JEJAK-JEJAK LITERASI DI BANDUNG #7: Yang Bertahan di Trotoar Jalan Dewi Sartika

Penulis Muhammad Akmal Firmansyah15 Januari 2024

Perdagangan buku di pinggir Jalan Dewi Sartika, Bandung mengalami pasang surut. Mereka yang bertahan yakin bisnis buku akan tetap hidup karena ada penggeraknya.

Cerita Orang Bandung (14): Seorang Tukang Jahit di Trotoar Jalan Dewi Sartika

Penulis Sarah Ashilah1 Juli 2021

Heri Jahit (60) menghidupi keluarga sebagai tukang jahit di trotoar Jalan Dewi Sartika, Bandung sejak 1997 lalu. Ia mewarisi keterampilan tersebut dari sang nenek.

PELAJAR BERSUARA: Surat untuk Ibu Dewi Sartika

Penulis Syaffira Diva Febriani 25 November 2025

Ibu mengajari dan memberi aku inspirasi untuk sekolah tinggi, untuk berani menghentikan diskriminasi, dan mengajak kaum perempuan mewujudkan impian masing-masing.

CATATAN DARI BANDUNG TIMUR #69: Cicalengka dan Dewi Sartika

Penulis Andrian Maldini Yudha22 Oktober 2024

Cicalengka bukan sekadar tempat pengasingan, tetapi menjadi ladang tempat Dewi Sartika menanam benih-benih perubahan dengan pendidikan untuk kaum perempuan.

CATATAN DARI BANDUNG TIMUR #15: Menyelisik Materi Muatan Lokal di Bulan Dewi Sartika

Penulis Noor Shalihah14 Desember 2022

Sudah saatnya memasukkan sejarah lokal dalam materi ajar muatan lokal dalam kurikulum sekolah. Di Cicalengka, ada kisah tentang Dewi Sartika.

BUKU BANDUNG (3): Membaca Kautamaan Istri, Menimbang Ulang Kepahlawanan Dewi Sartika

Penulis Andrias Arifin30 Mei 2021

Penerbitan ulang buku Kautamaan Istri dirasa penting dan relevan ketika dunia pendidikan kita hari ini sedang tergelincir dari sistem pendidikan ideal.

CATATAN DARI BUKU HARIAN #30: Dewi Gilang Kurnia, Inspirasi Pesepeda Perempuan Bandung

Penulis Kin Sanubary22 Februari 2025

Dewi Gilang Kurnia tidak hanya menginspirasi perempuan agar berani bersepeda, tapi juga menanamkan nilai tentang kesehatan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi.

Kebakaran Gedung Kesenian Dewi Asri, ISBI Bandung Kehilangan Gedung Pertunjukan Paling Penting

Penulis Iman Herdiana13 Juni 2023

Gedung Kesenian Dewi Asri yang menjadi pusat kegiatan mahasiswa ISBI Bandung, mengalami nasib mengenaskan setelah dilanda kebakaran.

SUARA SETARA: Opera Dewi Uban dalam Melawan Kekerasan Seksual

Penulis Agida Hafsyah Febriagivary4 Januari 2023

Dewi Uban Opera Lima Babak, karya He Tjing Ce dan Ting Ji diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Pramoedya Ananta Toer. Novel ini berisi semangat perlawanan.

Ramadan di Tahun Pagebluk (6): Impian Sederhana Dewi Sulasti

Penulis Emi La Palau22 April 2021

Dewi Sulasti, perempuan tiga anak, sudah lima tahun bekerja sebagai penyapu jalan di Kota Bandung. Impiannya sederhana saja, yakni bisa menguliahkan sang anak.

Jalan Para Pemudik Lebaran: Perang Tiket, Puluhan Jam di Jalan, dan Waktu Libur yang Sempit

Penulis Ryan D.Afriliyana 21 Maret 2026

Kisah Taufik dan Wiwid menggambarkan perjuangan perantau di Bandung yang memilih mudik meski harus menghadapi rintangan.

GELAP DAN RUSAK JALAN SUKARNO HATTA BANDUNG: Saling Lempar Tanggung Jawab Memperbaiki Jalan Sukarno Hatta

Penulis Muhammad Akmal Firmansyah6 Juni 2025

Prioritas keselamatan pengguna jalan adalah yang utama, terlepas apakah Jalan Sukarno Hatta, Bandung di bawah kewenangan pemerintah pusat atau daerah.

Menabur Galian Menuai Petaka di Jalan-jalan Kota Bandung

Penulis Tim Redaksi18 Februari 2025

PT BII menggarap jaringan kabel di sepanjang 204 kilometer yang terdiri dari 143 ruas jalan di Kota Bandung. Banyak tambalan membahayakan pengguna sepeda motor.

Banjir Bandung Selatan Merendam Permukiman dan Memutus Akses Jalan-jalan Desa

Penulis Tim Redaksi22 November 2024

Bencana banjir disebabkan hujan deras dan meluapnya Sungai Citarum. Sekolah ditutup, beberapa warga di Solokan Jeruk terluka.

Jalan-jalan Menyejarah bersama Sahabat Heritage Indonesia

Penulis Muhammad Akmal Firmansyah10 Januari 2024

Sahabat Heritage Indonesia (awalnya Sahabat Heritage Bandung) mengaspresiasi sejarah dengan cara jalan-jalan. Berjejaring dengan komunitas lain menjadi kunci.

NGABUBURIT MENYIGI BUMI #4: Jalan Baru di Ruas Jalan Lebakjero

Penulis T. Bachtiar26 Maret 2023

Ruas jalan di Tanjakan Lebakjero yang menurun dari Bandung menuju Garut dibuat di celah sempit batuan gunungapi tua antara Gunung Mandalawangi dan Gunung Kaledong.

RIWAYAT JALAN DI KOTA BANDUNG (23): Pengakuan Kedaulatan dan Perubahan Nama Jalan di Bandung

Penulis Atep Kurnia29 Mei 2022

Setelah Indonesia menyatakan kemerdekaannya, nama-nama jalan di Kota Bandung banyak berubah. Jalan dengan nama dari istilah Belanda dinasionalisasi.

RIWAYAT JALAN DI KOTA BANDUNG (22): Jalan Zaman Jepang

Penulis Atep Kurnia23 Mei 2022

Pemerintah Jepang melarang warga Hindia Belanda menggunakan bahasa Belanda. Tetapi tidak banyak perubahan pada nama jalan dan tempat di Bandung.

RIWAYAT JALAN DI KOTA BANDUNG (21): Jalan dan Gang untuk Kaum Bumiputra

Penulis Atep Kurnia15 Mei 2022

Nama jalan dari nama orang bumiputra, seperti Madhapistraat atau Djaminboulevaard, tidak ada. Paling mujur hanya menjadi steeg alias Gang Becek.

RIWAYAT JALAN DI KOTA BANDUNG (19): Jalan Pangeran Sumedang

Penulis Atep Kurnia26 April 2022

Perubahan nama Tegallegaweg menjadi Pangeran Sumedangweg di Bandung menuai protes. Pada dekade berikutnya jalan tersebut diberi nama Jalan Oto Iskandardinata.

GUNUNG-GUNUNG DI BANDUNG RAYA (22): Gunung Kakapa dan Situ Sipatahunan, Pilihan untuk Jalan-jalan Rute Pendek di Baleendah

Penulis Gan Gan Jatnika26 Februari 2022

Tidak menjulang tinggi dan amat mudah diakses, Gunung Kakapa menyediakan pengalaman mendaki yang menyenangkan. Ada Situ Sipatahunan yang layak dikunjungi.

RIWAYAT JALAN DI KOTA BANDUNG (2): Komisi Nama Jalan dan Peran Pentingnya

Penulis Atep Kurnia12 Desember 2021

Penetapan dan pengubahan nama-nama jalan di Kota Bandung menyatu dengan rencana pembangunan kota. Komisi Nama Jalan ada di pusatnya.

RIWAYAT JALAN DI KOTA BANDUNG (1): Mengenal Jalan, Memahami Perkembangan Kota

Penulis Atep Kurnia6 Desember 2021

Dengan mengetahui riwayat jalan di Kota Bandung, terutama penamaan dan perubahannya, kita memiliki tambahan bekal untuk memahami perkembangan sebuah kota.

Seniman Bandung Turun ke Jalan, Mengapa Kondisi Buruk di Negeri ini Penting untuk Disuarakan?

Penulis Yopi Muharam15 September 2026

Aksi para seniman yang digagas Aliansi Bandung Ngajoak (ABN) mengkritik carut-marut proyek MBG, persoalan sampah, hingga penggusuran lapak-lapak pedagang.

Jalan Menuju Penjara: Menguak Kerja-kerja Otoritarianisme di Balik Penangkapan Massal Agustus 2025 di Bandung

Penulis Yopi Muharam8 September 2026

LBH Bandung meluncurkan buku Jalan Menuju Penjara tentang demonstrasi Agustus-September 2025. Menguak bagaimana otoritarianisme bekerja menggunakan prosedur hukum.

Mahasiswa Terjepit Birokrasi Jalan Jatinangor

Penulis Tim Redaksi LPM Vonis Unpad1 September 2026

Di tengah pertumbuhan kawasan pendidikan, mahasiswa menghadapi jalan rusak, trotoar tak layak, minim penerangan, dan kendaraan besar.

MAHASISWA BERSUARA: Sama-sama Merasa Benar di Jalan Raya

Penulis Reynald Hermanto31 Agustus 2026

Pelanggaran lalu lintas di jalan raya bukan dilakukan segelintir orang nekat. Ia terjadi setiap hari, di hampir setiap ruas jalan, melibatkan banyak orang sekaligus.

Museum Mini Suyadi di Jalan Sawunggaling: Menghidupkan Kembali Pak Raden

Penulis Retna Gemilang27 Agustus 2026

Karya Suyadi, pemeran karakter Pak Raden dalam serial Si Unyil, dipamerkan di Museum Mini, Jalan Sawunggaling, Bandung, sampai 30 Agustus 2026.

Motor Menabrak Dua Orang Siswa di Jalan Sukarno Hatta, Sampai Kapan Pejalan Kaki Menjadi Korban?

Penulis Yopi Muharam22 Agustus 2026

Jalan Sukarno Hatta, Bandung dikenal dengan arus kendaraan cepat, mobil-mobil besar, dan banyak yang melawan arus. Rentan bagi pejalan kaki.

Mengapa Penebangan Sepuluh Pohon di Jalan Martadinata Perlu Dipersoalkan?

Penulis Fauzi Syakir 14 Agustus 2026

Penebangan pohon tua di Jalan Martadinata terjadi ketika Bandung krisis vegetasi dan ruang terbuka hijau.

Membaca Tren Kejahatan Begal di Bandung: Memepet, Mengepung, dan Melukai Korban di Jalan Sepi dan Gelap

Penulis Tim Redaksi4 Agustus 2026

Aksi begal di Bandung berulang. Infrastruktur kota terasa belum didesain untuk menjamin keamanan warganya.

Kecelakaan Berulang di Jalan Sukarno Hatta Bandung: Mengapa Pesepeda Terus Menjadi Korban?

Penulis Yopi Muharam30 Juli 2026

Kematian seorang pesepeda setelah tertabrak truk menambah daftar korban di ruas Jalan Sukarno Hatta Bandung yang berulang kali memakan nyawa.

MAHASISWA BERSUARA: Pembatasan Media Sosial bagi Remaja, Sekadar Jalan Pintas

Penulis Naila Ramadhani Raharja Putri28 Juli 2026

Persoalan penggunaan media sosial tidak sesederhana membatasi siapa yang boleh mengaksesnya.

Penutupan Jalan Diponegoro, ke Mana Pembangunan Kota Bandung Diarahkan?

Penulis Insan Radhiyan Nurrahim, 21 Juli 2026

Penyatuan Gedung Sate dan Gasibu yang memiliki fungsi dasar berbeda dikhawatirkan akan memengaruhi arah penataan kota dalam jangka panjang.

Dari Kolong Jalan Layang Pasupati, Warga Dago Elos Mengabarkan Perjuangan yang Belum Usai

Penulis Yopi Muharam20 Juli 2026

“Makanya narasi kami itu adalah ya (PK 2) ini adalah upaya hukum terakhir bagi warga Dago Elos.”

Critical Mass: Ketika Ruang Jalan Diperebutkan antara Mobilitas, Keselamatan, dan Keadilan

Penulis Angga Marditama Sultan Sufanir14 Juli 2026

Bersepeda masih lebih sering dipandang sebagai aktivitas rekreasi ketimbang moda transportasi harian. Infrastruktur aman bagi pesepeda belum menjadi prioritas.

Ketika Bandung Memproduksi Risiko di Jalan Raya: Memikirkan Ulang Politik Keselamatan Warga

Penulis Mochamad Andi Nurfauzi7 Juli 2026

Risiko di jalan raya lahir dari desain jalan, pengaturan kendaraan, tata ruang, prioritas pembangunan, hingga cara pemerintah mendefinisikan sistem mobilitas.

KABAR DARI REDAKSI: Menelusuri Jalan Berliku BRT Bandung Raya

Penulis Tim Redaksi6 Juli 2026

Pembangunan BRT Bandung Raya digadang menjadi solusi kemacetan. Namun ada dampak sosialnya. Simak liputan khusus BandungBergerak di Teras.id.

Pulang Sekolah dengan Taruhan Nyawa di Jalan Sukarno Hatta

Penulis Yopi Muharam25 Juni 2026

Di Jalan Sukarno Hatta Bandung, para murid sekolah harus menunggu celah di antara kendaraan yang melaju kencang karena ketiadaan fasilitas penyeberangan yang aman.

Ingatlah Nama ini: Dika Putra Mahardika, Pesepeda Yang Tewas Di Jalan Raya Kota Bandung

Penulis Mang Sawal22 Juni 2026

Ketika kecelakaan terus berulang dengan pola serupa, kita tidak lagi bisa menyebutnya sebagai kecelakaan. Ini buah dari sistem yang abai dan belum berubah.

Kematian Dika di Jalan Sukarno Hatta: Pesepeda Menggugat Jaminan Keselamatan

Penulis Yopi Muharam20 Juni 2026

Ghost bike untuk mengenang Dika Putra Mahardika menjadi simbol tuntutan pesepeda agar pemerintah menghadirkan jalan yang aman bagi semua.

Nyawa Melayang Akibat Kecelakaan di Jalan Pasteur Bandung: Mengapa Berulang dan Siapa yang Bertanggung Jawab?

Penulis Yopi Muharam19 Juni 2026

Sudah delapan tahun Hendra bekerja di bengkel di Jalan Pasteur ini, dan hampir setiap bulan ia menyaksikan kecelakaan yang terus berulang.

Telat Kuliah karena Antre BBM, Alfina Memilih Turun ke Jalan

Penulis Yopi Muharam18 Juni 2026

Bersama Malika dan mahasiswi lainnya di Bandung, ia menyuarakan keresahan perempuan atas kenaikan biaya hidup dan kebijakan yang dinilai menjauh dari reformasi.

PELAJAR BERSUARA: PSEL, Jalan Pintas yang Tidak Pendek

Penulis Fabian Satya Rabani15 Juni 2026

PSEL bisa menjadi bagian penting dari solusi persoalan sampah. Tetapi ia bukan tongkat sihir yang menghapus semua masalah.

MAHASISWA BERSUARA: Jalan Parakanmuncang Sumedang yang Tak Aman Bagi Pejalan Kaki

Penulis Akmal Fauzan8 Juni 2026

Sepanjang koridor Jalan Parakanmuncang Sumedang berdiri berbagai fasilitas publik dan institusi pendidikan dari berbagai jenjang, mulai dari TK hingga SMA.

Massa dari Bandung Protest Turun ke Jalan, Menuntut Pembebasan Lima WNI yang Diculik Israel

Penulis Tim Redaksi20 Mei 2026

Massa Bandung Protest mendesak pemerintah Indonesia segera mengambil langkah diplomatik untuk membebaskan para relawan dan jurnalis yang diculik Israel.

Menyatukan Gasibu–Gedung Sate Bukan Sekadar Rekayasa, Melainkan Rekonstruksi Jaringan Jalan

Penulis Angga Marditama Sultan Sufanir30 April 2026

Mengubah trase Jalan Diponegoro demi menyatukan Gasibu-Gedung Sate berimplikasi menambah jarak tempuh dan waktu perjalanan serta menggeser titik kemacetan.

Laporan Putus Asa di Jalan Layang Pasupati Bandung, Potret Krisis Kesehatan Mental yang Lebih dari Sekadar Masalah Psikologis

Penulis Yopi Muharam17 April 2026

Fenomena percobaan bunuh diri di Bandung menegaskan bahwa butuh kerja multidisiplin antara komunitas, layanan kesehatan mental, serta respons serius pemerintah.

Bersepeda di Kota yang Tidak Berpihak: Saatnya Merebut Kembali Ruang Jalan

Penulis Mochamad Andi Nurfauzi13 April 2026

Bersepeda bukan hanya soal mobilitas. Ia adalah cara untuk mengklaim kembali kota sebagai ruang hidup yang lebih adil.

Ketika Jalan di Pasar Andir Menjadi Sungai

Penulis Yopi Muharam13 April 2026

Pasar Andir, urat nadi ekonomi Bandung, lumpuh oleh banjir yang terus berulang. Drainase kecil dan dangkal, memperlihatkan masalah kota yang tak kunjung selesai.

Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika

Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022

Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.

Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika

Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022

Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.

Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika

Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022

Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.

Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika

Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022

Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.

Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika

Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022

Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.

Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika

Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022

Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.

Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika

Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022

Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.

Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika

Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022

Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.

Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika

Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022

Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.

Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika

Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022

Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.

Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika

Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022

Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.

Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika

Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022

Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.

Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika

Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022

Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.

Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika

Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022

Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.

Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika

Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022

Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.

Ruang-ruang Kelas Peninggalan Dewi Sartika

Fotografer Prima Mulia15 Januari 2022

Dewi Sartika, tokoh pendidikan yang gigih memperjuangkan kesetaraan perempuan. Peninggalannya masih bisa ditemukan hingga kini, yaitu SD dan SMP Dewi Sartika.

Jalan Anak-anak di Cililin: Menyeberang Waduk Saguling ke Sekolah

Fotografer Prima Mulia5 September 2026

Mereka tertawa di atas rakit yang melintasi Saguling. Di balik keceriaan itu tersimpan persoalan akses, keselamatan, dan harapan akan sebuah jembatan.

Jalan Anak-anak di Cililin: Menyeberang Waduk Saguling ke Sekolah

Fotografer Prima Mulia5 September 2026

Mereka tertawa di atas rakit yang melintasi Saguling. Di balik keceriaan itu tersimpan persoalan akses, keselamatan, dan harapan akan sebuah jembatan.

Jalan Anak-anak di Cililin: Menyeberang Waduk Saguling ke Sekolah

Fotografer Prima Mulia5 September 2026

Mereka tertawa di atas rakit yang melintasi Saguling. Di balik keceriaan itu tersimpan persoalan akses, keselamatan, dan harapan akan sebuah jembatan.

Jalan Anak-anak di Cililin: Menyeberang Waduk Saguling ke Sekolah

Fotografer Prima Mulia5 September 2026

Mereka tertawa di atas rakit yang melintasi Saguling. Di balik keceriaan itu tersimpan persoalan akses, keselamatan, dan harapan akan sebuah jembatan.

Jalan Anak-anak di Cililin: Menyeberang Waduk Saguling ke Sekolah

Fotografer Prima Mulia5 September 2026

Mereka tertawa di atas rakit yang melintasi Saguling. Di balik keceriaan itu tersimpan persoalan akses, keselamatan, dan harapan akan sebuah jembatan.

Jalan Anak-anak di Cililin: Menyeberang Waduk Saguling ke Sekolah

Fotografer Prima Mulia5 September 2026

Mereka tertawa di atas rakit yang melintasi Saguling. Di balik keceriaan itu tersimpan persoalan akses, keselamatan, dan harapan akan sebuah jembatan.

Jalan Anak-anak di Cililin: Menyeberang Waduk Saguling ke Sekolah

Fotografer Prima Mulia5 September 2026

Mereka tertawa di atas rakit yang melintasi Saguling. Di balik keceriaan itu tersimpan persoalan akses, keselamatan, dan harapan akan sebuah jembatan.

Jalan Anak-anak di Cililin: Menyeberang Waduk Saguling ke Sekolah

Fotografer Prima Mulia5 September 2026

Mereka tertawa di atas rakit yang melintasi Saguling. Di balik keceriaan itu tersimpan persoalan akses, keselamatan, dan harapan akan sebuah jembatan.

Jalan Anak-anak di Cililin: Menyeberang Waduk Saguling ke Sekolah

Fotografer Prima Mulia5 September 2026

Mereka tertawa di atas rakit yang melintasi Saguling. Di balik keceriaan itu tersimpan persoalan akses, keselamatan, dan harapan akan sebuah jembatan.

Jalan Anak-anak di Cililin: Menyeberang Waduk Saguling ke Sekolah

Fotografer Prima Mulia5 September 2026

Mereka tertawa di atas rakit yang melintasi Saguling. Di balik keceriaan itu tersimpan persoalan akses, keselamatan, dan harapan akan sebuah jembatan.

Dago Elos Masih di Jalan

Fotografer Virliya Putricantika14 Juli 2026

Warga Dago Elos menunggu putusan yang adil untuk Peninjauan Kembali (PK) kedua yang mereka ajukan. Merebut kampung halaman sendiri dari ancaman penggusuran.

Dago Elos Masih di Jalan

Fotografer Virliya Putricantika14 Juli 2026

Warga Dago Elos menunggu putusan yang adil untuk Peninjauan Kembali (PK) kedua yang mereka ajukan. Merebut kampung halaman sendiri dari ancaman penggusuran.

Dago Elos Masih di Jalan

Fotografer Virliya Putricantika14 Juli 2026

Warga Dago Elos menunggu putusan yang adil untuk Peninjauan Kembali (PK) kedua yang mereka ajukan. Merebut kampung halaman sendiri dari ancaman penggusuran.

Dago Elos Masih di Jalan

Fotografer Virliya Putricantika14 Juli 2026

Warga Dago Elos menunggu putusan yang adil untuk Peninjauan Kembali (PK) kedua yang mereka ajukan. Merebut kampung halaman sendiri dari ancaman penggusuran.

Dago Elos Masih di Jalan

Fotografer Virliya Putricantika14 Juli 2026

Warga Dago Elos menunggu putusan yang adil untuk Peninjauan Kembali (PK) kedua yang mereka ajukan. Merebut kampung halaman sendiri dari ancaman penggusuran.

Dago Elos Masih di Jalan

Fotografer Virliya Putricantika14 Juli 2026

Warga Dago Elos menunggu putusan yang adil untuk Peninjauan Kembali (PK) kedua yang mereka ajukan. Merebut kampung halaman sendiri dari ancaman penggusuran.

Dago Elos Masih di Jalan

Fotografer Virliya Putricantika14 Juli 2026

Warga Dago Elos menunggu putusan yang adil untuk Peninjauan Kembali (PK) kedua yang mereka ajukan. Merebut kampung halaman sendiri dari ancaman penggusuran.

Dago Elos Masih di Jalan

Fotografer Virliya Putricantika14 Juli 2026

Warga Dago Elos menunggu putusan yang adil untuk Peninjauan Kembali (PK) kedua yang mereka ajukan. Merebut kampung halaman sendiri dari ancaman penggusuran.

Dago Elos Masih di Jalan

Fotografer Virliya Putricantika14 Juli 2026

Warga Dago Elos menunggu putusan yang adil untuk Peninjauan Kembali (PK) kedua yang mereka ajukan. Merebut kampung halaman sendiri dari ancaman penggusuran.

Jalan Mundur Demokrasi

Fotografer Fitri Amanda 20 Januari 2024

Wanggi Hoed berjalan kaki mundur menuju Aksi Kamisan Bandung di Gedung Sate. Rezim silih berganti, tak ada penuntasan kasus-kasus Hak Asasi Manusia.

Jalan Mundur Demokrasi

Fotografer Fitri Amanda 20 Januari 2024

Wanggi Hoed berjalan kaki mundur menuju Aksi Kamisan Bandung di Gedung Sate. Rezim silih berganti, tak ada penuntasan kasus-kasus Hak Asasi Manusia.

Jalan Mundur Demokrasi

Fotografer Fitri Amanda 20 Januari 2024

Wanggi Hoed berjalan kaki mundur menuju Aksi Kamisan Bandung di Gedung Sate. Rezim silih berganti, tak ada penuntasan kasus-kasus Hak Asasi Manusia.

Jalan Mundur Demokrasi

Fotografer Fitri Amanda 20 Januari 2024

Wanggi Hoed berjalan kaki mundur menuju Aksi Kamisan Bandung di Gedung Sate. Rezim silih berganti, tak ada penuntasan kasus-kasus Hak Asasi Manusia.

Jalan Mundur Demokrasi

Fotografer Fitri Amanda 20 Januari 2024

Wanggi Hoed berjalan kaki mundur menuju Aksi Kamisan Bandung di Gedung Sate. Rezim silih berganti, tak ada penuntasan kasus-kasus Hak Asasi Manusia.

Jalan Mundur Demokrasi

Fotografer Fitri Amanda 20 Januari 2024

Wanggi Hoed berjalan kaki mundur menuju Aksi Kamisan Bandung di Gedung Sate. Rezim silih berganti, tak ada penuntasan kasus-kasus Hak Asasi Manusia.

Jalan Mundur Demokrasi

Fotografer Fitri Amanda 20 Januari 2024

Wanggi Hoed berjalan kaki mundur menuju Aksi Kamisan Bandung di Gedung Sate. Rezim silih berganti, tak ada penuntasan kasus-kasus Hak Asasi Manusia.

Jalan Mundur Demokrasi

Fotografer Fitri Amanda 20 Januari 2024

Wanggi Hoed berjalan kaki mundur menuju Aksi Kamisan Bandung di Gedung Sate. Rezim silih berganti, tak ada penuntasan kasus-kasus Hak Asasi Manusia.

Jalan Gelap Pejalan Kaki

Fotografer Fitri Amanda 20 Agustus 2023

Pemkot Bandung telah menganggarkan penerangan jalan miliaran rupiah. Beberapa jalan masih gulita pada malam hari, membahayakan para pejalan kaki.

Jalan Gelap Pejalan Kaki

Fotografer Fitri Amanda 20 Agustus 2023

Pemkot Bandung telah menganggarkan penerangan jalan miliaran rupiah. Beberapa jalan masih gulita pada malam hari, membahayakan para pejalan kaki.

Jalan Gelap Pejalan Kaki

Fotografer Fitri Amanda 20 Agustus 2023

Pemkot Bandung telah menganggarkan penerangan jalan miliaran rupiah. Beberapa jalan masih gulita pada malam hari, membahayakan para pejalan kaki.

Jalan Gelap Pejalan Kaki

Fotografer Fitri Amanda 20 Agustus 2023

Pemkot Bandung telah menganggarkan penerangan jalan miliaran rupiah. Beberapa jalan masih gulita pada malam hari, membahayakan para pejalan kaki.

Jalan Gelap Pejalan Kaki

Fotografer Fitri Amanda 20 Agustus 2023

Pemkot Bandung telah menganggarkan penerangan jalan miliaran rupiah. Beberapa jalan masih gulita pada malam hari, membahayakan para pejalan kaki.

Jalan Gelap Pejalan Kaki

Fotografer Fitri Amanda 20 Agustus 2023

Pemkot Bandung telah menganggarkan penerangan jalan miliaran rupiah. Beberapa jalan masih gulita pada malam hari, membahayakan para pejalan kaki.

Jalan Gelap Pejalan Kaki

Fotografer Fitri Amanda 20 Agustus 2023

Pemkot Bandung telah menganggarkan penerangan jalan miliaran rupiah. Beberapa jalan masih gulita pada malam hari, membahayakan para pejalan kaki.

MATA BANDUNG: Membandingkan Trotoar Jalan Dago dan Jalan Ciumbuleuit

Penulis Tim Redaksi25 Maret 2023

Trotoar Jalan Dago sangat nyaman dan bahkan terkesan mewah. Namun, trotoar Jalan Ciumbuleuit sangat membahayakan warga. Kami menjajal keduanya.

image
//