SABTU SORE #27: Membaca Cerita Perempuan-perempuan yang Melawan di Buku Nyanyi Sunyi Para Puan

Penulis Alwi Anas13 Agustus 2025

Dian Septi Trisnanti dalam bukunya "Nyanyi Sunyi Para Puan" menggambarkan kompleksitas kasus kekerasan seksual yang terstigma di saat berupaya melawan.

AKU DAN BUKU-BUKU PRAM #10: Bersama Perempuan-perempuan yang Membebaskan Diri dari Belenggu Ragam Penindasan

Penulis Claudia Destianira6 Maret 2025

Di hadapan berbagai ketidakmungkinan, Gadis Pantai tetap menatap mata orang-orang yang merenggut penghidupannya dengan berani.

PERAYAAN SEABAD PRAM DI BANDUNG: Novel tentang Perempuan-perempuan yang Melawan Zaman

Penulis Muhammad Akmal Firmansyah8 Februari 2025

Toko Buku Pelagia, Bandung turut merayakan momentum seabad Pramoedya Ananta Toer. Mendiskusikan Perempuan & Pram.

RESENSI BUKU: Memahami Perempuan dalam “Perempuan Jika Itulah Namamu”, Sebuah Buku Karya Maman Suherman

Penulis Ernawatie Sutarna10 November 2024

Kang Maman atau Maman Suherman berusaha menjelaskan karakter perempuan melalui syair-syair puisi dalam buku “Perempuan Jika Itulah Namamu”.

Cerita Perempuan-perempuan Dago Elos Melawan Mafia Tanah

Penulis Muhammad Akmal Firmansyah17 Oktober 2024

Lia mempersembahkan kemenangan melawan keluarga Muller untuk almarhum mamanya yang meninggal di saat mempertahankan rumah dari penggusuran.

Menyoal Absennya Perlindungan Negara pada Perempuan Pekerja sekaligus Ibu Tunggal, Potret Perempuan dalam Film Mai

Penulis Fajrin Sidek28 Juni 2024

Alih-alih menjadi tanggung jawab negara, perempuan seperti Mai (perempuan pekerja dan ibu tunggal) dengan semua persoalannya ada dalam eksploitasi kapitalisme.

Perempuan-perempuan Pembela HAM dari Bandung Melawan Penggusuran

Penulis Awla Rajul8 Maret 2024

Eva Eryani dan ibu-ibu Dago Elos mewakili semangat perempuan-perempuan yang melawan dan mempertahankan rumah di titik penggusuran Kota Bandung.

Perempuan-perempuan Pedagang Kaki Lima yang Bertahan di Dalem Kaum

Penulis Emi La Palau23 Desember 2023

Sebagian besar pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Dalem Kaum Kota Bandung adalah perempuan.

CATATAN DARI BANDUNG TIMUR #51: Perempuan-perempuan Pelopor

Penulis Noor Shalihah9 Desember 2023

Dewi Sartika dan Raden Ayu Sangkaningrat mengubah wajah pendidikan dan perekonomian Indonesia dari Bandung Timur.

Dari Caleg Perempuan ke Parlemen yang Melahirkan Kebijakan Pro Perempuan di Kota Bandung

Penulis Emi La Palau11 September 2023

Regulasi afirmatif 30 persen keterwakilan perempuan belum banyak berdampak pada kebijakan pro perempuan. Saatnya mendorong caleg-caleg perempuan yang berintegritas.

SUARA SETARA: Perempuan Naif dan Perempuan Liar

Penulis Ananda Suci Aryani13 Juni 2023

Masyarakat mendefinisikan perempuan untuk menampilkan standar feminitas yang dibangun dalam menampilkan kenaifannya.

CATAHU Komnas Perempuan 2023: Kekerasan pada Perempuan di Ranah Publik dan Negara Meningkat

Penulis Awla Rajul10 Maret 2023

Data kasus kekerasan terhadap perempuan tahun 2022 mendapati peningkatan kasus kekerasan seksual tidak hanya di ranah personal, tapi juga di ranah publik dan negara.

IWD 2023: Perempuan Jawa Barat Tolak Diskriminasi dan Dorong Gerakan Perempuan yang Inklusif

Penulis Emi La Palau8 Maret 2023

Perayaan International Women’s Day (IWD) atau Hari Perempuan Internasional 2023 di Jawa Barat dirayakan dengan aksi di depan Gedung Sate Bandung.

Pentingnya Membela Perempuan dengan Perspektif Perempuan

Penulis Sarah Ashilah26 Desember 2021

Buku Bersama untuk Perubahan, menyodorkan pemikiran tentang perlunya mengubah pola pikir masyarakat dalam mengurangi kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan.

Historiografi Gelombang Demonstrasi di Kota Bandung 2025: Kriminalisasi dan Belenggu Terhadap Perempuan

Penulis Muhammad Akmal Firmansyah7 Januari 2026

Kriminalisasi aktivis, represi aparat, dan aksi teatrikal perempuan menandai kemarahan warga atas kebijakan negara sepanjang 2025.

Menjahit Luka Bumi, Membasuh Air Mata Perempuan

Penulis Taufik Hidayat5 Januari 2026

Dari greenwashing hingga kriminalisasi, bisa dilihat suatu pola besar berulang. Ada benang merah yang menghubungkan eksploitasi alam dengan penindasan perempuan.

PULIHKAN LUKA TAK KASAT MATA: Perempuan Difabel Masih Terpinggirkan dari Layanan Kesehatan

Penulis Awla Rajul5 Januari 2026

Survei HWDI dan Koalisi PRIMA di 48 puskesmas menunjukkan rendahnya aksesibilitas infrastruktur, dan anggaran layanan kesehatan, terutama bagi perempuan difabel.

Menolak Perampasan Suara Perempuan

Penulis Nabilah Ayu Lestari29 Desember 2025

Momentum 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (HAKTP) yang diperingati setiap akhir tahun menjadi simbol perlawanan perempuan.

Kisah Para Perempuan di Tengah Perampasan Lahan di Nusantara

Penulis Salma Nur Fauziyah21 Desember 2025

Buku Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di Kampung Kami didiskusikan di Perpustakaan Bunga di Tembok. Memuat pengalaman perempuan menghadapi konflik agraria.

MAHASISWA BERSUARA: Salah Menafsir Kodrat Perempuan

Penulis Mikaela Dian Sasami17 Desember 2025

Ketidaksetaraan gender tidak muncul dari kodrat biologis, tetapi dari konstruksi sosial yang keliru dan politis.

Anomali Perempuan Indonesia: Dari Door Duisternis Tot Licht, Buiten Het Gareel, hingga School Revolution

Penulis Anton Solihin11 Desember 2025

Para perempuan Indonesia ini membentuk dunianya dengan cara tidak normal. Benang merahnya: membaca lalu menuangkannya ke dalam kehidupan.

Solidaritas untuk Laras Faizati di Peringatan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan di Bandung

Penulis Tim Penulis BandungBergerak.id9 Desember 2025

Laras Faizati membuka sisi kerentantan perempuan yang kritis dan berani bersiara di tengah menyempitnya ruang demokrasi di Indonesia.

Trauma Perempuan dan Anak-anak di Sukahaji Setelah Pecah Konflik Tanah

Penulis Tim Redaksi9 Desember 2025

Bentrok konflik tanah di Sukahaji meninggalkan trauma mendalam bagi warga rentan, terutama perempuan dan anak-anak.

Meneguhkan Peran Perempuan di Garis Depan Krisis Ekologis dan Konflik Agraria

Penulis Awla Rajul4 Desember 2025

Perempuan sering kali harus memikul beban ganda di tengah krisis ekologis yang dipicu kebijakan rezim yang tidak ramah lingkungan.

Para Perempuan Merawat Kawasan Bandung Utara, Bermula dari Pertanyaan Anak pada Ibunya

Penulis Fitri Amanda 3 Desember 2025

Krisis ekologi Kawasan Bandung Utara tidak lepas dari praktik eksploitasi alam yang dilakukan dari generasi ke generasi. Menyisakan kerusakan bagi orang muda.

RESENSI BUKU: Perempuan Melawan Arus Tradisi Kawin Tangkap

Penulis Selsha Septifanie Gunawan30 November 2025

Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam menceritakan korban tradisi kawin tangkap. Ia memberontak melawan kekerasan dan stigma.

Perempuan Penghayat Penjaga Mata Air di Lembah Ciputri

Penulis Tim Redaksi28 November 2025

Kisah Mih Eros, perempuan penghayat yang menjaga mata air bagi ratusan keluarga di Kampung Cicalung di Kawasan Bandung Utara.

ULAS FILM: Pangku, Perempuan yang Terpinggirkan, dan Tubuh yang Bekerja

Penulis Lisa Nurjanah20 November 2025

Film Pangku adalah karya debut Reza Rahadian sebagai sutradara, yang membawa kita menyusuri kehidupan seorang ibu tunggal yang berjuang bertahan hidup di perantauan.

Kaum Hawa Bercerita: Peluncuran Antologi Cerpen Perempuan yang Menulis Langit dari Bandung

Penulis Salma Nur Fauziyah10 November 2025

Peluncuran buku Antologi Cerpen Perempuan yang Menulis Langit dari Bandung berlangsung meriah di acara Ruang Kata, kolaborasi komunitas literasi Kembang Kata.

Buruh di Cimahi Butuh Fasilitas Pengasuhan Anak, Mendukung Perempuan Pekerja

Penulis Salma Nur Fauziyah1 November 2025

Minimnya fasilitas pengasuhan anak membuat buruh perempuan kehilangan hak bekerja dan anak kehilangan hak tumbuh dalam pengasuhan yang layak.

PELAJAR BERSUARA: Kritik Seksis pada Politisi Perempuan dan Pelanggengan Budaya Patriarki

Penulis Nayla Wulandari27 Oktober 2025

Kita luput menyadari kondisi objektif bahwa hari ini perempuan masih menjadi kelompok rentan dan korban mutlak masyarakat yang masih patriarkal.

RESENSI BUKU: Sastra Gotik Feminisme, Membaca Écriture Féminine dalam Sihir Perempuan

Penulis Annisa Nur Fauziah27 September 2025

Kumpulan cerpen Sihir Perempuan karya Intan Paramaditha dapat dibaca sebagai praktik penulisan feminis yang dekat dengan konsep écriture féminine dari Hélène Cixous.

MAHASISWA BERSUARA: Membela Perempuan Tangguh di Lahan Tani, Mewujudkan Reforma Agraria Sejati yang Berkeadilan Gender

Penulis Dea Melrisa Agnesia 24 September 2025

Memasukkan perspektif gender dalam reforma agraria berarti mengakui perempuan sebagai subjek agraria yang setara.

RESENSI BUKU: Krisis Identitas dan Beban Pilihan Perempuan di Tengah Realitas Sosial dalam Novel The Midnight Library

Penulis Nabilah Ayu Lestari16 September 2025

Kisah Nora dalam The Midnight Library karya Matt Haig menjadi cermin perlawanan terhadap rasa tidak layak dan pencarian makna di tengah dunia yang tak selalu adil.

Suara Perempuan di Bandung untuk Anggota DPR: tidak Peka terhadap Nasib Rakyat

Penulis Yopi Muharam30 Agustus 2025

Para aktivis perempuan di Bandung bersama massa solidaritas untuk Affan Kurniawan menyampaikan rasa muak dan kritiknya pada DPR dan pemerintah.

Wastra Sunda Kuna: Jejak Doa dari Gunung, Hutan, dan Tangan Perempuan

Penulis Taufik Nurdin23 Agustus 2025

Membaca wastra Sunda Kuna sama artinya dengan membaca jejak ekologis dan spiritual masyarakat masa lampau.

Menyemai Generasi Perempuan Pemelihara Bumi di Aisyiyah Boarding School Bandung

Penulis Tim Redaksi19 Agustus 2025

Aisyiyah Boarding School Bandung membentuk santriwati yang memahami bahwa bumi adalah titipan yang harus dijaga, bukan warisan untuk dihabiskan.

Pendidikan Perempuan Muda Belum Cukup Menghapus Ketimpangan di Sektor Pertanian

Penulis Alwi Anas19 Agustus 2025

Ketimpangan kelas dan gender menjadi wajah pertanian Indonesia. Perempuan muda dan orang muda di perdesaan kesulitan mengakses sumber daya pertanian.

CERITA ORANG BANDUNG #96: Pesan Kemerdekaan dari Veteran Perempuan Siti Fatimah

Penulis Muhammad Akmal Firmansyah18 Agustus 2025

Di masa revolusi Siti Fatimah menjalankan tugas sebagai mata-mata. Setelah revolusi suaminya meninggal. Ia sempat berjualan kecap.

Kisah Rahmah El Yunusiyah, Perempuan yang Menyalakan Api Merdeka di Sumatra

Penulis Siti Resa Mutoharoh17 Agustus 2025

Buku Perempuan yang Mendahului Zaman karya Khairul Jasmi menceritakan tentang kisah Rahmah El Yunusiyah, pengibar Bendera Merah Putih pertama di Sumatra.

Menyaksikan ARA, Membaca Tubuh-tubuh Perempuan yang Melawan

Penulis Salma Nur Fauziyah12 Agustus 2025

"... menari tidak selalu tentang gerakan yang indah atau bentuk yang sempurna, melainkan soal memberi ruang bagi tubuh untuk bicara..."

Mengenal Ratna Asmara di Perpustakaan Bunga di Tembok, Mengungkap Peran Perempuan di Belantara Perfilman Indonesia yang Serba Maskulin

Penulis Alwi Anas7 Agustus 2025

Ratna Asmara disebut sutradara perempuan pertama di Indonesia. Namanya tenggelam di industri film nasional yang serba maskulin dan abai terhadap sejarah.

Tentang Bocah Perempuan Pengamen di Persimpangan Kopo, tentang Kota yang Gagal Memberikan Ruang Aman

Penulis Akbar Adi Benta31 Juli 2025

Kita tidak boleh menganggap normal eksploitasi anak di jalanan.

MAHASISWA BERSUARA: Kampus Butuh Organisasi Perempuan yang Inklusif dan Massal

Penulis Ruth Maria Artauli Purba28 Juli 2025

Kampus butuh organisasi perempuan yang inklusif dan massal. Persyaratannya hanya satu, harus “perempuan”.

Diskusi Film Sa Ada di Sini di UPI: Suara Perempuan Papua Menuntut Keadilan

Penulis Yopi Muharam15 Juli 2025

Film Sa Ada di Sini membuka mata bahwa perempuan di Papua memiliki peran penting. Namun mereka selalu disingkirkan oleh sistem kekuasaan.

Teater Adhikara: Realitas Guru Perempuan, Digaji Kecil Diganjar Stigma

Penulis Yopi Muharam7 Juli 2025

Lakon yang dibawakan kelompok Teater Adhikara memotret realitas guru perempuan. Gaji mereka yang kecil diperparah dengan stigma terhadap perempuan.

Mekanisme Nasional Keselamatan Jurnalis Disahkan, Dewas Pers Menggandeng LPSK dan Komnas Perempuan

Penulis Yopi Muharam26 Juni 2025

Mekanisme Nasional Keselamatan Jurnalis bertujuan memperkuat keamanan dan hak-hak jurnalis dalam menjalankan tugasnya di lapangan.

Diskusi di Kedai Jante: Kontrasepsi untuk Perempuan dan Laki-laki Dalam Selimut Stigma, Mitos, dan Akses yang Terbatas

Penulis Selsha Septifanie Gunawan19 Juni 2025

Kontrasepsi lebih banyak dibebankan pada perempuan. Kontrasepsi untuk laki-laki seperti kondom dan vasektomi masih dianggap asing, penuh mitos dan stigma.

Pergeseran Usia Nikah pada Perempuan, Menikah Bukan Agenda Perlombaan

Penulis Aqeela Syahida Fatara22 Mei 2025

Perempuan sering kali dituntut menikah di usia dini. Anggapan ini sedikit-sedikit mulai digeser. Perempuan berhak memilih mana prioritas dalam hidupnya.

Pemutaran Film Marsinah di Bandung, Kisah Perjuangan Buruh Perempuan yang Masih Relevan dengan Kondisi Dunia Kerja Saat Ini

Penulis Yopi Muharam9 Mei 2025

Nonton bareng film Marsinah: Cry Justice di LBH Bandung. Mengurai jejak kekerasan sistemik terhadap gerakan buruh era Orde Baru.

Perempuan di Balik Layar, Merawat Festival Bandung Menggugat

Fotografer Tim Redaksi19 April 2025

Para perempuan di Dago Elos menjadi bagian tak terpisahkan dari terselenggaranya Festival Bandung Menggugat. Memantik diskusi, melakukan pengamanan.

Perempuan di Balik Layar, Merawat Festival Bandung Menggugat

Fotografer Tim Redaksi19 April 2025

Para perempuan di Dago Elos menjadi bagian tak terpisahkan dari terselenggaranya Festival Bandung Menggugat. Memantik diskusi, melakukan pengamanan.

Perempuan di Balik Layar, Merawat Festival Bandung Menggugat

Fotografer Tim Redaksi19 April 2025

Para perempuan di Dago Elos menjadi bagian tak terpisahkan dari terselenggaranya Festival Bandung Menggugat. Memantik diskusi, melakukan pengamanan.

Perempuan di Balik Layar, Merawat Festival Bandung Menggugat

Fotografer Tim Redaksi19 April 2025

Para perempuan di Dago Elos menjadi bagian tak terpisahkan dari terselenggaranya Festival Bandung Menggugat. Memantik diskusi, melakukan pengamanan.

Perempuan di Balik Layar, Merawat Festival Bandung Menggugat

Fotografer Tim Redaksi19 April 2025

Para perempuan di Dago Elos menjadi bagian tak terpisahkan dari terselenggaranya Festival Bandung Menggugat. Memantik diskusi, melakukan pengamanan.

Perempuan di Balik Layar, Merawat Festival Bandung Menggugat

Fotografer Tim Redaksi19 April 2025

Para perempuan di Dago Elos menjadi bagian tak terpisahkan dari terselenggaranya Festival Bandung Menggugat. Memantik diskusi, melakukan pengamanan.

Lantang Suara Perempuan Bandung

Fotografer Virliya Putricantika30 Desember 2023

Menengok kembali daya juang perempuan dan anak dari berbagai belahan Bandung, mulai Dago Elos, Tamansari, penghayat, hingga kampung adat.

Lantang Suara Perempuan Bandung

Fotografer Virliya Putricantika30 Desember 2023

Menengok kembali daya juang perempuan dan anak dari berbagai belahan Bandung, mulai Dago Elos, Tamansari, penghayat, hingga kampung adat.

Lantang Suara Perempuan Bandung

Fotografer Virliya Putricantika30 Desember 2023

Menengok kembali daya juang perempuan dan anak dari berbagai belahan Bandung, mulai Dago Elos, Tamansari, penghayat, hingga kampung adat.

Lantang Suara Perempuan Bandung

Fotografer Virliya Putricantika30 Desember 2023

Menengok kembali daya juang perempuan dan anak dari berbagai belahan Bandung, mulai Dago Elos, Tamansari, penghayat, hingga kampung adat.

Lantang Suara Perempuan Bandung

Fotografer Virliya Putricantika30 Desember 2023

Menengok kembali daya juang perempuan dan anak dari berbagai belahan Bandung, mulai Dago Elos, Tamansari, penghayat, hingga kampung adat.

Lantang Suara Perempuan Bandung

Fotografer Virliya Putricantika30 Desember 2023

Menengok kembali daya juang perempuan dan anak dari berbagai belahan Bandung, mulai Dago Elos, Tamansari, penghayat, hingga kampung adat.

Lantang Suara Perempuan Bandung

Fotografer Virliya Putricantika30 Desember 2023

Menengok kembali daya juang perempuan dan anak dari berbagai belahan Bandung, mulai Dago Elos, Tamansari, penghayat, hingga kampung adat.

Lantang Suara Perempuan Bandung

Fotografer Virliya Putricantika30 Desember 2023

Menengok kembali daya juang perempuan dan anak dari berbagai belahan Bandung, mulai Dago Elos, Tamansari, penghayat, hingga kampung adat.

Lantang Suara Perempuan Bandung

Fotografer Virliya Putricantika30 Desember 2023

Menengok kembali daya juang perempuan dan anak dari berbagai belahan Bandung, mulai Dago Elos, Tamansari, penghayat, hingga kampung adat.

Lantang Suara Perempuan Bandung

Fotografer Virliya Putricantika30 Desember 2023

Menengok kembali daya juang perempuan dan anak dari berbagai belahan Bandung, mulai Dago Elos, Tamansari, penghayat, hingga kampung adat.

Perempuan di Seni Reak

Fotografer Putra Dimas21 Maret 2023

Sanggar Seni Reak Tibelat tumbuh di tengah permukiman padat di Cibiru, Kota Bandung. Mila, remaja perempuan yang piawai dalam kawih, menjadi bagiannya.

Perempuan di Seni Reak

Fotografer Putra Dimas21 Maret 2023

Sanggar Seni Reak Tibelat tumbuh di tengah permukiman padat di Cibiru, Kota Bandung. Mila, remaja perempuan yang piawai dalam kawih, menjadi bagiannya.

Perempuan di Seni Reak

Fotografer Putra Dimas21 Maret 2023

Sanggar Seni Reak Tibelat tumbuh di tengah permukiman padat di Cibiru, Kota Bandung. Mila, remaja perempuan yang piawai dalam kawih, menjadi bagiannya.

Perempuan di Seni Reak

Fotografer Putra Dimas21 Maret 2023

Sanggar Seni Reak Tibelat tumbuh di tengah permukiman padat di Cibiru, Kota Bandung. Mila, remaja perempuan yang piawai dalam kawih, menjadi bagiannya.

Perempuan di Seni Reak

Fotografer Putra Dimas21 Maret 2023

Sanggar Seni Reak Tibelat tumbuh di tengah permukiman padat di Cibiru, Kota Bandung. Mila, remaja perempuan yang piawai dalam kawih, menjadi bagiannya.

Perempuan di Seni Reak

Fotografer Putra Dimas21 Maret 2023

Sanggar Seni Reak Tibelat tumbuh di tengah permukiman padat di Cibiru, Kota Bandung. Mila, remaja perempuan yang piawai dalam kawih, menjadi bagiannya.

Perempuan di Seni Reak

Fotografer Putra Dimas21 Maret 2023

Sanggar Seni Reak Tibelat tumbuh di tengah permukiman padat di Cibiru, Kota Bandung. Mila, remaja perempuan yang piawai dalam kawih, menjadi bagiannya.

Perempuan di Seni Reak

Fotografer Putra Dimas21 Maret 2023

Sanggar Seni Reak Tibelat tumbuh di tengah permukiman padat di Cibiru, Kota Bandung. Mila, remaja perempuan yang piawai dalam kawih, menjadi bagiannya.

Perempuan! Lawan!

Fotografer Virliya Putricantika9 Maret 2023

Hari Perempuan Sedunia 2023 di Bandung dirayakan dengan menggelar aksi turun ke jalan. Perlawanan terus-menerus dilakukan di lapangan.

Perempuan! Lawan!

Fotografer Virliya Putricantika9 Maret 2023

Hari Perempuan Sedunia 2023 di Bandung dirayakan dengan menggelar aksi turun ke jalan. Perlawanan terus-menerus dilakukan di lapangan.

Perempuan! Lawan!

Fotografer Virliya Putricantika9 Maret 2023

Hari Perempuan Sedunia 2023 di Bandung dirayakan dengan menggelar aksi turun ke jalan. Perlawanan terus-menerus dilakukan di lapangan.

Perempuan! Lawan!

Fotografer Virliya Putricantika9 Maret 2023

Hari Perempuan Sedunia 2023 di Bandung dirayakan dengan menggelar aksi turun ke jalan. Perlawanan terus-menerus dilakukan di lapangan.

Perempuan! Lawan!

Fotografer Virliya Putricantika9 Maret 2023

Hari Perempuan Sedunia 2023 di Bandung dirayakan dengan menggelar aksi turun ke jalan. Perlawanan terus-menerus dilakukan di lapangan.

Perempuan! Lawan!

Fotografer Virliya Putricantika9 Maret 2023

Hari Perempuan Sedunia 2023 di Bandung dirayakan dengan menggelar aksi turun ke jalan. Perlawanan terus-menerus dilakukan di lapangan.

Perempuan! Lawan!

Fotografer Virliya Putricantika9 Maret 2023

Hari Perempuan Sedunia 2023 di Bandung dirayakan dengan menggelar aksi turun ke jalan. Perlawanan terus-menerus dilakukan di lapangan.

Perempuan! Lawan!

Fotografer Virliya Putricantika9 Maret 2023

Hari Perempuan Sedunia 2023 di Bandung dirayakan dengan menggelar aksi turun ke jalan. Perlawanan terus-menerus dilakukan di lapangan.

Perempuan! Lawan!

Fotografer Virliya Putricantika9 Maret 2023

Hari Perempuan Sedunia 2023 di Bandung dirayakan dengan menggelar aksi turun ke jalan. Perlawanan terus-menerus dilakukan di lapangan.

Perempuan! Lawan!

Fotografer Virliya Putricantika9 Maret 2023

Hari Perempuan Sedunia 2023 di Bandung dirayakan dengan menggelar aksi turun ke jalan. Perlawanan terus-menerus dilakukan di lapangan.

Perempuan Penjaga Tradisi di Kampung Adat Cireundeu

Fotografer Virliya Putricantika3 September 2022

Warga Kampung Adat Cireundeu, Cimahi, teguh mempraktikkan tradisi, termasuk mengonsumsi singkong sebagai makanan pokok. Para perempuan mengambil peran penting.

Perempuan Penjaga Tradisi di Kampung Adat Cireundeu

Fotografer Virliya Putricantika3 September 2022

Warga Kampung Adat Cireundeu, Cimahi, teguh mempraktikkan tradisi, termasuk mengonsumsi singkong sebagai makanan pokok. Para perempuan mengambil peran penting.

Perempuan Penjaga Tradisi di Kampung Adat Cireundeu

Fotografer Virliya Putricantika3 September 2022

Warga Kampung Adat Cireundeu, Cimahi, teguh mempraktikkan tradisi, termasuk mengonsumsi singkong sebagai makanan pokok. Para perempuan mengambil peran penting.

Perempuan Penjaga Tradisi di Kampung Adat Cireundeu

Fotografer Virliya Putricantika3 September 2022

Warga Kampung Adat Cireundeu, Cimahi, teguh mempraktikkan tradisi, termasuk mengonsumsi singkong sebagai makanan pokok. Para perempuan mengambil peran penting.

Perempuan Penjaga Tradisi di Kampung Adat Cireundeu

Fotografer Virliya Putricantika3 September 2022

Warga Kampung Adat Cireundeu, Cimahi, teguh mempraktikkan tradisi, termasuk mengonsumsi singkong sebagai makanan pokok. Para perempuan mengambil peran penting.

Perempuan Penjaga Tradisi di Kampung Adat Cireundeu

Fotografer Virliya Putricantika3 September 2022

Warga Kampung Adat Cireundeu, Cimahi, teguh mempraktikkan tradisi, termasuk mengonsumsi singkong sebagai makanan pokok. Para perempuan mengambil peran penting.

Perempuan Penjaga Tradisi di Kampung Adat Cireundeu

Fotografer Virliya Putricantika3 September 2022

Warga Kampung Adat Cireundeu, Cimahi, teguh mempraktikkan tradisi, termasuk mengonsumsi singkong sebagai makanan pokok. Para perempuan mengambil peran penting.

Perempuan Penjaga Tradisi di Kampung Adat Cireundeu

Fotografer Virliya Putricantika3 September 2022

Warga Kampung Adat Cireundeu, Cimahi, teguh mempraktikkan tradisi, termasuk mengonsumsi singkong sebagai makanan pokok. Para perempuan mengambil peran penting.

Perempuan Penjaga Tradisi di Kampung Adat Cireundeu

Fotografer Virliya Putricantika3 September 2022

Warga Kampung Adat Cireundeu, Cimahi, teguh mempraktikkan tradisi, termasuk mengonsumsi singkong sebagai makanan pokok. Para perempuan mengambil peran penting.

Perempuan Penjaga Tradisi di Kampung Adat Cireundeu

Fotografer Virliya Putricantika3 September 2022

Warga Kampung Adat Cireundeu, Cimahi, teguh mempraktikkan tradisi, termasuk mengonsumsi singkong sebagai makanan pokok. Para perempuan mengambil peran penting.

Semangat Kartini: Menjahit di Balik Jendela Penjara

Fotografer Prima Mulia21 April 2021

Di balik kungkungan teralis besi, semangat juang Kartini tampak lebih alami. Seperti yang bisa dilihat di Lapas Perempuan kelas IIA Bandung.

Semangat Kartini: Menjahit di Balik Jendela Penjara

Fotografer Prima Mulia21 April 2021

Di balik kungkungan teralis besi, semangat juang Kartini tampak lebih alami. Seperti yang bisa dilihat di Lapas Perempuan kelas IIA Bandung.

Semangat Kartini: Menjahit di Balik Jendela Penjara

Fotografer Prima Mulia21 April 2021

Di balik kungkungan teralis besi, semangat juang Kartini tampak lebih alami. Seperti yang bisa dilihat di Lapas Perempuan kelas IIA Bandung.

Semangat Kartini: Menjahit di Balik Jendela Penjara

Fotografer Prima Mulia21 April 2021

Di balik kungkungan teralis besi, semangat juang Kartini tampak lebih alami. Seperti yang bisa dilihat di Lapas Perempuan kelas IIA Bandung.

Semangat Kartini: Menjahit di Balik Jendela Penjara

Fotografer Prima Mulia21 April 2021

Di balik kungkungan teralis besi, semangat juang Kartini tampak lebih alami. Seperti yang bisa dilihat di Lapas Perempuan kelas IIA Bandung.

Semangat Kartini: Menjahit di Balik Jendela Penjara

Fotografer Prima Mulia21 April 2021

Di balik kungkungan teralis besi, semangat juang Kartini tampak lebih alami. Seperti yang bisa dilihat di Lapas Perempuan kelas IIA Bandung.

image
//