PROFIL KOMUNITAS RUANG KETIGA: Mengubah Ruang Kosong di Bandung Menjadi Ruang Publik Inklusif
Penulis R.Sabila Faza Riana 31 Juli 2024
Ruang publik di Bandung sudah tersedia dan seharusnya bisa dimanfaatkan berkreasi dan bersosialisasi. Sayangnya, banyak ruang publik yang kurang hidup.
SUBALTERN #34: Ruang Publik atau Ruang Borjuis?
Penulis Muhammad Ridwan Al Faruq5 Januari 2024
Ruang publik sejatinya beranjak dari kebutuhan masyarakat untuk menyuarakan pendapatnya. Habermas memandang dalam perkembangannya ruang publik mengalami privatisasi.
Ruang Hijau atau Ruang Bisnis, Siapa yang Diuntungkan dari Tata Ruang Kota Bandung?
Penulis Hery Prasetyo Laoli 12 November 2024
Minimnya ruang terbuka hijau akan mempengaruhi kualitas hidup masyarakat. Mengapa pemerintahan Kota Bandung terkesan tidak serius dalam menyediakan ruang hijau baru?
Amanah Publik Seharusnya untuk Kesejahteraan Publik
Penulis Rusmin Sopian11 Mei 2025
Jika rakyat sudah kehilangan kepercayaan pada pemangku kekuasaan, maka upaya untuk mengembalikan rasa kepercayaan akan teramat sulit dan bahkan teramat mahal.
MAHASISWA BERSUARA: Meyakinkan Publik adalah Tugas Pejabat Publik!
Penulis Eugene Irwanto Willim6 Maret 2025
Pejabat publik harus sadar bahwa mereka memiliki tanggung jawab kepada masyarakat. Salah satu tugas yang harus mereka lakukan adalah meyakinkan masyarakat.
Pesta Titik Temu: Merayakan Pertemuan dengan Kawan Difabel di Ruang Publik Bandung
Penulis Retna Gemilang25 Mei 2026
Budaya ableisme mengakar dalam pembangunan kota di Bandung. Melalui Pesta Titik Temu, komunitas disabilitas berupaya menghadirkan ruang aman, setara, dan inklusif.
Gaung Raungan Sekolah Maung di Ruang Publik Bandung
Penulis Mang Sawal18 Mei 2026
Narasi Sekolah Maung dibangun di atas framing bahwa zonasi adalah sumber degradasi mutu sekolah favorit. Berisiko menjadi solusi simbolik.
Tak Berhenti di Tulisan, dari Halaman Mahasiswa Bersuara ke Ruang Publik
Penulis Insan Radhiyan Nurrahim, 22 April 2026
Mahasiswa, aktivis, dan akademisi di Bandung bertemu untuk menguji: apakah tulisan mampu melampaui wacana dan benar-benar mengubah keadaan?
Kapan Ruang Publik Kita Merdeka dari Bayang-bayang Chilling Effect?
Penulis Mugi Muryadi7 April 2026
Kasus Andrie Yunus menjadi ujian nyata bagi komitmen negara terhadap demokrasi. Penanganan yang transparan dan akuntabel menjadi keharusan yang tidak bisa ditawar.
Menata Ulang Ruang Publik Penyiaran di Era Digital
Penulis Mang Sawal1 April 2026
Ruang komunikasi digital tidak sepenuhnya identik dengan konsep ruang publik pada sistem penyiaran. Lebih tepat dipahami sebagai ruang privat yang berdampak publik.
NGABANDUNGAN: Tertib di Ruang Publik
Penulis Iman Herdiana1 April 2026
Dorongan ketertiban dalam ruang publik mengikis tradisi polemik, padahal sejarah menunjukkan bahwa perdebatan terbuka adalah inti dari kehidupan demokratis.
Ketika Pengetahuan Turun dari Menara Gading: Pelajaran dari The Conversation Indonesia untuk Ruang Publik Kita
Penulis Mang Sawal8 Desember 2025
Ruang publik kita telah lama dijajah oleh suara paling lantang, bukan suara yang berbasis bukti.
Api di Ruang Publik, Diskusi Buku Karya Ucok Homicide
Penulis Insan Radhiyan Nurrahim, 27 November 2025
Melalui Setiap Api Butuh Sedikit Bantuan, Ucok menunjukkan bahwa esainya bukan sekadar tentang musik, melainkan cermin kehidupan sosial yang tumbuh bersama warga.
Cucun Syamsurizal vs Gen Z: Gagalnya Komunikasi Politik dalam Ruang Publik
Penulis Mang Sawal19 November 2025
Pernyataan Cucun Syamsurizal membuka diskusi tentang etika komunikasi politik dan partisipasi warga dalam kebijakan publik yang berdampak pada jutaan anak Indonesia.
Raja Ampat dan Anatomi Komunikasi Krisis: Pertunjukan Dominasi Kekuasaan di Panggung Ruang Publik dengan Sutradara Tuan Kapital
Penulis Mang Sawal30 Juni 2025
Kasus tambang nikel Raja Ampat Papua bukan anomali, melainkan manifestasi dari kontradiksi struktural yang lebih dalam. Ini bukan sekadar konflik lingkungan biasa.
Pemprov Jabar Tengah Menyusun RPJMD 2025-2029, Perlu Membuka Ruang Dialog Melibatkan Publik
Penulis Awla Rajul24 Juni 2025
Perkumpulan Inisiatif menilai, Pemprov Jabar belum mengajak semua para pemangku kepentingan, khususnya kelompok atau organisasi masyarakat dalam menyusun RPJMD.
Pelecehan Turis Singapura di Bandung, Ruang Publik Kota Kembang Belum Aman dari Kekerasan Seksual
Penulis Yopi Muharam6 Januari 2025
Kekerasan seksual menimpa turis Singapura di Bandung. Korban berharap ada penegakan hukum terhadap pelaku.
SAYEMBARA ESAI MAHASISWA BERSUARA: Kritik terhadap UU Cipta Kerja dengan Pisau Analisis Ruang Publik Jurgen Habermas
Penulis Laurentius Nugraha W 2 Januari 2025
Diksusi ataupun kritik di ruang publik terhadap pemerintah mestinya diakomodir sehingga melahirkan diskursus. Jika tidak maka akan melahirkan anarki.
Hantu-hantu Malam Tahun Baru dan Kebutuhan Warga Kota Bandung akan Ruang Publik yang Inklusif
Penulis Iman Herdiana1 Januari 2025
Ruang-ruang publik tak cukup berada di pusat kota saja. Karena Kota Bandung bukan hanya Alun-alun atau Asia Afrika.
PAYUNG HITAM #49: Friday Football Street, Olahraga dan Ruang Publik sebagai Wadah Positif
Penulis Bobi26 Desember 2024
Friday Football Street menjadi wadah untuk menyalurkan hobi dan menjaga solidaritas di antara komunitas pecinta sepak bola.
MAHASISWA BERSUARA: Ruang Publik yang Menolak Penggunanya
Penulis Joshua6 Januari 2024
Penggunaan desain hostile architecture dalam ruang publik menunjukkan hilangnya esensi dari sebuah ruang publik yang berpusat pada manusia sebagai penggunanya.
Mbaru Gendang sebagai Ruang Publik dalam Menyelesaikan Konflik Tanah di Manggarai
Penulis Vinsensius R. Masut dan Elfridus Cancang22 Desember 2023
Mbaru Gendang, rumah adat orang Manggarai di Flores NTT, menjadi ruang publik bagi suatu diskursus rasional demi mencapai keteraturan bersama.
Rendahnya Kualitas Ruang Publik Kota Bandung Berpengaruh Buruk pada Kesehatan Masyarakat
Penulis Iman Herdiana24 Agustus 2023
Kota Bandung dengan laju pertumbuhan penduduk dan pembangunan yang tinggi mengalami penyusutan ruang terbuka hijau (RTH) ataupun ruang publik.
Menambah Daya Tarik Ruang Publik di Kolometer Nol Citarum melalui Wisata Edukasi Berbasis Teknologi
Penulis Heryan Choirul Fikri 15 Juni 2023
Pemanfaatan teknologi di ruang publik Kilometer Nol Citarum dapat menularkan wisata edukasi tentang pelestarian lingkungan.
CATATAN DARI BANDUNG TIMUR #29: Kami Masih Membutuhkan Ruang Publik
Penulis Muhammad Luffy29 April 2023
Cicalengka dan mungkin di banyak tempat lain membutuhkan ruang publik yang khusus untuk menyelenggarakan kegiatan literasi. Butuh dukungan nyata pemerintah.
Mendekatkan Film dan Mengaktivasi Ruang Publik lewat Sinema Kuriling
Penulis Tofan Aditya16 Maret 2023
Workshop Smartphone Cinema yang digelar Sinema Kuriling ingin mendekatkan film agar mampu dinikmati semua kalangan. Sekaligus menghidupkan ruang publik.
Menyulap Brandgang Kumuh Menjadi Ruang Publik yang Cantik
Penulis Dini Putri28 Februari 2023
Komunitas Karasa merevitalisasi brandgang kumuh menjadi ruang publik. Akses darurat untuk jalur evakuasi tersebut terpelihara dan tidak kehilangan fungsinya.
Daftar 21 Ruang Publik di Kota Bandung yang Dipasang Wifi Gratis
Penulis Iman Herdiana17 Juni 2022
Cara menggunakan wifi di ruang publik Kota Bandung tinggal menghubungkan ponsel ke jaringan molecool free wifi. Selanjutnya, download aplikasi molecool di ponsel.
Kelas Ilustrasi Buku Anak (KIBA) Menjembatani Ruang Akademik dan Publik
Penulis Teguh Vicky Andrew14 Juni 2022
Sampai sekarang terdapat hampir 400 mahasiswa yang mengikuti KIBA. Sebagian besar lulusan kini berprofesi sebagai ilustrator profesional.
Ruang Publik di Bandung Cenderung Kaku dan Berjarak
Penulis Iman Herdiana15 Mei 2022
Komunitas Bandung sudah lama merindukan ruang publik yang tidak ekslusif, seperti Gedung Indonesia Menggugat atau Bandung Creative Hub era kepengurusan komunitas.
Harapan Terciptanya Ruang Publik yang Ramah Disabilitas dari Bioskop Harewos
Penulis Reza Khoerul Iman31 Maret 2022
Bioskop Harewos sebagai acara langka bagi teman-teman netra, di saat fasilitas-fasilitas publik di Bandung yang belum ramah pada penyandang disabilitas.
Warga Bandung Kekurangan Ruang Publik Memadai
Penulis Iman Herdiana29 Maret 2022
Ruang publik daerah perkotaan seperti Bandung adalah keniscayaan. Pembangunan yang massif telah mempersempit kota yang banyak dihuni anak muda ini.
Berbincang Karya Basio, Memanfaatkan Bangunan Tua Kota Bandung sebagai Ruang Publik
Penulis Sarah Ashilah22 November 2021
Contoh bangunan tua yang dijadikan lahan publik adalah rumah kentang. Memiliki latar legenda urban, kini rumah kentang dikenal sebagai ruang publik.
Bandung Photography Month, antara Ruang Publik yang Makin Sempit dan Kerinduan Tatap Muka
Penulis Bani Hakiki18 Oktober 2021
Bandung Photography Month dihelat kembali. Kegiatan ini jadi ajang lepas rindu penikmat fotografi sekaligus kritik atas makin sempitnya ruang publik Kota Bandung.
Mengingat Perjuangan Munir, Menggugat Penyempitan Ruang Publik di Kota Bandung
Penulis Bani Hakiki10 September 2021
Aksi Kamisan Bandung ke-361 menyuarakan 17 tahun kasus pembunuhan Munir Said Thalib yang belum tuntas terungkap. Mereka juga menggugat penyempitan ruang publik.
SUDUT LAIN BANDUNG: Dari Ruang Diskusi ke Ruang Komando
Penulis Abah Omtris9 Mei 2026
Kekerasan aparat terhadap warga sipil, intimidasi pada kritik, hingga keterlibatan militer dalam urusan non-pertahanan perlahan dinormalisasi atas nama stabilitas.
PULIHKAN LUKA TAK KASAT MATA: CS Writer’s Club dan Melihat Lebih Jernih, Ruang-ruang Alternatif dari Kesepian
Penulis Salma Nur Fauziyah7 Januari 2026
CS Writer’s Club dan kampenye Melihat Lebih Jernih sama-sama membuka ruang alternatif untuk mencapai kesejahteraan psikologis.
PROFIL KOMUNITAS THE ROOM 19: Perpustakaan Alternatif di Tengah Minimnya Ruang-ruang Membaca di Bandung
Penulis Muhammad Wijaya Nur Shiddiq 1 Agustus 2024
Nama Room 19 bermula dari referensi drama Korea, yaitu ruangan sepi tapi tidak membuat kesepian. Room 19 menjadi jembatan antara buku (perpustakaan) dan pembaca.
Merayakan 13 Tahun Hari Pantomim Sedunia, Menciptakan Ruang-ruang Pertemuan di Bandung
Penulis Tofan Aditya25 Maret 2024
Perayaan 13 Tahun Hari Pantomim Sedunia di Bandung menegaskan konsistensi para seniman di tengah ragam masalah. Kesulitan ruang, kekurangan seniman perempuan.
RUANG RENUNG #20: Menginstagramkan Ruang Pamer untuk Pamer di Instagram
Penulis Mardohar B.B. Simanjuntak13 Juni 2023
Karya grafis yang dihadirkan Beyond Crap dalam pameran “U R My Inspiration: Love Letters to the *** World” mengubah ruang pameran menjadi akun Instagram raksasa.
RUANG RENUNG #16: An Other Land, Jotosan Balik Sang Nir-waktu Nir-ruang
Penulis Mardohar B.B. Simanjuntak8 Mei 2023
Pameran foto An Other Land , Bandung Photography Triennale babak kedua di Galeri Orbital Bandung. Mementahkan optimisme, menegasi semua kenyamanan fotografi.
RUANG RENUNG 5#: Ruang yang tidak Bisa Digenggam
Penulis Mardohar B.B. Simanjuntak12 November 2022
Selasar Sunaryo Art Space mengadakan pameran maket-maket sang maestro dalam sebuah gelaran yang diberi judul Pro Forma Le Corbusier. Masih relevan?
RUANG RENUNG #3: Keluar dari Jerat Eksklusif Ruang Pamer
Penulis Mardohar B.B. Simanjuntak24 Oktober 2022
Pameran di Ruang Dini, Bandung, menampilkan coretan-coretan karya anak-anak. Pameran ini menunjukkan karya yang memberi.
Festival Budaya Nusantara ISBI Bandung: Membangkitkan kembali Ruang-ruang Kosong Gelap Akibat Pandemi
Penulis Iman Herdiana13 September 2021
Ranah kebudayaan ikut terpukul pandemi Covid-19. Festival Budaya Nusantara diharapkan menjadi ruang-ruang alternatif di tengah keterpukulan tersebut.
Bagaimana Kita Melihat LGBT Sebagai Pejabat Publik di Indonesia?
Penulis Ardhes Blandhivay Leuanan22 Mei 2026
Konsep yang sering dikedepankan dalam konteks pejabat publik adalah bahwa figur publik memikul beban moral lebih berat dibanding warga biasa.
Dari Trayek Angkot ke Titik Baca: Ketika Sopir, Komunitas, dan Pegiat Literasi Membicarakan Arah Transportasi Publik Bandung
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah6 Mei 2026
Keterbatasan transportasi publik menjadi penghalang bagi warga dalam mengakses ruang-ruang literasi di Kota Bandung.
Ketika Keterbukaan Informasi Publik Hanya Slogan
Penulis Mang Sawal30 April 2026
Demokrasi memerlukan warga negara yang memiliki akses informasi, dapat memahaminya, dan menggunakannya sebagai dasar untuk berpendapat dengan benar.
Kasus Amsal Sitepu: Sinyal Bahaya bagi Ekosistem Kreatif di Sektor Publik
Penulis Nadya Gadzali 15 April 2026
Kasus Amsal Sitepu menjadi potret muram ekosistem proyek pemerintah. Reformasi birokrasi harus segera menyentuh aspek pemahaman terhadap industri kreatif.
MAHASISWA BERSUARA: Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Andrie Yunus dan Senjakala Suara Publik
Penulis Fathan Muslimin Alhaq30 Maret 2026
Demokrasi membutuhkan keberanian masyarakat untuk menyuarakan kritik dan membutuhkan negara yang bersedia melindungi hak tersebut.
Welfare State di Simpang Jalan: Catatan dari Diskusi Publik di Bandung
Penulis Dea Melrisa Agnesia 25 Februari 2026
Negara kesejahteran (welfare state) adalah medan perjuangan politik. Ia bisa menjebak dengan memperhalus wajah kapitalisme tanpa menyentuh watak eksploitatifnya.
Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika
Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022
Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.
Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika
Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022
Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.
Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika
Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022
Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.
Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika
Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022
Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.
Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika
Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022
Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.
Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika
Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022
Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.
Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika
Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022
Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.
Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika
Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022
Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.
Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika
Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022
Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.
Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika
Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022
Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.
Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika
Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022
Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.
Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika
Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022
Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.
Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika
Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022
Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.
Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika
Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022
Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.
Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika
Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022
Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.
Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika
Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022
Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.
Ruang-ruang Sunyi Pasien Isolasi Mandiri
Fotografer Prima Mulia18 Juli 2021
Ruang-ruang isolasi mandiri tersebar di pinggiran, terserak di tengah kota, ketika fasilitas kesehatan runtuh akibat kecamuk pagebluk.
Ruang-ruang Sunyi Pasien Isolasi Mandiri
Fotografer Prima Mulia18 Juli 2021
Ruang-ruang isolasi mandiri tersebar di pinggiran, terserak di tengah kota, ketika fasilitas kesehatan runtuh akibat kecamuk pagebluk.
Ruang-ruang Sunyi Pasien Isolasi Mandiri
Fotografer Prima Mulia18 Juli 2021
Ruang-ruang isolasi mandiri tersebar di pinggiran, terserak di tengah kota, ketika fasilitas kesehatan runtuh akibat kecamuk pagebluk.
Ruang-ruang Sunyi Pasien Isolasi Mandiri
Fotografer Prima Mulia18 Juli 2021
Ruang-ruang isolasi mandiri tersebar di pinggiran, terserak di tengah kota, ketika fasilitas kesehatan runtuh akibat kecamuk pagebluk.
Ruang-ruang Sunyi Pasien Isolasi Mandiri
Fotografer Prima Mulia18 Juli 2021
Ruang-ruang isolasi mandiri tersebar di pinggiran, terserak di tengah kota, ketika fasilitas kesehatan runtuh akibat kecamuk pagebluk.
Ruang-ruang Sunyi Pasien Isolasi Mandiri
Fotografer Prima Mulia18 Juli 2021
Ruang-ruang isolasi mandiri tersebar di pinggiran, terserak di tengah kota, ketika fasilitas kesehatan runtuh akibat kecamuk pagebluk.
Ruang-ruang Sunyi Pasien Isolasi Mandiri
Fotografer Prima Mulia18 Juli 2021
Ruang-ruang isolasi mandiri tersebar di pinggiran, terserak di tengah kota, ketika fasilitas kesehatan runtuh akibat kecamuk pagebluk.
Ruang-ruang Sunyi Pasien Isolasi Mandiri
Fotografer Prima Mulia18 Juli 2021
Ruang-ruang isolasi mandiri tersebar di pinggiran, terserak di tengah kota, ketika fasilitas kesehatan runtuh akibat kecamuk pagebluk.
Meneropong Fasilitas Publik Terbengkalai di Bandung
Fotografer Ari Maulidani4 November 2021
Sejumlah fasilitas publik di Bandung hidup segan mati enggan. Kurangnya perawatan menjadi penyebab fasilitas yang dibangun dengan dana APBD itu terbengkalai.
Meneropong Fasilitas Publik Terbengkalai di Bandung
Fotografer Ari Maulidani4 November 2021
Sejumlah fasilitas publik di Bandung hidup segan mati enggan. Kurangnya perawatan menjadi penyebab fasilitas yang dibangun dengan dana APBD itu terbengkalai.
Meneropong Fasilitas Publik Terbengkalai di Bandung
Fotografer Ari Maulidani4 November 2021
Sejumlah fasilitas publik di Bandung hidup segan mati enggan. Kurangnya perawatan menjadi penyebab fasilitas yang dibangun dengan dana APBD itu terbengkalai.
Meneropong Fasilitas Publik Terbengkalai di Bandung
Fotografer Ari Maulidani4 November 2021
Sejumlah fasilitas publik di Bandung hidup segan mati enggan. Kurangnya perawatan menjadi penyebab fasilitas yang dibangun dengan dana APBD itu terbengkalai.
Meneropong Fasilitas Publik Terbengkalai di Bandung
Fotografer Ari Maulidani4 November 2021
Sejumlah fasilitas publik di Bandung hidup segan mati enggan. Kurangnya perawatan menjadi penyebab fasilitas yang dibangun dengan dana APBD itu terbengkalai.
Meneropong Fasilitas Publik Terbengkalai di Bandung
Fotografer Ari Maulidani4 November 2021
Sejumlah fasilitas publik di Bandung hidup segan mati enggan. Kurangnya perawatan menjadi penyebab fasilitas yang dibangun dengan dana APBD itu terbengkalai.
Meneropong Fasilitas Publik Terbengkalai di Bandung
Fotografer Ari Maulidani4 November 2021
Sejumlah fasilitas publik di Bandung hidup segan mati enggan. Kurangnya perawatan menjadi penyebab fasilitas yang dibangun dengan dana APBD itu terbengkalai.
Meneropong Fasilitas Publik Terbengkalai di Bandung
Fotografer Ari Maulidani4 November 2021
Sejumlah fasilitas publik di Bandung hidup segan mati enggan. Kurangnya perawatan menjadi penyebab fasilitas yang dibangun dengan dana APBD itu terbengkalai.
Meneropong Fasilitas Publik Terbengkalai di Bandung
Fotografer Ari Maulidani4 November 2021
Sejumlah fasilitas publik di Bandung hidup segan mati enggan. Kurangnya perawatan menjadi penyebab fasilitas yang dibangun dengan dana APBD itu terbengkalai.
Ruang Sunyi Santri Difabel
Fotografer Prima Mulia15 Maret 2025
Di dua ruang berbeda di Kota dan Kabupaten Bandung para santri difabel membaca Al Quran dan menghafalkannya. Ramadan memacu semangat mereka.
Ruang Sunyi Santri Difabel
Fotografer Prima Mulia15 Maret 2025
Di dua ruang berbeda di Kota dan Kabupaten Bandung para santri difabel membaca Al Quran dan menghafalkannya. Ramadan memacu semangat mereka.
Ruang Sunyi Santri Difabel
Fotografer Prima Mulia15 Maret 2025
Di dua ruang berbeda di Kota dan Kabupaten Bandung para santri difabel membaca Al Quran dan menghafalkannya. Ramadan memacu semangat mereka.
Ruang Sunyi Santri Difabel
Fotografer Prima Mulia15 Maret 2025
Di dua ruang berbeda di Kota dan Kabupaten Bandung para santri difabel membaca Al Quran dan menghafalkannya. Ramadan memacu semangat mereka.
Ruang Sunyi Santri Difabel
Fotografer Prima Mulia15 Maret 2025
Di dua ruang berbeda di Kota dan Kabupaten Bandung para santri difabel membaca Al Quran dan menghafalkannya. Ramadan memacu semangat mereka.
Ruang Sunyi Santri Difabel
Fotografer Prima Mulia15 Maret 2025
Di dua ruang berbeda di Kota dan Kabupaten Bandung para santri difabel membaca Al Quran dan menghafalkannya. Ramadan memacu semangat mereka.
Ruang Sunyi Santri Difabel
Fotografer Prima Mulia15 Maret 2025
Di dua ruang berbeda di Kota dan Kabupaten Bandung para santri difabel membaca Al Quran dan menghafalkannya. Ramadan memacu semangat mereka.
Ruang Sunyi Santri Difabel
Fotografer Prima Mulia15 Maret 2025
Di dua ruang berbeda di Kota dan Kabupaten Bandung para santri difabel membaca Al Quran dan menghafalkannya. Ramadan memacu semangat mereka.
Ruang Sunyi Santri Difabel
Fotografer Prima Mulia15 Maret 2025
Di dua ruang berbeda di Kota dan Kabupaten Bandung para santri difabel membaca Al Quran dan menghafalkannya. Ramadan memacu semangat mereka.
Ruang Sunyi Santri Difabel
Fotografer Prima Mulia15 Maret 2025
Di dua ruang berbeda di Kota dan Kabupaten Bandung para santri difabel membaca Al Quran dan menghafalkannya. Ramadan memacu semangat mereka.
Ruang Aman Jejepangan
Fotografer Audrey Kayla Fachruddin10 September 2023
Harajuku District BEC ibarat ‘safe haven’ bagi pecinta budaya Jepang di Bandung. Ruang aman untuk jejepangan ini tempat para wibu merasakan bebebasan berekspresi.
Ruang Aman Jejepangan
Fotografer Audrey Kayla Fachruddin10 September 2023
Harajuku District BEC ibarat ‘safe haven’ bagi pecinta budaya Jepang di Bandung. Ruang aman untuk jejepangan ini tempat para wibu merasakan bebebasan berekspresi.
Ruang Aman Jejepangan
Fotografer Audrey Kayla Fachruddin10 September 2023
Harajuku District BEC ibarat ‘safe haven’ bagi pecinta budaya Jepang di Bandung. Ruang aman untuk jejepangan ini tempat para wibu merasakan bebebasan berekspresi.
Ruang Aman Jejepangan
Fotografer Audrey Kayla Fachruddin10 September 2023
Harajuku District BEC ibarat ‘safe haven’ bagi pecinta budaya Jepang di Bandung. Ruang aman untuk jejepangan ini tempat para wibu merasakan bebebasan berekspresi.
Ruang Aman Jejepangan
Fotografer Audrey Kayla Fachruddin10 September 2023
Harajuku District BEC ibarat ‘safe haven’ bagi pecinta budaya Jepang di Bandung. Ruang aman untuk jejepangan ini tempat para wibu merasakan bebebasan berekspresi.
Ruang Aman Jejepangan
Fotografer Audrey Kayla Fachruddin10 September 2023
Harajuku District BEC ibarat ‘safe haven’ bagi pecinta budaya Jepang di Bandung. Ruang aman untuk jejepangan ini tempat para wibu merasakan bebebasan berekspresi.
Ruang Aman Jejepangan
Fotografer Audrey Kayla Fachruddin10 September 2023
Harajuku District BEC ibarat ‘safe haven’ bagi pecinta budaya Jepang di Bandung. Ruang aman untuk jejepangan ini tempat para wibu merasakan bebebasan berekspresi.







































