MAHASISWA BERSUARA: Efek Domino MBG dan Ancaman Inflasi Pangan di Pasar Domestik
Penulis Rendi Fernando 9 Juni 2026
Belanja besar-besaran pemerintah lewat program MBG berpotensi memicu distorsi harga ditingkat konsumen serta memukul daya beli rakyat kecil.
Geotermal Masuk Gunung-gunung di Jawa Barat, Warga Khawatir Kehilangan Air dan Ruang Hidup
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah9 Juni 2026
Petani dan warga dari Ciremai, Tampomas, hingga Gede Pangrango menolak pengembangan panas bumi yang dinilai mengancam sumber air, lahan produktif, dan ruang hidup.
Persib Sudah Juara, Lantas Kota Bandung Kapan?
Penulis Acep Saepulloh 9 Juni 2026
Kita terlalu sering menggunakan kejayaan Persib sebagai candu untuk melupakan bobroknya fasilitas publik, hingga lupa menuntut hak kita sebagai warga kota.
KABAR DARI REDAKSI: Di Balik Menjamurnya Kafe di Bandung
Penulis Tim Redaksi9 Juni 2026
Dari komunitas kafe ke kafe, geliat industri kopi di Bandung menghadapi masalah keberlanjutan, tenaga kerja, minim dukungan regulasi.
MAHASISWA BERSUARA: Jalan Parakanmuncang Sumedang yang Tak Aman Bagi Pejalan Kaki
Penulis Akmal Fauzan8 Juni 2026
Sepanjang koridor Jalan Parakanmuncang Sumedang berdiri berbagai fasilitas publik dan institusi pendidikan dari berbagai jenjang, mulai dari TK hingga SMA.
Stigma Suanggi, Persekongkolan Dukun, dan Cacat Intelektual
Penulis Yuliana Wuwur8 Juni 2026
Suanggi dan dukun adalah dua sisi yang kontras dalam kehidupan sosial budaya masyarakat Desa Katakeja di Lembata, Nusa Tenggara Timur.
Menghadapi Kekerasan Seksual, Apa yang Bisa Kita Lakukan? JaRI dan ITB Hadirkan Ruang Belajar Daring untuk Publik
Penulis Insan Radhiyan Nurrahim, 8 Juni 2026
Melalui E-Learning JaRI x ITB, pengetahuan tentang pencegahan, pendampingan, dan penanganan korban kekerasan kini dapat diakses secara luas oleh masyarakat.
Mak Asih Melawan Godzilla El Nino: Bertani di Tengah Panas, Hama, dan Ancaman Gagal Panen
Penulis Retna Gemilang6 Juni 2026
Kisah petani perempuan di Cimincrang, Bandung yang menghadapi cuaca tak menentu, biaya produksi meningkat, dan risiko gagal panen.
Burung Migrasi dan Ancaman Kehidupannya di Ekosistem
Penulis Johan Iskandar6 Juni 2026
Aneka ragam tipe ekosistem di kawasan Bandung Raya dan sekitarnya menjadi kawasan penting untuk lintasan berbagai jenis burung migrasi.
SUDUT LAIN BANDUNG: Sampah dan Kegagalan Membangun Peradaban Kota
Penulis Abah Omtris6 Juni 2026
Sampah adalah cermin peradaban. Dan cara sebuah kota memperlakukan sampahnya sering kali menunjukkan seberapa jauh kota itu berhasil membangun kesadaran warganya.
Mahasiswa Papua di Bandung Soroti Deforestasi dan Militerisasi di Hari Lingkungan Hidup
Penulis Yopi Muharam6 Juni 2026
Aksi di Taman Cikapayang menyoroti deforestasi, konflik agraria, dan meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak pembangunan terhadap masyarakat adat.
NGABANDUNGAN: Pak Yanyan dan Guru Oemar Bakrie
Penulis Iman Herdiana6 Juni 2026
Suara dari Sukamiskin untuk guru honorer. Catatan terakhir Yanyan Herdiyan tentang profesi yang disebut pahlawan, tetapi terlalu lama dibiarkan berjuang sendiri.
Setelah Kios Omi Tergusur Ekskavator
Penulis Yopi Muharam5 Juni 2026
Setelah kiosnya dibongkar dalam penertiban PKL di Bandung, Omi Cibar kini tidur di emperan dan mengandalkan uang parkir 20 ribu rupiah sehari untuk bertahan hidup.
Kampus Bukan Dapur Negara: Menolak Reduksi Fungsi Perguruan Tinggi
Penulis Enaldi 5 Juni 2026
Jika negara ingin program Makan Bergizi Gratis (MBG) berhasil, jangan kecilkan peran kampus menjadi sekadar tempat memasak makanan.
PELAJAR BERSUARA: Tentang Pedal yang Menolak Tepi
Penulis Ilmam Rahmaan Devanda5 Juni 2026
Critical Mass menjadi ajang silaturahmi, sekaligus sebentuk “unjuk rasa” dalam gerakan menuntut hak keselamatan bersepeda yang selama ini masih terabaikan.
MAHASISWA BERSUARA: Saat Plastik Menjadi Hijau, Benarkah Bioplastik Ramah Lingkungan?
Penulis Selina Purnomo5 Juni 2026
Di balik citra hijaunya, bioplastik masih menyimpan berbagai persoalan yang jarang dibicarakan secara serius.
Untung Wardojo: Sesosok Puisi yang Keluyuran di Kota Bandung
Penulis Beni Anwar Z 4 Juni 2026
Untung Wardojo banyak menulis puisi tentang kritik sosial, eksistensial, bahkan spiritual. Tapi di sini saya tidak akan membahas puisinya.
Pesan Paus Leo XIV, Hari Kenaikan, dan Solidaritas Kristiani
Penulis Kevin Septian4 Juni 2026
Jika nurani kita tidak terusik dengan masalah kemanusiaan, berarti ada yang salah dengan cara kita beragama.
Lembaran Baru untuk Juan Setelah Bebas dari Rutan Kebon Waru
Penulis Yopi Muharam4 Juni 2026
Setelah menjalani hukuman dalam kasus perusakan pos polisi di Tasikmalaya, pemuda asal Ciamis itu keluar dari Rutan Kebon Waru. Memulai lembaran baru.
PAYUNG HITAM #77: Pesta Babi dan Kritik Terhadap Paradigma Pembangunan di Papua
Penulis Chan4 Juni 2026
Pesta Babi memotret watak pembangunan di Indonesia hari ini. Pembangunan yang ingin terlihat modern dan nasionalis, tetapi sering alergi terhadap kritik dari bawah.
Membaca Papan Nama Toko-toko di Cicadas sebagai Arsip Kota
Penulis Gan Gan Jatnika4 Juni 2026
Bagi mereka yang pernah tumbuh di Bandung pada era 1980-an dan 1990-an, setiap huruf di papan nama toko Cicadas menyimpan kenangan. Hasil karya pelukis reklame.
Menolak Menjadi Penonton: Membebaskan Persib dan Bobotoh dari Cengkeraman Masyarakat Tontonan
Penulis JIM 3 Juni 2026
Ke mana energi Bobotoh mengalir, siapa yang mengontrol arusnya? Seberapa jauh antusiasme kolektif tetap menyala ketika tidak ada pertandingan?
Kaido, Leviathan, dan MBG
Penulis Naufalul Ihya' Ulumuddin3 Juni 2026
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah wajah dari kontrak sosial bernama negara dengan kekuatan absolutnya. Indonesia hari ini adalah MBG.
CERITA GURU: Dari Kapur ke Kecerdasan Buatan, Jejak Tiga Generasi Membangun Peradaban Pendidikan Baru
Penulis Marlina3 Juni 2026
Peradaban tidak dibangun dalam satu generasi. Ia adalah hasil estafet panjang, di mana setiap generasi menyumbangkan perannya,
Deru Musik di Kampung Kota, Aktivasi Seni Membela Warga Dago Elos
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah3 Juni 2026
Festival musik eksperimental di Dago Elos menjadikan seni bukan sekadar pertunjukan, melainkan strategi menjaga ruang hidup dan membangun solidaritas.
Menjembatani Jurang Kampus dan Warga Lewat Kelas Liar
Penulis Retna Gemilang3 Juni 2026
Melalui perjumpaan langsung dengan komunitas difabel, pengguna transportasi publik, hingga warga kampung kota, peserta Kelas Liar bukan sekadar belajar teori.
Ilusi ‘Overrated’ di Panggung Termahal Sepak Bola
Penulis Taufik Hidayat3 Juni 2026
Fenomena pemain overrated di Premier League adalah paradoks modern. Ia adalah cermin dari industri hiburan yang telah melampaui hakikat olahraganya itu sendiri.
Buku Panduan Advokasi, Bekal bagi Pers Mahasiswa di Bandung dalam Menghadapi Represi
Penulis Muhammad Jadid Alfadlin 3 Juni 2026
Buku panduan advokasi bagi pers mahasiswa lahir dari situasi kerja-kerja jurnalistik yang rentan mengalami respresi dan intimidasi.
Seperti Mati Lampu, Mati Harapanku
Penulis Ica Wulansari2 Juni 2026
Kejadian padamnya listrik yang meliputi sebagian Sumatra (blackout) bukan yang pertama. Gambaran kondisi kelistrikan dan kesenjangannya di Indonesia.
Hukum yang Merisak Pesta
Penulis Valeri Jehanu2 Juni 2026
Chilling effect yang ditimbulkan jauh melampaui para terdakwanya. Ia menjalar kepada siapa pun yang menyaksikan.
Pameran Arsip Sejarah di Gedung Yayasan Dana Sosial Priangan: Siapa yang Akan Mewarisi Ingatan Tionghoa Indonesia?
Penulis Insan Radhiyan Nurrahim, 2 Juni 2026
Minimnya keterlibatan generasi muda dalam ruang-ruang sejarah dan budaya Tionghoa memunculkan kekhawatiran tentang pewarisan identitas.
Reformasi dan Luka yang Tersisa
Penulis Salman A Ridwan2 Juni 2026
Reformasi 1998 telah membawa perubahan pada politik secara prosedural. Namun secara substansi, ia terlihat gamang.
MAHASISWA BERSUARA: Melawan Gastrocolonialism, Meninjau Food Estate di Papua dan Pentingnya Hutan dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan
Penulis Manuella Princessa dan Grace Derio2 Juni 2026
Meskipun direncanakan sebagai jawaban dari masalah pangan, program lumbung pangan nasional justru menimbulkan masalah baru.
Kebebasan Berekspresi di Indonesia Terancam oleh Sensor dan Kriminalisasi
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah2 Juni 2026
Teror terhadap jurnalis, penangkapan ribuan demonstran, dan meningkatnya penyensoran diri menunjukkan tantangan baru kebebasan berekspresi di Indonesia.mu
Rayakan Persib Juara dengan Cara Berbeda, Bobotoh Kuliner Susuri Jejak Sejarah Kota Bandung
Penulis Yopi Muharam1 Juni 2026
Puluhan bobotoh mengikuti tur sejarah bertajuk Balik Bandung untuk mengenal asal-usul kota, bangunan bersejarah, hingga warisan budaya Sunda.
ESAI TERPILIH APRIL 2026: dari Sorotan Seorang Ibu pada MBG hingga Refleksi Reformasi 1998
Penulis Tim Redaksi1 Juni 2026
Kanal Esai BandungBergerak menayangkan sidikitnya 51 esai dari para penulis di Indonesia, mulai dari esai opini, Mahasiswa Bersuara, dan Pelajar Bersuara.
Pameran SatuKata Vol.2: Seni Bertahan Tanpa Harus Sembuh
Penulis Virani Rikza Oktavia1 Juni 2026
Karya-karya dalam pameran “SatuKata Vol.2” seolah mengatakan pada pengunjungnya bahwa resiliensi juga tentang menerima, mengelola, dan bertahan menghadapi trauma.
Ketika Trauma Kekerasan Seksual Menjadi Kanvas yang Melawan
Penulis Yopi Muharam31 Mei 2026
Melalui pameran Neo-Femisida, para seniman di Bandung menghadirkan arsip pengalaman, trauma, dan perlawanan terhadap berbagai bentuk kekerasan yang dialami perempuan
Hamparan Panel Surya dan Peminggiran Perempuan di Cirata
Penulis Fitri Amanda 30 Mei 2026
Kehadiran PLTS Terapung Cirata membuat banyak nelayan ikan dan petani keramba kehilangan pekerjaan. Para perempuan memikul beban ganda.
MAHASISWA BERSUARA: Pengakuan pada Becak di Bandung Berhenti Bersamaan dengan Matinya Pajak Kendaraan Mereka
Penulis Amni Isnaeni Rustam 30 Mei 2026
Keberadaan becak kini terasa semakin asing di ruang perkotaan. Ia tidak lagi dipandang sebagai bagian penting dari kehidupan kota.
NGABANDUNGAN: Dialog dengan Sampah
Penulis Iman Herdiana30 Mei 2026
Ketika politik lebih menyukai api dan kamera daripada perubahan perilaku pemilahan sampah Bandung Raya.
Babi, ‘Babi’, dan Pesta Babi
Penulis Anton Solihin30 Mei 2026
Sebelum “Pesta Babi” mewabah seperti saat ini, terdapat sejumlah film bertema babi. Dalam budaya popular, “babi” telah lama menjadi inspirasi.
SUDUT LAIN BANDUNG: Ketika Reformasi Kehilangan Jiwanya
Penulis Abah Omtris30 Mei 2026
Pada akhirnya, kekuasaan yang paling kuat adalah kekuasaan yang membuat masyarakat merasa bahwa diam adalah pilihan paling aman.
Pemerataan Kesejahteraan dan Omon-omon MBG
Penulis Ahmad Wahyudin29 Mei 2026
Pedagang kecil dihantam dari dua sisi: menanggung beban inflasi akibat MBG, tapi tidak pernah diajak mencicipi kue anggarannya.
MAHASISWA BERSUARA: Sebuah Alasan Mendukung Persib, Kisah Tentang Barudak
Penulis Fachriza Anugerah29 Mei 2026
Di kota-kota perantauan, Persib bukan lagi sekadar klub sepak bola, ia adalah manifesto solidaritas.
MAHASISWA BERSUARA: Self Reward, Kesehatan Mental, dan Pemborosan
Penulis Athanasia Adela Pratama Lili29 Mei 2026
Hubungan antara kondisi psikologis individu dan pola konsumsi mereka menjadi kunci untuk memahami kapan self reward berubah menjadi pemborosan
CERITA ORANG BANDUNG #113: Iwonk, Mencetak Keabadian Persib di Pinggiran Ciganitri
Penulis Prima Mulia29 Mei 2026
Siasat seni Iwonk merawat memori, mengukir simbol kehormatan untuk sosok-sosok di balik sejarah Persib Bandung.
Persib dan Politik Kebudayaan
Penulis Dodi Rokhdian28 Mei 2026
Loyalitas bobotoh Persib tidak selalu dibangun oleh kemenangan. Kadang justru tumbuh dari luka yang dipikul dan diwariskan bersama.
Sepenggal Potret Normalisasi Politik Kekuasaan di Indonesia, Siapa Sih Yang Benar?
Penulis Mang Sawal28 Mei 2026
Ada warga yang membela mati-matian penguasa, padahal bukan “buzzer”. Dia menilai kritik sebagai mengganggu stabilitas dan aktivis sebagai antek asing.
MAHASISWA BERSUARA: Rebottle Campus, Cara Sederhana Mengurangi Sampah Plastik di Lingkungan Kampus
Penulis Loveline Destin Hwang 28 Mei 2026
Banyak orang masih menganggap kegiatan memilah sampah sebagai sesuatu yang merepotkan dan tidak memberikan manfaat langsung
Renungan Perang di Ereveld Leuwigajah
Fotografer Prima Mulia23 Mei 2026
Peringatan korban Perang Dunia II di Ereveld Leuwigajah menjadi pengingat yang pahit, sementara korban konflik bersenjata terus berjatuhan hingga hari ini.
Renungan Perang di Ereveld Leuwigajah
Fotografer Prima Mulia23 Mei 2026
Peringatan korban Perang Dunia II di Ereveld Leuwigajah menjadi pengingat yang pahit, sementara korban konflik bersenjata terus berjatuhan hingga hari ini.
Renungan Perang di Ereveld Leuwigajah
Fotografer Prima Mulia23 Mei 2026
Peringatan korban Perang Dunia II di Ereveld Leuwigajah menjadi pengingat yang pahit, sementara korban konflik bersenjata terus berjatuhan hingga hari ini.
Renungan Perang di Ereveld Leuwigajah
Fotografer Prima Mulia23 Mei 2026
Peringatan korban Perang Dunia II di Ereveld Leuwigajah menjadi pengingat yang pahit, sementara korban konflik bersenjata terus berjatuhan hingga hari ini.
Renungan Perang di Ereveld Leuwigajah
Fotografer Prima Mulia23 Mei 2026
Peringatan korban Perang Dunia II di Ereveld Leuwigajah menjadi pengingat yang pahit, sementara korban konflik bersenjata terus berjatuhan hingga hari ini.
Renungan Perang di Ereveld Leuwigajah
Fotografer Prima Mulia23 Mei 2026
Peringatan korban Perang Dunia II di Ereveld Leuwigajah menjadi pengingat yang pahit, sementara korban konflik bersenjata terus berjatuhan hingga hari ini.
Renungan Perang di Ereveld Leuwigajah
Fotografer Prima Mulia23 Mei 2026
Peringatan korban Perang Dunia II di Ereveld Leuwigajah menjadi pengingat yang pahit, sementara korban konflik bersenjata terus berjatuhan hingga hari ini.
Renungan Perang di Ereveld Leuwigajah
Fotografer Prima Mulia23 Mei 2026
Peringatan korban Perang Dunia II di Ereveld Leuwigajah menjadi pengingat yang pahit, sementara korban konflik bersenjata terus berjatuhan hingga hari ini.
Renungan Perang di Ereveld Leuwigajah
Fotografer Prima Mulia23 Mei 2026
Peringatan korban Perang Dunia II di Ereveld Leuwigajah menjadi pengingat yang pahit, sementara korban konflik bersenjata terus berjatuhan hingga hari ini.
Renungan Perang di Ereveld Leuwigajah
Fotografer Prima Mulia23 Mei 2026
Peringatan korban Perang Dunia II di Ereveld Leuwigajah menjadi pengingat yang pahit, sementara korban konflik bersenjata terus berjatuhan hingga hari ini.
Renungan Perang di Ereveld Leuwigajah
Fotografer Prima Mulia23 Mei 2026
Peringatan korban Perang Dunia II di Ereveld Leuwigajah menjadi pengingat yang pahit, sementara korban konflik bersenjata terus berjatuhan hingga hari ini.
Ziarah ke Astana Gunung Sembung
Fotografer Prima Mulia9 Mei 2026
Dari koin yang terbang hingga doa yang menempel di dinding merah, tradisi menghormati leluhur tetap hidup di antara kerabat keraton dan masyarakat Cirebon.
Ziarah ke Astana Gunung Sembung
Fotografer Prima Mulia9 Mei 2026
Dari koin yang terbang hingga doa yang menempel di dinding merah, tradisi menghormati leluhur tetap hidup di antara kerabat keraton dan masyarakat Cirebon.
Ziarah ke Astana Gunung Sembung
Fotografer Prima Mulia9 Mei 2026
Dari koin yang terbang hingga doa yang menempel di dinding merah, tradisi menghormati leluhur tetap hidup di antara kerabat keraton dan masyarakat Cirebon.
Ziarah ke Astana Gunung Sembung
Fotografer Prima Mulia9 Mei 2026
Dari koin yang terbang hingga doa yang menempel di dinding merah, tradisi menghormati leluhur tetap hidup di antara kerabat keraton dan masyarakat Cirebon.
Ziarah ke Astana Gunung Sembung
Fotografer Prima Mulia9 Mei 2026
Dari koin yang terbang hingga doa yang menempel di dinding merah, tradisi menghormati leluhur tetap hidup di antara kerabat keraton dan masyarakat Cirebon.
Ziarah ke Astana Gunung Sembung
Fotografer Prima Mulia9 Mei 2026
Dari koin yang terbang hingga doa yang menempel di dinding merah, tradisi menghormati leluhur tetap hidup di antara kerabat keraton dan masyarakat Cirebon.
Ziarah ke Astana Gunung Sembung
Fotografer Prima Mulia9 Mei 2026
Dari koin yang terbang hingga doa yang menempel di dinding merah, tradisi menghormati leluhur tetap hidup di antara kerabat keraton dan masyarakat Cirebon.
Ziarah ke Astana Gunung Sembung
Fotografer Prima Mulia9 Mei 2026
Dari koin yang terbang hingga doa yang menempel di dinding merah, tradisi menghormati leluhur tetap hidup di antara kerabat keraton dan masyarakat Cirebon.
Ziarah ke Astana Gunung Sembung
Fotografer Prima Mulia9 Mei 2026
Dari koin yang terbang hingga doa yang menempel di dinding merah, tradisi menghormati leluhur tetap hidup di antara kerabat keraton dan masyarakat Cirebon.
Ziarah ke Astana Gunung Sembung
Fotografer Prima Mulia9 Mei 2026
Dari koin yang terbang hingga doa yang menempel di dinding merah, tradisi menghormati leluhur tetap hidup di antara kerabat keraton dan masyarakat Cirebon.
Ziarah ke Astana Gunung Sembung
Fotografer Prima Mulia9 Mei 2026
Dari koin yang terbang hingga doa yang menempel di dinding merah, tradisi menghormati leluhur tetap hidup di antara kerabat keraton dan masyarakat Cirebon.
Ziarah ke Astana Gunung Sembung
Fotografer Prima Mulia9 Mei 2026
Dari koin yang terbang hingga doa yang menempel di dinding merah, tradisi menghormati leluhur tetap hidup di antara kerabat keraton dan masyarakat Cirebon.
Ziarah ke Astana Gunung Sembung
Fotografer Prima Mulia9 Mei 2026
Dari koin yang terbang hingga doa yang menempel di dinding merah, tradisi menghormati leluhur tetap hidup di antara kerabat keraton dan masyarakat Cirebon.
Ziarah ke Astana Gunung Sembung
Fotografer Prima Mulia9 Mei 2026
Dari koin yang terbang hingga doa yang menempel di dinding merah, tradisi menghormati leluhur tetap hidup di antara kerabat keraton dan masyarakat Cirebon.
Kerja Petugas Gaslah yang Terlupakan
Fotografer Prima Mulia11 April 2026
Petugas Gaslah memikul beban pengelolaan sampah kota. Dihadapkan pada upah rendah dan minimnya minat generasi muda. Kurang diapresiasi.
Kerja Petugas Gaslah yang Terlupakan
Fotografer Prima Mulia11 April 2026
Petugas Gaslah memikul beban pengelolaan sampah kota. Dihadapkan pada upah rendah dan minimnya minat generasi muda. Kurang diapresiasi.
Kerja Petugas Gaslah yang Terlupakan
Fotografer Prima Mulia11 April 2026
Petugas Gaslah memikul beban pengelolaan sampah kota. Dihadapkan pada upah rendah dan minimnya minat generasi muda. Kurang diapresiasi.
Kerja Petugas Gaslah yang Terlupakan
Fotografer Prima Mulia11 April 2026
Petugas Gaslah memikul beban pengelolaan sampah kota. Dihadapkan pada upah rendah dan minimnya minat generasi muda. Kurang diapresiasi.
Kerja Petugas Gaslah yang Terlupakan
Fotografer Prima Mulia11 April 2026
Petugas Gaslah memikul beban pengelolaan sampah kota. Dihadapkan pada upah rendah dan minimnya minat generasi muda. Kurang diapresiasi.
Kerja Petugas Gaslah yang Terlupakan
Fotografer Prima Mulia11 April 2026
Petugas Gaslah memikul beban pengelolaan sampah kota. Dihadapkan pada upah rendah dan minimnya minat generasi muda. Kurang diapresiasi.
Kerja Petugas Gaslah yang Terlupakan
Fotografer Prima Mulia11 April 2026
Petugas Gaslah memikul beban pengelolaan sampah kota. Dihadapkan pada upah rendah dan minimnya minat generasi muda. Kurang diapresiasi.
Kerja Petugas Gaslah yang Terlupakan
Fotografer Prima Mulia11 April 2026
Petugas Gaslah memikul beban pengelolaan sampah kota. Dihadapkan pada upah rendah dan minimnya minat generasi muda. Kurang diapresiasi.
Kerja Petugas Gaslah yang Terlupakan
Fotografer Prima Mulia11 April 2026
Petugas Gaslah memikul beban pengelolaan sampah kota. Dihadapkan pada upah rendah dan minimnya minat generasi muda. Kurang diapresiasi.
Kerja Petugas Gaslah yang Terlupakan
Fotografer Prima Mulia11 April 2026
Petugas Gaslah memikul beban pengelolaan sampah kota. Dihadapkan pada upah rendah dan minimnya minat generasi muda. Kurang diapresiasi.
Kerja Petugas Gaslah yang Terlupakan
Fotografer Prima Mulia11 April 2026
Petugas Gaslah memikul beban pengelolaan sampah kota. Dihadapkan pada upah rendah dan minimnya minat generasi muda. Kurang diapresiasi.
Saat Dupa Menari di Atas Danau Lembah Dewata
Fotografer Prima Mulia4 April 2026
Dari prosesi Melasti hingga pawai ogoh-ogoh, umat Hindu di Lembang merawat semesta dan diri dalam balutan budaya lintas etnis. Merajut spiritualitas, seni, dan keber
Saat Dupa Menari di Atas Danau Lembah Dewata
Fotografer Prima Mulia4 April 2026
Dari prosesi Melasti hingga pawai ogoh-ogoh, umat Hindu di Lembang merawat semesta dan diri dalam balutan budaya lintas etnis. Merajut spiritualitas, seni, dan keber
Saat Dupa Menari di Atas Danau Lembah Dewata
Fotografer Prima Mulia4 April 2026
Dari prosesi Melasti hingga pawai ogoh-ogoh, umat Hindu di Lembang merawat semesta dan diri dalam balutan budaya lintas etnis. Merajut spiritualitas, seni, dan keber
Saat Dupa Menari di Atas Danau Lembah Dewata
Fotografer Prima Mulia4 April 2026
Dari prosesi Melasti hingga pawai ogoh-ogoh, umat Hindu di Lembang merawat semesta dan diri dalam balutan budaya lintas etnis. Merajut spiritualitas, seni, dan keber
Saat Dupa Menari di Atas Danau Lembah Dewata
Fotografer Prima Mulia4 April 2026
Dari prosesi Melasti hingga pawai ogoh-ogoh, umat Hindu di Lembang merawat semesta dan diri dalam balutan budaya lintas etnis. Merajut spiritualitas, seni, dan keber
Saat Dupa Menari di Atas Danau Lembah Dewata
Fotografer Prima Mulia4 April 2026
Dari prosesi Melasti hingga pawai ogoh-ogoh, umat Hindu di Lembang merawat semesta dan diri dalam balutan budaya lintas etnis. Merajut spiritualitas, seni, dan keber
Saat Dupa Menari di Atas Danau Lembah Dewata
Fotografer Prima Mulia4 April 2026
Dari prosesi Melasti hingga pawai ogoh-ogoh, umat Hindu di Lembang merawat semesta dan diri dalam balutan budaya lintas etnis. Merajut spiritualitas, seni, dan keber
Saat Dupa Menari di Atas Danau Lembah Dewata
Fotografer Prima Mulia4 April 2026
Dari prosesi Melasti hingga pawai ogoh-ogoh, umat Hindu di Lembang merawat semesta dan diri dalam balutan budaya lintas etnis. Merajut spiritualitas, seni, dan keber
Saat Dupa Menari di Atas Danau Lembah Dewata
Fotografer Prima Mulia4 April 2026
Dari prosesi Melasti hingga pawai ogoh-ogoh, umat Hindu di Lembang merawat semesta dan diri dalam balutan budaya lintas etnis. Merajut spiritualitas, seni, dan keber
Saat Dupa Menari di Atas Danau Lembah Dewata
Fotografer Prima Mulia4 April 2026
Dari prosesi Melasti hingga pawai ogoh-ogoh, umat Hindu di Lembang merawat semesta dan diri dalam balutan budaya lintas etnis. Merajut spiritualitas, seni, dan keber
Saat Dupa Menari di Atas Danau Lembah Dewata
Fotografer Prima Mulia4 April 2026
Dari prosesi Melasti hingga pawai ogoh-ogoh, umat Hindu di Lembang merawat semesta dan diri dalam balutan budaya lintas etnis. Merajut spiritualitas, seni, dan keber
Saat Dupa Menari di Atas Danau Lembah Dewata
Fotografer Prima Mulia4 April 2026
Dari prosesi Melasti hingga pawai ogoh-ogoh, umat Hindu di Lembang merawat semesta dan diri dalam balutan budaya lintas etnis. Merajut spiritualitas, seni, dan keber
Suara Perempuan di Kilometer Nol Bandung
Fotografer Prima Mulia28 Maret 2026
Ratusan perempuan Bandung menyoroti kebijakan yang merugikan perempuan. Dari ranah lokal hingga solidaritas global bagi perempuan di Palestina dan Iran.
Suara Perempuan di Kilometer Nol Bandung
Fotografer Prima Mulia28 Maret 2026
Ratusan perempuan Bandung menyoroti kebijakan yang merugikan perempuan. Dari ranah lokal hingga solidaritas global bagi perempuan di Palestina dan Iran.
Video: Bertahan Hidup di bawah Teras Cihampelas
Penulis Emi La Palau1 Juni 2021
Hani Hadiyanti (42), salah satu pedagang kaki lima (PKL) yang tidak kebagian kios untuk berjualan di Teras Cihampelas. Pagebluk memberinya ujian berat.
VIDEO: Mempertanyakan Anggaran Masjid Al Jabbar
Penulis Tri Joko Her Riadi12 Februari 2023
Pembangunan Masjid Al Jabbar di Gedebage, yang menelan dana APBD lebih dari 1 triliun rupiah, memicu keriuhan. Publik harus ikut mengawal transparansinya.
VIDEO: Ira Marlina dan Empat Anaknya
Penulis Emi La Palau2 Juni 2021
Ira Marlina (46), menjadi orangtua tunggal bagi empat anak, bertahan hidup dengan berjualan mainan anak di kawasan Alun-alun Bandung.
MATA BANDUNG: Membandingkan Trotoar Jalan Dago dan Jalan Ciumbuleuit
Penulis Tim Redaksi25 Maret 2023
Trotoar Jalan Dago sangat nyaman dan bahkan terkesan mewah. Namun, trotoar Jalan Ciumbuleuit sangat membahayakan warga. Kami menjajal keduanya.















































