RESENSI BUKU: Serigala Betina, Perempuan Liar, dan Perempuan Penyihir
Penulis Retna Gemilang1 Februari 2026
Ester Lianawati membagi karaker perempuan ke dalam istilah yang tidak lazim, seperti serigala betina, perempuan liar, dan perempuan penyihir.
SABTU SORE #27: Membaca Cerita Perempuan-perempuan yang Melawan di Buku Nyanyi Sunyi Para Puan
Penulis Alwi Anas13 Agustus 2025
Dian Septi Trisnanti dalam bukunya "Nyanyi Sunyi Para Puan" menggambarkan kompleksitas kasus kekerasan seksual yang terstigma di saat berupaya melawan.
AKU DAN BUKU-BUKU PRAM #10: Bersama Perempuan-perempuan yang Membebaskan Diri dari Belenggu Ragam Penindasan
Penulis Claudia Destianira6 Maret 2025
Di hadapan berbagai ketidakmungkinan, Gadis Pantai tetap menatap mata orang-orang yang merenggut penghidupannya dengan berani.
PERAYAAN SEABAD PRAM DI BANDUNG: Novel tentang Perempuan-perempuan yang Melawan Zaman
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah8 Februari 2025
Toko Buku Pelagia, Bandung turut merayakan momentum seabad Pramoedya Ananta Toer. Mendiskusikan Perempuan & Pram.
RESENSI BUKU: Memahami Perempuan dalam “Perempuan Jika Itulah Namamu”, Sebuah Buku Karya Maman Suherman
Penulis Ernawatie Sutarna10 November 2024
Kang Maman atau Maman Suherman berusaha menjelaskan karakter perempuan melalui syair-syair puisi dalam buku “Perempuan Jika Itulah Namamu”.
Cerita Perempuan-perempuan Dago Elos Melawan Mafia Tanah
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah17 Oktober 2024
Lia mempersembahkan kemenangan melawan keluarga Muller untuk almarhum mamanya yang meninggal di saat mempertahankan rumah dari penggusuran.
Menyoal Absennya Perlindungan Negara pada Perempuan Pekerja sekaligus Ibu Tunggal, Potret Perempuan dalam Film Mai
Penulis Fajrin Sidek28 Juni 2024
Alih-alih menjadi tanggung jawab negara, perempuan seperti Mai (perempuan pekerja dan ibu tunggal) dengan semua persoalannya ada dalam eksploitasi kapitalisme.
Perempuan-perempuan Pembela HAM dari Bandung Melawan Penggusuran
Penulis Awla Rajul8 Maret 2024
Eva Eryani dan ibu-ibu Dago Elos mewakili semangat perempuan-perempuan yang melawan dan mempertahankan rumah di titik penggusuran Kota Bandung.
Perempuan-perempuan Pedagang Kaki Lima yang Bertahan di Dalem Kaum
Penulis Emi La Palau23 Desember 2023
Sebagian besar pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Dalem Kaum Kota Bandung adalah perempuan.
CATATAN DARI BANDUNG TIMUR #51: Perempuan-perempuan Pelopor
Penulis Noor Shalihah9 Desember 2023
Dewi Sartika dan Raden Ayu Sangkaningrat mengubah wajah pendidikan dan perekonomian Indonesia dari Bandung Timur.
Dari Caleg Perempuan ke Parlemen yang Melahirkan Kebijakan Pro Perempuan di Kota Bandung
Penulis Emi La Palau11 September 2023
Regulasi afirmatif 30 persen keterwakilan perempuan belum banyak berdampak pada kebijakan pro perempuan. Saatnya mendorong caleg-caleg perempuan yang berintegritas.
SUARA SETARA: Perempuan Naif dan Perempuan Liar
Penulis Ananda Suci Aryani13 Juni 2023
Masyarakat mendefinisikan perempuan untuk menampilkan standar feminitas yang dibangun dalam menampilkan kenaifannya.
CATAHU Komnas Perempuan 2023: Kekerasan pada Perempuan di Ranah Publik dan Negara Meningkat
Penulis Awla Rajul10 Maret 2023
Data kasus kekerasan terhadap perempuan tahun 2022 mendapati peningkatan kasus kekerasan seksual tidak hanya di ranah personal, tapi juga di ranah publik dan negara.
IWD 2023: Perempuan Jawa Barat Tolak Diskriminasi dan Dorong Gerakan Perempuan yang Inklusif
Penulis Emi La Palau8 Maret 2023
Perayaan International Women’s Day (IWD) atau Hari Perempuan Internasional 2023 di Jawa Barat dirayakan dengan aksi di depan Gedung Sate Bandung.
Pentingnya Membela Perempuan dengan Perspektif Perempuan
Penulis Sarah Ashilah26 Desember 2021
Buku Bersama untuk Perubahan, menyodorkan pemikiran tentang perlunya mengubah pola pikir masyarakat dalam mengurangi kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan.
Potret Opresi Perempuan di Tengah Penghidupan Perkebunan Salak Banjarnegara
Penulis Arkan Labib Afkari 10 April 2026
Perempuan hadir di setiap lini penghidupan perkebunan salak di Banjarnegara dan berpotensi menjadi aktor perubahan. Perannya kerap diabaikan.
DARI BERANDA PUSTAKA JAYA #5: Penulis Perempuan Pertama Pustaka Jaya
Penulis Hafidz Azhar22 Maret 2026
Surtaningsih W.T. penulis perempuan pertama yang karyanya diterbitkan penerbit Pustaka Jaya. Ia dikenal sebagai penulis cerita anak di zamannya.
MAHASISWA BERSUARA: Perempuan sebagai Kekuatan Revolusioner Melawan Ketidakadilan Gender
Penulis Dea Melrisa Agnesia 18 Maret 2026
Perjuangan perempuan tidak boleh berhenti pada pengakuan simbolik. Perjuangan menuju kesetaraan gender masih panjang dan membutuhkan komitmen kolektif.
Ngariung Wanoja: Suara Perempuan yang Menolak Diam dalam Menghadapi Kekerasan
Penulis Insan Radhiyan Nurrahim, 16 Maret 2026
Ruang diskusi Ngariung Wanoja menjadi tempat bagi perempuan untuk berbagi kisah tentang kekerasan, diskriminasi, dan perjuangan mereka. Menumbuhkan solidaritas.
Dari Kopo ke Saparua, Konvoi Solidaristreet Mengantar Sahur bagi Perempuan Tunawisma Bandung
Penulis Maisan Rachman12 Maret 2026
Aksi Solidaristreet Chapter 10 membagikan makanan dan pakaian hangat sepanjang jalan kota, sembari menyuarakan kritik terhadap ketimpangan sosial di Kota Bandung.
Asterisk di Kata Perempuan: Simbol Perlawanan di Peringatan International Women's Day Yogyakarta
Penulis Virliya Putricantika11 Maret 2026
Simbol asterisk menegaskan perjuangan yang inklusif bagi ragam identitas gender. Menyuarakan kritik terhadap ketimpangan, perampasan ruang hidup, hingga dampak MBG.
Dari Femisida hingga Upah 500 Ribu Rupiah, Seratus Tuntutan Perempuan di IWD Bandung
Penulis Fitri Amanda 9 Maret 2026
Massa menyoroti kekerasan berbasis gender, hak cuti pekerja perempuan yang kerap diabaikan, hingga kondisi kerja rentan di sektor pendidikan dan industri kreatif.
SUDUT LAIN BANDUNG: Jejak Juang Perempuan Kota Bandung
Penulis Abah Omtris7 Maret 2026
Gerakan perempuan ke depan tidak bisa hanya mengandalkan simbol. Ia harus hadir dalam ruang-ruang konkret. Ia harus menjejak tanah, bukan hanya beredar di layar.
MAHASISWA BERSUARA: Perempuan Terpinggirkan dalam Riuh Pembangunan
Penulis Roes Davina Syarla Anggana 6 Maret 2026
Perempuan kehilangan ruang sebagai subjek sosial, sekaligus dibebani tanggung jawab reproduktif yang tetap berjalan dalam kondisi semakin rapuh.
MAHASISWA BERSUARA: Perempuan Indonesia di Persimpangan: Ketika Hukum Progresif Gagal Menaklukkan Patriarki Ekonomi
Penulis Mohammad Farhan Kholil5 Maret 2026
Akar ketidaksetaraan terletak lebih dalam, yaitu pada arsitektur ekonomi yang mengeksploitasi kerja perempuan tanpa mengakuinya sebagai kontribusi produktif.
Kembalinya Suara Para Siotjia, Kiprah Perempuan Tionghoa dan Jejak Emansipasi yang Terlupakan
Penulis Alysha Ramaniya Wardhana26 Februari 2026
Lebih dari seabad setelah tulisan mereka terbit di Djawa Tengah, Kolektif Arungkala menghidupkan kembali pemikiran para Siotjia melalui pembacaan terbuka di Bandung.
MAHASISWA BERSUARA: Berteriak dalam Senyap, Menggugat Normalisasi Pembunuhan Perempuan
Penulis Dzakiroh Umi Hijratulloh25 Februari 2026
Femisida adalah kejahatan yang disiapkan secara sosial, disuburkan oleh budaya patriarki, dan dibiarkan oleh negara yang memilih bebal.
RESENSI BUKU: Korpus Uterus, Peran Perempuan, dan Misi Penyelamatan
Penulis Devi Israeni22 Februari 2026
Novel Korpus Uterus karya Sasti Gotama rasanya cukup berhasil membuat kembali merenungkan dan memaknai ulang kepemilikan tubuh dan peran perempuan.
Delapan Seniman Perempuan di Pameran Banda Indung #2
Penulis Alysha Ramaniya Wardhana10 Februari 2026
Pameran yang diselenggarakan komunitas Senimom ini berlangsung 24 Januari hingga 15 Februari 2026 di de Braga by ARTOTEL, Jalan Braga, Bandung.
MAHASISWA BERSUARA: Menggugat Peminggiran Perempuan Korban Morphing AI
Penulis Siti Nurjanah7 Februari 2026
Tanpa perubahan cara pandang yang mendasar, kekerasan yang dialami perempuan berisiko terus dipahami sebagai efek samping dari kecanggihan teknologi semata.
MAHASISWA BERSUARA: Ketika Negara Membiarkan Perempuan Menjadi Tumbal Judi Online
Penulis Berlian Putri Maharani3 Februari 2026
Judi online bekerja dengan logika yang nyaris identik dengan colonial extractive economy: tubuh rakyat dijadikan sumber daya yang harus diperas tanpa henti.
MAHASISWA BERSUARA: Selaput Dara dan Kuasa Sosial: Bagaimana Keperawanan Menjadi Instrumen Disiplin Tubuh Perempuan
Penulis Lovely Margareth Debora Sara Tampubolon 30 Januari 2026
Keperawanan tidak melindungi perempuan, tidak memuliakan moralitas, dan tidak menjamin kehormatan siapa pun.
Gelanggangnya Para Wanoja di Rumawat Padjadjaran, Mematahkan Mitos Perempuan tidak Boleh Main Alat Musik Tradisional Sunda
Penulis Tim Redaksi26 Januari 2026
Komunitas Puspa Karima mengusung visi misi bahwa perempuan bukan sekadar pelengkap dalam kesenian Sunda. Menjadi yang pertama pentas di Rumawat Padjadjaran Unpad.
Dua Puluh Tahun Intan Paramaditha Menuliskan Cerita Perempuan Monster
Penulis Salma Nur Fauziyah22 Januari 2026
Intan Paramaditha mengisi diskusi buku di Bandung. Mendapatkan pertanyaan apakah ia pernah mengalami pengalaman horor?
RESENSI BUKU: Broken Strings, Manipulasi, Relasi Kuasa, dan Tubuh Perempuan
Penulis Ginaya Keisya Rais17 Januari 2026
Broken Strings mengajak masuk ke dalam perjalanan batin Aurelie Moeremans yang memupuk begitu banyak luka.
Historiografi Gelombang Demonstrasi di Kota Bandung 2025: Kriminalisasi dan Belenggu Terhadap Perempuan
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah7 Januari 2026
Kriminalisasi aktivis, represi aparat, dan aksi teatrikal perempuan menandai kemarahan warga atas kebijakan negara sepanjang 2025.
Menjahit Luka Bumi, Membasuh Air Mata Perempuan
Penulis Taufik Hidayat5 Januari 2026
Dari greenwashing hingga kriminalisasi, bisa dilihat suatu pola besar berulang. Ada benang merah yang menghubungkan eksploitasi alam dengan penindasan perempuan.
PULIHKAN LUKA TAK KASAT MATA: Perempuan Difabel Masih Terpinggirkan dari Layanan Kesehatan
Penulis Awla Rajul5 Januari 2026
Survei HWDI dan Koalisi PRIMA di 48 puskesmas menunjukkan rendahnya aksesibilitas infrastruktur, dan anggaran layanan kesehatan, terutama bagi perempuan difabel.
Menolak Perampasan Suara Perempuan
Penulis Nabilah Ayu Lestari29 Desember 2025
Momentum 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (HAKTP) yang diperingati setiap akhir tahun menjadi simbol perlawanan perempuan.
Kisah Para Perempuan di Tengah Perampasan Lahan di Nusantara
Penulis Salma Nur Fauziyah21 Desember 2025
Buku Pembangunan Untuk Siapa? Kisah Perempuan di Kampung Kami didiskusikan di Perpustakaan Bunga di Tembok. Memuat pengalaman perempuan menghadapi konflik agraria.
MAHASISWA BERSUARA: Salah Menafsir Kodrat Perempuan
Penulis Mikaela Dian Sasami17 Desember 2025
Ketidaksetaraan gender tidak muncul dari kodrat biologis, tetapi dari konstruksi sosial yang keliru dan politis.
Anomali Perempuan Indonesia: Dari Door Duisternis Tot Licht, Buiten Het Gareel, hingga School Revolution
Penulis Anton Solihin11 Desember 2025
Para perempuan Indonesia ini membentuk dunianya dengan cara tidak normal. Benang merahnya: membaca lalu menuangkannya ke dalam kehidupan.
Solidaritas untuk Laras Faizati di Peringatan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan di Bandung
Penulis Tim Penulis BandungBergerak.id9 Desember 2025
Laras Faizati membuka sisi kerentantan perempuan yang kritis dan berani bersiara di tengah menyempitnya ruang demokrasi di Indonesia.
Trauma Perempuan dan Anak-anak di Sukahaji Setelah Pecah Konflik Tanah
Penulis Tim Redaksi9 Desember 2025
Bentrok konflik tanah di Sukahaji meninggalkan trauma mendalam bagi warga rentan, terutama perempuan dan anak-anak.
Meneguhkan Peran Perempuan di Garis Depan Krisis Ekologis dan Konflik Agraria
Penulis Awla Rajul4 Desember 2025
Perempuan sering kali harus memikul beban ganda di tengah krisis ekologis yang dipicu kebijakan rezim yang tidak ramah lingkungan.
Para Perempuan Merawat Kawasan Bandung Utara, Bermula dari Pertanyaan Anak pada Ibunya
Penulis Fitri Amanda 3 Desember 2025
Krisis ekologi Kawasan Bandung Utara tidak lepas dari praktik eksploitasi alam yang dilakukan dari generasi ke generasi. Menyisakan kerusakan bagi orang muda.
RESENSI BUKU: Perempuan Melawan Arus Tradisi Kawin Tangkap
Penulis Selsha Septifanie Gunawan30 November 2025
Novel Perempuan yang Menangis Kepada Bulan Hitam menceritakan korban tradisi kawin tangkap. Ia memberontak melawan kekerasan dan stigma.
Perempuan Penghayat Penjaga Mata Air di Lembah Ciputri
Penulis Tim Redaksi28 November 2025
Kisah Mih Eros, perempuan penghayat yang menjaga mata air bagi ratusan keluarga di Kampung Cicalung di Kawasan Bandung Utara.
ULAS FILM: Pangku, Perempuan yang Terpinggirkan, dan Tubuh yang Bekerja
Penulis Lisa Nurjanah20 November 2025
Film Pangku adalah karya debut Reza Rahadian sebagai sutradara, yang membawa kita menyusuri kehidupan seorang ibu tunggal yang berjuang bertahan hidup di perantauan.
Kaum Hawa Bercerita: Peluncuran Antologi Cerpen Perempuan yang Menulis Langit dari Bandung
Penulis Salma Nur Fauziyah10 November 2025
Peluncuran buku Antologi Cerpen Perempuan yang Menulis Langit dari Bandung berlangsung meriah di acara Ruang Kata, kolaborasi komunitas literasi Kembang Kata.
Suara Perempuan di Kilometer Nol Bandung
Fotografer Prima Mulia28 Maret 2026
Ratusan perempuan Bandung menyoroti kebijakan yang merugikan perempuan. Dari ranah lokal hingga solidaritas global bagi perempuan di Palestina dan Iran.
Suara Perempuan di Kilometer Nol Bandung
Fotografer Prima Mulia28 Maret 2026
Ratusan perempuan Bandung menyoroti kebijakan yang merugikan perempuan. Dari ranah lokal hingga solidaritas global bagi perempuan di Palestina dan Iran.
Suara Perempuan di Kilometer Nol Bandung
Fotografer Prima Mulia28 Maret 2026
Ratusan perempuan Bandung menyoroti kebijakan yang merugikan perempuan. Dari ranah lokal hingga solidaritas global bagi perempuan di Palestina dan Iran.
Suara Perempuan di Kilometer Nol Bandung
Fotografer Prima Mulia28 Maret 2026
Ratusan perempuan Bandung menyoroti kebijakan yang merugikan perempuan. Dari ranah lokal hingga solidaritas global bagi perempuan di Palestina dan Iran.
Suara Perempuan di Kilometer Nol Bandung
Fotografer Prima Mulia28 Maret 2026
Ratusan perempuan Bandung menyoroti kebijakan yang merugikan perempuan. Dari ranah lokal hingga solidaritas global bagi perempuan di Palestina dan Iran.
Suara Perempuan di Kilometer Nol Bandung
Fotografer Prima Mulia28 Maret 2026
Ratusan perempuan Bandung menyoroti kebijakan yang merugikan perempuan. Dari ranah lokal hingga solidaritas global bagi perempuan di Palestina dan Iran.
Suara Perempuan di Kilometer Nol Bandung
Fotografer Prima Mulia28 Maret 2026
Ratusan perempuan Bandung menyoroti kebijakan yang merugikan perempuan. Dari ranah lokal hingga solidaritas global bagi perempuan di Palestina dan Iran.
Suara Perempuan di Kilometer Nol Bandung
Fotografer Prima Mulia28 Maret 2026
Ratusan perempuan Bandung menyoroti kebijakan yang merugikan perempuan. Dari ranah lokal hingga solidaritas global bagi perempuan di Palestina dan Iran.
Suara Perempuan di Kilometer Nol Bandung
Fotografer Prima Mulia28 Maret 2026
Ratusan perempuan Bandung menyoroti kebijakan yang merugikan perempuan. Dari ranah lokal hingga solidaritas global bagi perempuan di Palestina dan Iran.
Suara Perempuan di Kilometer Nol Bandung
Fotografer Prima Mulia28 Maret 2026
Ratusan perempuan Bandung menyoroti kebijakan yang merugikan perempuan. Dari ranah lokal hingga solidaritas global bagi perempuan di Palestina dan Iran.
Suara Perempuan di Kilometer Nol Bandung
Fotografer Prima Mulia28 Maret 2026
Ratusan perempuan Bandung menyoroti kebijakan yang merugikan perempuan. Dari ranah lokal hingga solidaritas global bagi perempuan di Palestina dan Iran.
Perempuan di Balik Layar, Merawat Festival Bandung Menggugat
Fotografer Tim Redaksi19 April 2025
Para perempuan di Dago Elos menjadi bagian tak terpisahkan dari terselenggaranya Festival Bandung Menggugat. Memantik diskusi, melakukan pengamanan.
Perempuan di Balik Layar, Merawat Festival Bandung Menggugat
Fotografer Tim Redaksi19 April 2025
Para perempuan di Dago Elos menjadi bagian tak terpisahkan dari terselenggaranya Festival Bandung Menggugat. Memantik diskusi, melakukan pengamanan.
Perempuan di Balik Layar, Merawat Festival Bandung Menggugat
Fotografer Tim Redaksi19 April 2025
Para perempuan di Dago Elos menjadi bagian tak terpisahkan dari terselenggaranya Festival Bandung Menggugat. Memantik diskusi, melakukan pengamanan.
Perempuan di Balik Layar, Merawat Festival Bandung Menggugat
Fotografer Tim Redaksi19 April 2025
Para perempuan di Dago Elos menjadi bagian tak terpisahkan dari terselenggaranya Festival Bandung Menggugat. Memantik diskusi, melakukan pengamanan.
Perempuan di Balik Layar, Merawat Festival Bandung Menggugat
Fotografer Tim Redaksi19 April 2025
Para perempuan di Dago Elos menjadi bagian tak terpisahkan dari terselenggaranya Festival Bandung Menggugat. Memantik diskusi, melakukan pengamanan.
Perempuan di Balik Layar, Merawat Festival Bandung Menggugat
Fotografer Tim Redaksi19 April 2025
Para perempuan di Dago Elos menjadi bagian tak terpisahkan dari terselenggaranya Festival Bandung Menggugat. Memantik diskusi, melakukan pengamanan.
Lantang Suara Perempuan Bandung
Fotografer Virliya Putricantika30 Desember 2023
Menengok kembali daya juang perempuan dan anak dari berbagai belahan Bandung, mulai Dago Elos, Tamansari, penghayat, hingga kampung adat.
Lantang Suara Perempuan Bandung
Fotografer Virliya Putricantika30 Desember 2023
Menengok kembali daya juang perempuan dan anak dari berbagai belahan Bandung, mulai Dago Elos, Tamansari, penghayat, hingga kampung adat.
Lantang Suara Perempuan Bandung
Fotografer Virliya Putricantika30 Desember 2023
Menengok kembali daya juang perempuan dan anak dari berbagai belahan Bandung, mulai Dago Elos, Tamansari, penghayat, hingga kampung adat.
Lantang Suara Perempuan Bandung
Fotografer Virliya Putricantika30 Desember 2023
Menengok kembali daya juang perempuan dan anak dari berbagai belahan Bandung, mulai Dago Elos, Tamansari, penghayat, hingga kampung adat.
Lantang Suara Perempuan Bandung
Fotografer Virliya Putricantika30 Desember 2023
Menengok kembali daya juang perempuan dan anak dari berbagai belahan Bandung, mulai Dago Elos, Tamansari, penghayat, hingga kampung adat.
Lantang Suara Perempuan Bandung
Fotografer Virliya Putricantika30 Desember 2023
Menengok kembali daya juang perempuan dan anak dari berbagai belahan Bandung, mulai Dago Elos, Tamansari, penghayat, hingga kampung adat.
Lantang Suara Perempuan Bandung
Fotografer Virliya Putricantika30 Desember 2023
Menengok kembali daya juang perempuan dan anak dari berbagai belahan Bandung, mulai Dago Elos, Tamansari, penghayat, hingga kampung adat.
Lantang Suara Perempuan Bandung
Fotografer Virliya Putricantika30 Desember 2023
Menengok kembali daya juang perempuan dan anak dari berbagai belahan Bandung, mulai Dago Elos, Tamansari, penghayat, hingga kampung adat.
Lantang Suara Perempuan Bandung
Fotografer Virliya Putricantika30 Desember 2023
Menengok kembali daya juang perempuan dan anak dari berbagai belahan Bandung, mulai Dago Elos, Tamansari, penghayat, hingga kampung adat.
Lantang Suara Perempuan Bandung
Fotografer Virliya Putricantika30 Desember 2023
Menengok kembali daya juang perempuan dan anak dari berbagai belahan Bandung, mulai Dago Elos, Tamansari, penghayat, hingga kampung adat.
Perempuan di Seni Reak
Fotografer Putra Dimas21 Maret 2023
Sanggar Seni Reak Tibelat tumbuh di tengah permukiman padat di Cibiru, Kota Bandung. Mila, remaja perempuan yang piawai dalam kawih, menjadi bagiannya.
Perempuan di Seni Reak
Fotografer Putra Dimas21 Maret 2023
Sanggar Seni Reak Tibelat tumbuh di tengah permukiman padat di Cibiru, Kota Bandung. Mila, remaja perempuan yang piawai dalam kawih, menjadi bagiannya.
Perempuan di Seni Reak
Fotografer Putra Dimas21 Maret 2023
Sanggar Seni Reak Tibelat tumbuh di tengah permukiman padat di Cibiru, Kota Bandung. Mila, remaja perempuan yang piawai dalam kawih, menjadi bagiannya.
Perempuan di Seni Reak
Fotografer Putra Dimas21 Maret 2023
Sanggar Seni Reak Tibelat tumbuh di tengah permukiman padat di Cibiru, Kota Bandung. Mila, remaja perempuan yang piawai dalam kawih, menjadi bagiannya.
Perempuan di Seni Reak
Fotografer Putra Dimas21 Maret 2023
Sanggar Seni Reak Tibelat tumbuh di tengah permukiman padat di Cibiru, Kota Bandung. Mila, remaja perempuan yang piawai dalam kawih, menjadi bagiannya.
Perempuan di Seni Reak
Fotografer Putra Dimas21 Maret 2023
Sanggar Seni Reak Tibelat tumbuh di tengah permukiman padat di Cibiru, Kota Bandung. Mila, remaja perempuan yang piawai dalam kawih, menjadi bagiannya.
Perempuan di Seni Reak
Fotografer Putra Dimas21 Maret 2023
Sanggar Seni Reak Tibelat tumbuh di tengah permukiman padat di Cibiru, Kota Bandung. Mila, remaja perempuan yang piawai dalam kawih, menjadi bagiannya.
Perempuan di Seni Reak
Fotografer Putra Dimas21 Maret 2023
Sanggar Seni Reak Tibelat tumbuh di tengah permukiman padat di Cibiru, Kota Bandung. Mila, remaja perempuan yang piawai dalam kawih, menjadi bagiannya.
Perempuan! Lawan!
Fotografer Virliya Putricantika9 Maret 2023
Hari Perempuan Sedunia 2023 di Bandung dirayakan dengan menggelar aksi turun ke jalan. Perlawanan terus-menerus dilakukan di lapangan.
Perempuan! Lawan!
Fotografer Virliya Putricantika9 Maret 2023
Hari Perempuan Sedunia 2023 di Bandung dirayakan dengan menggelar aksi turun ke jalan. Perlawanan terus-menerus dilakukan di lapangan.
Perempuan! Lawan!
Fotografer Virliya Putricantika9 Maret 2023
Hari Perempuan Sedunia 2023 di Bandung dirayakan dengan menggelar aksi turun ke jalan. Perlawanan terus-menerus dilakukan di lapangan.
Perempuan! Lawan!
Fotografer Virliya Putricantika9 Maret 2023
Hari Perempuan Sedunia 2023 di Bandung dirayakan dengan menggelar aksi turun ke jalan. Perlawanan terus-menerus dilakukan di lapangan.
Perempuan! Lawan!
Fotografer Virliya Putricantika9 Maret 2023
Hari Perempuan Sedunia 2023 di Bandung dirayakan dengan menggelar aksi turun ke jalan. Perlawanan terus-menerus dilakukan di lapangan.
Perempuan! Lawan!
Fotografer Virliya Putricantika9 Maret 2023
Hari Perempuan Sedunia 2023 di Bandung dirayakan dengan menggelar aksi turun ke jalan. Perlawanan terus-menerus dilakukan di lapangan.
Perempuan! Lawan!
Fotografer Virliya Putricantika9 Maret 2023
Hari Perempuan Sedunia 2023 di Bandung dirayakan dengan menggelar aksi turun ke jalan. Perlawanan terus-menerus dilakukan di lapangan.
Perempuan! Lawan!
Fotografer Virliya Putricantika9 Maret 2023
Hari Perempuan Sedunia 2023 di Bandung dirayakan dengan menggelar aksi turun ke jalan. Perlawanan terus-menerus dilakukan di lapangan.
Perempuan! Lawan!
Fotografer Virliya Putricantika9 Maret 2023
Hari Perempuan Sedunia 2023 di Bandung dirayakan dengan menggelar aksi turun ke jalan. Perlawanan terus-menerus dilakukan di lapangan.
Perempuan! Lawan!
Fotografer Virliya Putricantika9 Maret 2023
Hari Perempuan Sedunia 2023 di Bandung dirayakan dengan menggelar aksi turun ke jalan. Perlawanan terus-menerus dilakukan di lapangan.
Perempuan Penjaga Tradisi di Kampung Adat Cireundeu
Fotografer Virliya Putricantika3 September 2022
Warga Kampung Adat Cireundeu, Cimahi, teguh mempraktikkan tradisi, termasuk mengonsumsi singkong sebagai makanan pokok. Para perempuan mengambil peran penting.
Perempuan Penjaga Tradisi di Kampung Adat Cireundeu
Fotografer Virliya Putricantika3 September 2022
Warga Kampung Adat Cireundeu, Cimahi, teguh mempraktikkan tradisi, termasuk mengonsumsi singkong sebagai makanan pokok. Para perempuan mengambil peran penting.
Perempuan Penjaga Tradisi di Kampung Adat Cireundeu
Fotografer Virliya Putricantika3 September 2022
Warga Kampung Adat Cireundeu, Cimahi, teguh mempraktikkan tradisi, termasuk mengonsumsi singkong sebagai makanan pokok. Para perempuan mengambil peran penting.
Perempuan Penjaga Tradisi di Kampung Adat Cireundeu
Fotografer Virliya Putricantika3 September 2022
Warga Kampung Adat Cireundeu, Cimahi, teguh mempraktikkan tradisi, termasuk mengonsumsi singkong sebagai makanan pokok. Para perempuan mengambil peran penting.
Perempuan Penjaga Tradisi di Kampung Adat Cireundeu
Fotografer Virliya Putricantika3 September 2022
Warga Kampung Adat Cireundeu, Cimahi, teguh mempraktikkan tradisi, termasuk mengonsumsi singkong sebagai makanan pokok. Para perempuan mengambil peran penting.








































































