SEBELUM SABTU SORE #1: Kejomloan Dipaksakan Menjadi Masalah Pribadi dalam Struktur yang Diciptakan Negara

Penulis Yopi Muharam15 Februari 2025

Biaya hidup mahal, akses transportasi buruk, minimnya lapangan pekerjaan, dan mahalnya harga rumah mendorong orang-orang memilih melajang alias jomlo.

SABTU SORE #7: Menyibak Pembabatan Hutan di Kawasan Konservasi Melalui 17 Surat Cinta

Penulis Fitri Amanda 3 Desember 2024

Pembabatan hutan terjadi di mana-mana, mulai dari Aceh hingga kawasan konservasi di Bandung. Masa depan di ambang kehancuran.

SABTU SORE #8: Konser Di Antara Bunga dan Tembok, Suara Kritis dari Sudut Perpustakaan

Penulis Salma Nur Fauziyah3 Januari 2025

Konser musik Di Antara Bunga dan Tembok lahir dari pemaknaan terhadap idealisme kehidupan yang selalu membentur tembok kenyataan.

SABTU SORE #17: #IndonesiaGelap, Alasan Mahasiswa Harus Terus Melawan

Penulis Fauzan Rafles 24 Februari 2025

Mahasiswa harus terus merespons isu sosial yang terjadi. Mahasiswa juga bagian dari masyarakat.

Sabtu Sore #11: Ramalan Melemahnya Panji-panji Demokrasi Indonesia Beberapa Tahun ke Depan

Penulis Yopi Muharam6 Januari 2025

Sejak didirikan, Indonesia menganut sistem demokrasi. Banyak tatanan demokrasi yang dilanggar, antara lain menyempitnya kebebasan sipil.

SABTU SORE#1: Membicarakan Puisi Patah Hati, Menyemai Perpustakaan Bunga di Tembok

Penulis Fitri Amanda 14 Oktober 2024

Diskusi “Sabtu Sore: Tutorial Mengubah Sakit Hati Menjadi Puisi” sekaligus aktivasi pertama Bunga di Tembok sebagai perpustakaan komunitas.

SABTU SORE #18: Kelompok Minoritas Menyikapi Hidup di Tengah Diskriminasi

Penulis Yopi Muharam17 Maret 2025

Diskriminasi masih dialami oleh warga penganut agama minoritas di Bandung. Mereka bertahan dan berpegang teguh pada keyakinan.

SABTU SORE #13: Mendengar Kekhawatiran Warga Tampomas di Bawah Bayang-Bayang Mata Bor Geothermal

Penulis Muhammad Akmal Firmansyah21 Januari 2025

Gunung Tampomas, Sumedang sudah ditetapkan sebagai lokasi penambangan geothermal. Warga menolaknya karena dampak buruk yang ditimbulkan.

SABTU SORE #2: Bandung Itu Kota Romantis, tapi Bagi Siapa?

Penulis Fitri Amanda 21 Oktober 2024

Sejak dulu Bandung memang sudah memiliki kekontrasannya tersendiri. Ada romantisme tetapi ada juga kontradiksi, misalnya kemacetan dan stunting.

SABTU SORE #14: Melihat Kerusakan Lingkungan dari Kacamata Politik Hijau

Penulis Resha Allen Islamey 1 Februari 2025

Ancaman terhadap lingkungan semakin menjadi perhatian publik. Negara dan korporat menjadi aktor utama yang merusak lingkungan.

SABTU SORE #3: Menolak Standardisasi Kecantikan Perempuan dengan Pendidikan Gender

Penulis Muhammad Akmal Firmansyah28 Oktober 2024

Standardisasi Kecantikan perempuan banyak dipengaruhi faktor dari luar diri perempuan. Standar ini dibentuk kuasa laki-laki, kultur, dan industri.

SABTU SORE #15: Menunggu Wali Kota Bandung Punya Terobosan Mengatasi Kemacetan, Banjir, dan Sampah

Penulis Abdurrauf Syaban4 Februari 2025

Kemacetan, banjir, dan sampah menjadi sorotan orang-orang muda Bandung. Kuncinya dari tata kota yang selama ini buruk.

SABTU SORE #6: Perempuan di Panggung Politik, Dijegal Sistem dan Dipinggirkan Stigma Sosial

Penulis Awla Rajul25 November 2024

Rendahnya jumlah perempuan dalam pertarungan politik praktis di pilkada maupun pemilu nasional menunjukkan ada persoalan serius dalam hal keadilan gender.

PERAYAAN SEABAD PRAM DI BANDUNG: Gonjreng Sore Bersama Abah Omtris

Penulis Abdurrauf Syaban15 Februari 2025

Abah Omtris, musikus balada, merayakan seabad Pram di Bandung dengan musik akustik. Karya-karya Pram dekat dengan kehidupan rakyat kecil.

AGENDA BANDUNG: Kursus Filsafat, Lomba Menulis Esai Nasional, dan Menelusuri Bangunan Heritage, Sabtu, 17 September - 17 Oktober 2022

Penulis Iman Herdiana27 September 2022

Short Course Philosophy yang diadakan Fakultas Filsafat Universitas Katolik Parahyangan (Unpar). Kursus filsafat ini satu rangkaian dengan lomba menulis esai.

AGENDA BANDUNG: Jadwal Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas-puskesmas di Kota Bandung pada Sabtu 11 Februari 2023

Penulis Ahmad Fikri10 Februari 2023

Vaksinasi Covid-19 booster tahap 2 sudah dibuka untuk umum bagi warga dengan usia minimal 18 tahun. Masyarakat bisa mengaksesnya di Puskesmas.

AGENDA BANDUNG: Colloquium Philosophicum 2023 Fakultas Filsafat Unpar, Sabtu 8 Juli 2023

Penulis Ahmad Fikri12 Juni 2023

Seminar setengah hari dengan tema The Apocalypse of Civilization: in the Phantom of Creative Destruction: A Search for Meaning”.

BANDUNG HARI INI: 14 Tahun Sabtu Kelabu atau Tragedi AACC, Luka Besar Jagat Musik Bandung

Penulis Tri Joko Her Riadi9 Februari 2022

Pada 9 Februari 2008 malam, konser musik di Gedung AACC di Jalan Braga, Kota Bandung, berubah petaka. Sebelas orang remaja kehilangan nyawa akibat kehabisan oksigen.

Suatu Sore Bersama Jihan dan Ziddan

Fotografer Prima Mulia21 Agustus 2021

Jihan dan Ziddan, dua anak dari sekian banyak anak-anak Indonesia yang menjadi yatim piatu selama kecamuk Covid-19. Masa depan mereka memerlukan kebijakan negara.

Suatu Sore Bersama Jihan dan Ziddan

Fotografer Prima Mulia21 Agustus 2021

Jihan dan Ziddan, dua anak dari sekian banyak anak-anak Indonesia yang menjadi yatim piatu selama kecamuk Covid-19. Masa depan mereka memerlukan kebijakan negara.

Suatu Sore Bersama Jihan dan Ziddan

Fotografer Prima Mulia21 Agustus 2021

Jihan dan Ziddan, dua anak dari sekian banyak anak-anak Indonesia yang menjadi yatim piatu selama kecamuk Covid-19. Masa depan mereka memerlukan kebijakan negara.

Suatu Sore Bersama Jihan dan Ziddan

Fotografer Prima Mulia21 Agustus 2021

Jihan dan Ziddan, dua anak dari sekian banyak anak-anak Indonesia yang menjadi yatim piatu selama kecamuk Covid-19. Masa depan mereka memerlukan kebijakan negara.

Suatu Sore Bersama Jihan dan Ziddan

Fotografer Prima Mulia21 Agustus 2021

Jihan dan Ziddan, dua anak dari sekian banyak anak-anak Indonesia yang menjadi yatim piatu selama kecamuk Covid-19. Masa depan mereka memerlukan kebijakan negara.

Suatu Sore Bersama Jihan dan Ziddan

Fotografer Prima Mulia21 Agustus 2021

Jihan dan Ziddan, dua anak dari sekian banyak anak-anak Indonesia yang menjadi yatim piatu selama kecamuk Covid-19. Masa depan mereka memerlukan kebijakan negara.

Suatu Sore Bersama Jihan dan Ziddan

Fotografer Prima Mulia21 Agustus 2021

Jihan dan Ziddan, dua anak dari sekian banyak anak-anak Indonesia yang menjadi yatim piatu selama kecamuk Covid-19. Masa depan mereka memerlukan kebijakan negara.

Suatu Sore Bersama Jihan dan Ziddan

Fotografer Prima Mulia21 Agustus 2021

Jihan dan Ziddan, dua anak dari sekian banyak anak-anak Indonesia yang menjadi yatim piatu selama kecamuk Covid-19. Masa depan mereka memerlukan kebijakan negara.

//