RIWAYAT JALAN DI KOTA BANDUNG (23): Pengakuan Kedaulatan dan Perubahan Nama Jalan di Bandung
Penulis Atep Kurnia29 Mei 2022
Setelah Indonesia menyatakan kemerdekaannya, nama-nama jalan di Kota Bandung banyak berubah. Jalan dengan nama dari istilah Belanda dinasionalisasi.
RIWAYAT JALAN DI KOTA BANDUNG (2): Komisi Nama Jalan dan Peran Pentingnya
Penulis Atep Kurnia12 Desember 2021
Penetapan dan pengubahan nama-nama jalan di Kota Bandung menyatu dengan rencana pembangunan kota. Komisi Nama Jalan ada di pusatnya.
GELAP DAN RUSAK JALAN SUKARNO HATTA BANDUNG: Saling Lempar Tanggung Jawab Memperbaiki Jalan Sukarno Hatta
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah6 Juni 2025
Prioritas keselamatan pengguna jalan adalah yang utama, terlepas apakah Jalan Sukarno Hatta, Bandung di bawah kewenangan pemerintah pusat atau daerah.
Menabur Galian Menuai Petaka di Jalan-jalan Kota Bandung
Penulis Tim Redaksi18 Februari 2025
PT BII menggarap jaringan kabel di sepanjang 204 kilometer yang terdiri dari 143 ruas jalan di Kota Bandung. Banyak tambalan membahayakan pengguna sepeda motor.
Banjir Bandung Selatan Merendam Permukiman dan Memutus Akses Jalan-jalan Desa
Penulis Tim Redaksi22 November 2024
Bencana banjir disebabkan hujan deras dan meluapnya Sungai Citarum. Sekolah ditutup, beberapa warga di Solokan Jeruk terluka.
Jalan-jalan Menyejarah bersama Sahabat Heritage Indonesia
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah10 Januari 2024
Sahabat Heritage Indonesia (awalnya Sahabat Heritage Bandung) mengaspresiasi sejarah dengan cara jalan-jalan. Berjejaring dengan komunitas lain menjadi kunci.
NGABUBURIT MENYIGI BUMI #4: Jalan Baru di Ruas Jalan Lebakjero
Penulis T. Bachtiar26 Maret 2023
Ruas jalan di Tanjakan Lebakjero yang menurun dari Bandung menuju Garut dibuat di celah sempit batuan gunungapi tua antara Gunung Mandalawangi dan Gunung Kaledong.
RIWAYAT JALAN DI KOTA BANDUNG (22): Jalan Zaman Jepang
Penulis Atep Kurnia23 Mei 2022
Pemerintah Jepang melarang warga Hindia Belanda menggunakan bahasa Belanda. Tetapi tidak banyak perubahan pada nama jalan dan tempat di Bandung.
RIWAYAT JALAN DI KOTA BANDUNG (21): Jalan dan Gang untuk Kaum Bumiputra
Penulis Atep Kurnia15 Mei 2022
Nama jalan dari nama orang bumiputra, seperti Madhapistraat atau Djaminboulevaard, tidak ada. Paling mujur hanya menjadi steeg alias Gang Becek.
RIWAYAT JALAN DI KOTA BANDUNG (19): Jalan Pangeran Sumedang
Penulis Atep Kurnia26 April 2022
Perubahan nama Tegallegaweg menjadi Pangeran Sumedangweg di Bandung menuai protes. Pada dekade berikutnya jalan tersebut diberi nama Jalan Oto Iskandardinata.
GUNUNG-GUNUNG DI BANDUNG RAYA (22): Gunung Kakapa dan Situ Sipatahunan, Pilihan untuk Jalan-jalan Rute Pendek di Baleendah
Penulis Gan Gan Jatnika26 Februari 2022
Tidak menjulang tinggi dan amat mudah diakses, Gunung Kakapa menyediakan pengalaman mendaki yang menyenangkan. Ada Situ Sipatahunan yang layak dikunjungi.
RIWAYAT JALAN DI KOTA BANDUNG (1): Mengenal Jalan, Memahami Perkembangan Kota
Penulis Atep Kurnia6 Desember 2021
Dengan mengetahui riwayat jalan di Kota Bandung, terutama penamaan dan perubahannya, kita memiliki tambahan bekal untuk memahami perkembangan sebuah kota.
Pahlawan Tanpa Dosa, Korban Tanpa Nama: Komedi Gelap dari Negeri Bernama Indonesia
Penulis Herlin Septiani14 November 2025
Kita hidup dalam narasi yang membingungkan, di mana pelaku bisa dijadikan teladan, sementara korban hanya dijadikan simbol belas kasihan.
Jejak Lembang yang Pernah Menjadi Nama Desa, Kecamatan, Kewedanaan, dan Distrik
Penulis Anna Joestiana 10 Oktober 2025
Lembang punya sejarah panjang. Di zaman kolonial Belanda sempat menjadi distrik dan kewedanaan. Kini menjadi destinasi wisata sejarah.
BANDUNG HARI INI: Nama Rumah Sakit Ranca Badak Berubah Menjadi Rumah Sakit Hasan Sadikin
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah8 Oktober 2025
Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Bandung, dulu Ranca Badak, memiliki riwayat panjang sejak zaman Belanda, Jepang, dan kini sebagai rumah sakit pusat Jawa Barat.
CATATAN DARI BUKU HARIAN #28: Oke Rosgana, Master Yoyo Asal Subang yang Mengharumkan Nama Indonesia
Penulis Kin Sanubary8 Februari 2025
Kiprah Oke Rosgana mengajarkan bahwa tidak ada batasan bagi mereka yang berani bermimpi dan bekerja keras untuk mewujudkannya.
Menghapus Nama Soeharto dari TAP MPR dan Wacana Gelar Pahlawan Nasional, Romantisisme Sejarah Orde Baru?
Penulis Husni Rachmayani Nur Ilahi28 Oktober 2024
Soeharto cukuplah menjadi tokoh sekaligus bagian dari bangsa ini sebagaimana sejarahnya dicatat melalui aksi unjuk rasa Mei 1998. Memorinya tidak perlu dipolitisasi.
Menyerukan Indonesia Tanpa Stigma, Mengharumkan Nama Indonesia di Homeless World Cup 2024 Korea Selatan
Penulis Ivan Yeremia15 Oktober 2024
Meski memiliki masalah soal makanan dan protein, Timnas Indonesia untuk Homeless World Cup (HWC) 2024 Korea Selatan bisa finis di peringkat ke-4.
Sidang Pemalsuan Dokumen Tanah Dago Elos, Nama Muller Tidak Tercatat di Sistem Informasi Administrasi Kependudukan
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah9 September 2024
Asal-usul nama Muller penting bagi pengadilan. Apakah kedua terdakwa benar-benar memiliki bukti menyandang nama Muller? Nama ini mereka pakai untuk menggugat.
Sidang Perkara Pemalsuan Dokumen Tanah Dago Elos Membeberkan Asal-usul Penambahan Nama Muller oleh Terdakwa
Penulis Muhammad Akmal Firmansyah3 September 2024
Tahun 1988 terdakwa Heri Herawan dan Dodi Rustandi tidak menyandang nama Muller di belakang nama mereka, sesuai keterangan Disdukcapil Kabupaten Bandung dan KUA.
PAYUNG HITAM #39: Kebebasan Kalian akan Dibungkam atas Nama Undang-undang dan Perintah Presiden
Penulis Opet8 Agustus 2024
Revisi Undang-undang TNI dan Polri sedang dibahas DPR bersama pemerintah. Undang-undang yang dirancang terselubung itu bisa mengancam demokrasi.
CERITA GURU: Menghafal Nama Murid
Penulis Laila Nursaliha17 Juli 2024
Menghafal nama murid bukan sekedar menghafal nama, tapi ia perlu mengenali jiwa. Menyebut nama adalah gerbang menuju pengenalan.
Perubahan Nama Tempat di Jawa Barat dengan Istilah dari Bahasa Asing Merupakan Cerminan Sifat Inferior
Penulis Linda Lestari8 Juli 2024
Tidak sedikit tempat di Bandung maupun Jawa Barat yang malah dinamai dengan istilah kebarat-baratan, seperti Orchid Forest, Floating Market, Athena Residence.
Yang Hilang Ditelan Tembok di Gedebage #2: Nama Tidak Berganti, Namun Kondisi Terus Berubah
Penulis Hafidz Azhar12 April 2024
Nama Gedebage dikenal di era kolonial Belanda sebagai halte kereta api, kawasan hijau dengan hamparan sawah dan habitat hewan buruan, juga daerah langganan banjir.
Kasus Korupsi Smart City Diduga Menyeret Nama Sekda dan Empat Anggota DPRD Kota Bandung
Penulis Emi La Palau13 Maret 2024
Kasus korupsi smart city Kota Bandung sebelumnya telah membenamkan mantan Wali Kota Bandung Yana Mulyana yang divonis penjara 4 tahun.
SALAMATAKAKI #27: Sua Kita dengan Ragam Nama Jon Kastella
Penulis Sundea19 Desember 2023
Musisi balada (alm.) Jon Kastella bermusik sepenuhnya karena cinta pada musik itu sendiri dengan syair-syair baik; sedari SMP hingga di kampus-kampus Jatinangor.
Pergeseran Nama Orang Sunda, dari yang Unik hingga Modis
Penulis Rifkia Ali8 Desember 2023
Pergeseran nama berkaitan erat dengan pola pikir masyarakat. Pergeseran nama mengikuti perkembangan zaman.
PERSMA MASIH RENTAN: Represi Berdalih Nama Baik Kampus
Penulis Ridho Danu Prasetyo7 November 2023
Persma rentan direpresi dari dalam dan luar kampus. Payung hukum yang lemah hingga iklim demokrasi yang rapuh menjadi penyebabnya.
Sidik Kertapati, Satu dari Sekian Nama yang Dihilangkan
Penulis Yogi Esa Sukma Nugraha5 Agustus 2023
Sidik Kertapati, anggota gerakan bawah tanah Menteng Raya 31 menjadi penggerak rapat raksasa di lapangan Ikada Jakarta 19 September 1945 selepas Proklamasi.
Ketika Kepentingan Publik Tunduk pada Nama Baik Pejabat
Penulis Delpedro Marhaen12 April 2023
Ingatlah, Pak Luhut, Republik ini tidak dikelola dan dibangun hanya berdasarkan perasaan dan suasana hati para pejabat publiknya!
Menjejaki Sidang Haris-Fatia #1: Pencemaran Nama Baik, Kritik, dan Solidaritas Publik
Penulis Delpedro Marhaen4 April 2023
Sidang perdana aktivis HAM Haris Azhar–Fatia Maulidiyanti dengan dakwaan pencemaran nama baik Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.
CATATAN DARI BANDUNG TIMUR #4: Bangunan Dulu Kini Tinggal Nama
Penulis Muhammad Luffy16 September 2022
Perubahan telah melanda Cicalengka. Banyak peninggalan masa lalu yang putus dengan generasi Cicalengka kiwari.
Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti Tersangka Pencemaran Nama Baik Luhut Binsar Panjaitan
Penulis Delpedro Marhaen19 Maret 2022
LBH Jakarta: pemidanaan terhadap Haris dan Fatia sebagai bentuk kriminalisasi terhadap pembela hak asasi manusia.
NGALEUT BANDUNG: Semerbak Nama Haryoto Kunto di Bandung Raya
Penulis Alex Ari16 Januari 2022
Haryoto Kunto mewariskan buku-buku yang jadi referensi orang mengenali sejarah Bandung. Juga koleksi puluhan ribu buku yang masih tersimpan di rumahnya.
Nama Varian Baru Virus Corona untuk Hindari Stigma
Penulis Iman Herdiana7 Juni 2021
Covid-19 berawal dari virus corona yang dinamai 2019-nCoV, kemudian diganti menjadi SARS-CoV-2 untuk menghindari stigma pada negara, kota, atau kelompok tertentu.
Jalan Tol Cisumdawu Sudah Jadi, Tapi Sawah Kami Ikut Mati
Penulis Tiara Nurzavira dan Kamilia Rachman5 Januari 2026
Ratusan meter persegi sawah di bawah tebing Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) di Desa Mulyasari, Sumedang Utara, berubah menjadi lahan kritis.
LARI DULU, UPLOAD NANTI: Arti Pelari Kalcer di Kota dan Alam Terbuka, Suka Berlatih Malam Hari tapi Takut Jalan Bolong
Penulis Tim Redaksi29 Desember 2025
Adi berlari kembali begitu marak fenomena pelari kalcer di Bandung. Di sisi lain, Irsa memilih berlari ke Gunung Manglayang.
MAHASISWA BERSUARA: Menimbang Jalan Baru Literasi dan Numerasi Indonesia, Berkaca pada Pendidikan Finlandia
Penulis Rianti Hana Nathalia Here27 Desember 2025
Literasi dan numerasi merupakan dua kemampuan penting yang diperlukan seseorang untuk membantu memecahkan masalah di dalam kehidupan sehari-hari.
JALIN JALAN PANTOMIM #8: Mixi Mime Festival 2025, Festival Pantomim Militan untuk Bersikap dan Bersolidaritas
Penulis Wanggi Hoed26 Desember 2025
Huru Hara Hurra–Sora Manusa menjadi tema sekaligus pernyataan Mixi Mime Festival ke-3 tahun 2025. Membaca beragam peristiwa kehidupan, kemanusiaan, dan iklim global.
Membongkar Benang Kusut Fast Fashion: Ketimpangan Global, Krisis Ekologis, dan Jalan Menuju Keberlanjutan
Penulis COIL Team10 Desember 2025
Seminar dan Workshop COIL UNPAR menghadirkan diskusi interdisipliner mengenai dinamika keberlanjutan dalam industri fashion.
Kapitalisme, Dosa Struktural, dan Jalan Menuju Tobat Ekologis Pasca Bencana di Sumatra
Penulis Frido Paulus Simbolon4 Desember 2025
Bencana alam di tiga provinsi di Pulau Sumatra hari ini memberi kita pesan bahwa masa depan tidak bisa dibangun di atas tanah yang terus-menerus kita hancurkan.
Mahasiswa Bandung Turun ke Jalan Menuntut Pembatalan KUHAP
Penulis Yopi Muharam21 November 2025
Mahasiswa dari berbagai kampus di Bandung menilai pemerintah dan DPR mengesahkan KUHAP tanpa mengindahkan gelombang protes masyarakat sipil.
Mahasiswa Unisba Turun ke Jalan Menolak KUHAP yang Baru Disahkan
Penulis Yopi Muharam20 November 2025
Mahasiswa Unisba mengusung tajuk “Orba 2.0” sebagai sindiran terhadap potensi kembalinya pola kekuasaan otoriter.
Mengingat Palestina Lewat Layar, Menuntut Kemerdekaan dengan Turun ke Jalan
Penulis Tim Redaksi18 November 2025
Warga Bandung mendukung kemerdekaan Palestina dengan aksi ke jalan. Komunitas memutar film tentang Palestina untuk merawat ingatan.
Gelar Pahlawan Soeharto dan Jalan Keluar Bourdieu dari Legitimasi Borjuis
Penulis Muhammad Yunus Musthofa17 November 2025
Pemberian gelar Pahlawan Nasional pada Soeharto bukanlah akhir dari perdebatan, melainkan awal dari pertempuran simbolik untuk merebut makna sejarah Indonesia.
Jalan Panjang Membumikan Kebebasan Beragama dalam Pengalaman Bandung Raya
Penulis Arfi Pandu Dinata11 November 2025
Kebebasan beragama di Bandung Raya bukanlah kisah tunggal tentang toleransi atau perdamaian. Ia adalah lanskap kehidupan yang penuh lapisan.
Berkelana di Kampung Pasar Seni ITB 2025, dari Pajang Karya di Pinggir Jalan hingga Jasa Foto Wisuda dengan Gelar Kilat
Penulis Tim Redaksi21 Oktober 2025
Ribuan pengunjung yang lama menanti Pasar Seni ITB tumpah-ruah. Karya-karya seni tak lagi berjarak dengan masyarakat.
CERITA ORANG BANDUNG #99: Utang di Jalan Panjang Angkot Margahayu-Ledeng
Penulis Rita Lestari20 Oktober 2025
Pak Utang menjadi saksi tergilasnya para sopir angkot oleh perubahan zaman. Mengenyam masa keemasan angkot di Bandung sebelum hidupnya kini terdesak utang.
Pameran Bandung Photography Month 2025: Merenungkan Karya-karya Fotografi di Pinggir Jalan
Penulis Yopi Muharam17 Oktober 2025
Bandung Photography Month 2025 melibatkan 37 seniman dan 25 penulis. Pameran foto dilakukan di tujuh titik di Kota Bandung.
Reformasi TNI di Persimpangan Jalan
Penulis Fathan Muslimin Alhaq16 Oktober 2025
Reformasi TNI adalah proses berkelanjutan yang menuntut evaluasi dan komitmen politik dari seluruh elemen bangsa.
Jalan Mundur Demokrasi
Fotografer Fitri Amanda 20 Januari 2024
Wanggi Hoed berjalan kaki mundur menuju Aksi Kamisan Bandung di Gedung Sate. Rezim silih berganti, tak ada penuntasan kasus-kasus Hak Asasi Manusia.
Jalan Mundur Demokrasi
Fotografer Fitri Amanda 20 Januari 2024
Wanggi Hoed berjalan kaki mundur menuju Aksi Kamisan Bandung di Gedung Sate. Rezim silih berganti, tak ada penuntasan kasus-kasus Hak Asasi Manusia.
Jalan Mundur Demokrasi
Fotografer Fitri Amanda 20 Januari 2024
Wanggi Hoed berjalan kaki mundur menuju Aksi Kamisan Bandung di Gedung Sate. Rezim silih berganti, tak ada penuntasan kasus-kasus Hak Asasi Manusia.
Jalan Mundur Demokrasi
Fotografer Fitri Amanda 20 Januari 2024
Wanggi Hoed berjalan kaki mundur menuju Aksi Kamisan Bandung di Gedung Sate. Rezim silih berganti, tak ada penuntasan kasus-kasus Hak Asasi Manusia.
Jalan Mundur Demokrasi
Fotografer Fitri Amanda 20 Januari 2024
Wanggi Hoed berjalan kaki mundur menuju Aksi Kamisan Bandung di Gedung Sate. Rezim silih berganti, tak ada penuntasan kasus-kasus Hak Asasi Manusia.
Jalan Mundur Demokrasi
Fotografer Fitri Amanda 20 Januari 2024
Wanggi Hoed berjalan kaki mundur menuju Aksi Kamisan Bandung di Gedung Sate. Rezim silih berganti, tak ada penuntasan kasus-kasus Hak Asasi Manusia.
Jalan Mundur Demokrasi
Fotografer Fitri Amanda 20 Januari 2024
Wanggi Hoed berjalan kaki mundur menuju Aksi Kamisan Bandung di Gedung Sate. Rezim silih berganti, tak ada penuntasan kasus-kasus Hak Asasi Manusia.
Jalan Mundur Demokrasi
Fotografer Fitri Amanda 20 Januari 2024
Wanggi Hoed berjalan kaki mundur menuju Aksi Kamisan Bandung di Gedung Sate. Rezim silih berganti, tak ada penuntasan kasus-kasus Hak Asasi Manusia.
Jalan Gelap Pejalan Kaki
Fotografer Fitri Amanda 20 Agustus 2023
Pemkot Bandung telah menganggarkan penerangan jalan miliaran rupiah. Beberapa jalan masih gulita pada malam hari, membahayakan para pejalan kaki.
Jalan Gelap Pejalan Kaki
Fotografer Fitri Amanda 20 Agustus 2023
Pemkot Bandung telah menganggarkan penerangan jalan miliaran rupiah. Beberapa jalan masih gulita pada malam hari, membahayakan para pejalan kaki.
Jalan Gelap Pejalan Kaki
Fotografer Fitri Amanda 20 Agustus 2023
Pemkot Bandung telah menganggarkan penerangan jalan miliaran rupiah. Beberapa jalan masih gulita pada malam hari, membahayakan para pejalan kaki.
Jalan Gelap Pejalan Kaki
Fotografer Fitri Amanda 20 Agustus 2023
Pemkot Bandung telah menganggarkan penerangan jalan miliaran rupiah. Beberapa jalan masih gulita pada malam hari, membahayakan para pejalan kaki.
Jalan Gelap Pejalan Kaki
Fotografer Fitri Amanda 20 Agustus 2023
Pemkot Bandung telah menganggarkan penerangan jalan miliaran rupiah. Beberapa jalan masih gulita pada malam hari, membahayakan para pejalan kaki.
Jalan Gelap Pejalan Kaki
Fotografer Fitri Amanda 20 Agustus 2023
Pemkot Bandung telah menganggarkan penerangan jalan miliaran rupiah. Beberapa jalan masih gulita pada malam hari, membahayakan para pejalan kaki.
Jalan Gelap Pejalan Kaki
Fotografer Fitri Amanda 20 Agustus 2023
Pemkot Bandung telah menganggarkan penerangan jalan miliaran rupiah. Beberapa jalan masih gulita pada malam hari, membahayakan para pejalan kaki.
Jalan Gelap Pejalan Kaki
Fotografer Fitri Amanda 20 Agustus 2023
Pemkot Bandung telah menganggarkan penerangan jalan miliaran rupiah. Beberapa jalan masih gulita pada malam hari, membahayakan para pejalan kaki.
Jalan Gelap Pejalan Kaki
Fotografer Fitri Amanda 20 Agustus 2023
Pemkot Bandung telah menganggarkan penerangan jalan miliaran rupiah. Beberapa jalan masih gulita pada malam hari, membahayakan para pejalan kaki.
Parade Jalan Rusak Kota Bandung
Fotografer Tim Redaksi3 Juni 2023
Kota Bandung dengan lalu lintas super sibuk rentan menghadapi masalah jalan rusak. Jalan berlubang, bergelombang, retak mudah ditemukan di empat penjuru kota.
Parade Jalan Rusak Kota Bandung
Fotografer Tim Redaksi3 Juni 2023
Kota Bandung dengan lalu lintas super sibuk rentan menghadapi masalah jalan rusak. Jalan berlubang, bergelombang, retak mudah ditemukan di empat penjuru kota.
Parade Jalan Rusak Kota Bandung
Fotografer Tim Redaksi3 Juni 2023
Kota Bandung dengan lalu lintas super sibuk rentan menghadapi masalah jalan rusak. Jalan berlubang, bergelombang, retak mudah ditemukan di empat penjuru kota.
Parade Jalan Rusak Kota Bandung
Fotografer Tim Redaksi3 Juni 2023
Kota Bandung dengan lalu lintas super sibuk rentan menghadapi masalah jalan rusak. Jalan berlubang, bergelombang, retak mudah ditemukan di empat penjuru kota.
Parade Jalan Rusak Kota Bandung
Fotografer Tim Redaksi3 Juni 2023
Kota Bandung dengan lalu lintas super sibuk rentan menghadapi masalah jalan rusak. Jalan berlubang, bergelombang, retak mudah ditemukan di empat penjuru kota.
Parade Jalan Rusak Kota Bandung
Fotografer Tim Redaksi3 Juni 2023
Kota Bandung dengan lalu lintas super sibuk rentan menghadapi masalah jalan rusak. Jalan berlubang, bergelombang, retak mudah ditemukan di empat penjuru kota.
Parade Jalan Rusak Kota Bandung
Fotografer Tim Redaksi3 Juni 2023
Kota Bandung dengan lalu lintas super sibuk rentan menghadapi masalah jalan rusak. Jalan berlubang, bergelombang, retak mudah ditemukan di empat penjuru kota.
Parade Jalan Rusak Kota Bandung
Fotografer Tim Redaksi3 Juni 2023
Kota Bandung dengan lalu lintas super sibuk rentan menghadapi masalah jalan rusak. Jalan berlubang, bergelombang, retak mudah ditemukan di empat penjuru kota.
Parade Jalan Rusak Kota Bandung
Fotografer Tim Redaksi3 Juni 2023
Kota Bandung dengan lalu lintas super sibuk rentan menghadapi masalah jalan rusak. Jalan berlubang, bergelombang, retak mudah ditemukan di empat penjuru kota.
Parade Jalan Rusak Kota Bandung
Fotografer Tim Redaksi3 Juni 2023
Kota Bandung dengan lalu lintas super sibuk rentan menghadapi masalah jalan rusak. Jalan berlubang, bergelombang, retak mudah ditemukan di empat penjuru kota.
Jalan Menuju Sejuta Kebaya
Fotografer Prima Mulia6 Agustus 2022
Warga Lembang antusias mendukung kebaya Indonesia ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Langkah ini tak mudah karena tradisi kebaya ada di banyak negara.
Jalan Menuju Sejuta Kebaya
Fotografer Prima Mulia6 Agustus 2022
Warga Lembang antusias mendukung kebaya Indonesia ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Langkah ini tak mudah karena tradisi kebaya ada di banyak negara.
Jalan Menuju Sejuta Kebaya
Fotografer Prima Mulia6 Agustus 2022
Warga Lembang antusias mendukung kebaya Indonesia ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Langkah ini tak mudah karena tradisi kebaya ada di banyak negara.
Jalan Menuju Sejuta Kebaya
Fotografer Prima Mulia6 Agustus 2022
Warga Lembang antusias mendukung kebaya Indonesia ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Langkah ini tak mudah karena tradisi kebaya ada di banyak negara.
Jalan Menuju Sejuta Kebaya
Fotografer Prima Mulia6 Agustus 2022
Warga Lembang antusias mendukung kebaya Indonesia ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Langkah ini tak mudah karena tradisi kebaya ada di banyak negara.
Jalan Menuju Sejuta Kebaya
Fotografer Prima Mulia6 Agustus 2022
Warga Lembang antusias mendukung kebaya Indonesia ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Langkah ini tak mudah karena tradisi kebaya ada di banyak negara.
Jalan Menuju Sejuta Kebaya
Fotografer Prima Mulia6 Agustus 2022
Warga Lembang antusias mendukung kebaya Indonesia ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Langkah ini tak mudah karena tradisi kebaya ada di banyak negara.
Jalan Menuju Sejuta Kebaya
Fotografer Prima Mulia6 Agustus 2022
Warga Lembang antusias mendukung kebaya Indonesia ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Langkah ini tak mudah karena tradisi kebaya ada di banyak negara.
Jalan Menuju Sejuta Kebaya
Fotografer Prima Mulia6 Agustus 2022
Warga Lembang antusias mendukung kebaya Indonesia ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Langkah ini tak mudah karena tradisi kebaya ada di banyak negara.
Jalan Menuju Sejuta Kebaya
Fotografer Prima Mulia6 Agustus 2022
Warga Lembang antusias mendukung kebaya Indonesia ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Langkah ini tak mudah karena tradisi kebaya ada di banyak negara.
Jalan Menuju Sejuta Kebaya
Fotografer Prima Mulia6 Agustus 2022
Warga Lembang antusias mendukung kebaya Indonesia ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Langkah ini tak mudah karena tradisi kebaya ada di banyak negara.
Jalan Menuju Sejuta Kebaya
Fotografer Prima Mulia6 Agustus 2022
Warga Lembang antusias mendukung kebaya Indonesia ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Langkah ini tak mudah karena tradisi kebaya ada di banyak negara.
Jalan Menuju Sejuta Kebaya
Fotografer Prima Mulia6 Agustus 2022
Warga Lembang antusias mendukung kebaya Indonesia ditetapkan UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Langkah ini tak mudah karena tradisi kebaya ada di banyak negara.
Menelusuri Jalan SS, Jalur Mati Kereta Api Rancaekek-Tanjungsari
Fotografer Prima Mulia8 Januari 2022
Jalur mati kereta api Rancaekek-Tanjungsari yang merentang sepanjang 11 kilometer menyisakan sedikit sekali artefak. Warga yang meninggalinya menyebutnya Jalan SS.
Menelusuri Jalan SS, Jalur Mati Kereta Api Rancaekek-Tanjungsari
Fotografer Prima Mulia8 Januari 2022
Jalur mati kereta api Rancaekek-Tanjungsari yang merentang sepanjang 11 kilometer menyisakan sedikit sekali artefak. Warga yang meninggalinya menyebutnya Jalan SS.
Menelusuri Jalan SS, Jalur Mati Kereta Api Rancaekek-Tanjungsari
Fotografer Prima Mulia8 Januari 2022
Jalur mati kereta api Rancaekek-Tanjungsari yang merentang sepanjang 11 kilometer menyisakan sedikit sekali artefak. Warga yang meninggalinya menyebutnya Jalan SS.
Menelusuri Jalan SS, Jalur Mati Kereta Api Rancaekek-Tanjungsari
Fotografer Prima Mulia8 Januari 2022
Jalur mati kereta api Rancaekek-Tanjungsari yang merentang sepanjang 11 kilometer menyisakan sedikit sekali artefak. Warga yang meninggalinya menyebutnya Jalan SS.
Menelusuri Jalan SS, Jalur Mati Kereta Api Rancaekek-Tanjungsari
Fotografer Prima Mulia8 Januari 2022
Jalur mati kereta api Rancaekek-Tanjungsari yang merentang sepanjang 11 kilometer menyisakan sedikit sekali artefak. Warga yang meninggalinya menyebutnya Jalan SS.
Menelusuri Jalan SS, Jalur Mati Kereta Api Rancaekek-Tanjungsari
Fotografer Prima Mulia8 Januari 2022
Jalur mati kereta api Rancaekek-Tanjungsari yang merentang sepanjang 11 kilometer menyisakan sedikit sekali artefak. Warga yang meninggalinya menyebutnya Jalan SS.
Menelusuri Jalan SS, Jalur Mati Kereta Api Rancaekek-Tanjungsari
Fotografer Prima Mulia8 Januari 2022
Jalur mati kereta api Rancaekek-Tanjungsari yang merentang sepanjang 11 kilometer menyisakan sedikit sekali artefak. Warga yang meninggalinya menyebutnya Jalan SS.
Menelusuri Jalan SS, Jalur Mati Kereta Api Rancaekek-Tanjungsari
Fotografer Prima Mulia8 Januari 2022
Jalur mati kereta api Rancaekek-Tanjungsari yang merentang sepanjang 11 kilometer menyisakan sedikit sekali artefak. Warga yang meninggalinya menyebutnya Jalan SS.
Menelusuri Jalan SS, Jalur Mati Kereta Api Rancaekek-Tanjungsari
Fotografer Prima Mulia8 Januari 2022
Jalur mati kereta api Rancaekek-Tanjungsari yang merentang sepanjang 11 kilometer menyisakan sedikit sekali artefak. Warga yang meninggalinya menyebutnya Jalan SS.
Menelusuri Jalan SS, Jalur Mati Kereta Api Rancaekek-Tanjungsari
Fotografer Prima Mulia8 Januari 2022
Jalur mati kereta api Rancaekek-Tanjungsari yang merentang sepanjang 11 kilometer menyisakan sedikit sekali artefak. Warga yang meninggalinya menyebutnya Jalan SS.
MATA BANDUNG: Membandingkan Trotoar Jalan Dago dan Jalan Ciumbuleuit
Penulis Tim Redaksi25 Maret 2023
Trotoar Jalan Dago sangat nyaman dan bahkan terkesan mewah. Namun, trotoar Jalan Ciumbuleuit sangat membahayakan warga. Kami menjajal keduanya.




































































