dan pengalaman yang beragam. Mereka tidak selalu memiliki akses pada pintu yang sama.
Abah Omtris29 Agustus 2026
Bandung memiliki sejarah panjang sebagai ruang tumbuh musik, sastra, seni rupa, teater, desain, arsitektur, dan berbagai eksperimen kebudayaan.
Abah Omtris22 Agustus 2026
Kemerdekaan bersemayam pada keberanian rakyat mempertahankan martabat, tanah, dan ruang hidupnya.
Abah Omtris15 Agustus 2026
ManjingManjang lahir dari kegelisahan. Di tengah berbagai slogan tentang kreativitas dan kemajuan, musik balada masih terus memperjuangkan haknya untuk didengar.
Abah Omtris8 Agustus 2026
Dari Balada Siluman Jumat Tapi Sore menuju ManjingManjang, titik awal perjalanan gerakan balada di Bandung untuk menjaga ruang perjumpaan.
Abah Omtris31 Juli 2026
Balada bukan sekadar pilihan musikal. Ia adalah cara memandang dunia. Di dalamnya ada perjumpaan antara lagu, sastra, diskusi, dan kegelisahan sosial.
Abah Omtris25 Juli 2026
Algoritma bekerja secara halus. Ia tidak perlu membungkam kritik. Ia hanya perlu memberi penghargaan lebih besar pada apa yang cepat menarik perhatian.
Abah Omtris18 Juli 2026
Konstitusi tidak mewariskan negara sebagai tuan tanah. Ia mewariskan tanggung jawab agar setiap jengkal bumi tetap menjadi ruang hidup yang adil bagi seluruh rakyat.
Abah Omtris11 Juli 2026
Yogyakarta memberikan pelajaran yang layak direnungkan: bahwa menghormati seorang penyair menjadi bagian dari strategi membangun peradaban kota.
Abah Omtris4 Juli 2026
Persoalan asbes bukan hanya tentang material bangunan. Ia adalah persoalan tentang bagaimana sebuah kota melindungi warganya.
Abah Omtris27 Juni 2026
Revolusi akuntabilitas menjadi upaya panjang mengembalikan negara pada prinsip dasarnya: melindungi warga, menegakkan hukum, dan memastikan keadilan jadi kenyataan.
Abah Omtris20 Juni 2026
Masyarakat perlahan kehilangan kebiasaan menguji informasi secara kritis. Kita lebih tertarik mengikuti kontroversi dibandingkan menelaah dampak keputusan publik.
Abah Omtris13 Juni 2026
Sampah adalah cermin peradaban. Dan cara sebuah kota memperlakukan sampahnya sering kali menunjukkan seberapa jauh kota itu berhasil membangun kesadaran warganya.
Abah Omtris6 Juni 2026
Pada akhirnya, kekuasaan yang paling kuat adalah kekuasaan yang membuat masyarakat merasa bahwa diam adalah pilihan paling aman.
Abah Omtris30 Mei 2026
Selama anak-anak masih berdiri di bawah lampu merah hingga larut malam, sementara kota sibuk merayakan dirinya sendiri: untuk siapa sebenarnya kebudayaan dirayakan?
Abah Omtris23 Mei 2026
Warisan politik Orde Baru tidak benar-benar hilang. Ia justru beradaptasi dengan demokrasi elektoral dan ekonomi informal perkotaan.
Abah Omtris16 Mei 2026
Kekerasan aparat terhadap warga sipil, intimidasi pada kritik, hingga keterlibatan militer dalam urusan non-pertahanan perlahan dinormalisasi atas nama stabilitas.
Abah Omtris9 Mei 2026
Semangat Konferensi Asia-Afrika 1955 tidak lahir dari ruang kosong. Ia tumbuh dari kota yang memiliki kesadaran–bahwa ruang bukan hanya tempat, tetapi juga ingatan.
Abah Omtris2 Mei 2026
Narasi tentang Palestina bergerak di antara simpati dan kepentingan. Ia mengajarkan bahwa keadilan tidak pernah bisa dinegosiasikan tanpa konsekuensi.
Abah Omtris25 April 2026
Ketika politik luar negeri kehilangan dimensi moralnya, ia menjadi sekadar instrumen teknokratis yang dingin–tanpa arah, tanpa keberanian.
Abah Omtris18 April 2026
Sutan Sjahrir bersama tokoh-tokoh seperti U Nu dan Jayaprakash Narayan, mencoba merumuskan sosialisme Asia yang tidak sekadar meniru model Barat atau Timur.
Abah Omtris11 April 2026
Apakah ruang-ruang kebudayaan masih mampu menjaga tradisi yang menjadi napasnya, menjadi ruang di mana gagasan dipertarungkan dan pikiran kritis diperbaiki?
Abah Omtris4 April 2026
Oligarki tidak selalu hadir dalam bentuk konglomerasi besar. Ia juga dapat hadir dalam bentuk hubungan kekuasaan di tingkat lokal.
Abah Omtris28 Maret 2026
Sebagian besar aktivisme yang dahulu berada di garis depan gerakan kini telah masuk ke dalam struktur kekuasaan.
Abah Omtris21 Maret 2026
Oposisi tidak dibungkam, tetapi dilebur dalam kompromi. Demokrasi berjalan, tetapi daya koreksinya melemahkan.
Abah Omtris14 Maret 2026
Gerakan perempuan ke depan tidak bisa hanya mengandalkan simbol. Ia harus hadir dalam ruang-ruang konkret. Ia harus menjejak tanah, bukan hanya beredar di layar.
Abah Omtris7 Maret 2026
Teoekologi mengajak kita melihat krisis Bandung bukan sekadar soal drainase, banjir, atau longsor. Ia adalah krisis etika. Krisis relasi antara manusia dan bumi.
Abah Omtris28 Februari 2026
Tanpa pemetaan berbasis wilayah, kebijakan akan bersifat umum. Program dibuat dengan pendekatan seragam untuk konteks yang berbeda.
Abah Omtris21 Februari 2026
Politik dijalankan seperti panggung kompetisi citra. Sementara itu, krisis ekologis terus berjalan tanpa jeda.
Abah Omtris14 Februari 2026
Bencana yang terjadi di Bandung Raya merupakan gejala struktural dari cara negara memperlakukan ruang.
Abah Omtris9 Februari 2026
Mengingat Rahman Tolleng bukanlah nostalgia kosong. Ia pengingat bahwa pernah ada generasi yang menganggap politik sebagai soal martabat, bukan sekadar strategi.
Abah Omtris31 Januari 2026
Jika peristiwa Malari adalah jeritan keras atas ketimpangan, kemarahan hari ini lebih sunyi tetapi lebih luas.
Abah Omtris29 Januari 2026
Kota memang harus hijau, tetapi hijau secara ekologis, etis, dan berkeadilan.
Abah Omtris24 Januari 2026
Persoalan kebudayaan Kota Bandung bukan sekadar siapa yang duduk di DKKB atau siapa yang mundur. Itu hanya gejalanya, bukan sumber penyakitnya.
Abah Omtris21 Desember 2025
Banjir bandang 2025 bukan kecelakaan alam. Ia adalah kritik ekologis, kritik politik, dan kritik historis kepada negara yang gagal melindungi tanahnya dan rakyatnya.
Abah Omtris13 Desember 2025
Gelar Pahlawan seharusnya bukan alat politik, proyek romantisasi, atau pun mekanisme rehabilitasi sejarah. Gelar Pahlawan adalah cermin nilai moral tertinggi bangsa.
Abah Omtris18 November 2025
Renjana dalam konteks sosial hari ini bisa dibaca sebagai metafora dari Kota Bandung yang bergerak tanpa arah batin.
Abah Omtris7 November 2025
Seni dan budaya tidak bisa diatur seperti perizinan bangunan atau sertifikasi usaha. Ia bergerak lewat gagasan, solidaritas, dan dialog.
Abah Omtris28 Oktober 2025
Seni mungkin tak mampu mengubah struktur kuasa secara langsung, tetapi ia mampu menyalakan bara kesadaran yang pada akhirnya menggoyahkan ketidakadilan.
Abah Omtris21 Oktober 2025
Kasus Bandung Zoo hanyalah satu potret kecil dari peta besar kekuasaan yang kini mencengkeram ruang-ruang publik di kota ini.
Abah Omtris13 Oktober 2025
Bukan bubarkan DPR, tapi mereformasi secara radikal lembaga perwakilan. DPR harus berfungsi sebagai arena politik rakyat, sekaligus menjalankan peran konstitusional.
Abah Omtris29 Agustus 2025